SAMPAI KE TEMPAT TUJUAN

Sedikit pun tak terasa tanda-tanda keberadaan dari seorang manusia. Rivera terus memandangi ke sekeliling.

"Kita harus cepat bergegas supaya tidak berpapasan dengan monster." kata Rivera mulai beranjak dari sana.

Dorothy pun turut mengikuti langkah Rivera. Dengan langkah hati-hati mereka mulai berjalan supaya bisa keluar dari tempat tanpa penghuni tersebut.

"Sebentar lagi hari akan gelap. Kita harus cepat bergegas keluar dari sini."

"Putri, Nanny mendengar jika di Obelion Timur memiliki pusat kota yang mempunyai tempat penginapan sederhana. Bagaimana jika kita menginap saja di sana?" ujar Dorothy.

"Penginapan sederhana?" tanya Rivera memiringkan kepalanya.

"I, iya putri. Daerah Romant hanya memiliki beberapa penginapan sederhana meski berada di pusat kota sekali pun," jawab Dorothy.

"Nanny, apakah daerah Romant semiskin itu? Apakah belum ada pergerakan dari sang kaisar?"

"Nanny tidak tahu, Putri," jawab Dorothy lebih memilih untuk berpura-pura tidak tahu dari pada salah bicara yang bukan-bukan.

"Begitu ya. Bagaimana seorang kaisar tidak bekerja, apakah dia bodoh?"

"!"

"P, putri, jangan berkata seperti itu. Bagaimana pun, beliau adalah kaisar negara ini dan sekaligus merupakan ayah dari tuan putri" tegur Dorothy agak takut.

"Baiklah, baiklah. Dia adalah kaisar baik hati dan tidak pelit, begitukan?"

"Tuan putri... "

"Iya baiklah. Lagi pula kita tidak perlu mencari penginapan, karena kita akan langsung pergi ke kediaman Count Celevin"

"Baik Putri, Nanny mengerti"

Mereka terus berjalan dan sesekali berbicara.

Singkat waktu, akhirnya terlihat sebuah jembatan putih yang menghubungkan langsung Hutan Iblis dengan daerah Romant di bawah kekuasaan Count Celevin yang hampir bangkrut.

Senyuman mulai terlihat di wajah kedua orang itu.

"Nanny, akhirnya kita sampai di daerah Romant ini. Tak terasa, akhirnya kita sampai di hutan yang dikatakan berbahaya itu," kata Rivera menyeka peluh di keningnya.

"Putri, sebenarnya keberhasilan itu berasal dari portal yang putri ciptakan. Daerah Romant tidak sedekat dan seamaan yang putri bayangkan," kata Dorothy.

"Benarkah? Berarti kita cepat sampai kemari karena portal itu?"

"Benar, putri,"

Rivera mengangguk seolah sudah mengerti tentang penjelasan dari Dorothy.

"*Tentu saja aku sudah tahu*."

\[Nona, akhirnya kita sampai. Cepatlah pergi ke kota kota, dan buka hadiah yang Nona dapatkan\]

"*Aku yang mendapatkan hadiahnya mengapa pula kau yang tidak sabar untuk membuka nya*"

\[Kiryu penasaran Nona\]

"*Kau tidak tahu benda apa yang ada didalamnya*?"

\[Tentu saja tidak tahu. Yang memberikan hadiah itukan adalah dewa yang menciptakan Kiryu\]

"!"

"*Benarkah*?"

\[Kiryu bersumpah, nona\]

"Huft.. baiklah"

Akhirnya mereka melanjutkan perjalanan kembali.

15 menit berlalu.

Perlahan mulai terlihat sebuah gerbang besar yang nampak membentang mengelilingi daerah Romant. Rivera dan Dorothy bisa melihat ada dua penjaga pria yang sedang berjaga di sisi kiri dan kanan pintu masuk gerbang itu.

Di depan juga terlihat beberapa orang lusuh yang beberapa merupakan seorang pengemis dan sebagian nya lagi merupakan pengungsi dari daerah yang sudah mulai dikuasai oleh monster.

Mereka berdua mulai berjalan dan tidak lupa untuk memperhatikan sekitar mereka.

"Pu, ah maksud nya Nona, inilah yang dinamakan daerah Romant yang hampir bangkrut itu. Mulai sekarang kita akan tinggal disini," bisik Dorothy.

Rivera hanya mengangguk. Dia memperhatikan orang-orang yang menangis sambil memohon agar dibiarkan masuk ke dalam

"*Sangking miskinnya, mereka bahkan tidak menerima pengungsi lagi dari daerah lain. Bagaimana caranya mereka mau menghidupi putri seperti ku? Ya aku sadar jika itupun bukan kehendak mereka, tapi aku khawatir pada nasib bocah ini jika saja aku tidak mengambil alih tubuhnya*"

Rivera menghela nafas. Dan pada akhirnya mereka berdua sudah mendekati salah satu dari prajurit penjaga yang berwajah sangar tersebut.

"Permisi paman," ujar Rivera.

Penjaga itu menunduk dan melihat ke arah Rivera.

"!"

Terkejut bukan kepalang, dia membesarkan matanya saat melihat sesosok anak kecil perempuan itu.

Pipi yang bulat dan kemerah-merahan, mata yang indah bagai permata dan juga tubuh yang pendek seperti anak berusia 7 tahun. Ya, pria itu melemah saat melihat Rivera. Dia berjongkok, menyamakan tinggi badannnya dengan Rivera.

"Hay nona manis, apa yang membawa anda kemari?" Tanya penjaga itu begitu lembut dengan senyuman hangatnya.

Rivera membalas pria itu dengan senyuman yang tak kalah manisnya.

"!"

"*KYAAAA BAGAIMANA ADA ANAK SEMANIS INI DISINI?! SIAPA YANG MEMBAWANYA*?!" Pekik prajurit itu dan kemudian melihat Dorothy dengan tajam seolah mengatakan.

"Mengapa kau membawa anak semanis ini kemari?!"

Dorothy terkejut mendapat pandangan tajam itu. Dia menunduk takut dan tak berani mengangkat pandangan.

"Paman, bisa anda tunjukkan dimana kediaman Count Celevin?" ujar Rivera.

"ya?"

Prajurit itu memandang Rivera dari ujung kaki sampai ujung kepala, dan kemudian dia berkata

"Bisakah Nona beritahu pada saya, siapa nona ini?" tanya prajurit tersebut.

"Saya adalah putri ke empat kerajaan Obelion, saya kemari atas perintah dari Kaisar," jawab Rivera.

"Ya?..

"APA? B, bagaimana putri sudah sampai kemari? Dimana Count? Apakah putri datang bersama Count?" Tanya prajurit itu panik.

"?"

"Apa maksud paman? Hanya kami berdua saja yang datang kemari"

"P, putri, selamat datang. Saya akan mengantar putri masuk kedalam,"

"Baiklah... "

Rivera dan Dorothy keheranan mengapa penjaga itu berekspresi seperti tadi. Namun, mereka memilih untuk tidak memperdulikan hal itu dan kemudian masuk mengikuti arahan dari prajurit penjaga.

Setelah Rivera dan Dorothy memasuki pintu gerbang, prajurit itu pun menyusul meski sesekali melihat ke arah belakang.

"*Kemana perginya Count? Mengapa beliau tidak datang bersama putri*?" Benak prajurit itu keheranan.

"*Aku harus memberi tanda pada Count karena sebentar lagi hari akan gelap*"

...\\\\\\\\...

Singkat waktu hari pun mulai menggelap. Rivera dan Dorothy telah sampai di kediaman sederhana milik Count Celevin.

Bangunan tersebut tidak terlalu besar maupun kecil, dan bangunan itu terlihat sedikit menua tampak tak mendapati renovasi dalam beberapa tahun.

Perabotannya pun begitu sederhana dan secukupnya.

Rivera juga hanya melihat dua pelayan saja yang ada di sana. Dan bahkan kepala pelayan sang Buttler pun sudah begitu tua untuk melakukan pekerjaannya.

"Putri, silahkan masuk," kata seorang pelayan perempuan seusia Dorothy mempersilahkan Rivera untuk masuk ke dalam ruang tunggu.

**Note : Dorothy berumur 18**

Rivera pun masuk dengan ditemani oleh Dorothy dibelakangnya.

"*Tidak disangka, ruangan ini terlihat begitu sederhana bagi ukuran seorang Count. Semiskin apakah Count sampai harus begitu menghemat seperti ini*? " benak Rivera terus memperhatikan sekeliling.

Tidak heran mengapa wilayah Romant memiliki ekonomi yang sangat buruk dari pada daerah-daerah lainnya. Karena kondisi wilayah lah yang menjadi sumber dari krisis ekonomi tersebut.

Romant berdekatan langsung dengan hutan iblis yang merupakan tempat para monster-monster ganas, dan juga karena monster pula, tanah Romant menjadi tandus sehingga tidak bisa digunakan untuk bercocok tanam.

"Putri, apakah perut putri lapar?" tanya Dorothy nampak khawatir.

"Aku masih belum lapar, Nanny" jawab Rivera.

"*Tentu saja aku lapar. Cuman bagaimana, aku tidak enak meminta makanan ketika kondisinya saja seperti ini*," benak Rivera prihatin.

^^^To be continued~^^^

Terpopuler

Comments

Darien Gap

Darien Gap

alamak jang hehe

2024-02-25

0

will

will

yo

2023-11-25

1

Amishofi💙🍉 (HIATUS)

Amishofi💙🍉 (HIATUS)

muka sangar, hati hello kitty /Facepalm/

2023-10-25

4

lihat semua
Episodes
1 PENGHIANATAN
2 KESEMPATAN
3 OBELION TIMUR
4 KASTIL WITCH
5 MISI SELESAI
6 SAMPAI KE TEMPAT TUJUAN
7 KEMARAHAN TUAN MUDA ABEL ENDIRSON
8 TANGIS ABEL
9 MENERIMA MISI?
10 MENAMPAR RENTENIR
11 MEMAKSAKAN DIRI
12 SHOP SISTEM
13 MEMULAI MENARA
14 MEMBANTAI GOBLIN
15 KEKUATAN SUCI
16 PENUMPAS
17 MENYELESAIKAN RAID
18 PERGI KELUAR
19 PANGGIL SAYA KAKAK
20 KONTRAK KERJA SAMA
21 Pengumuman
22 MEMULAI MISI
23 MEMULAI MENARA KEMBALI
24 SAINTESS YANG TERSESAT #1
25 SAINTESS YANG TERSESAT #2
26 MENGUNJUNGI AMBHER
27 AKAL LICIK KAISAR ALEXANDER WINDSOR
28 PENGGUNA KEKUATAN SUCI
29 MENDIDIK CALON KESATRIA
30 DIMULAI
31 LANTAI 4
32 PERMUKIMAN OGRE
33 MENYELESAIKAN LANTAI 4
34 SAMPAI DI ISTANA
35 BALMORAL PALACE
36 DUA BERSAUDARA PERUNDUNG
37 SI KEMBAR BELLEZAC DAN VIESE
38 INTIMIDATING
39 2 PRAJURIT
40 KETERTARIKAN
41 KAHIL MACARIO
42 PARTY HALL
43 KEHORMATAN HANYA SEBATAS GELAR
44 FIRASAT BURUK, RIVERA
45 DUKE PELET DAN DUKE ROPILL
46 DIPERMALUKAN
47 RENCANA LICIK KAISAR
48 KEGILAAN ESTIRA
49 SALAM PERPISAHAN
50 TERKURUNG
51 SKENARIO 2
52 CALON-CALON KESATRIA
53 RENCANA UNTUK PERGI KELUAR
54 SATU EMPEROR'S PALACE GEGER
55 TURUN KEJALAN
56 TERCIDUK
57 RIVERA TERSINGGUNG
58 MISI RAHASIA
59 SOLDERET
60 MISI YANG SULID
61 TEKA-TEKI MISI
62 TERJAWABNYA TEKA-TEKI
63 PERSIAPAN RIVERA
64 MEMULAI AKSI DIAM-DIAM
65 GERHANA BULAN
66 SELATAN KOTA
67 KEANEHAN DANIEL
68 MEMBERI PELAJARAN
69 AJAX DAN HECTOR
70 R.I.P DANIEL
71 KEMAMPUAN BARU
72 KEMAMPUAN BARU #2
73 PUJAAN HATI
74 TRAUMA JOHANNA
75 TIBANYA ACARA SUCI GERHANA BULAN
76 DIMULAINYA SEBUAH TRAGEDI BESAR
77 PERTARUNGAN
78 PERTARUNGAN #2
79 PERTARUNGAN #3
80 MUNCUL NYA SESEORANG
81 MISI SELESAI
82 PINALTI
83 AWAL BARU
84 SUASANA SEJUK
85 KEMBALI KE KEKAISARAN
86 ANAK PEREMPUAN MISTERIUS
87 MISI SAMPINGAN?!
88 LANTAI 51
89 GUA DENGAN SHIELD
90 PEMANASAN
91 KEHANCURAN YANG DISEBABKAN OLEH, RIVERA.
92 RINDU, RIVERA.
93 ANAK, DEWA.
94 JANGGAL
95 KERJA SAMA
96 KASTIL
97 MISI
98 MENJALANKAN MISI
99 PENYAMARAN
100 KEBENARAN LAIN TENTANG GARFIELD
101 INFORMASI YANG PERLAHAN-LAHAN SEMAKIN JELAS
102 PERUBAHAN BESAR GARFIELD
103 PENDAFTARAN ULANG
104 PENYELEKSIAN
105 RUSAK NYA BATU PENGUKUR
106 AWAL KISAH DIMULAI
107 PEMBENTUKAN TIM
108 PELATIHAN HUTAN IBLIS
109 GANGGUAN KECIL
110 TERUNGKAP KEKUATAN RIVERA
111 KEKESALAN RIVERA
112 TERBONGKARNYA STATUS RIVERA ?
113 PERTARUNGAN RESMI
114 PERTARUNGAN GELOMBANG 2
115 KEMENANGAN?
116 KEMUNCULAN AARIC
117 KEMARAHAN DEXONA
118 MISI SELESAI!
119 PERTEMUAN KEMBALI
120 TERBONGKAR!
121 END
122 POV RIVERA
Episodes

Updated 122 Episodes

1
PENGHIANATAN
2
KESEMPATAN
3
OBELION TIMUR
4
KASTIL WITCH
5
MISI SELESAI
6
SAMPAI KE TEMPAT TUJUAN
7
KEMARAHAN TUAN MUDA ABEL ENDIRSON
8
TANGIS ABEL
9
MENERIMA MISI?
10
MENAMPAR RENTENIR
11
MEMAKSAKAN DIRI
12
SHOP SISTEM
13
MEMULAI MENARA
14
MEMBANTAI GOBLIN
15
KEKUATAN SUCI
16
PENUMPAS
17
MENYELESAIKAN RAID
18
PERGI KELUAR
19
PANGGIL SAYA KAKAK
20
KONTRAK KERJA SAMA
21
Pengumuman
22
MEMULAI MISI
23
MEMULAI MENARA KEMBALI
24
SAINTESS YANG TERSESAT #1
25
SAINTESS YANG TERSESAT #2
26
MENGUNJUNGI AMBHER
27
AKAL LICIK KAISAR ALEXANDER WINDSOR
28
PENGGUNA KEKUATAN SUCI
29
MENDIDIK CALON KESATRIA
30
DIMULAI
31
LANTAI 4
32
PERMUKIMAN OGRE
33
MENYELESAIKAN LANTAI 4
34
SAMPAI DI ISTANA
35
BALMORAL PALACE
36
DUA BERSAUDARA PERUNDUNG
37
SI KEMBAR BELLEZAC DAN VIESE
38
INTIMIDATING
39
2 PRAJURIT
40
KETERTARIKAN
41
KAHIL MACARIO
42
PARTY HALL
43
KEHORMATAN HANYA SEBATAS GELAR
44
FIRASAT BURUK, RIVERA
45
DUKE PELET DAN DUKE ROPILL
46
DIPERMALUKAN
47
RENCANA LICIK KAISAR
48
KEGILAAN ESTIRA
49
SALAM PERPISAHAN
50
TERKURUNG
51
SKENARIO 2
52
CALON-CALON KESATRIA
53
RENCANA UNTUK PERGI KELUAR
54
SATU EMPEROR'S PALACE GEGER
55
TURUN KEJALAN
56
TERCIDUK
57
RIVERA TERSINGGUNG
58
MISI RAHASIA
59
SOLDERET
60
MISI YANG SULID
61
TEKA-TEKI MISI
62
TERJAWABNYA TEKA-TEKI
63
PERSIAPAN RIVERA
64
MEMULAI AKSI DIAM-DIAM
65
GERHANA BULAN
66
SELATAN KOTA
67
KEANEHAN DANIEL
68
MEMBERI PELAJARAN
69
AJAX DAN HECTOR
70
R.I.P DANIEL
71
KEMAMPUAN BARU
72
KEMAMPUAN BARU #2
73
PUJAAN HATI
74
TRAUMA JOHANNA
75
TIBANYA ACARA SUCI GERHANA BULAN
76
DIMULAINYA SEBUAH TRAGEDI BESAR
77
PERTARUNGAN
78
PERTARUNGAN #2
79
PERTARUNGAN #3
80
MUNCUL NYA SESEORANG
81
MISI SELESAI
82
PINALTI
83
AWAL BARU
84
SUASANA SEJUK
85
KEMBALI KE KEKAISARAN
86
ANAK PEREMPUAN MISTERIUS
87
MISI SAMPINGAN?!
88
LANTAI 51
89
GUA DENGAN SHIELD
90
PEMANASAN
91
KEHANCURAN YANG DISEBABKAN OLEH, RIVERA.
92
RINDU, RIVERA.
93
ANAK, DEWA.
94
JANGGAL
95
KERJA SAMA
96
KASTIL
97
MISI
98
MENJALANKAN MISI
99
PENYAMARAN
100
KEBENARAN LAIN TENTANG GARFIELD
101
INFORMASI YANG PERLAHAN-LAHAN SEMAKIN JELAS
102
PERUBAHAN BESAR GARFIELD
103
PENDAFTARAN ULANG
104
PENYELEKSIAN
105
RUSAK NYA BATU PENGUKUR
106
AWAL KISAH DIMULAI
107
PEMBENTUKAN TIM
108
PELATIHAN HUTAN IBLIS
109
GANGGUAN KECIL
110
TERUNGKAP KEKUATAN RIVERA
111
KEKESALAN RIVERA
112
TERBONGKARNYA STATUS RIVERA ?
113
PERTARUNGAN RESMI
114
PERTARUNGAN GELOMBANG 2
115
KEMENANGAN?
116
KEMUNCULAN AARIC
117
KEMARAHAN DEXONA
118
MISI SELESAI!
119
PERTEMUAN KEMBALI
120
TERBONGKAR!
121
END
122
POV RIVERA

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!