OBELION TIMUR

*Flashback off

Sekumpulan goblin yang menyerang berhasil dilumpuhkan oleh Rivera. Para pria yang dari awal berjuang untuk mengalahkan goblin itu hanya bisa menonton sambil terbaring lemas di tanah.

Rivera, yang sedang berdiri dengan memegang pedang besar itu pun menoleh kearah pria berbadan kekar yang sedari awal sudah memimpin perlawanan pada goblin.

Rivera menjatuhkan pedangannya dan kemudian menyeka darah goblin yang menempel di pipi nya itu.

"Terima kasih sudah berjuang bersama. Kau masih bisa bertahan kan?" tanya Rivera kepada pria itu.

Pria itu tertegun. Dia memandangi seorang anak perempuan didepannya yang menggunakan gaun pink pendek dan rambut dikuncir dua sedang menatap nya dengan tatapan layaknya seorang pemimpin.

"Saya baik-baik saja. Tapi, apakah Nona kecil baik-baik saja?" tanya pria itu dengan tatapan tidak percaya.

"Menurut mu?" kata Rivera menyeringai.

"!"

Pria itu terhentak pada pernyataan Rivera.

"Maaf kan saya Nona kecil, saya telah memberi pertanyaan yang bodoh," lirih pria itu menutup mata nya sembari tersenyum kecil.

Rivera mengangkat satu alisnya sembari mengamati keadaan sekitar.

"Sepertinya pria ini tidak tahu status ku selain seorang anak bangsawan berusia 11 tahun. Baguslah, setidaknya aku akan mendapat perlakuan normal. benarkan kiryu?"

[Tapi Nona, kau hanya seorang putri cadangan]

"Diam, kau bajingan"

[Kiryu minta maaf Nona]

Rivera mengurut pelan keningnya dan kemudian kembali mengarahkan pandangan kepada pria yang sedang terbaring itu.

"Apa kau sudah merasa lebih baik? Bangunlah dan bantu aku mengurus ini semua," kata Rivera menekan pinggang sambil mempertegas tatapan.

"B, baik Nona kecil,"

Pria itu pun bangun dengan perlahan. Dia menatap Rivera yang sedang berjalan menuju kearah kereta kuda yang terlihat sedikit lebih mewah dari kereta kereta kuda lainnya.

Pria itu merasa kagum, sambil menatap Rivera cukup lama "Dia pasti adalah seorang anak bangsawan kelas atas. Namun, jika dia adalah anak bangsawan kelas atas, mengapa tidak ada satupun penjaga untuk menjaganya?" pikir pria itu.

Dan tentunya, Rivera pasti menyadari apa yang sedang dipikirkan oleh pria itu tentangnya.

"Jangan hanya diam di sana. Kumpulkan semua yang masih hidup dan bawa ke tempat yang lebih aman," datar Rivera.

"B, baiklah N, nona," jawab pria itu terbata.

Pria itu dengan segera memeriksa para manusia yang masih bernapas dan tidak bernapas.

Rivera melihat dengan ujung matanya "Cekatan sekali dia," Gumamnya tersenyum simpul.

Setelah berkata seperti itu, dia dengan segera memasuki kereta untuk memeriksa keadaan sang Nanny. Masih tetap sama. Sang Nanny masih tetap tidak sadarkan diri.

Rivera yang sudah terbiasa menghadapi situasi seperti ini pun dengan segera memerika keadaan sang Nanny. Dimulai dari memeriksa pernapasan maupun denyut nadi.

Setelah memeriksa itu semua, Rivera menatap wajah sang Nanny dengan cukup lekat.

"Kiryu, siapa nama orang ini? Apakah dia sangat dekat dengan pemilik tubuh asli?"

[Nama nya Dorothy, Nona. Tapi biasanya pemilik tubuh hanya memanggil nya dengan sebutan Nanny. Dia sangat dekat dengan pemilik tubuh, walaupun pemilik tubuh ini sangat kasar]

"Dorothy, bangunlah. Cepat, Dorothy," desak Rivera bertingkah kekanakan.

"Dorothy, aku sungguh takut," desak Rivera lagi.

[Nona, kau terlihat mirip seperti pemilik tubuh asli]

"Diam kau Kiryu!"

Rivera mengguncang tubuh Dorothy. Dan untungnya, Dorothy mendapat kesadarannya kembali. Mata nya terbuka dengan perlahan dan kemudian keningnya mengkerut karena rasa nyeri yang timbul dari luka dikeningnya.

"P,putri..."lirihnya sangat pelan.

"Iya, ini aku Nanny. Bangunlah, kita harus segera pergi dari sini," kata Rivera masih mendesak.

"!"

"Pu, putri..? Anda sudah sembuh, anda sehat kembali? T, tuan putri..." Dorothy memekik kesenangan dan kemudian memeluk Rivera dengan erat.

"Ugh..." Rivera merasa terjerat dengan pelukan erat milik Dorothy.

"M, maafkan saya Putri. Saya sungguh sangat senang karena putri sudah kembali sehat..." kata Dorothy melepaskan pelukannya.

"Ah tidak masalah. Ayo bangunlah dan kita harus segera pergi dari sini. Disini sudah tidak aman lagi, jadi ayo pergi,"

2 jam berlalu dengan cepat..

Rivera, Dorothy dan pria berbadan kekar itu duduk bersama disebuah tempat yang agak lapang dan terdapat sedikit pohon. Mereka berdua menatap kearah Rivera dengan tatapan bertanya-tanya.

"Ada apa?" tanya Rivera.

"M, maafkan saya pu, ah maksud saya nona. Nanny hanya terkejut setelah mendengar penjelasan dari tuan ini tentang aksi nona melawan para goblin," ujar Dorothy.

Rivera tersenyum simpul "Tidak. Jangan terkejut pada aksi ku, Nanny. Kau kan tahu jika aku adalah putri kerajaan Obelion. Aku memiliki sedikit darah naga, jadi wajar saja aku bisa mengalahkan mereka dalam kondisi terdesak,"

"!"

Pria yang sedang duduk disebelah Rivera mendadak terhentak dan melotot. Dia melihat kearah Dorothy seakan menuntut jawaban.

Dorothy yang sedang dipandang seperti itu hanya bisa melihat Rivera dengan tatapan tidak berani.

"Kiryu, kenapa Dorothy menatap ku seperti itu?"

[Mungkin saja dia sedang takut pada Nona.]

"Kenapa? Emangnya aku menggigit?!"

[Apa nona lupa? Pemilik tubuh asli adalah orang yang kasar dan juga pemarah.]

Rivera menghela napas panjang dan kemudian mengalihkan pandangan kearah pria yang ada disampingnya.

"Tolong jangan beri tahu siapa pun, mengerti?!" kata Rivera mengingatkan.

Pria itu kembali tersentak. Secara mendadak dia bersujud kepada Rivera sambil mengatakan.

"Mohon maaf atas sikap lancang dari rakyat rendahan ini, yang mulia. Hamba pantas mati karena berani bersikap berani kepada tuan putri," pekiknya dengan tubuh bergetar.

Rivera mengangkat satu alisnya "Bangunlah. Jangan bertindak terlalu berlebihan!"

"T, tapi yang mulia..."

"........"

Pria itu bangun dari sujudnya lalu mulai duduk kembali disamping Rivera.

"Anu... yang mulia. Bagaimana bisa anda sampai kemari? Disini bukanlah wilayah aman untuk yang mulia," tanya pria itu keheranan.

Rivera terdiam. Dirinya menatap kearah Dorothy seakan sedang mencari sebuah jawaban.

"Aku juga tidak tahu. Apa tujuan anak sebelas tahun berpergian kewilayah berbahaya ini?"

Karena tidak ada jawaban dari Rivera. Dorothy secara inisiatif menjawab pertanyaan dari pria tersebut.

"Kami hendak melakukan perjalanan kearah Obelion timur," jawab Dorothy.

"!"

"B, bagaimana bisa...? Wilayah Obelion timur adalah sarang para witch. Tuan putri, tidak aman bagi yang mulia berpergian kesana tanpa pengawalan dari para penjaga!" kata pria itu terkejut.

"Sarang Witch?" Rivera tak kalah terkejutnya saat mendengar fakta tersebut.

"Kami tidak memiliki pilihan lain, selain pergi kewilayah Obelion timur," kata Dorothy dengan senyum kecutnya.

"Tidak, tidak, tidak! Bagaimana bisa kita pergi kesana? Kusir saja kita tidak punya," sambar Rivera menunjuk kearah kereta.

Dorothy memandang kearah kereta kuda itu sambil membuat ekspresi sedih.

"Kita tidak memiliki pilihan lain, Tuan putri," ucapnya menunduk sedih.

Rivera menghela napas "Kiryu. Bagaimana cara menghadapi para witch itu?"

[Tenang saja Nona. Kiryu ada bersama Nona, jadi para Witch bukanlah hambatan]

"Para Witch sangat berbeda dengan goblin. Aku mungkin saja bisa dengan mudah mengalahkan goblin, tapi tidak dengan Witch."

[Percayalah pada Kiryu, Nona]

Rivera tersenyum mengembang.

"Ok. Kita akan pergi kearah Obelion Timur!!"

^^^To be Continued_^^^

Terpopuler

Comments

JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊

JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊

baru kali ni sistem dpt pemain yg mulut puaka😂😂😂

2025-02-05

0

Darien Gap

Darien Gap

rivera mantap

2024-02-25

1

𝕗 𝕚 𝕚

𝕗 𝕚 𝕚

👍👍

2023-12-01

1

lihat semua
Episodes
1 PENGHIANATAN
2 KESEMPATAN
3 OBELION TIMUR
4 KASTIL WITCH
5 MISI SELESAI
6 SAMPAI KE TEMPAT TUJUAN
7 KEMARAHAN TUAN MUDA ABEL ENDIRSON
8 TANGIS ABEL
9 MENERIMA MISI?
10 MENAMPAR RENTENIR
11 MEMAKSAKAN DIRI
12 SHOP SISTEM
13 MEMULAI MENARA
14 MEMBANTAI GOBLIN
15 KEKUATAN SUCI
16 PENUMPAS
17 MENYELESAIKAN RAID
18 PERGI KELUAR
19 PANGGIL SAYA KAKAK
20 KONTRAK KERJA SAMA
21 Pengumuman
22 MEMULAI MISI
23 MEMULAI MENARA KEMBALI
24 SAINTESS YANG TERSESAT #1
25 SAINTESS YANG TERSESAT #2
26 MENGUNJUNGI AMBHER
27 AKAL LICIK KAISAR ALEXANDER WINDSOR
28 PENGGUNA KEKUATAN SUCI
29 MENDIDIK CALON KESATRIA
30 DIMULAI
31 LANTAI 4
32 PERMUKIMAN OGRE
33 MENYELESAIKAN LANTAI 4
34 SAMPAI DI ISTANA
35 BALMORAL PALACE
36 DUA BERSAUDARA PERUNDUNG
37 SI KEMBAR BELLEZAC DAN VIESE
38 INTIMIDATING
39 2 PRAJURIT
40 KETERTARIKAN
41 KAHIL MACARIO
42 PARTY HALL
43 KEHORMATAN HANYA SEBATAS GELAR
44 FIRASAT BURUK, RIVERA
45 DUKE PELET DAN DUKE ROPILL
46 DIPERMALUKAN
47 RENCANA LICIK KAISAR
48 KEGILAAN ESTIRA
49 SALAM PERPISAHAN
50 TERKURUNG
51 SKENARIO 2
52 CALON-CALON KESATRIA
53 RENCANA UNTUK PERGI KELUAR
54 SATU EMPEROR'S PALACE GEGER
55 TURUN KEJALAN
56 TERCIDUK
57 RIVERA TERSINGGUNG
58 MISI RAHASIA
59 SOLDERET
60 MISI YANG SULID
61 TEKA-TEKI MISI
62 TERJAWABNYA TEKA-TEKI
63 PERSIAPAN RIVERA
64 MEMULAI AKSI DIAM-DIAM
65 GERHANA BULAN
66 SELATAN KOTA
67 KEANEHAN DANIEL
68 MEMBERI PELAJARAN
69 AJAX DAN HECTOR
70 R.I.P DANIEL
71 KEMAMPUAN BARU
72 KEMAMPUAN BARU #2
73 PUJAAN HATI
74 TRAUMA JOHANNA
75 TIBANYA ACARA SUCI GERHANA BULAN
76 DIMULAINYA SEBUAH TRAGEDI BESAR
77 PERTARUNGAN
78 PERTARUNGAN #2
79 PERTARUNGAN #3
80 MUNCUL NYA SESEORANG
81 MISI SELESAI
82 PINALTI
83 AWAL BARU
84 SUASANA SEJUK
85 KEMBALI KE KEKAISARAN
86 ANAK PEREMPUAN MISTERIUS
87 MISI SAMPINGAN?!
88 LANTAI 51
89 GUA DENGAN SHIELD
90 PEMANASAN
91 KEHANCURAN YANG DISEBABKAN OLEH, RIVERA.
92 RINDU, RIVERA.
93 ANAK, DEWA.
94 JANGGAL
95 KERJA SAMA
96 KASTIL
97 MISI
98 MENJALANKAN MISI
99 PENYAMARAN
100 KEBENARAN LAIN TENTANG GARFIELD
101 INFORMASI YANG PERLAHAN-LAHAN SEMAKIN JELAS
102 PERUBAHAN BESAR GARFIELD
103 PENDAFTARAN ULANG
104 PENYELEKSIAN
105 RUSAK NYA BATU PENGUKUR
106 AWAL KISAH DIMULAI
107 PEMBENTUKAN TIM
108 PELATIHAN HUTAN IBLIS
109 GANGGUAN KECIL
110 TERUNGKAP KEKUATAN RIVERA
111 KEKESALAN RIVERA
112 TERBONGKARNYA STATUS RIVERA ?
113 PERTARUNGAN RESMI
114 PERTARUNGAN GELOMBANG 2
115 KEMENANGAN?
116 KEMUNCULAN AARIC
117 KEMARAHAN DEXONA
118 MISI SELESAI!
119 PERTEMUAN KEMBALI
120 TERBONGKAR!
121 END
122 POV RIVERA
Episodes

Updated 122 Episodes

1
PENGHIANATAN
2
KESEMPATAN
3
OBELION TIMUR
4
KASTIL WITCH
5
MISI SELESAI
6
SAMPAI KE TEMPAT TUJUAN
7
KEMARAHAN TUAN MUDA ABEL ENDIRSON
8
TANGIS ABEL
9
MENERIMA MISI?
10
MENAMPAR RENTENIR
11
MEMAKSAKAN DIRI
12
SHOP SISTEM
13
MEMULAI MENARA
14
MEMBANTAI GOBLIN
15
KEKUATAN SUCI
16
PENUMPAS
17
MENYELESAIKAN RAID
18
PERGI KELUAR
19
PANGGIL SAYA KAKAK
20
KONTRAK KERJA SAMA
21
Pengumuman
22
MEMULAI MISI
23
MEMULAI MENARA KEMBALI
24
SAINTESS YANG TERSESAT #1
25
SAINTESS YANG TERSESAT #2
26
MENGUNJUNGI AMBHER
27
AKAL LICIK KAISAR ALEXANDER WINDSOR
28
PENGGUNA KEKUATAN SUCI
29
MENDIDIK CALON KESATRIA
30
DIMULAI
31
LANTAI 4
32
PERMUKIMAN OGRE
33
MENYELESAIKAN LANTAI 4
34
SAMPAI DI ISTANA
35
BALMORAL PALACE
36
DUA BERSAUDARA PERUNDUNG
37
SI KEMBAR BELLEZAC DAN VIESE
38
INTIMIDATING
39
2 PRAJURIT
40
KETERTARIKAN
41
KAHIL MACARIO
42
PARTY HALL
43
KEHORMATAN HANYA SEBATAS GELAR
44
FIRASAT BURUK, RIVERA
45
DUKE PELET DAN DUKE ROPILL
46
DIPERMALUKAN
47
RENCANA LICIK KAISAR
48
KEGILAAN ESTIRA
49
SALAM PERPISAHAN
50
TERKURUNG
51
SKENARIO 2
52
CALON-CALON KESATRIA
53
RENCANA UNTUK PERGI KELUAR
54
SATU EMPEROR'S PALACE GEGER
55
TURUN KEJALAN
56
TERCIDUK
57
RIVERA TERSINGGUNG
58
MISI RAHASIA
59
SOLDERET
60
MISI YANG SULID
61
TEKA-TEKI MISI
62
TERJAWABNYA TEKA-TEKI
63
PERSIAPAN RIVERA
64
MEMULAI AKSI DIAM-DIAM
65
GERHANA BULAN
66
SELATAN KOTA
67
KEANEHAN DANIEL
68
MEMBERI PELAJARAN
69
AJAX DAN HECTOR
70
R.I.P DANIEL
71
KEMAMPUAN BARU
72
KEMAMPUAN BARU #2
73
PUJAAN HATI
74
TRAUMA JOHANNA
75
TIBANYA ACARA SUCI GERHANA BULAN
76
DIMULAINYA SEBUAH TRAGEDI BESAR
77
PERTARUNGAN
78
PERTARUNGAN #2
79
PERTARUNGAN #3
80
MUNCUL NYA SESEORANG
81
MISI SELESAI
82
PINALTI
83
AWAL BARU
84
SUASANA SEJUK
85
KEMBALI KE KEKAISARAN
86
ANAK PEREMPUAN MISTERIUS
87
MISI SAMPINGAN?!
88
LANTAI 51
89
GUA DENGAN SHIELD
90
PEMANASAN
91
KEHANCURAN YANG DISEBABKAN OLEH, RIVERA.
92
RINDU, RIVERA.
93
ANAK, DEWA.
94
JANGGAL
95
KERJA SAMA
96
KASTIL
97
MISI
98
MENJALANKAN MISI
99
PENYAMARAN
100
KEBENARAN LAIN TENTANG GARFIELD
101
INFORMASI YANG PERLAHAN-LAHAN SEMAKIN JELAS
102
PERUBAHAN BESAR GARFIELD
103
PENDAFTARAN ULANG
104
PENYELEKSIAN
105
RUSAK NYA BATU PENGUKUR
106
AWAL KISAH DIMULAI
107
PEMBENTUKAN TIM
108
PELATIHAN HUTAN IBLIS
109
GANGGUAN KECIL
110
TERUNGKAP KEKUATAN RIVERA
111
KEKESALAN RIVERA
112
TERBONGKARNYA STATUS RIVERA ?
113
PERTARUNGAN RESMI
114
PERTARUNGAN GELOMBANG 2
115
KEMENANGAN?
116
KEMUNCULAN AARIC
117
KEMARAHAN DEXONA
118
MISI SELESAI!
119
PERTEMUAN KEMBALI
120
TERBONGKAR!
121
END
122
POV RIVERA

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!