KESEMPATAN

"Akhhhhhh"

Suasana terlihat begitu menegangkan. Darah dimana-mana, senjata berserakan dan bahkan menancap di tubuh mayat yang bergelempangan.

Terlihat para goblin bertubuh pendek dan bewarna hijau sedang menyerang sekumpulan orang-orang yang sedang melakukan perjalanan mereka.

Para anak kecil dan bahkan wanita-wanita hamil sedang berlindung di dalam kereta. Mereka terus menangis dan saling berpelukan karena takut sebentar lagi ajal akan menjemput mereka.

"LINDUNGI ANAK-ANAK DAN WANITA. YANG TERLUKA SEGERA BAWA KETEMPAT YANG AMAN!!" seorang pria gagah berotot berteriak pada para pria yang sedang berjuang melawan para goblin.

Para goblin terus berdatangan dan selalu saja bergerombol. Mereka datang dengan pedang-pedang tajam yang terlihat seperti peninggalan orang-orang yang pernah mereka bunuh.

Pria gagah itu bahkan sudah tidak tahu lagi harus melakukan apa karena senjata yang mereka miliki begitu minim. Berbeda dengan para goblin itu, jadi kondisi tidak menguntungkan untuk mereka.

"Monster-monster jelek... matilah kalian!!"

Disaat para pria sedang berjuang untuk melawan para goblin, terlihat dua orang, anak perempuan dan wanita dewasa yang sedang berada didalam kereta. Wanita dewasa itu terus memeluk sang anak perempuan yang sudah dalam kondisi yang benar-benar pucat.

Wanita itu terus menangis untuk anak perempuan tersebut. Dia terus memanggil "Tuan putri, bangunlah" namun sang anak tidak kunjung tersadar.

*Deg

*Deg

*Deg

Detak jantung anak perempuan itu tiba-tiba berdetak dengan cepat. Tubuh yang awalnya tidak berkeringat, tiba-tiba saja mengeluarkan keringat.

Sang wanita menyadari perubahan kondisi tubuh anak perempuan tersebut. Dan hal itu justru semakin membuatnya panik karena anak perempuan itu terlihat kesusahan untuk bernapas.

"Tuan putri, jangan membuat nanny takut! Tuan putri...." teriak wanita itu panik.

Tangannya bergetar, mata nya melotot. Dia tidak tahu harus melakukan apa agar sang anak perempuan tidak merasa kesakitan lagi.

"Akhhh aku sungguh tidak berguna!!"

Anak perempuan itu mengalami kejang-kejang, matanya terus terpejam.

"Tuan putri, jangan seperti ini. Nanny tidak akan mampu melihat kondisi putri seperti ini," lirih wanita itu sambil menangis tersedu-sedu.

*Tubb

"!"

Kereta terguncang seperti baru saja menerima hantaman keras dari luar. Tubuh keduanya terpanting kesamping sehingga kepala sang wanita terhantam kedinding kereta.

"Ugh..."

Wanita itu kembali melihat kearah anak perempuan yang sedang dia peluk. Dia tersenyum lega saat melihat anak perempuan itu telah berhenti kejang-kejang.

*Duk

"Ugh... "

Mereka terombang ambing kekiri dan kekanan. Keadaan menjadi semakin genting karena wanita itu sudah kehilangan tenaga untuk sekedar mempertahankan posisinya.

"Tuan putri, tidak akan Nanny biarkan tuan putri lepas dari pelukan Nanny. Kita akan baik-baik saja tuan putri, karena kereta ini sudah berlapiskan mana pelindung. Tuan putri akan baik-baik saja!" lirih wanita itu lemas dan secara perlahan mulai menutup matanya.

"Nanny akan... me... lindungi... putri...

Kata-kata terakhirnya terucap sebelum dia benar-benar kehilangan kesadarannya. Meski telah kehilangan kesadaran, dia masih tetap memeluk anak perempuan itu dengan erat, seolah itu adalah bagian dari alam bawah sadarnya.

Kini, mereka berdua masing-masing tidak sadarkan diri di dalam kereta yang sedang terombang-ambing itu.

*Deg

*Deg

...⚠ Sistem terdeteksi ⚠...

...⚠ Sistem memproses data ⚠...

..............

...⚠ Sistem telah aktif ⚠...

...[Tekan ok untuk mengaktifkan sistem]...

...[Ok]...

...⚠ Anda telah terhubung dengan sistem ⚠...

Mata anak itu terbuka dengan lebar dan segera bangun untuk mengamati keadaan disekitarnya.

"Apa...

*Duk

"Ugh..!!"

Kereta kembali terguncang sehingga menyebabkan tubuh anak itu terpental kesamping.

"Bajingan...!!"

"Siapa yang telah main-main dengan ku...!" kesal anak perempuan itu menggeram.

...[Anda mendapatkan misi]...

...[Kalahkan goblin dalam waktu 15 menit!!]...

...[Anda akan mendapatkan hadiah rahasia jika menyelesaikan misi]...

Dia bangun dan kemudian mulai memperhatikan sekitar. Netranya terus bergerak untuk mencari sesuatu yang berguna di dalam kereta itu.

"!"

Dia bergerak menuju pintu kereta yang masih tertutup dengan rapat. Tidak lupa pula dia melirik kearah wanita yang sedang pingsan di lantai kereta.

"Huhhh dia mengingatkan ku pada Kuro," kesal nya dan tanpa berlama-lama dia segera menendang pintu sehingga pintu terbuka menghantam goblin yang sedang berdiri dibelakangnya.

*BRUKKK

"Kalian itu hanya sekumpulan semut bagi ku!!" maki anak perempuan itu tersenyum sinis dan kemudian berlari dan tidak lupa meraih sebuah pedang yang menancap di tubuh seorang mayat.

"MATILAH...!!!"

*SLASHHHHH

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

*Flashback on

Disebuah ruang hampa berlatar putih tampak terlihat begitu suram. Dibawahnya terlihat sebuah genangan air dangkal yang terlihat begitu tenang.

Diruangan itulah, terlihat tubuh Rivera sedang tergeletak di genangan air tersebut.

*Ting

Rivera Membuka matanya. Hal yang pertama kali dilihat olehnya adalah sebuah langit putih tanpa latar lain yang mencampuri. Rivera segera tersadar pada kondisi yang sangat mencurigakan itu.

Dia bangun dan kemudian melihat kesekitarnya.

"Apakah aku sudah berada di akhirat?" monolog Rivera bertanya-tanya.

"Tapi kenapa hanya aku yang disini? Para anak buah ku kemana? Ahh sialan, apakah hanya aku yang mati?!"

Netra tajam nya bergerak kesegala sudut tempat hampa itu.

"Tidak. Ini bukan akhirat! Dimana aku sekarang," gumam Rivera.

...[Welcome]...

Rivera menoleh kearah kiri setelah mendengar suara misterius sedang menyapanya.

"!"

"Sistem?" gumam Rivera.

Mata menyelidik itu terus memperhatikan sebuah Status window yang nampak menunjukkan sebuah tulisan "Play" bewarna biru.

Rivera pun perlahan melangkah ke dekat status window itu.

"Sistem, kau mengikuti ku sampai kemari?" tanya Rivera.

[Aku tidak paham maksud mu, Nona. Kiryu baru disini, karena tiba-tiba saja tercipta]

Rivera terkejut mendengar jawaban sistem misterius tersebut. Dia terdiam sembari berpikir dan mencoba untuk mengerti situasi ini.

"Dia bukan lagi Medi, si Sistem yang diciptakan pihak prance untuk ku. Lalu, apakah sistem ini tercipta karena kematian ku?"

.....

"Jadi kau memilih ku sebagai pemain sistem mu, begitu?" tanya Rivera.

[Betul sekali, Nona. Kiryu memilih Nona karena Nona adalah pilihan terbaik untuk Kiryu]

"Pilihan terbaik? Kiryu, kau mungkin sudah lupa. Aku sekarang sudah mati,"

[Tenang saja Nona. Dewa yang menciptakan Kiryu sudah menyiapkan sebuah dunia baru untuk di tempati. Nona akan memiliki kesempatan untuk memiliki kehidupan ke dua.]

"!"

Rivera terhentak, matanya melotot begitu mendengar jawaban yang diberikan Kiryu kepadanya.

"Bagaimana bisa. Manusia t, tidak bisa hidup lagi, Kiryu," kata Rivera terbata-bata.

[Tidak. Nona bisa kembali hidup, namun di dunia yang berbeda.]

Rivera kembali terkejut mendengar jawaban tidak masuk di akalnya.

"Baiklah jika kau berkata seperti itu. Tapi, bisakah kau memberi tahu tentang dunia yang akan aku tempati?"

[Aku tidak akan banyak menjelaskannya, jadi dengarlah baik-baik, Nona]

[Dunia yang akan Nona tempati adalah dunia yang sangat berbeda dengan dunia milik Nona.]

[Dunia itu masih menganut sistem kerajaan dan jauh dari kata modern.]

[Dunia yang akan Nona tempati adalah dunia yang mengandalkan kekuatan agar bisa hidup dan dihormati.]

Rivera mengangguk sambil memegang dagu dengan tangan kanannya.

"Kekuatan yang kau maksud itu seperti, Mana kan?" tanya Rivera.

[Benar, Nona]

"Jadi apa peran ku?"

[Nona akan menjadi putri cadangan dari sebuah kerajaan yang bernama Obelion.]

[Nona akan memasuki tubuh putri yang Bodoh, lemah, dungu, jahat...

"Sudah, sudah, sudah! Mau sampai kapan kau menghina karakter yang akan aku pakai!" kesal Rivera.

[Kiryu minta maaf, Nona]

Rivera terdiam, dia memandang status window itu sembari berpikir

"Tidak masalah jika aku memasuki tubuh putri yang lemah dan bodoh. Setidaknya aku bisa memiliki kesempatan untuk hidup lagi, kan." Pikirnya.

"Baiklah, Kiryu. Tolong kerja sama nya ya," kata Rivera sambil tersenyum simpul kearah status window.

[Dengan senang hati, Nona]

...[Sistem aktif]...

^^^To be Continued_^^^

Terpopuler

Comments

JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊

JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊

mampir

2025-02-05

0

Darien Gap

Darien Gap

deg deg serr

2024-02-25

0

Naa.

Naa.

tulus dan setia banget nany nya

2023-12-09

1

lihat semua
Episodes
1 PENGHIANATAN
2 KESEMPATAN
3 OBELION TIMUR
4 KASTIL WITCH
5 MISI SELESAI
6 SAMPAI KE TEMPAT TUJUAN
7 KEMARAHAN TUAN MUDA ABEL ENDIRSON
8 TANGIS ABEL
9 MENERIMA MISI?
10 MENAMPAR RENTENIR
11 MEMAKSAKAN DIRI
12 SHOP SISTEM
13 MEMULAI MENARA
14 MEMBANTAI GOBLIN
15 KEKUATAN SUCI
16 PENUMPAS
17 MENYELESAIKAN RAID
18 PERGI KELUAR
19 PANGGIL SAYA KAKAK
20 KONTRAK KERJA SAMA
21 Pengumuman
22 MEMULAI MISI
23 MEMULAI MENARA KEMBALI
24 SAINTESS YANG TERSESAT #1
25 SAINTESS YANG TERSESAT #2
26 MENGUNJUNGI AMBHER
27 AKAL LICIK KAISAR ALEXANDER WINDSOR
28 PENGGUNA KEKUATAN SUCI
29 MENDIDIK CALON KESATRIA
30 DIMULAI
31 LANTAI 4
32 PERMUKIMAN OGRE
33 MENYELESAIKAN LANTAI 4
34 SAMPAI DI ISTANA
35 BALMORAL PALACE
36 DUA BERSAUDARA PERUNDUNG
37 SI KEMBAR BELLEZAC DAN VIESE
38 INTIMIDATING
39 2 PRAJURIT
40 KETERTARIKAN
41 KAHIL MACARIO
42 PARTY HALL
43 KEHORMATAN HANYA SEBATAS GELAR
44 FIRASAT BURUK, RIVERA
45 DUKE PELET DAN DUKE ROPILL
46 DIPERMALUKAN
47 RENCANA LICIK KAISAR
48 KEGILAAN ESTIRA
49 SALAM PERPISAHAN
50 TERKURUNG
51 SKENARIO 2
52 CALON-CALON KESATRIA
53 RENCANA UNTUK PERGI KELUAR
54 SATU EMPEROR'S PALACE GEGER
55 TURUN KEJALAN
56 TERCIDUK
57 RIVERA TERSINGGUNG
58 MISI RAHASIA
59 SOLDERET
60 MISI YANG SULID
61 TEKA-TEKI MISI
62 TERJAWABNYA TEKA-TEKI
63 PERSIAPAN RIVERA
64 MEMULAI AKSI DIAM-DIAM
65 GERHANA BULAN
66 SELATAN KOTA
67 KEANEHAN DANIEL
68 MEMBERI PELAJARAN
69 AJAX DAN HECTOR
70 R.I.P DANIEL
71 KEMAMPUAN BARU
72 KEMAMPUAN BARU #2
73 PUJAAN HATI
74 TRAUMA JOHANNA
75 TIBANYA ACARA SUCI GERHANA BULAN
76 DIMULAINYA SEBUAH TRAGEDI BESAR
77 PERTARUNGAN
78 PERTARUNGAN #2
79 PERTARUNGAN #3
80 MUNCUL NYA SESEORANG
81 MISI SELESAI
82 PINALTI
83 AWAL BARU
84 SUASANA SEJUK
85 KEMBALI KE KEKAISARAN
86 ANAK PEREMPUAN MISTERIUS
87 MISI SAMPINGAN?!
88 LANTAI 51
89 GUA DENGAN SHIELD
90 PEMANASAN
91 KEHANCURAN YANG DISEBABKAN OLEH, RIVERA.
92 RINDU, RIVERA.
93 ANAK, DEWA.
94 JANGGAL
95 KERJA SAMA
96 KASTIL
97 MISI
98 MENJALANKAN MISI
99 PENYAMARAN
100 KEBENARAN LAIN TENTANG GARFIELD
101 INFORMASI YANG PERLAHAN-LAHAN SEMAKIN JELAS
102 PERUBAHAN BESAR GARFIELD
103 PENDAFTARAN ULANG
104 PENYELEKSIAN
105 RUSAK NYA BATU PENGUKUR
106 AWAL KISAH DIMULAI
107 PEMBENTUKAN TIM
108 PELATIHAN HUTAN IBLIS
109 GANGGUAN KECIL
110 TERUNGKAP KEKUATAN RIVERA
111 KEKESALAN RIVERA
112 TERBONGKARNYA STATUS RIVERA ?
113 PERTARUNGAN RESMI
114 PERTARUNGAN GELOMBANG 2
115 KEMENANGAN?
116 KEMUNCULAN AARIC
117 KEMARAHAN DEXONA
118 MISI SELESAI!
119 PERTEMUAN KEMBALI
120 TERBONGKAR!
121 END
122 POV RIVERA
Episodes

Updated 122 Episodes

1
PENGHIANATAN
2
KESEMPATAN
3
OBELION TIMUR
4
KASTIL WITCH
5
MISI SELESAI
6
SAMPAI KE TEMPAT TUJUAN
7
KEMARAHAN TUAN MUDA ABEL ENDIRSON
8
TANGIS ABEL
9
MENERIMA MISI?
10
MENAMPAR RENTENIR
11
MEMAKSAKAN DIRI
12
SHOP SISTEM
13
MEMULAI MENARA
14
MEMBANTAI GOBLIN
15
KEKUATAN SUCI
16
PENUMPAS
17
MENYELESAIKAN RAID
18
PERGI KELUAR
19
PANGGIL SAYA KAKAK
20
KONTRAK KERJA SAMA
21
Pengumuman
22
MEMULAI MISI
23
MEMULAI MENARA KEMBALI
24
SAINTESS YANG TERSESAT #1
25
SAINTESS YANG TERSESAT #2
26
MENGUNJUNGI AMBHER
27
AKAL LICIK KAISAR ALEXANDER WINDSOR
28
PENGGUNA KEKUATAN SUCI
29
MENDIDIK CALON KESATRIA
30
DIMULAI
31
LANTAI 4
32
PERMUKIMAN OGRE
33
MENYELESAIKAN LANTAI 4
34
SAMPAI DI ISTANA
35
BALMORAL PALACE
36
DUA BERSAUDARA PERUNDUNG
37
SI KEMBAR BELLEZAC DAN VIESE
38
INTIMIDATING
39
2 PRAJURIT
40
KETERTARIKAN
41
KAHIL MACARIO
42
PARTY HALL
43
KEHORMATAN HANYA SEBATAS GELAR
44
FIRASAT BURUK, RIVERA
45
DUKE PELET DAN DUKE ROPILL
46
DIPERMALUKAN
47
RENCANA LICIK KAISAR
48
KEGILAAN ESTIRA
49
SALAM PERPISAHAN
50
TERKURUNG
51
SKENARIO 2
52
CALON-CALON KESATRIA
53
RENCANA UNTUK PERGI KELUAR
54
SATU EMPEROR'S PALACE GEGER
55
TURUN KEJALAN
56
TERCIDUK
57
RIVERA TERSINGGUNG
58
MISI RAHASIA
59
SOLDERET
60
MISI YANG SULID
61
TEKA-TEKI MISI
62
TERJAWABNYA TEKA-TEKI
63
PERSIAPAN RIVERA
64
MEMULAI AKSI DIAM-DIAM
65
GERHANA BULAN
66
SELATAN KOTA
67
KEANEHAN DANIEL
68
MEMBERI PELAJARAN
69
AJAX DAN HECTOR
70
R.I.P DANIEL
71
KEMAMPUAN BARU
72
KEMAMPUAN BARU #2
73
PUJAAN HATI
74
TRAUMA JOHANNA
75
TIBANYA ACARA SUCI GERHANA BULAN
76
DIMULAINYA SEBUAH TRAGEDI BESAR
77
PERTARUNGAN
78
PERTARUNGAN #2
79
PERTARUNGAN #3
80
MUNCUL NYA SESEORANG
81
MISI SELESAI
82
PINALTI
83
AWAL BARU
84
SUASANA SEJUK
85
KEMBALI KE KEKAISARAN
86
ANAK PEREMPUAN MISTERIUS
87
MISI SAMPINGAN?!
88
LANTAI 51
89
GUA DENGAN SHIELD
90
PEMANASAN
91
KEHANCURAN YANG DISEBABKAN OLEH, RIVERA.
92
RINDU, RIVERA.
93
ANAK, DEWA.
94
JANGGAL
95
KERJA SAMA
96
KASTIL
97
MISI
98
MENJALANKAN MISI
99
PENYAMARAN
100
KEBENARAN LAIN TENTANG GARFIELD
101
INFORMASI YANG PERLAHAN-LAHAN SEMAKIN JELAS
102
PERUBAHAN BESAR GARFIELD
103
PENDAFTARAN ULANG
104
PENYELEKSIAN
105
RUSAK NYA BATU PENGUKUR
106
AWAL KISAH DIMULAI
107
PEMBENTUKAN TIM
108
PELATIHAN HUTAN IBLIS
109
GANGGUAN KECIL
110
TERUNGKAP KEKUATAN RIVERA
111
KEKESALAN RIVERA
112
TERBONGKARNYA STATUS RIVERA ?
113
PERTARUNGAN RESMI
114
PERTARUNGAN GELOMBANG 2
115
KEMENANGAN?
116
KEMUNCULAN AARIC
117
KEMARAHAN DEXONA
118
MISI SELESAI!
119
PERTEMUAN KEMBALI
120
TERBONGKAR!
121
END
122
POV RIVERA

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!