Bab 6 Makanan Kesukaan

Keesokan harinya, Ainsley sudah siap untuk berangkat bekerja. Dia melepaskan cincin pernikahannya karena takut Daisy akan curiga. Biar nanti jika ada kesempatan, dia akan memperlihatkannya pada Michael sebagai bukti jika dia adalah istrinya. Lagipula di bagian dalam cincin itu terdapat inisial mereka. Jadi, seharusnya hal itu bisa membuat Michael percaya padanya. Tapi tidak untuk sekarang karena mereka baru saja bertemu. Dia tidak mau merusak Kepercayaan Michael padanya. Jangan sampai Michael mengusirnya seperti saat mereka bertemu di pantai.

Tidak membutuhkan waktu yang lama, Ainsley sudah berada di rumah Daisy untuk menyiapkan sarapan. Dia sudah di beritahu sebelumnya makanan yang biasa mereka makan saat pagi. Dan makanan apa saja yang tidak mereka sukai. Jadi Ainsley menyiapkan sesuai arahan Daisy. Tapi dia juga membuat satu menu yang biasa Charlie makan saat sarapan. Dan dia berharap hal itu bisa memicu ingatan suaminya.

Ainsley menyajikan sarapan kedua majikannya di meja makan. Dia melihat jam dinding yang sudah menunjukkan pukul 6 pagi. Tapi mereka belum juga menampakkan batang hidungnya.

Ya, Ainsley di beri kunci cadangan agar bisa langsung masuk karena Daisy malas untuk membukakan pintu. Untuk itu dia bisa langsung menyajikan sarapan untuk mereka berdua.

"Apa mereka kelelahan sampai-sampai belum bangun?" gerutu Ainsley. Dia mengepalkan kedua tangannya erat dan bersumpah akan membalas suaminya jika ingatannya sudah kembali, suatu saat nanti.

"Hah.. Daripada memikirkan mereka lebih baik aku mulai mengerjakan pekerjaanku yang lain." Ainsley pergi ke belakang untuk mencuci baju. Walaupun dia terlihat tidak bersemangat karena adegan yang dia lihat semalam, tapi tingkat kewaspadaan nya masih terjaga. Terbukti saat melewati lorong dan beberapa ruangan, ekor matanya menangkap beberapa kamera cctv.

Dia yakin sekali jika kemarin kamera cctv tersebut belum ada. Apa Daisy baru saja memasangnya untuk mengawasinya?Tapi dia beruntung karena Daisy tidak sadar jika dia juga memasang beberapa spy camera di suatu tempat yang tidak akan bisa di temukan dengan mudah.

Ainsley tersenyum sinis. Ternyata Daisy benar-benar takut Michael akan berpaling darinya. Ya, pantas saja karena yang wanita itu rasakan bukan cinta, melainkan obsesi. Dan itu sangat berbahaya karena Daisy akan melakukan apapun agar Michael tidak meninggalkannya. Untuk itu dia tidak boleh gegabah. Secara perlahan, dia akan merebut kembali suaminya.

"Jadi kau ingin mengawasi ku ya. Tapi sayangnya, bukan kau, tapi aku yang akan mengawasi mu." seringai Ainsley. Dia berjalan santai dan bersikap seolah tidak tahu jika ada cctv di sana.

Tapi baru saja dia memasukkan baju ke mesin cuci, tiba-tiba terdengar teriakan yang memanggil namanya.

"AINSLEY!!"

"Ck.. Kenapa dia berteriak seperti itu?" gerutu Ainsley. Dia meninggalkan pekerjaannya dan menghampiri Daisy di ruang makan.

"Ada apa Miss?" tanya Ainsley

"Apa ini?" tanya Daisy sambil menunjuk makanan buatannya. "Sudah aku bilang, kan menu apa yang biasa kami makan saat pagi. Tapi kenapa kau menyajikan makanan ini?"

"Sudahlah Daisy!! Dia sudah menyiapkan makanan untuk kita." sela Michael menenangkan Daisy

"Aku tahu. Tapi dia mulai tidak mematuhi peraturan yang aku buat." sentak Daisy

Ainsley hanya bisa menunduk. Bukan karena takut, tapi dia malas berdebat dengan Daisy. Biar saja wanita itu terus mengoceh sesuka hatinya.

"Kenapa kau diam saja, hah?" bentak Daisy

Ainsley memutar kedua bola matanya malas. Dia menegakkan kepalanya dan menampilkan wajah polosnya. "Maaf Miss jika aku lancang. Aku akan membuang makanan itu." Ainsley mengambil makanan di meja tapi keburu di cegah oleh Michael .

"Letakkan kembali makanan itu!! Di luar sana banyak yang kelaparan tapi kita justru membuang makanan. Jika kau tidak suka, aku akan memakannya." seru Michael menatap tajam Daisy

Daisy hanya bisa mendengus kesal. Dia duduk di samping Michael dan makan makanannya dengan wajah yang cemberut.

"Untuk apa lagi kau masih berdiri di sini? Cepat sana pergi!! Kerjakan pekerjaan mu!!" perintah Daisy

Ainsley hanya mengangguk dan meninggalkan kedua majikannya itu. Tapi dia tidak benar-benar pergi melainkan bersembunyi di balik dinding. Dia ingin melihat reaksi suaminya saat memakan makanan buatannya.

"Sudah jangan marah lagi!! Cepat kau makan!! Nanti kau bisa terlambat." seru Michael

Daisy hanya mengangguk dan menghabiskan sarapannya. Sedangkan Michael mulai memasukkan sarapannya kedalam mulutnya.

Sejenak dia terdiam saat makanan tersebut masuk ke mulutnya. Entah kenapa dia merasa pernah memakannya. Tapi di mana?

"Ada apa Mich? Apa makanan nya tidak enak? Sudah aku duga. Lebih baik di buang saja." seru Daisy

"Tidak. Makanannya enak." Michael kembali memakan makanan. Dia mengunyah pelan makanan tersebut sambil mengingat-ingat di mana dia pernah memakan makanan itu.

Disisi lain, Ainsley merasa senang karena Michael mau memakan makanan buatannya. Dari ekspresi wajah Michael, Ainsley yakin pria itu ingat sesuatu. Dia tersenyum senang dan pergi ke belakang untuk menyelesaikan pekerjaan.

Ini adalah awal yang bagus. Dan semoga saja Michael cepat mengingatnya.

Terpopuler

Comments

𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒

𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒

𝚓𝚎𝚕𝚎𝚔 𝚋𝚊𝚗𝚐𝚎𝚝 𝚔𝚊𝚛𝚊𝚔𝚝𝚎𝚛 𝚍𝚊𝚒𝚜𝚢 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚗𝚐 𝚝𝚞𝚗𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗𝚎 𝚒𝚜 𝚍3𝚊𝚍

2023-11-06

0

lihat semua
Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!