Mulai Menyelidiki Vanu, Artis yang Baru Debut (Revisi)

Kamis, 25 Juli 2030

Di apartemen milik Vanessa, Azam baru saja kembali dari lari paginya. Hari ini dia lari pagi seorang diri karena Vanessa harus pergi ke luar kota karena ada urusan terkait pekerjaannya.

Azam mandi dan sarapan sederhana, kemudian dia mengenakan jaket dan sepatu karena dia akan pergi keluar, tepatnya ke tempat di mana Vanu akan syuting drama televisi.

Vanu membintangi seorang peran laki-laki nakal di drama televisi anak muda. Azam tahu kalau dia akan syuting di lokasi yang dekat, Taman Bunga Wiladatika, karena itu diberitahu oleh Vanu sendiri di sosial medianya.

Azam ke sana menggunakan ojek online, selain karena harganya yang cukup murah bagi dompet Azam, motor bisa menyalip kendaraan yang ada di jalan.

"Terima kasih, Pak." Azam membayar uang ojek onlinenya, kemudian dia mengantre untuk membeli tiket masuk seharga 10 ribu rupiah saja.

Setelah membeli tiket dan masuk ke dalam taman, Azam langsung mengenakan topi dan kacamata. Dia tidak menggunakan masker karena malah akan dicurigai sebagai orang aneh.

Baru kemudian dia pergi ke tengah-tengah taman di mana di sana ada banyak orang dengan pakaian hitam yang merupakan kru syuting drama yang dibintangi oleh Vanu.

"Sistem, aku belum pernah tanya ini, apa aku bisa memindai makhluk hidup?" tanya Azam kepada Sistem di dalam harinya.

[Sudah Sistem katakan kalau Sistem bisa memindai segalanya, asalkan Host memenuhi persyaratan levelnya.] Sistem menjawab pertanyaan Azam.

"Hahaha, maaf-maaf." Azam menggaruk-garuk bagian belakang kepalanya. Setelah itu, Azam memberi perintah kepada Sistem untuk memindai uang milik Vanu.

Meskipun Azam hanya bisa memindai uang, tapi dia bisa memberi perintah yang lebih detail seperti uang milik seseorang yang menjadi target Azam.

[Ditemukan uang milik Vanu dalam jarak 25 meter dari Host.]

Azam segera melihat lokasi yang ditunjukkan oleh Sistem. Dia melihat kalau lokasi itu ada di sebuah tenda terbuka, tepatnya ada di dalam tas berwarna hitam.

"Hm, sepertinya Vanu meninggalkan dompetnya di dalam tas. Tapi yah itu tidak masalah, karena dia masih syuting dan aku sudah tahu dia yang mana," batin Azam sambil melihat ke arah Vanu yang sedang syuting.

Meskipun umur Vanu adalah 28 tahun, tapi penampilannya masih cocok untuk anak SMA sehingga dia bisa mendapat tawaran untuk memerankan peran anak muda yang nakal di drama itu.

Karena hal inilah Vanu menjadi terkenal meskipun dia tidak memiliki kemampuan atau bakat yang berhubungan dengan dunia entertainment.

"Yah, mari duduk dulu," pikir Azam sambil mencari tempat duduk agar dia bisa duduk sekaligus memantau Vanu dari kejauhan. Azam membeli teropong mini kemarin, jadi dia bisa memantau dari jauh.

Azam menunggu Vanu selesai syuting dengan bosan, dia melihat Vanu, orang di sekitar, tanaman, langit, apapun itu yang bisa dia lihat karena dia memang tidak ada kegiatan lain.

Dia tidak bermain ponsel karena memang tidak terlalu suka, lebih baik melihat sekitar daripada ponsel karena itu lebih menenangkan bagi mata.

Kemudian, dua jam berlalu dalam sekejap, Vanu telah selesai syuting adegan terakhir. Dia melambaikan tangannya ke arah para kru dan pergi meninggalkan Taman Wiladatika setelah mengambil barang-barangnya.

"Saatnya beraksi." Azam merenggangkan otot-otot tubuhnya yang kaku karena terlalu lama duduk, kemudian dia mengikuti Vanu dari jauh.

Azam tidak takut kehilangan jejak Vanu karena dia sudah memindai lokasi Vanu dari uang milik Vanu yang disimpan di dalam saku celananya.

Setelah beberapa menit berjalan, Azam melihat kalau Vanu masuk ke dalam sebuah mobil yang cukup mewah. Azam menunggunya selama beberapa saat, kemudian Vanu keluar dari sana.

"Ke mana dia? Yasudah, ini jadi mudah." Azam mengangkat bahunya. Dia segera mendekati mobil milik Vanu sambil menengok ke kanan dan kiri.

Azam mengeluarkan alat yang sangat kecil berwarna hitam dari sakunya, kemudian dia meletakan alat itu di bawah mobil tepatnya di dekat roda belakang.

Itu adalah alat pelacak yang Azam dapatkan dari Ari. Mereka punya alat-alat seperti itu karena mereka melakukan segala cara untuk mendapatkan informasi untuk klien.

Setelah meletakan alat pelacak di bawah mobil, Azam pergi menjauhi mobil Vanu karena tugasnya sudah selesai untuk saat ini.

"Semoga setelah ini dia pergi ke tempatnya, biar aku bisa tahu kalau ada sesuatu yang mencurigakan," pikir Azam sambil berjalan dengan santai.

Azam pergi ke area jajanan di dekat taman, dia membeli banyak sekali makanan dan minuman karena barang dagangan mereka sangatlah murah.

"Enak. Dari dulu aku ingin beli jajan yang banyak, tapi tidak ada uang, haha." Azam menertawakan dirinya sendiri saat berpikir kalau dulu dia tidak ada uang untuk membeli jajanan murah.

Azam duduk di area umum, dia makan jajanan tersebut sambil memandangi langit yang indah dan merasakan hembusan angin sepoi-sepoi.

"Langitnya indah." Azam berkata sambil tersenyum tipis.

Azam suka memandangi langit, mau itu saat cerah, mendung, hujan, atau bahkan gelap. Karena di langit terdapat banyak objek yang terlihat indah apalagi jika ditambah suasana yang mendukung.

Apalagi saat bulan purnama berada tepat di atas dan menyinari kota dengan bantuan sinar matahari. Azam biasanya minum sesuatu yang hangat sambil memandang langit dan bulan.

Tapi suasana itu tidak berlangsung lama, ponsel Azam yang ada di saku jaketnya bergetar. Dia segera memeriksanya dan melihat kalau alat pelacak di mobil Vanu mulai bergerak dari tempatnya.

"Bagus! Ayo bawa aku ke tempatmu!" Azam menyeringai dengan gembira karena akhirnya Vanu mulai berpindah tempat setelah satu jam menunggu.

Azam memakai topi dan kacamatanya kembali, kemudian dia memesan ojek pengkolan dan meminta si tukang ojek untuk melaju sesuai dengan arahannya.

Karena jika menggunakan ojek online, tujuan harus ditetapkan terlebih dahulu. Sementara itu Azam tidak tahu mobil Vanu memiliki tujuan ke mana sehingga dia memilih ojek pengkolan yang fleksibel.

Setelah 10 menit, Azam tiba di sebuah hotel kecil yang tampak biasa-biasa saja. Dia membayar tukang ojek itu dan tidak langsung masuk ke dalam hotel.

"Sistem, bantu aku untuk uang milik Vanu." Azam memberi perintah kepada Sistem untuk mencari uang milik Vanu.

[Ditemukan uang milik Vanu dalam jarak 13 meter dari Host.]

Azam melihat lokasi yang ditunjukkan oleh Sistem, dia melihat kalau Vanu ada di dalam ruangan 303 di lantai tiga. Jadi Azam segera masuk ke dalam hotel dan menghampiri resepsionis.

"Permisi, aku ingin pesan kamar di dekat kamar 303." Azam memberikan uang untuk membayar kamar kamar yang lebih banyak kepada resepsionis.

Resepsionis terkejut dengan perkataan Azam, saat dia hendak menolak, dia melihat uang yang disodorkan oleh Azam cukup banyak. Jadi dia segera mengatur kamar untuk Azam di dekat kamar 303.

"Terima kasih." Azam tersenyum dan mengangguk. Setelah mengambil kunci kamar yang diberikan oleh resepsionis, Azam segera naik ke lantai tiga menggunakan lift dan memulai aksinya.

Terpopuler

Comments

Hades Riyadi

Hades Riyadi

Ceritanya agak garing, kayak sayur tanpa garam...ga da kisah asmaranya babarblas...🤔🙄😩😪💪🙏

2023-11-04

0

Hades Riyadi

Hades Riyadi

Memulai melacak aktivitas yang dilakukan oleh Sang Target/Vanu dan kegiatan apa yang dilakukannya...😛😀💪👍👍👍

2023-11-03

1

Benny

Benny

lanjut lagi thor

2023-09-14

2

lihat semua
Episodes
1 Menyeberang ke Dunia Paralel dan Sistem (Revisi)
2 Menggunakan Sistem untuk Mencari Uang (Revisi)
3 Hasil Pencarian Uang dan Membeli Pakaian (Revisi)
4 Bunga Universitas Indonesia, Devina Fiorenza (Revisi)
5 Makan Siang Berssms dan Melakukan Gacha (Revisi)
6 Sebuah Cincin Batu Akik Safir Warna Hitam (Revisi)
7 Menjual Cincin Batu Akik dan Naik Level Dua (Revisi)
8 Mencari Apartemen Baru dan Wanita Cantik (Revisi)
9 Memutuskan untuk Pindah ke Apartemen Baru (Revisi)
10 Berangkat ke Universitas Bersama Vanessa (Revisi)
11 Masalah Sepele yang Malah Dibesar-Besarkan (Revisi)
12 Tamparan Vanessa dan Satu Panggilan Telepon (Revisi)
13 Identitas Vanessa yang Cukup Mengejutkan (Revisi)
14 Hubungan dengan Arif dan Jam Tangan Rolex (Revisi)
15 Olahraga Pagi dan Dosen Muda yang Cantik (Revisi)
16 Makan Siang dengan Hana dan Dosen Kasar (Revisi)
17 Menangkap Pencopet dan Bertemu Devina (Revisi)
18 Kertas dari Devina dan Bangunan yang Aneh (Revisi)
19 Senjata Rahasia dari Perusahaan Fiota Grup (Revisi)
20 Mulai Menyelidiki Vanu, Artis yang Baru Debut (Revisi)
21 Mendapatkan Bukti Vanu dan Kedua Wanita (Revisi)
22 Pekerjaan yang Selesai dan Tumbuhan Herbal (Revisi)
23 Penguatan Tubuh dan Ajakan dari Vanessa (Revisi)
24 Pergi ke Jakarta International Equestrian Park (Revisi)
25 Dapat Pencerahan dan Perampokan di Bank (Revisi)
26 Azam yang Menjadi Informan dari dalam Bank (Revisi)
27 Perampokan Bank yang Sudah Diselesaikan (Revisi)
28 Kembali ke Apartemen dan Panggilan Adeng (Revisi)
29 Pergi ke Rumah Sakit untuk Memeriksa Dinda (Revisi)
30 Hendra Setiawan Dari Tiger Construction (Revisi)
31 Saran dari Sistem Tentang Pekerjaan Baru (Revisi)
32 Pertemuan Amal dan Jadi Pusat Perhatian (Revisi)
33 Gacha dan Dapat Pekerjaan Penyelidikan (Revisi)
34 Menemukan Wadah Kalung di Rumah Andi (Revisi)
35 Bersembunyi dan Dikejar oleh Orang-Orang (Revisi)
36 Mendapatkan Imbalan dan Pesan dari Devina (Revisi)
37 Area Orang Kaya dan Bertemu Ayah Devina (Revisi)
38 Menerima Pekerjaan dan Menjemput Vanessa (Revisi)
39 Pergi ke Mall untuk Bertemu dengan Harun (Revisi)
40 Bertemu Renata dan Membantu Anak-Anak (Revisi)
41 Penyelidikan Terhadap Yasir dan Gacha (Revisi)
42 Petinggi Lain yang Terlibat dan Kartu Akses (Revisi)
43 Sekretaris Deva dan Petunjuk Baru dari Agus (Revisi)
44 Pergi ke Magic KTV dan Bertemu dengan Elina (Revisi)
45 Terjadi Situasi Tidak Terduga di Magic KTV (Revisi)
46 Menyelamatkan Elina dan Muncul Pengawal (Revisi)
47 Mengatasi Masalah dan Keluar dari Magic KTV (Revisi)
48 Kembali ke Apartemen dan Makan Larut Malam (Revisi)
49 Pengumuman Revisi
50 Berita Tentang Azam dan Pria Tidak Dikenal
51 Zaidan Haydar dan Undangan Equestrian UI
52 Bertemu Elina untuk Membicarakan Sesuatu
53 Berbicara dengan Elina dan Pertemuan Amal
54 Mendapatkan Uang Donasi yang Cukup Banyak
55 Sandra dari Keluarga dan Perusahaan Yanna
56 Berita tentang Penangkapan yang Sedikit Aneh
57 Masuk ke Magic KTV dan Mengambil Brankas
58 File Dokumen dan Video yang Sangat Penting
59 Pergi ke Setu Babakan Atas Panggilan Sandra
60 Naik Level Tiga dan Hal yang Mencurigakan
61 Tugas Baru dan Novel Vanessa menjadi Film
62 Gian bersama Gadis dan Keterkejutan Devina
63 Kedatangan Vanessa dan Keterkejutan Sandra
64 Azam Menjadi Supir Sementara untuk Gian
65 Fakta Mengejutkan yang Dikatakan oleh Gian
66 Fakta tentang Monica, Teman Masa Kecil Gian
67 Satu Kesempatan Gacha Skill Tingkat Tinggi
68 Ingin Bersantai dan Membantu Equestrian UI
69 Menjenguk Dinda yang ada di Rumah Sakit
70 Vanessa yang Ingin Ikut Azam ke Equestrian UI
71 Pertemuan Antara Vanessa dengan Devina
72 Berkenalan dengan Dua Kuda Hitam dan Putih
73 Azam yang MendapatTantangan Duel dari Doni
74 Mencari Editor untuk Foto dan Video Berkuda
75 Vanessa yang Sakit dan Pergi ke Pasar Loak
76 Judi Batu dan Fitur Pencarian Barang Berharga
77 Menemukan Batu Amber dan Memotongnya
78 Bertemu Orang dari Toko Perhiasan Brijaya
79 Menjual Batu Amber dengan Harga Rendah
80 Video Hasil Editan Rafa yang Sudah Dikirim
81 Azam Bersiap-siap Untuk Duel dengan Doni
82 Duel Pertama adalah Adu Kecepatan Kuda
83 Duel Pertama dan Duel Kedua Sudah Dimulai
84 Doni Terjatuh dari Kuda dan Kemarahan Azam
85 Pendukung Azam dan Vanessa yang Pingsan
86 Harun dan Renata yang datang ke Rumah Sakit
87 Bertemu Renata Lagi dan Rafa Sebagai Editor
88 Pergi ke Pasar Malam dan Hanya Dapat Uang
89 Azam Disidang Terkait Masalah dengan Doni
90 Memanggil Eko dan Kedatangan Petugas Polisi
91 Tindakan Para Mahasiswa dan Hukuman Sosial
92 Kembali dari Kantor Polisi dan Minta Izin Hana
93 Mengantar Lipstik dan Kejadian Tidak Terduga
94 Azam yang Ditabrak Mobil karena Seseorang
95 Vanessa yang Datang dan Doni yang Dibebaskan
96 Azam Sudah Siuman dan Buket Bunga Kiriman
97 Permintaan Azam dan Dalang Kecelakaannya
98 Artikel dari Ikke dan Keluar dari Rumah Sakit
99 Pindah ke Pabrik, Tempat Tinggal Sementara
100 Ikut Campur Pihak Ketiga dalam Data Berita
101 Penyebaran Berita dan Meminta Bantuan Rafa
102 Kembali ke Apartemen dan Rafa yang Pandai
103 Situasi Semakin Memburuk dan Tindakan Dono
Episodes

Updated 103 Episodes

1
Menyeberang ke Dunia Paralel dan Sistem (Revisi)
2
Menggunakan Sistem untuk Mencari Uang (Revisi)
3
Hasil Pencarian Uang dan Membeli Pakaian (Revisi)
4
Bunga Universitas Indonesia, Devina Fiorenza (Revisi)
5
Makan Siang Berssms dan Melakukan Gacha (Revisi)
6
Sebuah Cincin Batu Akik Safir Warna Hitam (Revisi)
7
Menjual Cincin Batu Akik dan Naik Level Dua (Revisi)
8
Mencari Apartemen Baru dan Wanita Cantik (Revisi)
9
Memutuskan untuk Pindah ke Apartemen Baru (Revisi)
10
Berangkat ke Universitas Bersama Vanessa (Revisi)
11
Masalah Sepele yang Malah Dibesar-Besarkan (Revisi)
12
Tamparan Vanessa dan Satu Panggilan Telepon (Revisi)
13
Identitas Vanessa yang Cukup Mengejutkan (Revisi)
14
Hubungan dengan Arif dan Jam Tangan Rolex (Revisi)
15
Olahraga Pagi dan Dosen Muda yang Cantik (Revisi)
16
Makan Siang dengan Hana dan Dosen Kasar (Revisi)
17
Menangkap Pencopet dan Bertemu Devina (Revisi)
18
Kertas dari Devina dan Bangunan yang Aneh (Revisi)
19
Senjata Rahasia dari Perusahaan Fiota Grup (Revisi)
20
Mulai Menyelidiki Vanu, Artis yang Baru Debut (Revisi)
21
Mendapatkan Bukti Vanu dan Kedua Wanita (Revisi)
22
Pekerjaan yang Selesai dan Tumbuhan Herbal (Revisi)
23
Penguatan Tubuh dan Ajakan dari Vanessa (Revisi)
24
Pergi ke Jakarta International Equestrian Park (Revisi)
25
Dapat Pencerahan dan Perampokan di Bank (Revisi)
26
Azam yang Menjadi Informan dari dalam Bank (Revisi)
27
Perampokan Bank yang Sudah Diselesaikan (Revisi)
28
Kembali ke Apartemen dan Panggilan Adeng (Revisi)
29
Pergi ke Rumah Sakit untuk Memeriksa Dinda (Revisi)
30
Hendra Setiawan Dari Tiger Construction (Revisi)
31
Saran dari Sistem Tentang Pekerjaan Baru (Revisi)
32
Pertemuan Amal dan Jadi Pusat Perhatian (Revisi)
33
Gacha dan Dapat Pekerjaan Penyelidikan (Revisi)
34
Menemukan Wadah Kalung di Rumah Andi (Revisi)
35
Bersembunyi dan Dikejar oleh Orang-Orang (Revisi)
36
Mendapatkan Imbalan dan Pesan dari Devina (Revisi)
37
Area Orang Kaya dan Bertemu Ayah Devina (Revisi)
38
Menerima Pekerjaan dan Menjemput Vanessa (Revisi)
39
Pergi ke Mall untuk Bertemu dengan Harun (Revisi)
40
Bertemu Renata dan Membantu Anak-Anak (Revisi)
41
Penyelidikan Terhadap Yasir dan Gacha (Revisi)
42
Petinggi Lain yang Terlibat dan Kartu Akses (Revisi)
43
Sekretaris Deva dan Petunjuk Baru dari Agus (Revisi)
44
Pergi ke Magic KTV dan Bertemu dengan Elina (Revisi)
45
Terjadi Situasi Tidak Terduga di Magic KTV (Revisi)
46
Menyelamatkan Elina dan Muncul Pengawal (Revisi)
47
Mengatasi Masalah dan Keluar dari Magic KTV (Revisi)
48
Kembali ke Apartemen dan Makan Larut Malam (Revisi)
49
Pengumuman Revisi
50
Berita Tentang Azam dan Pria Tidak Dikenal
51
Zaidan Haydar dan Undangan Equestrian UI
52
Bertemu Elina untuk Membicarakan Sesuatu
53
Berbicara dengan Elina dan Pertemuan Amal
54
Mendapatkan Uang Donasi yang Cukup Banyak
55
Sandra dari Keluarga dan Perusahaan Yanna
56
Berita tentang Penangkapan yang Sedikit Aneh
57
Masuk ke Magic KTV dan Mengambil Brankas
58
File Dokumen dan Video yang Sangat Penting
59
Pergi ke Setu Babakan Atas Panggilan Sandra
60
Naik Level Tiga dan Hal yang Mencurigakan
61
Tugas Baru dan Novel Vanessa menjadi Film
62
Gian bersama Gadis dan Keterkejutan Devina
63
Kedatangan Vanessa dan Keterkejutan Sandra
64
Azam Menjadi Supir Sementara untuk Gian
65
Fakta Mengejutkan yang Dikatakan oleh Gian
66
Fakta tentang Monica, Teman Masa Kecil Gian
67
Satu Kesempatan Gacha Skill Tingkat Tinggi
68
Ingin Bersantai dan Membantu Equestrian UI
69
Menjenguk Dinda yang ada di Rumah Sakit
70
Vanessa yang Ingin Ikut Azam ke Equestrian UI
71
Pertemuan Antara Vanessa dengan Devina
72
Berkenalan dengan Dua Kuda Hitam dan Putih
73
Azam yang MendapatTantangan Duel dari Doni
74
Mencari Editor untuk Foto dan Video Berkuda
75
Vanessa yang Sakit dan Pergi ke Pasar Loak
76
Judi Batu dan Fitur Pencarian Barang Berharga
77
Menemukan Batu Amber dan Memotongnya
78
Bertemu Orang dari Toko Perhiasan Brijaya
79
Menjual Batu Amber dengan Harga Rendah
80
Video Hasil Editan Rafa yang Sudah Dikirim
81
Azam Bersiap-siap Untuk Duel dengan Doni
82
Duel Pertama adalah Adu Kecepatan Kuda
83
Duel Pertama dan Duel Kedua Sudah Dimulai
84
Doni Terjatuh dari Kuda dan Kemarahan Azam
85
Pendukung Azam dan Vanessa yang Pingsan
86
Harun dan Renata yang datang ke Rumah Sakit
87
Bertemu Renata Lagi dan Rafa Sebagai Editor
88
Pergi ke Pasar Malam dan Hanya Dapat Uang
89
Azam Disidang Terkait Masalah dengan Doni
90
Memanggil Eko dan Kedatangan Petugas Polisi
91
Tindakan Para Mahasiswa dan Hukuman Sosial
92
Kembali dari Kantor Polisi dan Minta Izin Hana
93
Mengantar Lipstik dan Kejadian Tidak Terduga
94
Azam yang Ditabrak Mobil karena Seseorang
95
Vanessa yang Datang dan Doni yang Dibebaskan
96
Azam Sudah Siuman dan Buket Bunga Kiriman
97
Permintaan Azam dan Dalang Kecelakaannya
98
Artikel dari Ikke dan Keluar dari Rumah Sakit
99
Pindah ke Pabrik, Tempat Tinggal Sementara
100
Ikut Campur Pihak Ketiga dalam Data Berita
101
Penyebaran Berita dan Meminta Bantuan Rafa
102
Kembali ke Apartemen dan Rafa yang Pandai
103
Situasi Semakin Memburuk dan Tindakan Dono

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!