Identitas Vanessa yang Cukup Mengejutkan (Revisi)

Semua orang termasuk Azam menoleh ke arah luar toko. Mereka melihat ada seorang pria paruh baya dengan setelan jas rapi dan sarung tangan putih seperti seorang pelayan.

Wajah Roso berubah drastis saat melihat pria paruh baya tersebut. Dia sama sekali tidak menyangka akan bertemu dengan orang yang memiliki identitas yang menakutkan.

Super Mall Dirta dimiliki oleh keluarga yang sangat kaya raya bernama Keluarga Dirta. Pria paruh baya di luar toko bernama Wahid, seorang kepala pelayan di Keluarga Dirta.

Meskipun Wahid adalah kepala pelayan, tapi dia ditakuti karena memiliki identitas lain. Yaitu sebagai tangan kanan dari dua generasi kepala keluarga Dirta.

Roso memiliki firasat buruk di hatinya, dia buru-buru menyapa, "Pak Wahid, ada urusan apa Anda datang ke sini? Apakah Anda sedang melakukan pemeriksaan toko-toko di mall?"

Namun Wahid mengabaikan sapaan dari Roso, dia berjalan masuk ke dalam toko dan berkata, "Nona Vanessa, maafkan saya yang datang terlambat ini."

"!!?" Seisi toko terkejut dengan perkataan Wahid. Mereka tau sudah tahu identitas Roso karena mencarinya di internet tadi. Namun Roso bersikap rendah hati dihadapan seorang pria paruh baya.

Sekarang, Wahid yang dihormati oleh Roso malah bersikap sopan seperti seroang bawahan kepada Vanessa, wanita yang sedang terlibat dalam masalah itu.

Namun, Azam menyeringai. Dia sudah tahu bagaimana situasi sekarang berjalan. Dia memang tidak tahu identitas Wahid, tapi sudah mengharapkan kalau Wahid ada di pihak Azam.

"Yah, sepertinya keluarga Vanessa adalah pemilik mall ini," batin Azam dengan tenang.

Ketika Roso melihat itu, firasat buruk di hatinya semakin kuat. Jadi, dia segera berkata, "Pak Wahid, apakah ada kesalahan di sini? Maaf, tapi wanita itu membuat putra saya terluka."

Meskipun perusahannya tidak bisa dibandingkan dengan Super Mall Dirta, tapi dia setidaknya sudah cukup besar jika dibandingkan dengan perusahaan pada umumnya.

Tapi, apa yang tidak diharapkan adalah, Wahid tiba-tiba berbalik dan berkata dengan nada dingin. "Pak Roso, mohon diperhatikan sopan santunnya. Anda sedang berhadapan dengan Nona muda Keluarga Dirta."

Begitu dia mengatakan ini, Roso benar-benar membeku di tempatnya. Wahid yang merupakan kepala pelayan sekaligus tangan kanan kepala keluarga saja sudah sangat dihormati, apalagi nona muda mereka.

Hati Roso melahirkan penyesalan yang tak ada habisnya. Dia tidak bisa membayangkan kalau orang yang dia singgung adalah nona muda dari Keluarga Dirta, salah satu keluarga besar di Indonesia.

Pada saat ini, lima orang dengan seragam polisi masuk ke dalam toko. Di antara mereka, pria dengan wajah berjanggut tipis maju selangkah dan melihat ke sekeliling.

"Pak Wahid, bagaimana situasinya?" tanya polisi berjanggut tipis.

Mereka berlima adalah polisi yang dipanggil oleh Wahid saat dia sedang dalam perjalanan menuju toko ini. Kepolisian tentu saja tidak bisa mengabaikan panggilan dari salah satu orang berpengaruh seperti Wahid.

jadi mereka segera mengirimkan lima orang polisi berpengalaman untuk segera pergi ke lokasi yang diberitahu oleh Wahid saat di telepon.

Vanessa berjalan menghampiri polisi berjanggut itu, kemudian dia segera menjelaskan semua situasinya. Polisi berjanggut mengangguk tanda bahwa dia sudah paham dengan situasi yang terjadi.

Dia juga sudah tahu identitas Roso dan Arif. Meskipun mereka mempunyai identitas yang tinggi, tapi tidak layak disebut jika dihadapkan dengan identitas dari Keluarga Dirta

"Kalian berempat, tolong tangkap mereka bertiga. Kemudian, bawahan Pak Roso dimohon untuk kembali ke tempat asal kalian," kata polisi berjanggut dengan nada dingin.

"Ya!" Keempat polisi lainnya mengangguk, mereka segera menangkap Roso, Arif, dan wanita dengan riasan tebal yang masih mencerna apa yang sedang terjadi.

Orang-orang di sekitar tidak berkomentar apapun, mereka sama takutnya saat mendengar identitas Vanessa. Mereka yang merupakan masyarakat awam saja tahu seberapa besar kedudukan Keluarga Dirta.

Roso pergi tanpa perlawanan, melawan polisi sama saja melawan Keluarga Dirta. Jadi dia lebih baik diam dan mengikuti perintah polisi dengan patuh, begitu juga dengan Arif dan wanita dengan riasan tebal.

"Nona muda, masala sudah selesai. Apakah ada sesuatu yang harus saya tangani lagi?" tanya Wahid kepada Vanessa dengan nada yang sangat hormat.

Vanessa menggeleng-gelengkan kepalanya dan berkata, "Tidak ada, terima kasih, Pak Wahid."

Sebelum Wahid bisa menjawab, Vanessa memegang tangan Azam dan menariknya. Mereka berdua keluar dari toko dengan cepat dan orang-orang juga memberi jalan untuk mereka.

Wahid melihat ke arah kepergian Vanessa dan Azam. Dia pun bergumam, "Aku akan mencari identitas pemuda itu nanti dan harus memberitahu hal ini kepada kepala keluarga."

Wahid jelas terkejut dengan keberadaan Azam, dia sama sekali tidak menyangka kalau nona mudanya yang biasanya memberontak malah dekat dengan seorang anak muda.

Namun Wahid sama sekali tidak mempunyai niat buruk kepada Azam. Justru dia senang karena Vanessa yang sudah dia rawat sejak masih kecil akhirnya tumbuh dewasa.

"Nona Vanessa, semoga Anda bahagia," batin Wahid.

...----------------...

"Azam, kamu tidak terkejut?" tanya Vanessa kepada Azam dengan nada aneh karena dia tidak melihat keterkejutan di mata Azam dari tadi.

"Yah, aku sudah menduganya." Azam mengangkat bahunya dan menjawab dengan nada enteng.

Vanessa melirik Azam sekali lagi, kesan Azam di hati Vanessa meningkat tinggi. Dari awal dia sudah merasakan kalau Azam berbeda dengan pria pada umumnya.

"Kalau begitu, apakah mau lanjut belanja?" tanya Vanessa dengan senyum cerah.

"Kamu masih mau lanjut?" Azam melebarkan matanya dan berkata dengan nada pahit karena dari tadi Vanessa masih belum membeli satupun pakaian.

Vanessa mengedipkan matanya beberapa kali, dia berpikir kalau sepertinya sudah berlebihan. Jadi setelah berpikir sejenak, dia memutuskan untuk pergi makan siang terlebih dahulu.

"Ayo makan saja!" Vanessa memegang tangan Azam dan menariknya lagi yang membuat Azam menghela napas dengan pasrah.

"Tapi yah, dipegang oleh wanita cantik sepertinya tidak buruk juga?" pikir Azam dengan gembira.

Saat mereka tiba di lantai empat mall yang berisi restoran dan toko makanan, Vanessa menghentikan langkahnya. Dia memeriksa jam tangannya dan melihat kalau masih ada sedikit waktu untuk makan siang.

Jadi, dia mengubah arah tujuannya yang tadinya restoran menjadi toko buah di sana. Vanessa dan Azam masuk ke dalam toko buah, atau lebih dari itu.

Namanya memang toko buah, tapi di dalamnya menyajikan banyak makanan dan minuman yang terbuat dari buah-buahan segar, itulah mengapa Vanessa memilih toko ini.

"Azam, ayo pesan, aku yang traktir!" kata Vanessa sambil melihat menu.

"Baiklah." Azam tentu saja tidak akan menolak kebaikan Vanessa.

Jadi, setelah beberapa saat, Vanessa memesan smoothie buah dan pie buah. Sementara itu Azam memesan jus alpukat dan salad buah.

Mereka berbincang-bincang dengan canda tawa, melupakan kejadian yang baru saja terjadi, karena itu adalah kejadian yang tidak menyenangkan dan mengganggu pikiran.

"Ngomong-ngomong, kamu kenal pria yang bernama Arif itu?" Meskipun katanya tidak ingin membahas kejadian tadi, tapi Vanessa penasaran karena Azam dan Arif saling mengenal.

"Ah, iya. Dia adalah teman SMA, beda kelas." Azam mengangguk dan ekspresinya menunjukkan kalau dia sedang tidak bahagia saat nama Arif disebut.

"Sepertinya ada cerita, bolehkah aku tahu?" Vanessa menjadi semakin tertarik dengan cerita tentang Arif.

"Yah, tentu." Setelah berpikir sejenak, Azam mengangguk dan mulai menjelaskan.

Terpopuler

Comments

Hades Riyadi

Hades Riyadi

Lanjuuuuutt Thor 😛😀💪👍🙏

2023-11-03

0

Hades Riyadi

Hades Riyadi

Setelah masalah dengan mudahnya diselesaikan oleh ajudan Keluarga Vanessa, mereka langsung pergi makan minum berduaan...😛😀💪👍👍👍

2023-11-03

0

Pengguna system v.02

Pengguna system v.02

menang banyal lu zam, vangke 🤣

2023-11-01

0

lihat semua
Episodes
1 Menyeberang ke Dunia Paralel dan Sistem (Revisi)
2 Menggunakan Sistem untuk Mencari Uang (Revisi)
3 Hasil Pencarian Uang dan Membeli Pakaian (Revisi)
4 Bunga Universitas Indonesia, Devina Fiorenza (Revisi)
5 Makan Siang Berssms dan Melakukan Gacha (Revisi)
6 Sebuah Cincin Batu Akik Safir Warna Hitam (Revisi)
7 Menjual Cincin Batu Akik dan Naik Level Dua (Revisi)
8 Mencari Apartemen Baru dan Wanita Cantik (Revisi)
9 Memutuskan untuk Pindah ke Apartemen Baru (Revisi)
10 Berangkat ke Universitas Bersama Vanessa (Revisi)
11 Masalah Sepele yang Malah Dibesar-Besarkan (Revisi)
12 Tamparan Vanessa dan Satu Panggilan Telepon (Revisi)
13 Identitas Vanessa yang Cukup Mengejutkan (Revisi)
14 Hubungan dengan Arif dan Jam Tangan Rolex (Revisi)
15 Olahraga Pagi dan Dosen Muda yang Cantik (Revisi)
16 Makan Siang dengan Hana dan Dosen Kasar (Revisi)
17 Menangkap Pencopet dan Bertemu Devina (Revisi)
18 Kertas dari Devina dan Bangunan yang Aneh (Revisi)
19 Senjata Rahasia dari Perusahaan Fiota Grup (Revisi)
20 Mulai Menyelidiki Vanu, Artis yang Baru Debut (Revisi)
21 Mendapatkan Bukti Vanu dan Kedua Wanita (Revisi)
22 Pekerjaan yang Selesai dan Tumbuhan Herbal (Revisi)
23 Penguatan Tubuh dan Ajakan dari Vanessa (Revisi)
24 Pergi ke Jakarta International Equestrian Park (Revisi)
25 Dapat Pencerahan dan Perampokan di Bank (Revisi)
26 Azam yang Menjadi Informan dari dalam Bank (Revisi)
27 Perampokan Bank yang Sudah Diselesaikan (Revisi)
28 Kembali ke Apartemen dan Panggilan Adeng (Revisi)
29 Pergi ke Rumah Sakit untuk Memeriksa Dinda (Revisi)
30 Hendra Setiawan Dari Tiger Construction (Revisi)
31 Saran dari Sistem Tentang Pekerjaan Baru (Revisi)
32 Pertemuan Amal dan Jadi Pusat Perhatian (Revisi)
33 Gacha dan Dapat Pekerjaan Penyelidikan (Revisi)
34 Menemukan Wadah Kalung di Rumah Andi (Revisi)
35 Bersembunyi dan Dikejar oleh Orang-Orang (Revisi)
36 Mendapatkan Imbalan dan Pesan dari Devina (Revisi)
37 Area Orang Kaya dan Bertemu Ayah Devina (Revisi)
38 Menerima Pekerjaan dan Menjemput Vanessa (Revisi)
39 Pergi ke Mall untuk Bertemu dengan Harun (Revisi)
40 Bertemu Renata dan Membantu Anak-Anak (Revisi)
41 Penyelidikan Terhadap Yasir dan Gacha (Revisi)
42 Petinggi Lain yang Terlibat dan Kartu Akses (Revisi)
43 Sekretaris Deva dan Petunjuk Baru dari Agus (Revisi)
44 Pergi ke Magic KTV dan Bertemu dengan Elina (Revisi)
45 Terjadi Situasi Tidak Terduga di Magic KTV (Revisi)
46 Menyelamatkan Elina dan Muncul Pengawal (Revisi)
47 Mengatasi Masalah dan Keluar dari Magic KTV (Revisi)
48 Kembali ke Apartemen dan Makan Larut Malam (Revisi)
49 Pengumuman Revisi
50 Berita Tentang Azam dan Pria Tidak Dikenal
51 Zaidan Haydar dan Undangan Equestrian UI
52 Bertemu Elina untuk Membicarakan Sesuatu
53 Berbicara dengan Elina dan Pertemuan Amal
54 Mendapatkan Uang Donasi yang Cukup Banyak
55 Sandra dari Keluarga dan Perusahaan Yanna
56 Berita tentang Penangkapan yang Sedikit Aneh
57 Masuk ke Magic KTV dan Mengambil Brankas
58 File Dokumen dan Video yang Sangat Penting
59 Pergi ke Setu Babakan Atas Panggilan Sandra
60 Naik Level Tiga dan Hal yang Mencurigakan
61 Tugas Baru dan Novel Vanessa menjadi Film
62 Gian bersama Gadis dan Keterkejutan Devina
63 Kedatangan Vanessa dan Keterkejutan Sandra
64 Azam Menjadi Supir Sementara untuk Gian
65 Fakta Mengejutkan yang Dikatakan oleh Gian
66 Fakta tentang Monica, Teman Masa Kecil Gian
67 Satu Kesempatan Gacha Skill Tingkat Tinggi
68 Ingin Bersantai dan Membantu Equestrian UI
69 Menjenguk Dinda yang ada di Rumah Sakit
70 Vanessa yang Ingin Ikut Azam ke Equestrian UI
71 Pertemuan Antara Vanessa dengan Devina
72 Berkenalan dengan Dua Kuda Hitam dan Putih
73 Azam yang MendapatTantangan Duel dari Doni
74 Mencari Editor untuk Foto dan Video Berkuda
75 Vanessa yang Sakit dan Pergi ke Pasar Loak
76 Judi Batu dan Fitur Pencarian Barang Berharga
77 Menemukan Batu Amber dan Memotongnya
78 Bertemu Orang dari Toko Perhiasan Brijaya
79 Menjual Batu Amber dengan Harga Rendah
80 Video Hasil Editan Rafa yang Sudah Dikirim
81 Azam Bersiap-siap Untuk Duel dengan Doni
82 Duel Pertama adalah Adu Kecepatan Kuda
83 Duel Pertama dan Duel Kedua Sudah Dimulai
84 Doni Terjatuh dari Kuda dan Kemarahan Azam
85 Pendukung Azam dan Vanessa yang Pingsan
86 Harun dan Renata yang datang ke Rumah Sakit
87 Bertemu Renata Lagi dan Rafa Sebagai Editor
88 Pergi ke Pasar Malam dan Hanya Dapat Uang
89 Azam Disidang Terkait Masalah dengan Doni
90 Memanggil Eko dan Kedatangan Petugas Polisi
91 Tindakan Para Mahasiswa dan Hukuman Sosial
92 Kembali dari Kantor Polisi dan Minta Izin Hana
93 Mengantar Lipstik dan Kejadian Tidak Terduga
94 Azam yang Ditabrak Mobil karena Seseorang
95 Vanessa yang Datang dan Doni yang Dibebaskan
96 Azam Sudah Siuman dan Buket Bunga Kiriman
97 Permintaan Azam dan Dalang Kecelakaannya
98 Artikel dari Ikke dan Keluar dari Rumah Sakit
99 Pindah ke Pabrik, Tempat Tinggal Sementara
100 Ikut Campur Pihak Ketiga dalam Data Berita
101 Penyebaran Berita dan Meminta Bantuan Rafa
102 Kembali ke Apartemen dan Rafa yang Pandai
103 Situasi Semakin Memburuk dan Tindakan Dono
Episodes

Updated 103 Episodes

1
Menyeberang ke Dunia Paralel dan Sistem (Revisi)
2
Menggunakan Sistem untuk Mencari Uang (Revisi)
3
Hasil Pencarian Uang dan Membeli Pakaian (Revisi)
4
Bunga Universitas Indonesia, Devina Fiorenza (Revisi)
5
Makan Siang Berssms dan Melakukan Gacha (Revisi)
6
Sebuah Cincin Batu Akik Safir Warna Hitam (Revisi)
7
Menjual Cincin Batu Akik dan Naik Level Dua (Revisi)
8
Mencari Apartemen Baru dan Wanita Cantik (Revisi)
9
Memutuskan untuk Pindah ke Apartemen Baru (Revisi)
10
Berangkat ke Universitas Bersama Vanessa (Revisi)
11
Masalah Sepele yang Malah Dibesar-Besarkan (Revisi)
12
Tamparan Vanessa dan Satu Panggilan Telepon (Revisi)
13
Identitas Vanessa yang Cukup Mengejutkan (Revisi)
14
Hubungan dengan Arif dan Jam Tangan Rolex (Revisi)
15
Olahraga Pagi dan Dosen Muda yang Cantik (Revisi)
16
Makan Siang dengan Hana dan Dosen Kasar (Revisi)
17
Menangkap Pencopet dan Bertemu Devina (Revisi)
18
Kertas dari Devina dan Bangunan yang Aneh (Revisi)
19
Senjata Rahasia dari Perusahaan Fiota Grup (Revisi)
20
Mulai Menyelidiki Vanu, Artis yang Baru Debut (Revisi)
21
Mendapatkan Bukti Vanu dan Kedua Wanita (Revisi)
22
Pekerjaan yang Selesai dan Tumbuhan Herbal (Revisi)
23
Penguatan Tubuh dan Ajakan dari Vanessa (Revisi)
24
Pergi ke Jakarta International Equestrian Park (Revisi)
25
Dapat Pencerahan dan Perampokan di Bank (Revisi)
26
Azam yang Menjadi Informan dari dalam Bank (Revisi)
27
Perampokan Bank yang Sudah Diselesaikan (Revisi)
28
Kembali ke Apartemen dan Panggilan Adeng (Revisi)
29
Pergi ke Rumah Sakit untuk Memeriksa Dinda (Revisi)
30
Hendra Setiawan Dari Tiger Construction (Revisi)
31
Saran dari Sistem Tentang Pekerjaan Baru (Revisi)
32
Pertemuan Amal dan Jadi Pusat Perhatian (Revisi)
33
Gacha dan Dapat Pekerjaan Penyelidikan (Revisi)
34
Menemukan Wadah Kalung di Rumah Andi (Revisi)
35
Bersembunyi dan Dikejar oleh Orang-Orang (Revisi)
36
Mendapatkan Imbalan dan Pesan dari Devina (Revisi)
37
Area Orang Kaya dan Bertemu Ayah Devina (Revisi)
38
Menerima Pekerjaan dan Menjemput Vanessa (Revisi)
39
Pergi ke Mall untuk Bertemu dengan Harun (Revisi)
40
Bertemu Renata dan Membantu Anak-Anak (Revisi)
41
Penyelidikan Terhadap Yasir dan Gacha (Revisi)
42
Petinggi Lain yang Terlibat dan Kartu Akses (Revisi)
43
Sekretaris Deva dan Petunjuk Baru dari Agus (Revisi)
44
Pergi ke Magic KTV dan Bertemu dengan Elina (Revisi)
45
Terjadi Situasi Tidak Terduga di Magic KTV (Revisi)
46
Menyelamatkan Elina dan Muncul Pengawal (Revisi)
47
Mengatasi Masalah dan Keluar dari Magic KTV (Revisi)
48
Kembali ke Apartemen dan Makan Larut Malam (Revisi)
49
Pengumuman Revisi
50
Berita Tentang Azam dan Pria Tidak Dikenal
51
Zaidan Haydar dan Undangan Equestrian UI
52
Bertemu Elina untuk Membicarakan Sesuatu
53
Berbicara dengan Elina dan Pertemuan Amal
54
Mendapatkan Uang Donasi yang Cukup Banyak
55
Sandra dari Keluarga dan Perusahaan Yanna
56
Berita tentang Penangkapan yang Sedikit Aneh
57
Masuk ke Magic KTV dan Mengambil Brankas
58
File Dokumen dan Video yang Sangat Penting
59
Pergi ke Setu Babakan Atas Panggilan Sandra
60
Naik Level Tiga dan Hal yang Mencurigakan
61
Tugas Baru dan Novel Vanessa menjadi Film
62
Gian bersama Gadis dan Keterkejutan Devina
63
Kedatangan Vanessa dan Keterkejutan Sandra
64
Azam Menjadi Supir Sementara untuk Gian
65
Fakta Mengejutkan yang Dikatakan oleh Gian
66
Fakta tentang Monica, Teman Masa Kecil Gian
67
Satu Kesempatan Gacha Skill Tingkat Tinggi
68
Ingin Bersantai dan Membantu Equestrian UI
69
Menjenguk Dinda yang ada di Rumah Sakit
70
Vanessa yang Ingin Ikut Azam ke Equestrian UI
71
Pertemuan Antara Vanessa dengan Devina
72
Berkenalan dengan Dua Kuda Hitam dan Putih
73
Azam yang MendapatTantangan Duel dari Doni
74
Mencari Editor untuk Foto dan Video Berkuda
75
Vanessa yang Sakit dan Pergi ke Pasar Loak
76
Judi Batu dan Fitur Pencarian Barang Berharga
77
Menemukan Batu Amber dan Memotongnya
78
Bertemu Orang dari Toko Perhiasan Brijaya
79
Menjual Batu Amber dengan Harga Rendah
80
Video Hasil Editan Rafa yang Sudah Dikirim
81
Azam Bersiap-siap Untuk Duel dengan Doni
82
Duel Pertama adalah Adu Kecepatan Kuda
83
Duel Pertama dan Duel Kedua Sudah Dimulai
84
Doni Terjatuh dari Kuda dan Kemarahan Azam
85
Pendukung Azam dan Vanessa yang Pingsan
86
Harun dan Renata yang datang ke Rumah Sakit
87
Bertemu Renata Lagi dan Rafa Sebagai Editor
88
Pergi ke Pasar Malam dan Hanya Dapat Uang
89
Azam Disidang Terkait Masalah dengan Doni
90
Memanggil Eko dan Kedatangan Petugas Polisi
91
Tindakan Para Mahasiswa dan Hukuman Sosial
92
Kembali dari Kantor Polisi dan Minta Izin Hana
93
Mengantar Lipstik dan Kejadian Tidak Terduga
94
Azam yang Ditabrak Mobil karena Seseorang
95
Vanessa yang Datang dan Doni yang Dibebaskan
96
Azam Sudah Siuman dan Buket Bunga Kiriman
97
Permintaan Azam dan Dalang Kecelakaannya
98
Artikel dari Ikke dan Keluar dari Rumah Sakit
99
Pindah ke Pabrik, Tempat Tinggal Sementara
100
Ikut Campur Pihak Ketiga dalam Data Berita
101
Penyebaran Berita dan Meminta Bantuan Rafa
102
Kembali ke Apartemen dan Rafa yang Pandai
103
Situasi Semakin Memburuk dan Tindakan Dono

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!