Hari ini adalah pertama kali nya aku mengecek semua persediaan yang ada di dapur ya pertama kali semenjak Lisa menikah dengan Hendra dia lah yang aku tugas kan untuk mengurus rumah ini karena aku sudah mulai tua dan tenagaku pun tak sekuat dulu lagi setiap hari aku habiskan dengan pergi arisan dan kumpul bersama tetangga komplek yang sedang bergosip.
Tari? Apa yang bisa mantu satu itu aku banggakan selain hanya bisa memegang handphone sambil rebahan, serta aku bawa ke tempat arisan untuk aku pamerkan karena Tari lebih menarik ketimbang Lisa apa lagi coba.
Bukan aku tak bersyukur Lisa berpisah dengan Hendra cuma aku yang ketiban sial nya karena aku yang akan mengurus semua keperluan rumah tangga lagi mulai saat ini.
Aku pun mengecek semua kebutuhan dapur semoga saja si Lisa sebelum pergi dia sudah menyetok semua keperluan dapur karena awal bulan itu aku sudah memberikan dia uang belanja.
Syukurlah sebelum pergi ternyata Lisa sudah menyetok bahan masakan di dapur, aku pun langsung mengeksekusi bahan-bahan yang ada di dapur itu untuk makan siang yang sebentar lagi suami, anak dan cucu ku pasti akan masuk ke ruang makan ini.
Aku yakin masakanku jauh lebih enak dari pada masakan Lisa, aku langsung meracik nya menjadi makanan yang akan aku hidangkan di meja makan walau sudah lama aku tidak masak tapi aku yakin keluarga ku pasti suka.
Benar saja suamiku datang dari kebun dan langsung masuk ke kamar untuk membersihkan tubuh nya tak lama ayu pun datang, tari yang sejak tadi berada di kamar pun keluar menuju ruang makan bersama Rudi.
Kami pun duduk dengan tenang sambil menunggu suamiku, sudah lama rasa nya kami tak makan bersama seperti ini. Ya karena aku selalu sibuk dengan arisan dan bergosip dengan tetanggaku.
Aku pun menyiapkan nasi, lauk dan sayur di atas piring suamiku di ikuti sama tari yang menyiapkan makanan untuk diri nya sendiri lalu Hendra kemudian ayu, aku menatap satu persatu wajah yang berada di meja itu lalu tersenyum senang.
Tetapi aku terkejut ketika mereka semua setelah berdoa dan menyuap satu suapan seperti di komando serempak ketiga keluarga ku ini memuntah kan makanan yang baru saja mereka makan.
"Loh kalian kenapa?" Aku terkejut dengan kejadian di depanku ini.
"Ini siapa yang masak Bu?" tanya suamiku yang berada di sampingku saat ini.
"Aku yang masak pak, memang kenapa?"
"Coba saja ibu makan sendiri, mas kita makan di luar saja yuk?" ucap tari menarik tangan rudi yang masih menatapku seperti tatapan tak percaya.
Rudi, ayu dan tari pun berdiri dan berlalu pergi dari meja makan menuju ke depan rumah entah mau kemana mereka.
Sedangkan mas Chandra pergi masuk ke kamar nya tinggallah aku duduk sendiri disini melihat masakanku yang hanya di sentuh satu suap saja oleh mereka, aku pun penasaran lalu menyuapkannya.
Baru satu suap benar apa yang mereka bilang ternyata masakanku tak seenak masakan Lisa akhirnya aku urungkan niatku untuk makan masakanku sendiri dan lebih memilih membereskan peralatan dapur serta bekas makanan di meja.
Aku mengerjakan pekerjaan rumah seperti biasa nanti rencananya untuk makan malam aku akan membeli saja di warung yang tak jauh dari rumah ku itu seperti tadi pagi dari pada masakanku ga ada yang makan lagi kan sayang.
Sore pun menjelang, setelah semua pekerjaan rumah selesai ternyata melelahkan juga mengerjakan semua nya sendirian apa lagi tenagaku sudah tak sekuat dulu lagi.
Aku gegas keluar untuk membeli masakan jadi nya saja di samping tak butuh waktu lama aku sampai di warung nasi dan memesan beberapa menit masakan yang di jual di sana, tak lama ternyata Bu Retno yang sering nongkrong duduk bergosip bersama ku pun datang untuk membeli masakan disana.
"Wah tumben Bu Erna beli masakan yang udah matang" ucap nya ketika sudah ada di sampingku.
"Iya ni jeng lagi males masak" ucapku sekena nya padahal masakanku tak ada satu orang pun yang menyukai nya.
"Eh jeng aku mau nanya dong" aku yang mau di tanya sudah mulai curiga pasti seputar Hendra kemaren.
"Iya apa?" Sebenarnya aku males sekali meladeni jeng Retno ini tapi mau bagaimana pesananku pun belum selesai di bungkus.
"Itu beneran si Hendra sama si Lisa udah cerai?" tepat tebakanku jeng Retno ini Miss kepo dan semua serba tahu walau berita dari lobang semut pun dia pasti tau.
"Iya jeng kemaren Lisa sudah di talak sama Hendra waktu baru pulang di antar selingkuhannya" ucapku masih kekeh menyebut Reno selingkuhan Lisa dan kini di warung nasi itu bukan hanya aku dan Retno saja tetapi sudah ada beberapa ibu-ibu yang senang bergosip.
"Wah berarti si Hendra harus bagi harta gono-gini dong ya sama si Lisa" ucap Bu sari sedikit lantang, aku pun mengernyitkan dahi ku mendengar ucapan jeng sari itu.
" Ya gak dong jeng mereka kan nikah juga baru mana ada itu harta gono-gini" ucapku sambil mengibaskan tangan ke udara.
"Oya kan gajihan Hendra jeng yang atur ya jeng, maka nya beberapa kali Lisa minta pisah mungkin karena gak kuat jeng" ucapan jeng Retno membuat ku tak bisa berkata-kata lagi sebab memang benar selama ini keuangan Hendra aku yang pegang.
"Jeng Retno tau dari mana?" Tanya ku menelisik.
"Eh... Itu..... Ada angin burung saja jeng yang gak sengaja ke dengeran sama aku" ucap nya sambil tertawa.
"Bu Erna ini pesanan nya udah siap" ucap penjual warung itu. Aku pun segera mengambil dan membayar semua pesananku agar tak mendengar lagi pertanyaan dari mulut tetanggaku yang semua nya lemes.
"Ya udah jeng semua nya saya pamit pulang dulu ya" ucapku sambil berlalu dari depan mereka dengan hati yang merasa dongkol.
Sesampai nya di rumah aku pun langsung menata makanan yang tadi aku beli di meja makan dan tak lupa aku hanya menanak nasi saja.
"Ini makanan siapa yang masak Bu?" tanya Rudi yang baru saja keluar dari kamar nya ternyata anak ini sudah pulang entah sejak kapan.
"Itu ibu beli di warung enggak jauh dari rumah" ucap ku sambil menata makanan.
"Owh...." hanya kata itu yang terucap dari mulut anakku.
Tak berselang lama aku mendengar suara deru mobil di teras mungkin itu Hendra yang baru saja tiba setelah pulang dari kantor karena saat ini memang waktu nya Hendra pulang
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 42 Episodes
Comments
tini_raharjo
nama bapake rubah2 mulu.. 😅😅
2024-04-02
0