Chapter 18

"Siapa kau ini?" Viona dengan heran. Celvin berdiri tegak dan dia menatap Viona dengan tatapan datar.

"Seseorang yang kau benci, bukankah begitu?" Celvin sambil tersenyum. Lalu Celvin pergi keluar.

Viona masih terdiam di tempat duduknya, dia sama sekali tidak paham dengan apa yang di maksud Celvin, dan dia juga sedih karena Celvin banyak berubah sekarang.

Celvin masuk ke kamar Zara, dia membuka karpet di samping ranjang Zara karena pintu menuju ruang bawah tanah itu ada di bawah karpet ini. Setelah membuka pintunya Celvin masuk, dia turun dari tangga itu, dia terkejut melihat ruangan ini yang sangat mewah, semua dindingnya berlapis berlian, ada tempat duduk dan banyak rak buku. Celvin melihat ada box di rak itu, Celvin melihat di atas box itu ada nama Liana dan juga ada foto seorang wanita cantik berambut panjang, "Ini mama?" Gumam Celvin dengan heran.

Lalu Celvin membawa box itu di sofa, karena sangat penasaran dia membuka box itu. Di dalam box itu ada foto ayahnya yang terlihat masih muda, dan ada foto mama dengan ayahnya saat mereka liburan bersama saat masih muda. Celvin tersenyum melihat foto-foto itu, ada foto mamanya dengan Zara saat mereka di bawah pohon sakura di Jepang. Lalu ada surat, Celvin membaca surat itu.

...( Untuk adik dan calon suamiku......

...Aku ingin mengukir kebahagiaanku di atas awan, betapa bersyukurnya aku punya adik dan calon suami yang pengertian. Meskipun mama dan papa tidak mengijinkan hubunganku berlanjut dengan Andra tapi adikku Zara selalu mendukung hubungan kita....

...Sebenarnya aku tidak butuh warisan atau apalah itu, aku juga tidak mau dinikahkan dengan pria pilihan papa, aku hanya ingin menikahi pria yang aku cintai....

...Aku kesal saat papa menghina Andra, papa selalu menghina Andra dengan sebutan anak pembantu, aku kesal dengan itu....

...Bahkan mama sama sekali tidak mendukungku juga....

...Aku tidak peduli Andra anak siapa yang penting hanya dia yang mengerti dan mencintaiku dengan tulus....

...Aku menulis surat ini untuk mama dan papa atau mungkin untuk anakku di masa depan....

...Jika mama papa membaca ini aku tahu kalian berdua akan kesal, tapi keputusanku adalah menikah dengan Andra. Aku akan keluar dari rumah ini tanpa membawa uang kalian, jangan mencariku aku ingin hidup bebas dengan orang yang aku cintai....

...Dan jika anakku yang membaca ini, mama yakin kamu sudah melewati banyak hal yang membuat mu syok. ...

...Mama yakin surat ini akan di simpan di ruangan mama, mama ingin minta maaf karena mama kita hidup susah, tapi mama yakin anak mama tidak semanja itu....

...Mama dan papa saling mencintai, papa itu anak dari pembantu mama di rumah ini, mama mengenalnya sejak kecil dan kita saling jatuh cinta, tapi kakek tidak mengijinkan. Kakek ingin mama menikah dengan pria kaya juga, kakek hanya ingin cucu laki-laki agar bisa menggantikan dia kelak....

...Jika anak mama nanti laki-laki maaf ya kamu tidak akan hidup tenang karena kakek akan selalu mencarimu, tapi jika anak mama perempuan maaf juga kakek akan menikahkan kamu dengan pilihannya....

...Apapun gender anakku ternyata semuanya sulit ya, yang terpenting mama dan papa akan menjaga kamu....

...Untuk anak mama.......

...Jangan pernah membenci siapapun di anggota keluarga ini ya, mama tidak ingin kamu menjadi jahat hanya karena mereka....

...Untuk adiku Zara, maafkan kakak. Gara-gara kakak kamu jadi terabaikan selama ini. ...

...Mama papa hanya fokus ke kakak karena kakak akan menjadi pengganti papa, tapi sebenarnya kakak tertekan selama ini, kakak tidak bisa bebas melakukan apapun yang kakak inginkan....

...Dan untuk Andra.....

...Aku akan mencintaimu selamanya..)...

Celvin mengusapkan air matanya setelah membaca surat mamanya, jika mamanya tahu perbuatan ayahnya bagaimana perasaan mamanya?

Celvin senang akhirnya tahu tentang mamanya karena selama ini tidak ada yang menceritkan tentang mamanya ke dirinya. Lalu Celvin mengambil foto mamanya dan menyimpannya sendiri.

Setelah itu Celvin melihat ada pintu di dekat rak, Celvin membuka pintu itu karena pintu itu tidak terkunci. Saat dia membukanya dia terkejut karena banyak sekali emas batang di dalam. Celvin keluar dari tempat itu dia tidak menyentuh satupun emas di sana. Di rak itu ada banyak sekali sertifikat, sertikat rumah, tanah, dan aset lain-lainnya. Dan semua itu atas nama mamanya. Celvin tersenyum kecil, "Ini kah kenapa bibi begitu membenci mamaku, dia tidak mendapatkan apa-apa sejak awal. Kenapa kakek lebih memberikan semua ke mama, kakek juga punya anak selain mama juga," Gumam Celvin dengan heran.

Jery berada di dalam mobil Celvin, dia menunggu Celvin keluar karena Celvin ingin menghadari interview. Jery melihat banyak sekali komen di internet yang mendukung Celvin untuk menjadi CEO, Jery senang dengan itu tapi di samping itu Jery sedih karena semua perbuatan Celvin yang telah menyakiti hati Viona, "Kenapa kamu melangkah sejauh ini Celvin," Gumam Jery.

Hendrik melihat berita-berita tentang Celvin, dia hanya diam dengan tatapan kosong saat melihat berita-berita itu.

Sedangkan itu Viona duduk di depan meja rias kamarnya, dia masih penasaran sebenarnya apa hubungan mamanya dengan mama Celvin dan kenapa mamanya membunuh mama Celvin.

"Siapa dia ini sebenarnya....." Gumam Viona.

Celine selalu menunggu kedatangan adiknya sejak berita itu muncul. Dia mencemaskan adiknya, dia takut Celvin berada di jalan yang salah.

"Apa yang terjadi padamu sekarang, Celvin...."

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!