Bab 8 [Penjelasan]

Mulailah pertarungan dengan hati-hati. Jika Hito terlalu gegabah ketika menyerang, khususnya melawan petarung yang terlatih, mungkin musuh hanya akan menunggu Hito untuk mengayunkan pedangnya. Dengan melakukan pertarungan secara hati-hati, Hito bisa menjaga kontrol dan fokus setiap saat. Ini juga memungkinkan Hito untuk membentuk pertahanan terbaik yang bisa dilakukan dengan hanya mengelakkan serangan lawan ke samping (atau menggeser kaki ke samping).

Ini bisa menyelamatkan nyawa dan memungkinkan Hito untuk memenangkan pertarungan. 闪避 shanbi (mengelak dengan menggerakkan tubuh ke belakang) sangat cocok untuk diterapkan di tempat terbuka maupun di dalam ruangan (jika Hito bisa melakukannya dengan cepat).

Miliki pertahanan yang kuat. Jika Hito tidak bisa menangkis atau mengelak satu kali saja, ini bisa berakibat fatal. Jadi, Hito harus melindungi diri dengan baik. Jagalah agar posisi pedang memungkinkan Hito untuk mengayunkannya dari bagian bawah tubuh ke arah atas kepala. Ini adalah posisi tengah, yang cocok untuk tingkat keterampilan apapun. Ini memungkinkan Hito untuk merespons serangan lawan dengan kecepatan yang wajar, serta memberi banyak peluang untuk melancarkan serangan Hito sendiri.

Jagalah agar senjata Hito selalu siap. Pada umumnya, pedang harus direntangkan menjauh dari tubuh Hito dalam jarak yang nyaman dengan diarahkan ke tenggorokan atau mungkin mata lawan. Ini adalah gerakan untuk membidik sasaran, ini berfungsi sebagai tangkisan terhadap serangan lawan (yang harus melewati pedang Hito terlebih dahulu). Posisi ini bisa sangat mengintimidasi, khususnya bagi lawan yang tidak berpengalaman.

Tekuk siku Hito dan posisikan di dekat tubuh. Petarung yang tidak berpengalaman cenderung merentangkan lengan agar lawan tidak bisa mendekat, tetapi tindakan ini bisa mengurangi kemampuan untuk menusuk dan menangkis serangan dengan cepat. Julurkan pedang ke arah lawan, tetapi bukan dengan merentangkan lengan.

Lakukan serangan pertama. Walaupun petarung yang terampil bisa bertempur secara terus-menerus dalam waktu yang lama, pertarungan pedang yang sebenarnya sering kali ditentukan oleh serangan pertama (biasanya diselesaikan dalam waktu kurang dari 30 detik). Yakinlah dengan serangan Hito. Jika serangan pertama Hito meleset, lawan akan mengambil keuntungan dan mengakhiri pertarungan dengan serangan yang mematikan.

"Uhuk … uhukk. Maaf Hito. Jadi terhenti sebentar, karena Paman terbawa hawa penjelasan. Jadi lupa kalau tenggorokan Paman kering." ucap Paman Erio pergi mencari airnya di meja.

Sementara, Hito sudah menyiapkan airnya di mejanya.

"Ini Paman. Air minumnya," tunjuk Hito pada air minumnya, sekaligus menyodorkan. Paman erio terasa terbantu sama Hito yang peka, kemudian Paman Erio meneguk air minum secara pelan.

Sesudah minum, Paman Erio menanyakan Hito sampai mana Paman Erio menjelaskan langkah pedangnya.

"Hito. Sampai mana tadi penjelasan Paman?" Hito pun tidak menoleh pada Paman Erio, tetapi langsung pada penjelasannya, "Sampai pada. Lakukan serangan pertama," jawab Hito kemudian ia terdiam kembali.

Paman Erio langsung melanjutkan penjelasan, karena ia sudah tahu hari sudah malam suntuk, "Baiklah. Paman akan lanjutkan ini sampai selesai dan besok, kita bisa langsung mulai latihannya," ucap Paman Erio.

Temukan dan pertahankan jarak ideal berdasarkan keseimbangan antara jangkauan Hito dengan lawan. "Jangkauan" adalah senjatanya itu sendiri plus panjang ayunan pedang. Lengan panjang yang menggunakan pedang pendek memiliki jangkauan yang sama dengan lengan pendek yang menggunakan pedang panjang. Kenyamanan yang dirasakan bisa tergantung pada beberapa faktor seperti tinggi badan, panjang pedang, gaya pedang, dan gaya bertarung.

Semua hal tersebut memengaruhi jarak yang tepat bagi Hito. Jika "jangkauan" Hito lebih pendek, bergeraklah mendekat dan jagalah agar posisi Hito bisa menjangkau area pertahanan lawan. Jangan biarkan musuh membuat Hito menjauh. Jika Hito terus mendekat, lawan yang memiliki jangkauan lebih panjang tidak akan mudah untuk mengayunkan pedang dengan baik, dan biasanya Hito bisa mengayunkan pedang secara lebih cepat daripada orang yang memiliki jangkauan lebih panjang.

Jagalah jarak dengan lawan apabila Hito menggunakan pedang yang lebih panjang. Pedang yang lebih panjang bisa membuat lawan tetap menjauh sehingga mengurangi kemungkinan untuk melakukan kontak.

Jika Hito memiliki jangkauan yang hampir sama, tempatkan diri Hito dalam posisi yang bisa menyerang ke depan hanya dengan satu langkah.

Usahakan untuk selalu tenang dan percaya diri. Sikap yang tenang bisa menentukan hasil pertarungan, sama seperti pedang, dan ini merupakan siasat yang efektif. Jika Hito merasa gugup atau ketakutan, lawan mungkin akan mengambil keuntungan dari kurangnya rasa percaya diri Hito dan akan memancing Hito untuk melakukan kesalahan yang fatal.

Petarung yang baik cenderung membuat lawannya waspada, tidak tenang, dan ketakutan.

Hito memang harus tetap tenang, tetapi cobalah untuk menunjukkan agresivitas yang akan mengintimidasi lawan. Bahkan, Hito juga bisa berpura-pura merasa ketakutan, membuat lawan menertawakan Hito sehingga dia menjadi terlena dan melakukan kesalahan yang fatal.

Setiap kekuatan pasti memiliki kelemahan. Sebagai contoh, petarung bertubuh tinggi mungkin mempunyai jangkauan yang lebih panjang, tetapi dia mungkin memerlukan waktu yang lama untuk mengayunkan pedang. Tubuh yang tinggi juga tidak menguntungkan di area yang memiliki langit-langit rendah.

Setiap kelemahan juga memiliki kekuatan. Petarung yang tidak berpengalaman merupakan lawan yang sulit diprediksi.

Temukan alur pertempuran dan cobalah untuk mengendalikannya ketika pertarungan dimulai. Ini adalah kesimpulan dari penjelasan ini,yang dirangkum dalam satu kalimat, yang merupakan hal yang sangat penting. Jika berhasil menemukan alur pertarungan dan mengendalikannya, Hito berpeluang besar untuk langsung mengakhiri pertarungan dengan gerakan yang mematikan. Konsep ini memang sulit dipahami, tetapi Hito bisa mencobanya lain kali ketika berlatih tanding dengan Paman.

Temukan pola dan alur pertarungan dari satu gerakan ke gerakan berikutnya, dan cobalah mengendalikan lawan. Seorang petarung biasanya menyerang, bertahan, dan menerapkan taktik yang paling dikuasai dan nyaman baginya. Perlu waktu bertahun-tahun dan banyak latihan untuk mendapatkan kemampuan seperti ini. Jika Hito telah menguasainya, separuh pertarungan akan menjadi milik Hito.

Jangan berharap pertarungan akan berlangsung secara dramatis. Kebanyakan pertarungan pedang diselesaikan dengan serangan dan tangkisan yang sederhana, tepat waktu, dan tepat sasaran. Jurus pedang yang rumit dan menyilaukan biasanya hanya terjadi di pertarungan biasa. Memang ada tujuan tertentu yang membuat seseorang perlu memamerkan manuver dalam situasi dan kesempatan yang tepat. Akan tetapi, tindakan ini bisa membuat Hito mengalami kekalahan yang memalukan, kecuali Hito memang seorang yang ahli. Sebagai contoh, jangan memutar tubuh dalam bentuk lingkaran. Ini mungkin terlihat indah di pertarungan, tetapi membuat pertahanan Hito menjadi terbuka untuk diserang.

Salah satu tujuan yang mungkin bermanfaat adalah intimidasi. Memamerkan keterampilan bermain pedang kepada lawan yang tidak berpengalaman bisa merusak rasa percaya diri orang tersebut. Membuat lawan menjadi ragu dengan kemampuannya sendiri untuk bertarung merupakan kemenangan psikologis yang hebat.

Tujuan lain yang bagus adalah mengalihkan perhatian lawan. Ketika lawan terkesima dengan keterampilan Hito menari dengan pedang, Hito bisa bersiap untuk melancarkan serangan ke area pertahanannya.

"Jadi itulah, penjelasan Paman tentang langkah-langkah teori berpedang. Terdengar simpel di dengar, tapi susah dipraktekkan secara langsung. Oleh karena itu butuh pembelajaran dan pemahaman lebih lanjut lagi, Hito." Jelas Paman Erio menghampiri Hito di mejanya, terlihat keseriusan Hito mencatat semua apa yang dikatakan Paman Erio.

Paman Erio terkejut, rupanya Hito diam-diam mencatat semua penjelasan, tanpa memperhatikan ia satupun, "Hito. Kau mencatat semua secara lengkap?" tanya Paman Erio yang terkejut melihat ketekunan Hito.

"Iya. Memangnya kenapa Paman? Karena habis ini, Hito mau membaca ulang kalimat ini semua di Istana. Tidak mungkinkan Hito meminta Paman mengulang kalimat ini kembali," jawab Hito berpikir cerdas sampai berfokus pada catatannya bertulisan tinta.

Paman Erio yang mendengarkan jawaban dari Hito, seketika menggeleng kepala merasa tidak yakin bahwa kemampuan Hito bisa sampai disitunya.

Terpopuler

Comments

Life is just an illusion🥲

Life is just an illusion🥲

hari suntuk? hari bisa marahkah wmwmwm

2023-08-29

0

Life is just an illusion🥲

Life is just an illusion🥲

ada-ada aja

2023-08-29

0

Life is just an illusion🥲

Life is just an illusion🥲

pertarungan sama siapa ni

2023-08-29

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 [Kepergian...]
2 Bab 2 [Hal tak terduga...]
3 Bab 3 [Kebodohan]
4 Bab 4 [Sendirian]
5 Bab 5 [Langkah Pertama]
6 Bab 6 [Hal yang ingin dicapai!]
7 Bab 7 [Permintaan]
8 Bab 8 [Penjelasan]
9 Bab 9 [Kenangan]
10 Bab 10 [Kejadian terulang]
11 Bab 11 [Ringan Kepala]
12 Bab 12 [Tersembunyi]
13 Bab 13 [Kesepakatan]
14 Bab 14 [Kesenangan]
15 Bab 15 [Pertemuan]
16 Bab 16 [Berpisah]
17 Bab 17 [Investigasi]
18 Bab 18 [Kembang Api]
19 Bab 19 [Harapan]
20 Bab 20 [Amarah]
21 Bab 21 [Beraksi!]
22 Bab 22 [Jujur]
23 Bab 23 [Zhen Hu]
24 Bab 24 [Hemipenthes Shunsk Part 1]
25 Bab 25 [Hemipenthes Shunsk Selesai]
26 Bab 26 [Rencana Berhasil]
27 Bab 27 [Taktik Hito dan Ruhee]
28 Bab 28 [Perundingan]
29 Bab 29 [Bersalah]
30 Bab 30 [Berkelana di Mulai] / Season I berakhir.
31 Bab 31 [Kecurigaan] / Season II dimulai.
32 S2 | Bab 32 - [Bandit]
33 S2 | Bab 33 - [Desa Clen]
34 S2 | Bab 34 - [Kilas Lalu]
35 S2 | Bab 35 - [Kilas Lalu selesai]
36 S2 | Bab 36 - [Rencana Hito Kembali]
37 S2 | Bab 37 - [Niel]
38 S2 | Bab 38 - [Perasaan Tidak Enak]
39 S2 | Bab 39 - [Siksaan]
40 S2 | Bab 40 - [Sen]
41 S2 | Bab 41 - [Sergapan]
42 S2 | Bab 42 - [Takhayul]
43 S2 | Bab 43 - [Orang Misterius]
44 S2 | Bab 44 - [Bungkam Ruhee]
45 S2 | Bab 45 - [Masa Lalu Henry]
46 S2 | Bab 46 - [Masa Lalu Henry Part 2]
47 S2 | Bab 47 - [Masa Lalu Henry Part 3]
48 S2 | Bab 48 - [Masa Lalu Henry Part 4]
49 S2 | Bab 49 - [Masa Lalu Henry Part 5]
50 S2 | Bab 50 - [Masa Lalu Henry Berakhir]
51 S2 | Bab 51 - [Kompromi]
52 S2 | Bab 52 - [Kompromi Selesai]
53 S2 | Bab 53 - [Keadaan Hito]
54 S2 | Bab 54 - [Keterpurukan]
55 S2 | Bab 55 - [Penyamaran]
56 S2 | Bab 56 - [Persiapan]
57 S2 | Bab 57 - [Harimau telah terbangun!]
58 S2 | Bab 58 - [Pikiran setiap PoV tokoh]
59 S2 | Bab 59 - [Konfrontasi Dimulai!]
60 S2 | Bab 60 - [Konfrontasi II]
61 S2 | Bab 61 - [Konfrontasi III]
62 S2 | Bab 62 - [Konfrontasi IV]
Episodes

Updated 62 Episodes

1
Bab 1 [Kepergian...]
2
Bab 2 [Hal tak terduga...]
3
Bab 3 [Kebodohan]
4
Bab 4 [Sendirian]
5
Bab 5 [Langkah Pertama]
6
Bab 6 [Hal yang ingin dicapai!]
7
Bab 7 [Permintaan]
8
Bab 8 [Penjelasan]
9
Bab 9 [Kenangan]
10
Bab 10 [Kejadian terulang]
11
Bab 11 [Ringan Kepala]
12
Bab 12 [Tersembunyi]
13
Bab 13 [Kesepakatan]
14
Bab 14 [Kesenangan]
15
Bab 15 [Pertemuan]
16
Bab 16 [Berpisah]
17
Bab 17 [Investigasi]
18
Bab 18 [Kembang Api]
19
Bab 19 [Harapan]
20
Bab 20 [Amarah]
21
Bab 21 [Beraksi!]
22
Bab 22 [Jujur]
23
Bab 23 [Zhen Hu]
24
Bab 24 [Hemipenthes Shunsk Part 1]
25
Bab 25 [Hemipenthes Shunsk Selesai]
26
Bab 26 [Rencana Berhasil]
27
Bab 27 [Taktik Hito dan Ruhee]
28
Bab 28 [Perundingan]
29
Bab 29 [Bersalah]
30
Bab 30 [Berkelana di Mulai] / Season I berakhir.
31
Bab 31 [Kecurigaan] / Season II dimulai.
32
S2 | Bab 32 - [Bandit]
33
S2 | Bab 33 - [Desa Clen]
34
S2 | Bab 34 - [Kilas Lalu]
35
S2 | Bab 35 - [Kilas Lalu selesai]
36
S2 | Bab 36 - [Rencana Hito Kembali]
37
S2 | Bab 37 - [Niel]
38
S2 | Bab 38 - [Perasaan Tidak Enak]
39
S2 | Bab 39 - [Siksaan]
40
S2 | Bab 40 - [Sen]
41
S2 | Bab 41 - [Sergapan]
42
S2 | Bab 42 - [Takhayul]
43
S2 | Bab 43 - [Orang Misterius]
44
S2 | Bab 44 - [Bungkam Ruhee]
45
S2 | Bab 45 - [Masa Lalu Henry]
46
S2 | Bab 46 - [Masa Lalu Henry Part 2]
47
S2 | Bab 47 - [Masa Lalu Henry Part 3]
48
S2 | Bab 48 - [Masa Lalu Henry Part 4]
49
S2 | Bab 49 - [Masa Lalu Henry Part 5]
50
S2 | Bab 50 - [Masa Lalu Henry Berakhir]
51
S2 | Bab 51 - [Kompromi]
52
S2 | Bab 52 - [Kompromi Selesai]
53
S2 | Bab 53 - [Keadaan Hito]
54
S2 | Bab 54 - [Keterpurukan]
55
S2 | Bab 55 - [Penyamaran]
56
S2 | Bab 56 - [Persiapan]
57
S2 | Bab 57 - [Harimau telah terbangun!]
58
S2 | Bab 58 - [Pikiran setiap PoV tokoh]
59
S2 | Bab 59 - [Konfrontasi Dimulai!]
60
S2 | Bab 60 - [Konfrontasi II]
61
S2 | Bab 61 - [Konfrontasi III]
62
S2 | Bab 62 - [Konfrontasi IV]

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!