BAB 19 : PENGANGKATAN HIKARU MENJADI KETUA

Setelah kecelakaan itu, Usaku di operasi selama kurang lebih 9 jam untuk dapat menyelamatkan nyawanya. Lukanya cukup parah sehingga terjadi kepanikan para anggota Street Fighter. Hikaru meminta kasus ini diinvestigasi internal, beberapa tim inti mengevakuasi motor yang hancur itu dan menyelidiki trouble dalam motor tersebut.

Hikaru dan beberapa tim inti anggota geng motor Street Fighter berjaga di depan ruang operasi dengan sangat cemas.

“Tenangkan dirimu, Hikaru. Kita harus yakin kalau Usaku bisa diselamatkan” kata Kenta sembari menepuk pundak temannya itu.

“Aku tak tahu bakal seperti ini, saat pertama kami berkendara baik – baik saja. Namun putaran kedua kecelakaan itu terjadi, mungkinkah karena motor kami tertukar. Harusnya aku yang mengalaminya” aku Hikaru.

“Jangan pikirkan hal aneh – aneh seperti itu, berpikirlah logis kalau memang kecelakaan bisa terjadi kepada siapapun. Usaku memang waktu itu tidak beruntung saja, kita sedang menyelidiki apakah ada yang salah dengan motor yang dikendarainya. Supir bus pun menjelaskan, dia sengaja membanting stang untuk menghindari bus tersebut. Itu sudah pilihan dia, demi tidak ada korban jiwa lainnya” jelas Kenta.

Suasana menjadi menegang setelah perkataan Kenta. Akhirnya operasi berjalan lancar meski tangan kanannya cidera cukup parah serta kedua pergelangan kakinya yang terbentur pinggiran trotoar beton pun mengalami keretakan tulang.

Usaku yang terbaring di ranjang rumah sakit, masih belum sadarkan diri. Secara bergantian para senior geng motor Street Fighter menunggu Usaku di rumah sakit. Disamping itu, organisasi Street Fighter sedang berdiskusi mengenai kekosongan posisi ketua.

Usaku sadar setelah tiga hari terbaring tak sadarkan diri setelah operasi, Hikaru dan paman Kin senang mendengarnya. Mereka pun berkunjung menemui Usaku yang sudah bisa diajak berkomunikasi.

“Aku tak bisa menggerakkan kakiku, tanganku juga tak berguna. Hmmm… sepertinya sudah waktunya aku lengser” kata Usaku yang terduduk di ranjang dengan tangan kanan di balut perban serta kedua kakinya.

“Kamu masih dapat pulih, sudahlah jangan bahas hal itu. Sekarang adalah waktunya kamu beristirahat dan memulihkan tubuhmu seutuhnya” kata paman Kin.

“Maaf kan aku, mungkin kalau kita tidak bertukar motor…” kata Hikaru terpotong.

“Anak bodoh, jangan menyalahkan diri dengan kemalangan orang lain. Ini sudah menjadi nasibku, waktu itu saat tikungan tajam aku tak bisa mengendalikan rem. Entah kenapa remnya tak berfungsi” ujar Usaku sembari mengingat kejadian waktu itu.

“Apa,,,remnya tak berfungsi? Sebelumnya saat aku mengendarainya semua normal. Apakah ada yang mensabotase di perbaikan sebelum putaran kedua?” Hikaru mulai berasumsi.

“Sebaiknya kita tunggu hasil dari penyelidikan, kalau memang benar adanya maka ada anggota Street Fighter yang sengaja melakukannya” kata paman Kin.

“Kekosongan posisi ketua akan mengakibatkan kericuhan di kelompok kita, harus segara diadakan pemilihan ketua baru. Aku akan vakum cukup lama, tak mungkin menunggu kesembuhanku. Aku sudah bersyukur tak mati…AHHAHAAHAHAA” Usaku mencoba mencairkan suasana.

“Hmmm… tentunya para anggota senior akan bertindak secepatnya” sahut paman Kin.

“Bersiaplah Hikaru, mungkin kamu akan menjadi ketua selanjutnya. Ini sudah ku prediksikan melihat kemampuanmu di setiap kompetisi, kepopularanmu akan meningkatkan nama kelompok kita” kata Usaku menatap ke arah Hikaru penuh pengharapan.

“Aku…tapi aku masih sangat baru di dunia geng motor, aku masih perlu banyak belajar mengelola organisasi ini. Aku tidak mungkin…” kata Hikaru terpotong oleh paman Kin.

“Ini kesempatanmu nak, ingatlah misimu. Dengan adanya dirimu menjadi ketua, kamu bisa berhadapan langsung dengan Eizen. Kita harus mulai bergerak untuk mencari celah mengalahkan Eizen dan membuka kasus kakakmu yang sudah lama terkubur” jelas paman Kin.

“Benar… aku pun berpendapat yang sama” tambah Usaku.

Hikaru terdiam sembari memikirkan matang – matang mengenai posisi ketua yang akan disandangnya. Dalam lubuk hatinya terdalam kasus kakaknya memang lebih penting dari segalanya, namun kesiapan mentalnya untuk memimpin masih belum cukup.

……………..

Itsuki menjemput Fumi di depan gerbang sekolahnya, dia melambaikan tangan mengarah ke Fumi yang sedang berjalan keluar dari gerbang sekolah.

“Kenapa menjemputku?” tanya Fumi heran.

“Aku sedang senggang jadi aku menjemputmu, naiklah” kata Itsuki.

Keduanya masuk ke dalam mobil sport berwarna merah milik Itsuki.

“Bagaimana dengan pelajaranmu hari ini?” tanya Itsuki memulai pembicaraan.

“Ya seperti biasa tidak ada yang special” jawab Fumi.

“Lantas mau kemana kita, apakah kamu lapar?” tanya Itsuki.

“Hmmm… terserah kamu saja, aku tidak lapar” aku Fumi.

“Bagaimana kalau kita kerumahku, aku akan memasakkan makan siang untukmu” ajak Itsuki.

“Ya boleh saja” jawab Fumi singkat.

Sebuah rumah besar dengan gaya modern minimalis, furniture yang tertata sangat rapi dan simple. Seorang kepala pelayan menyambut keduanya di depan pintu. Dia mengambil sepatu keduanya untuk di masukkan ke dalam rak sepatu.

Seorang assistant rumah tangga menyambut Itsuki dan memakaikannya celemek merah. Itsuki memulai memotong sayuran dan aneka bahan yang telah disiapkan oleh assistantnya. Beberapa makanan ala Italia terhidang dengan begitu lezat.

“Sepertinya enak” puji Fumi yang sudah duduk di depan meja makan.

 “Aku belajar memasak karenamu” aku Itsuki.

“Benarkah? Kenapa?” tanya Fumi penasaran.

“Aku ingin membuatmu terpukau akan kemampuanku, aku ingin memberikan yang terbaik untuk gadis yang aku cintai” jelas Itsuki.

“Itsuki…sebenarnya aku” kata Fumi terpotong.

“Ayo kita makan, nanti makanannya keburu dingin karena kita malah asyik mengobrol” kata Itsuki.

“Aku harus mengatakan ini, aku tidak mau beban perasaan telah menipumu menenggelamkanku lebih dalam. Aku menyayangimu seperti kakakku sendiri, kamu sangat baik terhadapku. Namun entah kenapa rasa cinta selayaknya pria dan wanita itu tak pernah tumbuh. Maafkan aku” kata Fumi dengan wajah penuhr asa bersalah.

Itsuki tersenyum getir sembari menyuap makanan yang ada di sendok yang di pegangnya.

“Makanan ini enak, cobalah pasti kamu suka” kata Itsuki mengalihkan pembicaraan sembari menahan rasa kecewanya.

“Katakan sesuatu, marahlah atau maki aku … itu akan membuatku lebih baik” minta Fumi.

“Selama kamu disisiku, itu lebih dari cukup” kata Itsuki.

Setelah mengantarkan pulang Fumi, Itsuki menghampiri Eizen di markas The Road Knight.

“Apakah kamu sudah mengatasi serangga itu?” tanya Itsuki.

“Sepertinya aku gagal, karena ada serangga lain yang terkena imbas racun yang aku semprotkan. Tapi aku pastikan dia tak akan mengganggumu, karena dia akan sibuk mengurus koloninya” jawab Eizen.

“Aku pegang kata – katamu, bahwa serangga itu tak akan lagi menggangguku” kata Itsuki mempertegas perkataannya.

Eizen pun tersenyum kepada Itsuki memastikan bahwa apa yang dia katakan bisa dipercaya.

……………………….

Pertemuan geng motor Street Fighter di gelar dimana diagendakan untuk pemilihan dan pengangkatan ketua baru. Para senior anggota geng motor Street Fighter mencalonkan Hikaru menjadi salah satu kandidat. Voting pun dimulai, Kenta dengan suka rela memilih Hikaru sahabatnya.

Dengan banyaknya suara yang terkumpul dari tiga kandidat yang sudah di calonkan, nama Hikaru mendapat suara paling banyak. Sorak sorai para pendukung Hikaru menyerukan namanya “HIKARU…HIKARU…HIKARU!!!”. Kemudian Hikaru berdiri di tengah – tengah para anggota, dia pun di lantik oleh salah seorang anggota yang paling diseniorkan dan dihormati.

Pelantikan itu berakhir dengan dengan haru, Hikaru dengan tenang menanggalkan jaket keanggotaannya kemudian mengenakan jaket khas para ketua geng motor. Dia sadar saat dia menerima itu semua, petarungan baru dimulai.

“Eizen aku akan menyeretmu kepengadilan, kamu perlu diadili dengan segala perbuatanmu” kata Hikaru dalam hati memantapkan tekatnya.

...XXXXXXXXXXXXX...

Episodes
1 BAB 1 : KEMATIAN KAZUO
2 BAB 2 : GENG MOTOR JADI SECERCAH HARAPAN
3 BAB 3 : LATIHAN KERAS HIKARU
4 BAB 4 : PERTEMUAN DENGAN FUMI
5 BAB 5 : BALAPAN LIAR ANTAR GENG MOTOR
6 BAB 6 : TAWARAN USAKU
7 BAB 7 : BERGABUNGNYA HIKARU KE STREET FIGHTER
8 BAB 8 : BERTEMANLAH DENGANKU
9 BAB 9 : BABAK PENYISIHAN CALON PETARUNG STREET FIGHTER
10 BAB 10 : BERKENCANLAH DENGANKU, FUMI
11 BAB 11 : MOTOR SPORT BER STICKER HELLO KITTY
12 BAB 12 : PERTUNANGAN PENUH TEKANAN
13 BAB 13 : KEBENCIAN EIZEN
14 BAB 14 : EIZEN MENJADI RIVAL HIKARU
15 BAB 15 : PENGHANCURAN BARANG BUKTI
16 BAB 16 : SIKAP ACUH HIKARU
17 BAB 17 : MALAM TERAKHIR
18 BAB 18 : KECELAKAAN USAKU
19 BAB 19 : PENGANGKATAN HIKARU MENJADI KETUA
20 BAB 20 : RENCANA BALAS DENDAM
21 BAB 21 : KEMARAHAN EIZEN
22 BAB 22 : HATI ITSUKI YANG TERLUKA
23 BAB 23 : TRIK HIKARU
24 BAB 24 : BISNIS DIBALIK THE ROAD KNIGHT
25 BAB 25 : PENANGKAPAN EIZEN
26 BAB 26 : KEKECEWAAN FUMI
27 BAB 27 : ITSUKI DI MATA EIZEN
28 BAB 28 : TERKUAKNYA KEBERADAAN AYAKA
29 BAB 29 : KAZUO HASEGAWA
30 BAB 30 : AYAKA & MOTOR HELLO KITTY
31 BAB 31 : KEGAGALAN ITSUKI
32 BAB 32 : PENYERANGAN TERHADAP HIKARU
33 BAB 33 : HUBUNGAN HIKARU DAN FUMI
34 BAB 34 : PLANNING HEAD TO HEAD
35 BAB 35 : AYAKA VS NATSUMI
36 BAB 36 : REKAMAN CCTV
37 BAB 37 : TANTANGAN HIKARU
38 BAB 38 : TEKA TEKI PERKATAAN AYAKA
39 BAB 39 : RAHASIA YANG DI SEMBUNYIKAN FUMI
40 BAB 40 : PERTANDINGAN DAN KEDATANGAN FUMI
41 BAB 41 : FAKTA YANG MENCENGANGKAN
42 BAB 42 : PERMINTAAN MAAF EIZEN
43 BAB 43 : PERTEMUAN KEMBALI
44 BAB 44 : SEBUAH PILIHAN
45 BAB 45 : HARI KELULUSAN
46 BAB 46: CINTA YANG DIRELAKAN
Episodes

Updated 46 Episodes

1
BAB 1 : KEMATIAN KAZUO
2
BAB 2 : GENG MOTOR JADI SECERCAH HARAPAN
3
BAB 3 : LATIHAN KERAS HIKARU
4
BAB 4 : PERTEMUAN DENGAN FUMI
5
BAB 5 : BALAPAN LIAR ANTAR GENG MOTOR
6
BAB 6 : TAWARAN USAKU
7
BAB 7 : BERGABUNGNYA HIKARU KE STREET FIGHTER
8
BAB 8 : BERTEMANLAH DENGANKU
9
BAB 9 : BABAK PENYISIHAN CALON PETARUNG STREET FIGHTER
10
BAB 10 : BERKENCANLAH DENGANKU, FUMI
11
BAB 11 : MOTOR SPORT BER STICKER HELLO KITTY
12
BAB 12 : PERTUNANGAN PENUH TEKANAN
13
BAB 13 : KEBENCIAN EIZEN
14
BAB 14 : EIZEN MENJADI RIVAL HIKARU
15
BAB 15 : PENGHANCURAN BARANG BUKTI
16
BAB 16 : SIKAP ACUH HIKARU
17
BAB 17 : MALAM TERAKHIR
18
BAB 18 : KECELAKAAN USAKU
19
BAB 19 : PENGANGKATAN HIKARU MENJADI KETUA
20
BAB 20 : RENCANA BALAS DENDAM
21
BAB 21 : KEMARAHAN EIZEN
22
BAB 22 : HATI ITSUKI YANG TERLUKA
23
BAB 23 : TRIK HIKARU
24
BAB 24 : BISNIS DIBALIK THE ROAD KNIGHT
25
BAB 25 : PENANGKAPAN EIZEN
26
BAB 26 : KEKECEWAAN FUMI
27
BAB 27 : ITSUKI DI MATA EIZEN
28
BAB 28 : TERKUAKNYA KEBERADAAN AYAKA
29
BAB 29 : KAZUO HASEGAWA
30
BAB 30 : AYAKA & MOTOR HELLO KITTY
31
BAB 31 : KEGAGALAN ITSUKI
32
BAB 32 : PENYERANGAN TERHADAP HIKARU
33
BAB 33 : HUBUNGAN HIKARU DAN FUMI
34
BAB 34 : PLANNING HEAD TO HEAD
35
BAB 35 : AYAKA VS NATSUMI
36
BAB 36 : REKAMAN CCTV
37
BAB 37 : TANTANGAN HIKARU
38
BAB 38 : TEKA TEKI PERKATAAN AYAKA
39
BAB 39 : RAHASIA YANG DI SEMBUNYIKAN FUMI
40
BAB 40 : PERTANDINGAN DAN KEDATANGAN FUMI
41
BAB 41 : FAKTA YANG MENCENGANGKAN
42
BAB 42 : PERMINTAAN MAAF EIZEN
43
BAB 43 : PERTEMUAN KEMBALI
44
BAB 44 : SEBUAH PILIHAN
45
BAB 45 : HARI KELULUSAN
46
BAB 46: CINTA YANG DIRELAKAN

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!