BAB 8 : BERTEMANLAH DENGANKU

Mengawali keberhasilannya menjadi seorang anggota geng motor, Hikaru pergi ke jalanan dimana kakaknya meninggal. Dibawakan seikat bunga krisan, di letakkannya di atas jalan aspal. Dia terdiam sedikit merenung dan meratapi atas nasib kakaknya.

“Hai kak, apa kabar…saat ini aku sudah masuk menjadi anggota geng motor. Sebentar lagi aku akan semakin dekat menemukan pembunuhmu. Semoga kamu tenang dialam sana, aku merindukanmu”.

Seorang pria tua mengamati Hikaru yang sedari tadi berdiri di jalan tersebut. Pria tua itu pun menghampiri Hikaru.

“Nak, apa yang kamu lakukan disini?”.

“Saya sedang mengenang kakakku, kek”.

“Anak muda yang ditemukan meninggal tertabrak motor disinikah?”.

“Kakek tahu mengenai kejadian itu?”.

“Saat police line terpasang saat itu, aku sudah menemui seorang polisi. Aku memberitahukan apa yang aku lihat disaat kejadian, namun polisi tidak menemukan jejak apapun”.

“Bisakah kakek menjelaskan apa yang kakek lihat di saat hari kejadian, ini akan sangat membantu kami”.

“Hari itu hujan deras, aku mendapati sebuah motor berwarna hitam dengan ornament merah melaju sangat kencang. Keesokannya aku mendapati berita bahwa di jalur yang sama ada korban tabrak lari. Saat itu aku merasa perlu memberikan informasi ini kepada polisi”.

Hikaru sadar bahwa seorang kakek yang disebutkan oleh polisi Rui adalah si kakek yang sedang berada di hadapannya.

Hikaru pulang dengan berkendara sambil memikirkan apa yang dikatakan kakek tersebut.

Saat di perjalan menuju rumah, Hikaru mendapati seorang anak berseragam SMP sedang di keroyok di sebuah gang sempit. Hikaru menghentikan motornya dan memarkirkannya lalu bergegas menghampiri mereka.

“Sedang apa kalian?” tanya Hikaru kepada anak – anak berseragam SMA sedang mengerumuni satu anak laki – laki mengenakan seragam SMP.

“Kami sedang bermain” kata salah satu anak berpakaian SMA.

Nampak anak SMP itu ketakutan, ada sebuah luka dibibirnya.

“Apa kalian menganiayanya?” tanya Hikaru tegas.

“Tidak, kami hanya bermain – main saja dengannya” jawab salah satu anak berpakaian SMA.

“Jangan ganggu dia, pergilah kalian” kata Hikaru tegas.

Mereka malah tidak terima di usir, dengan begitu percaya diri mereka menantang Hikaru.

“Yang seharusnya pergi adalah kamu, kenapa mengganggu urusan kami. Menyingkirlah, kami lebih banyak dari kamu” kata salah satu anak berseragam SMA itu.

Hikaru menatap 8 anak SMA nakal itu dengan tenang. dia berjalan mendekati mereka.

Anak – anak itu pun mulai menyerang Hikaru, dengan sigap Hikaru menangkis semua serangan. Meski di keroyok dia masih dengan tenang menghadapi mereka. Hingga Hikaru dapat melumpuhkan mereka, dan mereka pun melarikan diri.

Hikaru lalu berjalan menghampiri anak berseragam SMP yang meringkuk di sudut gang.

“Nak, apakah kamu baik – baik saja?” tanya Hikaru pelan.

“Aku baik – baik saja. Terimakasih kak, kamu telah menyelamantkanku. Mereka terus menggangguku” kata anak itu.

“Sama – sama nak, dimana rumahmu. Ikutlah denganku, aku akan mengantarkanmu pulang”.

Hikaru mengantarkan anak itu ke sebuah pemukiman di pinggiran Tokyo.

Nampak ada sebuah motorcross kuning yang terparkir di depan rumah, Hikaru merasa pernah melihat motor tersebut.

Anak itu turun dari motor, langsung mengajak Hikaru untuk berkunjung ke rumahnya.

“Ayo kak mampir kerumahku terlebih dahulu” kata anak berseragam SMP itu.

“Lain kali saja, owh ya siapa namamu?” tanya Hikaru yang masih diatas motor.

“Namaku Kenzo” jawab anak SMP itu.

Tiba – tiba ada seorang laki – laki keluar dari pintu, menuju ke halaman rumah. Ternyata dia adalah Kenta, Hikaru pun tertegun menatap siapa yang ada di hadapannya.

“Hei Kenta” sapa Hikaru.

“Kakak kenal dia?” tanya anak SMP itu.

“Kenapa wajahmu Kenzo, apakah kamu habis berkelahi?” tanya Kenta balik tanpa menjawab pertanyaan adiknya.

“Aku tadi di ganggu oleh sekelompok anak SMA, kakak inilah yang membantuku. Hingga mengantarkanku pulang” jawab Kenzo.

“Masuklah dan beristirirahatlah, nanti kita cerita lagi di dalam” perintah Kenta.

“Baiklah, aku masuk dahulu kak. Mampirlah sesekali ke rumah saat waktu luang” kata Kenzo sambil melambaikan tangan ke Hikaru.

“Ok” sahut Hikaru.

Kenta yang berdiri di depan pagar rumahnya, dengan sedikit kikuk menghampiri Hikaru di luar pagar.

“EHMMM…mengenai adikku, aku mengucapkan terimakasih” kata Kenta.

“Sudah menjadi kewajiban kita sebagai manusia untuk saling membantu, apalagi kita sekarang kan teman” kata Hikaru sambil tersenyum.

“Apa teman?” tanya Kenta tak terima.

“Bukanlah kita masuk dalam kelompok Street Fighter, berarti kita adalah teman. Hei Kenta bertemanlah denganku, mari kita berjuang bersama di Street Fighter” kata Hikaru membuat Kenta tersadar bahwa Hikaru adalah anak polos dan tulus.

“Akan ku pertimbangkan” kata Kenta dengan angkuh.

“Aku pulang dulu, selamat bertemu di pertemuan kelompok berikut. Jangan merindukanku, hehehe…Selamat tinggal!” kata Hikaru mengakhiri pembicaraan dan berlalu meninggalkan Kenta yang masih tak percaya akan sikap Hikaru kepadanya.

“Teman…” gumam Kenta menatap punggung Hikaru yang mengendari motor meninggalkannya.

Sejak saat itu, Kenta luluh dan menganggap Hikaru adalah temannya. Meski sebelumnya dia merasa Hikaru adalah rivalnya.

...XXXXXXXXXXXX...

Episodes
1 BAB 1 : KEMATIAN KAZUO
2 BAB 2 : GENG MOTOR JADI SECERCAH HARAPAN
3 BAB 3 : LATIHAN KERAS HIKARU
4 BAB 4 : PERTEMUAN DENGAN FUMI
5 BAB 5 : BALAPAN LIAR ANTAR GENG MOTOR
6 BAB 6 : TAWARAN USAKU
7 BAB 7 : BERGABUNGNYA HIKARU KE STREET FIGHTER
8 BAB 8 : BERTEMANLAH DENGANKU
9 BAB 9 : BABAK PENYISIHAN CALON PETARUNG STREET FIGHTER
10 BAB 10 : BERKENCANLAH DENGANKU, FUMI
11 BAB 11 : MOTOR SPORT BER STICKER HELLO KITTY
12 BAB 12 : PERTUNANGAN PENUH TEKANAN
13 BAB 13 : KEBENCIAN EIZEN
14 BAB 14 : EIZEN MENJADI RIVAL HIKARU
15 BAB 15 : PENGHANCURAN BARANG BUKTI
16 BAB 16 : SIKAP ACUH HIKARU
17 BAB 17 : MALAM TERAKHIR
18 BAB 18 : KECELAKAAN USAKU
19 BAB 19 : PENGANGKATAN HIKARU MENJADI KETUA
20 BAB 20 : RENCANA BALAS DENDAM
21 BAB 21 : KEMARAHAN EIZEN
22 BAB 22 : HATI ITSUKI YANG TERLUKA
23 BAB 23 : TRIK HIKARU
24 BAB 24 : BISNIS DIBALIK THE ROAD KNIGHT
25 BAB 25 : PENANGKAPAN EIZEN
26 BAB 26 : KEKECEWAAN FUMI
27 BAB 27 : ITSUKI DI MATA EIZEN
28 BAB 28 : TERKUAKNYA KEBERADAAN AYAKA
29 BAB 29 : KAZUO HASEGAWA
30 BAB 30 : AYAKA & MOTOR HELLO KITTY
31 BAB 31 : KEGAGALAN ITSUKI
32 BAB 32 : PENYERANGAN TERHADAP HIKARU
33 BAB 33 : HUBUNGAN HIKARU DAN FUMI
34 BAB 34 : PLANNING HEAD TO HEAD
35 BAB 35 : AYAKA VS NATSUMI
36 BAB 36 : REKAMAN CCTV
37 BAB 37 : TANTANGAN HIKARU
38 BAB 38 : TEKA TEKI PERKATAAN AYAKA
39 BAB 39 : RAHASIA YANG DI SEMBUNYIKAN FUMI
40 BAB 40 : PERTANDINGAN DAN KEDATANGAN FUMI
41 BAB 41 : FAKTA YANG MENCENGANGKAN
42 BAB 42 : PERMINTAAN MAAF EIZEN
43 BAB 43 : PERTEMUAN KEMBALI
44 BAB 44 : SEBUAH PILIHAN
45 BAB 45 : HARI KELULUSAN
46 BAB 46: CINTA YANG DIRELAKAN
Episodes

Updated 46 Episodes

1
BAB 1 : KEMATIAN KAZUO
2
BAB 2 : GENG MOTOR JADI SECERCAH HARAPAN
3
BAB 3 : LATIHAN KERAS HIKARU
4
BAB 4 : PERTEMUAN DENGAN FUMI
5
BAB 5 : BALAPAN LIAR ANTAR GENG MOTOR
6
BAB 6 : TAWARAN USAKU
7
BAB 7 : BERGABUNGNYA HIKARU KE STREET FIGHTER
8
BAB 8 : BERTEMANLAH DENGANKU
9
BAB 9 : BABAK PENYISIHAN CALON PETARUNG STREET FIGHTER
10
BAB 10 : BERKENCANLAH DENGANKU, FUMI
11
BAB 11 : MOTOR SPORT BER STICKER HELLO KITTY
12
BAB 12 : PERTUNANGAN PENUH TEKANAN
13
BAB 13 : KEBENCIAN EIZEN
14
BAB 14 : EIZEN MENJADI RIVAL HIKARU
15
BAB 15 : PENGHANCURAN BARANG BUKTI
16
BAB 16 : SIKAP ACUH HIKARU
17
BAB 17 : MALAM TERAKHIR
18
BAB 18 : KECELAKAAN USAKU
19
BAB 19 : PENGANGKATAN HIKARU MENJADI KETUA
20
BAB 20 : RENCANA BALAS DENDAM
21
BAB 21 : KEMARAHAN EIZEN
22
BAB 22 : HATI ITSUKI YANG TERLUKA
23
BAB 23 : TRIK HIKARU
24
BAB 24 : BISNIS DIBALIK THE ROAD KNIGHT
25
BAB 25 : PENANGKAPAN EIZEN
26
BAB 26 : KEKECEWAAN FUMI
27
BAB 27 : ITSUKI DI MATA EIZEN
28
BAB 28 : TERKUAKNYA KEBERADAAN AYAKA
29
BAB 29 : KAZUO HASEGAWA
30
BAB 30 : AYAKA & MOTOR HELLO KITTY
31
BAB 31 : KEGAGALAN ITSUKI
32
BAB 32 : PENYERANGAN TERHADAP HIKARU
33
BAB 33 : HUBUNGAN HIKARU DAN FUMI
34
BAB 34 : PLANNING HEAD TO HEAD
35
BAB 35 : AYAKA VS NATSUMI
36
BAB 36 : REKAMAN CCTV
37
BAB 37 : TANTANGAN HIKARU
38
BAB 38 : TEKA TEKI PERKATAAN AYAKA
39
BAB 39 : RAHASIA YANG DI SEMBUNYIKAN FUMI
40
BAB 40 : PERTANDINGAN DAN KEDATANGAN FUMI
41
BAB 41 : FAKTA YANG MENCENGANGKAN
42
BAB 42 : PERMINTAAN MAAF EIZEN
43
BAB 43 : PERTEMUAN KEMBALI
44
BAB 44 : SEBUAH PILIHAN
45
BAB 45 : HARI KELULUSAN
46
BAB 46: CINTA YANG DIRELAKAN

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!