BAB 12 : PERTUNANGAN PENUH TEKANAN

Flash On

Eizen duduk memangku satu kakinya ke atas kakinya yang lain di sebuah sofa mid – century berwarna abu – abu dengan bantalan berwarna merah, terletak di sudut kamar Fumi dimana menghadap ranjang yang berseprai berwarna merah. Fumi duduk di pinggiran ranjang menghadap kakaknya.

“Aku sudah memutuskan untuk menjalin hubungan kerjasama dengan Itsuki lebih dari sebatas bisnis, namun menjadi keluarga. Seminggu lagi akan ada pertunangan yang digelar yakni antara kamu dan Itsuki”.

“Kenapa kakak tidak berdiskusi terlebih dahulu denganku, usiaku sangat terlalu muda untuk bertunangan dengan pria berusia 24 tahun. Aku saja masih duduk di tahun kedua SMA. Apakah kakak sadar, ini sangat egois?”.

“Aku tak butuh persetujuan darimu yang jelas pertunangan itu harus terjadi. The Road Knight harus tetap berjaya, kamu pun pasti tahu kelompok geng motor ini bukan sekedar hobby tapi bisnis bawah tanah yang harus kita pertahankan”.

“Aku tak percaya kakak menggadaikanku hanya untuk sebuah ambisi kakak sendiri. Aku berpikir dengan tidak adanya ibu dan ayah, kakak akan menjagaku dengan baik”.

“Diam… siapa yang membesarkanmu? Pamanmu yang hanya memberi uang bulanan dan berfoya – foya dengan uang warisan orang tua kita. Aku yang selalu ada disisimu… Fumi! Ingatlah itu. Ini semua demi kebaikanmu, Itsuki adalah pria yang baik. Dia menyukaimu sejak pertama bertemu denganmu”.

“Kalau dia menyukaiku, dia tidak akan menerima pertunangan ini karena dia tahu masa depanku masih panjang. Aku berhak untuk bersuara untuk menolak”.

“Jangan bodoh, menolak adalah langkahmu untuk keluar dari keluarga kita. Aku akan membuangmu”.

“Apa…membuangku? Aku adik kandungmu kak, aku sungguh tak percaya kamu setega itu kepadaku”.

Setelah berdebat beberapa waktu, Fumi pun akhirnya mengenakan gaun berwarna putih gading yang terbuka dengan jaket kulit berwarna hitam dengan logo kebesaran The Road Knight. Sebuah hiasan bunga terpasang di atas kepalanya, rambutnya tergerai indah. Sepatu boots berwarna hitam membalut kaki putihnya.

Dia berdiri di balkon tepat di depan kamarnya, menatap ke bawah dimana para tamu undangan telah hadir. Wajahnya sangat sedih, dia melihat Itsuki tersenyum menyambut para tamu. Mengenakan kemeja putih gading polos dengan bawahan hitam serta jaket kulit sama yang dikenakan Fumi.

TAP

TAP

TAP

“CEKLEK!” suara gagang pintu terbuka.

“Fumi turunlah, semua sudah siap” kata Eizen yang sudah memakai baju resmi. Fumi masih terdiam di balkon menatap ke bawah. Eizin buru – buru menghampiri Fumi dan menarik kasar tangan adiknya itu.

“Tidak usah menjadi manja hanya karena sebuah pertunangan, hidup kita sudah cukup drama sejak kepergian kedua orang tua kita. Tersenyumlah, tunjukkan kebahagiaanmu untuk penghormatan kepada keluarga Itsuki” minta Eizen dengan menyeret adiknya berjalan menuruni tangga.

Fumi hanya diam tak mengatakan sepatah katapun…

Setibanya di serambi bawah, dengan suasana pesta kebun yang sederhana di hadiri beberapa tamu undangan nampak meriah. Itsuki memasangkan sebuah cincin perak dengan hiasan batu rubi berwarna merah di jari manis Fumi. Kemudian Fumi pun menyematkan cincin perak di jari manis Itsuki. Setelah keduanya bertukar cincin, akhirnya mereka saling menatap satu sama lain.

Fumi memaksakan dirinya untuk tersenyum dan mencoba sebisanya untuk tak terlihat terpaksa atas pertunangan yang di gelar itu. Itsuki mengakhirinya dengan mencium bibir Fumi dengan lembut, hiruk pikuk para tamu undangan pun terdengar mengiringinya.

Setelah acara berakhir, Fumi bergegas masuk ke dalam kamar. Di depan cermin dia melepaskan mahkota bunga yang terpasang di atas kepalanya, lalu sepatunya dan kemudian di lemparkannya jaket berlogo The Road Knight ke sudut lantai.

Tiba – tiba Itsuki masuk ke dalam kamar dan menghampiri gadis remaja yang sudah menjadi tunangannya itu. Nampak punggung  dengan gaun putih gading yang terbuka membalut tubuh putihnya.

Fumi berdiri di depan cermin, nampak Itsuki berjalan menghampirinya. Itsuki langsung memeluknya dari belakang, menyandarkan dagunya ke bahu kanan Fumi.

“Apakah kamu merasa lelah dengan acara tadi, aku merasa kamu tidak senang dengan pesta pertunangan kita” kata Itsuki.

“Mungkin, aku tidak terbiasa dengan acara seperti ini. Maaf kalau aku tidak exciting dengan adanya pesta pertunangan ini” kata Fumi datar.

Kemudian Itsuki menyibak rambut panjang Fumi yang menutupi jenjang lehernya. Kemudian Itsuki dengan lembut menciumi leher Fumi hingga ke bahu serta mempererat pelukannya. Fumi menatap dingin apa yang dilakukan Itsuki kepadanya melalui pantulan cermin. Akhirya dia melepaskan tangan Itsuki dari tubuhnya, lalu menghadap ke arah pria yang telah menjadi tunangannya.

“Maaf… aku dalam keadaan yang tidak mood untuk itu, bisakah kita akhiri ini. Aku benar – benar lelah dan ingin membaringkan tubuhku” kata Fumi dengan sopan.

“Baiklah, kamu memang butuh istirahat. Kalau begitu aku keluar dulu, minggu depan kita makan bersama yuuuk aku ada rekomendasi restoran bagus di pusat kota Tokyo” kata Itsuki sambil tersenyum.

“Baiklah, kita makan malam setelah aku pulang sekolah” tambah Fumi.

Itsuki memeluk Fumi sekali lagi dan meninggalkannya di kamar sendirian. Fumi hanya berdiri menatap pintu kamarnya dengan dingin.

Flash Back

Pertandingan dimulai, setiap tim mulai bertanding untuk babak penyisihan. Di bangku depan para petinggi masing – masing kelompok geng motor menyimak pertandingan. Aula yang cukup besar melingkar seperti stadion dengan ring tinju yang berada di tengah untuk stage pertarungan. Fumi datang bersama Itsuki untuk menonton pertandingan di baris depan.

Nampak di seberang ada Hikaru dan tim sedang menunggu giliran bertarung, mereka saling beradu pandang satu sama lain. Hikaru cemburu dan benci menatap Fumi bersanding dengan pria lain. Tapi tekatnya sudah bulat untuk fokus pada misinya. Dimana dia sudah berada dekat dengan sang pembunuh kakaknya…dimana tersangka utama adalah Eizen.

Usaku menghampiri para anggotanya yang sudah mempersiapkan diri.

“Kalian adalah yang terbaik dari tim kita, maka aku percayakan semuanya kepada kalian. Ingat!!! nyawa kalian adalah yang paling utama, aku tidak mau kalian menang dengan mempertaruhkan nyawa. Keluarga kalian menunggu kalian pulang ke rumah, kemenangan bukanlah segalanya”.

“SIAP!!!” teriak Hikaru, Kenta dan Yanze bersamaan.

Disisi lain Eizen pun memberikan semangat kepada petarung – petarung handal yang dimilikinya.

“Lakukan segala cara untuk menang, The Road Knight tak ingin menelan kekalahan lagi setelah bapalan sebelumnya kita kalah. Pastikan performa kalian yang paling terbaik, ingatlah setiap kucuran bonus dan kebanggan bagi tim kita ada pada kalian. KALAHKAN MEREKA SEMUA!!!” Katanya penuh semangat berkobar – kobar.

“SIAP!!!” teriak anggota The Road Knight.

Fumi yang duduk di kursi penonton hanya bisa mengamati Hikaru dari jauh. Itsuki tak sadar kalau tunangannya menatap pria lain. Dia menggenggam tangan tunangannya itu sambil berkata “Kita pasti menang, tenanglah”. Fumi menatap Itsuki dan tersenyum meski bukan itu yang diharapkannya.

“Hikaru…aku yakin kamu akan menang, berjuanglah. Maafkan aku atas apa yang aku lakukan kepadamu. Pertemuan kita tak akan aku sesali, ku mohon percayalah akan perasaanku yang tulus kepadamu” kata Fumi dalam hati.

...XXXXXXXXXXXXXXX...

Episodes
1 BAB 1 : KEMATIAN KAZUO
2 BAB 2 : GENG MOTOR JADI SECERCAH HARAPAN
3 BAB 3 : LATIHAN KERAS HIKARU
4 BAB 4 : PERTEMUAN DENGAN FUMI
5 BAB 5 : BALAPAN LIAR ANTAR GENG MOTOR
6 BAB 6 : TAWARAN USAKU
7 BAB 7 : BERGABUNGNYA HIKARU KE STREET FIGHTER
8 BAB 8 : BERTEMANLAH DENGANKU
9 BAB 9 : BABAK PENYISIHAN CALON PETARUNG STREET FIGHTER
10 BAB 10 : BERKENCANLAH DENGANKU, FUMI
11 BAB 11 : MOTOR SPORT BER STICKER HELLO KITTY
12 BAB 12 : PERTUNANGAN PENUH TEKANAN
13 BAB 13 : KEBENCIAN EIZEN
14 BAB 14 : EIZEN MENJADI RIVAL HIKARU
15 BAB 15 : PENGHANCURAN BARANG BUKTI
16 BAB 16 : SIKAP ACUH HIKARU
17 BAB 17 : MALAM TERAKHIR
18 BAB 18 : KECELAKAAN USAKU
19 BAB 19 : PENGANGKATAN HIKARU MENJADI KETUA
20 BAB 20 : RENCANA BALAS DENDAM
21 BAB 21 : KEMARAHAN EIZEN
22 BAB 22 : HATI ITSUKI YANG TERLUKA
23 BAB 23 : TRIK HIKARU
24 BAB 24 : BISNIS DIBALIK THE ROAD KNIGHT
25 BAB 25 : PENANGKAPAN EIZEN
26 BAB 26 : KEKECEWAAN FUMI
27 BAB 27 : ITSUKI DI MATA EIZEN
28 BAB 28 : TERKUAKNYA KEBERADAAN AYAKA
29 BAB 29 : KAZUO HASEGAWA
30 BAB 30 : AYAKA & MOTOR HELLO KITTY
31 BAB 31 : KEGAGALAN ITSUKI
32 BAB 32 : PENYERANGAN TERHADAP HIKARU
33 BAB 33 : HUBUNGAN HIKARU DAN FUMI
34 BAB 34 : PLANNING HEAD TO HEAD
35 BAB 35 : AYAKA VS NATSUMI
36 BAB 36 : REKAMAN CCTV
37 BAB 37 : TANTANGAN HIKARU
38 BAB 38 : TEKA TEKI PERKATAAN AYAKA
39 BAB 39 : RAHASIA YANG DI SEMBUNYIKAN FUMI
40 BAB 40 : PERTANDINGAN DAN KEDATANGAN FUMI
41 BAB 41 : FAKTA YANG MENCENGANGKAN
42 BAB 42 : PERMINTAAN MAAF EIZEN
43 BAB 43 : PERTEMUAN KEMBALI
44 BAB 44 : SEBUAH PILIHAN
45 BAB 45 : HARI KELULUSAN
46 BAB 46: CINTA YANG DIRELAKAN
Episodes

Updated 46 Episodes

1
BAB 1 : KEMATIAN KAZUO
2
BAB 2 : GENG MOTOR JADI SECERCAH HARAPAN
3
BAB 3 : LATIHAN KERAS HIKARU
4
BAB 4 : PERTEMUAN DENGAN FUMI
5
BAB 5 : BALAPAN LIAR ANTAR GENG MOTOR
6
BAB 6 : TAWARAN USAKU
7
BAB 7 : BERGABUNGNYA HIKARU KE STREET FIGHTER
8
BAB 8 : BERTEMANLAH DENGANKU
9
BAB 9 : BABAK PENYISIHAN CALON PETARUNG STREET FIGHTER
10
BAB 10 : BERKENCANLAH DENGANKU, FUMI
11
BAB 11 : MOTOR SPORT BER STICKER HELLO KITTY
12
BAB 12 : PERTUNANGAN PENUH TEKANAN
13
BAB 13 : KEBENCIAN EIZEN
14
BAB 14 : EIZEN MENJADI RIVAL HIKARU
15
BAB 15 : PENGHANCURAN BARANG BUKTI
16
BAB 16 : SIKAP ACUH HIKARU
17
BAB 17 : MALAM TERAKHIR
18
BAB 18 : KECELAKAAN USAKU
19
BAB 19 : PENGANGKATAN HIKARU MENJADI KETUA
20
BAB 20 : RENCANA BALAS DENDAM
21
BAB 21 : KEMARAHAN EIZEN
22
BAB 22 : HATI ITSUKI YANG TERLUKA
23
BAB 23 : TRIK HIKARU
24
BAB 24 : BISNIS DIBALIK THE ROAD KNIGHT
25
BAB 25 : PENANGKAPAN EIZEN
26
BAB 26 : KEKECEWAAN FUMI
27
BAB 27 : ITSUKI DI MATA EIZEN
28
BAB 28 : TERKUAKNYA KEBERADAAN AYAKA
29
BAB 29 : KAZUO HASEGAWA
30
BAB 30 : AYAKA & MOTOR HELLO KITTY
31
BAB 31 : KEGAGALAN ITSUKI
32
BAB 32 : PENYERANGAN TERHADAP HIKARU
33
BAB 33 : HUBUNGAN HIKARU DAN FUMI
34
BAB 34 : PLANNING HEAD TO HEAD
35
BAB 35 : AYAKA VS NATSUMI
36
BAB 36 : REKAMAN CCTV
37
BAB 37 : TANTANGAN HIKARU
38
BAB 38 : TEKA TEKI PERKATAAN AYAKA
39
BAB 39 : RAHASIA YANG DI SEMBUNYIKAN FUMI
40
BAB 40 : PERTANDINGAN DAN KEDATANGAN FUMI
41
BAB 41 : FAKTA YANG MENCENGANGKAN
42
BAB 42 : PERMINTAAN MAAF EIZEN
43
BAB 43 : PERTEMUAN KEMBALI
44
BAB 44 : SEBUAH PILIHAN
45
BAB 45 : HARI KELULUSAN
46
BAB 46: CINTA YANG DIRELAKAN

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!