#12 Maut gagal mencabut Nyawa Alice 2

  Berulang kali diri ini meyakinkan bahwa Andrew dan Aerin juga ikut bersahabat. Tak mungkin mereka menjalin hubungan terlarang di belakang ku. Ku ingin kau mengerti aku dan perasaan ini menyimpan cinta yang tulus padamu.

Andai kau tahu cara menghargai cinta tulus ku. Tak mungkin kau mengkhianati ku. Ku ingin kau mengerti perasaanku tentang besarnya cintaku padamu.

 Jika seandainya kamu jujur tentang semua sandiwara cinta ini. Tak mungkin cintaku setulus ini. Masa sih semuanya hanya kebetulan? Serasa otakku saja tak menerima alasan kalian. Jujur saja aku tak usah kau pedulikan hancurnya hatiku. Jika seandainya kamu jujur tentang ini, jadi tak perlu kamu bersandiwara tentang mencintaiku.

 Aku kekasihmu namun aku orang asing bagimu. Aku kekasihmu yang memilikimu namun hatimu bukan padaku. Ku mengukir namamu di hati tapi kamu mengukir nama Aerin di hatimu. Ku rasa kini saat nya ku bertindak. Ku tak sanggup lagi menahan rasa sakit dan kecewa di hatiku.

 Ingin rasanya ku lupakan dendam di hati ini, namun kenyataan memaksaku untuk menyimpan dendam itu. Mungkin saat ini kamu masih bangga dengan hubunganmu dengannya dan melupakan cintaku. Namun suatu hari nanti kamu akan menyadarinya bahwa cintaku lah yang pantas untuk kamu miliki.

  Lupakan sajalah cinta yang pernah ada untukmu. Aku yang dahulu pernah mencintaimu hingga terlalu dalam mencintaimu, namun selalu kamu acuhkan cintaku. Kini ku serahkan padanya cinta dan sayang yang ku miliki untuk di miliki nya. Di Matamu aku selalu salah dan di matamu Aerin selalu benar dalam segala hal. Kini ku katakan padamu, bahwa aku telah merelakan mu di milikinya.

 Kini setelah kamu pergi di hidupku. Aku masih tak punya hati untuk membuka cinta untuk yang lain, karena kamu telah merenggut hati yang berisi cinta tulus untuk pergi dengannya. Kau bawa pergi hatiku sehingga trauma yang tersisa di hidupku.

 Ku sadar dengan apa yang terjadi tidak bisa kembali seperti dulu sebelum tahu semuanya. Ku hanya cukup berkata, Jangan pergi jauh dariku wahai sahabatku. Namun luka yang kau beri cukup dalam sehingga ku tak ingin kau ada lagi di hidupku.

Pagi itu Alice tengah bersiap untuk pergi ke cafe . Di pertengahan jalan ia berjumpa dengan pemandangan yang tak lain. Ramainya orang-orang datang ke cafe baru.

"Ramai nya orang di sana! Sepertinya akan di buka cafe baru, ya?" tanya Alice pada supirnya.

"Sepertinya begitu, Non." sahut supirnya.

Alice pun memilih untuk turun dari mobil dan ingin melihat di keramaian itu sebentar.

"Pak, tunggu sebentar ya! Saya akan ke sana sebentar." ucap Alice pada supirnya.

"Iya, non." sahut supirnya.

Alice pun berjalan ke arah keramaian itu. Sesampainya di sana betapa terkejutnya ia, ternyata mantan kekasih nya dan mantan sahabatnya telah membuka cafe terbaru cafe itu bernama Andrin nama itu merupakan singkatan dari Andrew dan Aerin.

Cafe baru itu menyediakan makanan ringan ala korea dan segala minuman ala korea. Tak hanya itu ice cream juga ada di situ. Yang lebih membuatnya tercengang adalah masa promosinya yang hanya beberapa hari dengan menawarkan banyak diskon saat berbelanja di cafe itu.

Alice telah menyaksikan nya, ia tak langsung berburuk sangka pada mereka. Ia berpikir bahwa mereka ingin juga membuka usaha untuk masa depan mereka.

 Mungkinkah sedalam ini luka pada cinta ini? Padahal ku tahu, mereka hanya menipu ku tentang cinta ini. Walau dia hanya berpura-pura mencintai ku namun, hatiku telah terlarut dalam cinta ini. Ini suatu kesalahan dalam hidupku.

  Ku tak ingin terus seperti ini, terus larut dalam kekecewaan dan sakit hati. Mungkin tuhan sayang padaku, sehingga tuhan membuka tabir kepalsuan dalam cinta yang salah ini.

 Walaupun ku mencoba untuk berjuang mencintai nya tapi dia telah menipu mentah-mentah dan telah berdusta mencintaiku padahal dia adalah kekasih nya Aerin. Kalian jahat! Kalian jahat! ucap Alice dalam hati.

  Alice pun kembali masuk ke dalam mobil.

"Pak, jalan!" perintah Alice pada supir nya.

    Alice pun pergi meninggalkan tempat itu. Andrew sempat melihat ke arah mobil yang berjalan meninggalkan tempat itu. Ia mengetahui bahwa itu adalah Alice. Ia pun segera berlari menuju ke arah luar cafe.

  Ia berlari menjumpai tempat itu, mobil itu pun sudah mulai jauh. Andrew berteriak memanggil Alice, namun Alice telah jauh.

"Alice..Alice..Alice!"

"Sial!" gerutu Andrew sambil memukul tangannya.

  Aerin yang sempat melihat Andrew menghampiri seseorang, ia pun segera menghampiri Andrew dan mulai bertanya padanya.

"Sayang, ada apa? siapa yang kamu kejar?" tanya Aerin.

"Oh, tidak! Bukan siapa-siapa kok! cuma pelanggan baru tadi belum sempat masuk ke dalam cafe ini." sanggah Andrew.

"Oh, begitu ya..masuk yuk! Masih banyak pelanggan di dalam." ajak Aerin pada Andrew.

   Sesampainya di cafe, Alice berjalan masuk ke dalam. Semua anak buahnya menyapa.

"Selamat pagi Bu Boss!"

"Selamat pagi, semuanya!" sapa Alice.

   Ada karyawan laki-laki yang menghampiri nya dan mulai berkeluh kesah.

"Boss, tunggu dulu. Ada seorang laki-laki yang memaksa masuk ke dalam cafe ini, padahal kita baru saja buka." ucap karyawan itu.

"Oh, siapa dia?"

"Entah lah, boss! Dia lelaki memakai Hoodie hitam memakai topi hitam." sahut karyawannya.

"Sekarang dia dimana?" tanya Alice.

"Tuh, ada duduk di meja VIP." ujar karyawan nya.

  Alice pun segera menghampirinya dan mulai bertanya padanya.

"Hai, mas! Cafe nya baru buka. Apa mas ingin minum di sini?" tanya Alice.

  Lelaki itu menangkap tangan Alice dan membalikkan badan Alice sehingga lelaki itu berhasil mendekapnya. Lelaki itu menodongkan pisau dan siap untuk melukai jika berani untuk melawan.

"Jangan berteriak! Atau kau akan mati!" ujar lelaki itu.

  Saat itu karyawan yang hendak kembali bekerja melirik ke arah Alice dan mulai panik, dan berteriak.

"Tolong...tolong!" jerit karyawan cafetaria.

 Suasana cafe jadi ramai dan penuh kepanikan. Alice mulai bertanya.

"Siapa kamu? apa maksudmu?"

"Tak perlu kau tahu siapa aku. Aku hanya ingin kematianmu!"

"Kau ingin aku mati? Siapa yang menyuruhmu?" tanya Alice dengan geram.

"Tak perlu kau tahu." sahut lelaki itu.

  Tiba-tiba ada seorang security yang baru keluar dari toilet dan terkejut melihat boss nya di todong dengan sebuah pisau belati yang tajam setajam mata elang.

  Security itu mulai menghajarnya dari belakang.

Bukk

"Aw.." pekik lelaki itu kesakitan.

  Lelaki itu pun berlari dan menggoreskan pisau itu mengenai tangan kiri Alice, sehingga Alice terluka.

  "Aw.." pekik Alice kesakitan.

   Tangannya tergores pisau dan luka nya mulai berdarah. Tetes demi tetes darah terjatuh ke lantai membasahi lantai. Tangannya penuh darah. Karyawan pun segera mengambilkan kain dan mengikat luka Alice dengan kain.

  Di kejauhan Maut dan Dewi Evil tengah berbahagia atas kejadian itu. Mereka menghasut manusia untuk segera mencelakakan Alice hingga tewas. Namun setelah melihat dengan nyata, mereka pun menjadi murka. Rencana untuk melenyapkan Alice pun gagal.

    Sementara itu Security itu panik dan membawa Alice ke sebuah rumah sakit untuk segera mengobati luka Alice. Karena banyaknya darah yang keluar maka Alice pun pingsan.

  Sementara Ye Joon hanya bisa merasakan di relung hatinya, saat Alice dalam bahaya dan membutuhkannya. Ia tak bisa berbuat apa-apa. Ia terkurung di penjara bawah Tanah di lembah kehancuran.

"Maafkan aku Alice..Aku tak bisa berbuat apa-apa untuk membantumu. Aku tengah menjalani hukuman dari dewa." gumam Ye Joon.

Episodes
1 1# Awal mula takdir Alice berubah
2 2#Alice koma
3 3#Sahabat bermuka dua
4 4# Buah beracun untuk Alice
5 5# Itu jebakan bukan cinta
6 6# 1 Hari bersama Ye joon
7 7# Maut gagal mencabut nyawa Alice
8 8#Lembah Kehancuran
9 9#Pergilah sahabat jahatku!
10 10#Mulai bertindak
11 11#Hati yang terluka
12 #12 Maut gagal mencabut Nyawa Alice 2
13 #13 Air mata ketulusan
14 #14 Dilema Cinta Segiempat
15 #15 Dilema Cinta Segiempat bagian 2
16 #16 Wanita buruk rupa
17 #17 Alice bukan Alice
18 18# Pemakaman Palsu
19 19# Duka yang abadi
20 #20 langkah awal pembalasan
21 21# Mimpi yang mengejutkan
22 22# Tercebur Dalam Telaga Keabadian
23 23# Ye Joon's First Kiss
24 #24 Alice Gentayangan?
25 #25 Misteri Hilangnya Aishi Moey Yang Asli.
26 #26 Misteri Hilangnya Aishi Moey Yang Asli Part 2
27 #27 Mencari Keadilan Untuk Aishi Yang Malang.
28 #28 Rasa Apa Ini?
29 #29 Mencari tahu yang di curigai
30 #30 Lelaki Psikopat
31 #31 Mencintai Dia Bukan Kamu!
32 #32 Menjadi manusia 100 hari
33 #33 Berdua denganmu lebih baik
34 #34 Kepergian Ye joon
35 #35 Tanpa Kekasih
36 #36 Aku kuat tanpamu! part 1
37 #37 (Mendadak Indigo) membantu Reyhan korban Kekejaman Ayah tiri.
38 #38 Siapa Pandu?
39 #39 Di balik tersesatnya Alice di taman labirin.
40 #40 Misi penyelamatan Alice
41 #41 Keracunan masal di cafetaria
42 #42 Melaporkan kejahatan Aerin.
43 #43 Aerin di tangkap polisi dan Rahasia besar
44 #44 Berita baru dan Rahasia terpendam
45 #45 Aerin, Kakak Ku?
46 #46 Salah Paham
47 #47 Aku Hanya Ingin Setia
48 #48 Penculikan Alice
49 #49 Apa yang terjadi?
50 #50 Aerin hidup kembali
51 #51 Misi Dari Maut
52 #52 Antara Menjebak Dan Di Jebak
53 #53 Diantara 2 pilihan
54 #54 Pilihan Untuk Alice
55 #55. Kembali ke Kehidupan Normal
56 #56 Penghianatan
57 #57 Tipuan Dewi Evil
58 #58 Tipuan Dewi Evil 2
59 #59 Tipu daya Dewi Evil
60 #60 Mencoba menolong Sang Penghianat
61 #61 Misi Dari Maut
62 #62 Menjalankan Misi Dari Maut
63 #62 Terjebak Dalam Batu Prisma Putih
Episodes

Updated 63 Episodes

1
1# Awal mula takdir Alice berubah
2
2#Alice koma
3
3#Sahabat bermuka dua
4
4# Buah beracun untuk Alice
5
5# Itu jebakan bukan cinta
6
6# 1 Hari bersama Ye joon
7
7# Maut gagal mencabut nyawa Alice
8
8#Lembah Kehancuran
9
9#Pergilah sahabat jahatku!
10
10#Mulai bertindak
11
11#Hati yang terluka
12
#12 Maut gagal mencabut Nyawa Alice 2
13
#13 Air mata ketulusan
14
#14 Dilema Cinta Segiempat
15
#15 Dilema Cinta Segiempat bagian 2
16
#16 Wanita buruk rupa
17
#17 Alice bukan Alice
18
18# Pemakaman Palsu
19
19# Duka yang abadi
20
#20 langkah awal pembalasan
21
21# Mimpi yang mengejutkan
22
22# Tercebur Dalam Telaga Keabadian
23
23# Ye Joon's First Kiss
24
#24 Alice Gentayangan?
25
#25 Misteri Hilangnya Aishi Moey Yang Asli.
26
#26 Misteri Hilangnya Aishi Moey Yang Asli Part 2
27
#27 Mencari Keadilan Untuk Aishi Yang Malang.
28
#28 Rasa Apa Ini?
29
#29 Mencari tahu yang di curigai
30
#30 Lelaki Psikopat
31
#31 Mencintai Dia Bukan Kamu!
32
#32 Menjadi manusia 100 hari
33
#33 Berdua denganmu lebih baik
34
#34 Kepergian Ye joon
35
#35 Tanpa Kekasih
36
#36 Aku kuat tanpamu! part 1
37
#37 (Mendadak Indigo) membantu Reyhan korban Kekejaman Ayah tiri.
38
#38 Siapa Pandu?
39
#39 Di balik tersesatnya Alice di taman labirin.
40
#40 Misi penyelamatan Alice
41
#41 Keracunan masal di cafetaria
42
#42 Melaporkan kejahatan Aerin.
43
#43 Aerin di tangkap polisi dan Rahasia besar
44
#44 Berita baru dan Rahasia terpendam
45
#45 Aerin, Kakak Ku?
46
#46 Salah Paham
47
#47 Aku Hanya Ingin Setia
48
#48 Penculikan Alice
49
#49 Apa yang terjadi?
50
#50 Aerin hidup kembali
51
#51 Misi Dari Maut
52
#52 Antara Menjebak Dan Di Jebak
53
#53 Diantara 2 pilihan
54
#54 Pilihan Untuk Alice
55
#55. Kembali ke Kehidupan Normal
56
#56 Penghianatan
57
#57 Tipuan Dewi Evil
58
#58 Tipuan Dewi Evil 2
59
#59 Tipu daya Dewi Evil
60
#60 Mencoba menolong Sang Penghianat
61
#61 Misi Dari Maut
62
#62 Menjalankan Misi Dari Maut
63
#62 Terjebak Dalam Batu Prisma Putih

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!