16 : Demi Binar

“Besok juga, setelah kami sampai rumah, ... aku akan menceraikan ... Nurma!” tegas Budi masih membuat Sepri percaya.

Karena Sepri masih menatapnya tak percaya, Budi segera meninggalkannya. Sempoyongan ia melangkah menghampiri Binar. Ia sengaja memeluk Binar kemudian mengangkatnya.

“Binar Sayang ... Binar Sayang ini Papah, Sayang. Dengerin Papah, Papah janji akan kabulin semua permintaan Binar, asal Binar sembuh. Asal Binar enggak sakit-sakit lagi. Papah beneran janji!” yakin Budi berbisik-bisik di telinga kanan Binar. Kemudian, ia sengaja menge*cup kening sang putri penuh cinta sekaligus sangat lama.

Semua yang ada di sana, termasuk Sepri tahu, wanita seperti Suci tidak mungkin keinginan yang lebih penting dari membuat sang putri baik-baik saja sekaligus bahagia. Semuanya yakin, bagi Suci Binar segalanya. Suci akan melakukan apa pun demi kebahagiaan Binar. Dan mereka juga yakin, kenyataan tersebut juga turut diketahui Budi sekaligus semua yang kenal Suci. Termasuk juga keluarga Suci bahkan Nurma yang nantinya akan kembali menjadi lingkungan Suci dan Binar, andai Suci dan Budi rujuk.

Jadi, demi keamanan bersama, demi keadilan sekaligus melindungi hak Suci dan Binar, Sepri sengaja mengajukan surat perjanjian.

“Harus ada hitam di atas putih dan dikuatkan dengan materai!” tegas Sepri.

Mendengar itu, Budi sudah langsung mende*sah karena terlalu emosi. “T-tolong dong, enggak usah ikut campur rumah tangga kami. Kamu sengaja mau menghanc*urkan rumah tangga kami?!”

“Eh Budi! Kamu belum pernah merasakan rasanya diserud*ug sekaligus diban*ting kekuatan gajah rasa banteng, ya?!” kesal ibu Septi sambil menatap marah Budi. Ia sudah langsung pasang badan dan siap melindungi Sepri. Tak terima rasanya anaknya dari tadi dima*ki-ma*ki Budi.

Budi sudah langsung kicep. Yang ia tahu, selain memiliki kuasa karena keluarga Sepri memang kaya, sampai detik ini bahkan nanti, yang namanya kekuatan ibu-ibu memang tidak akan ada tandingannya. Itu yang baru Budi tahu dan sudah langsung membuat Budi tidak bisa melawan. Apa kabar jika Budi tahu kekuatan gajah rasa banteng ibu Septi, yang akan langsung membuat lawannya stroke setelah merasakan serudugan sekaligus banti*ngan wanita itu?—baca novel : Pembalasan Seorang Istri yang Dianggap Sebagai Parasit Rumah Tangga.

“Aku setuju. Benar kata Mas Sepri. Harus ada hita. di atas putih lengkap dengan materai. Kita bisa minta bantuan mas Aidan biar itu dikuatkan dengan hukum.” Suci yang tak mau terus-menerus ditindas juga ingat status Budi yang bisa kapan saja kembali masuk penjara. “Biar sekalian disangkutkan dengan kas*us sebelumnya.”

Tanpa menunggu lama, Seperi segera berkata, “Hari ini juga sudah langsung diurus!”

“Siii*al!” batin Budi refleks mendengkus sinin.

Budi kalah telak bersama bibirnya yang terkunci rapat. Ia memilih diam, memeluk Binar penuh kehangatan.

Demi Binar, Suci dan Budi sepakat rujuk, terlebih belum ada kata talak dari Budi. Budi juga berdalih benar-benar akan menceraikan Nurma, sekaligus meminta Nurma keluar dari rumah.

Keputusan Budi cukup mengobati luka-luka Suci, terlebih Budi mau rujuk atas kesepakatan yang mereka tanda tangani. Yang mana dalam surat tersebut menegaskan, Budi tidak boleh KDRT lagi dan harus fokus menyayangi Binar.

“Suhu tubuh Binar baru turun,” ujar Suci yang masih duduk berhadapan dengan Budi. Kebersamaan mereka hanya dipisahkan oleh ranjang rawat Binar berada.

Budi sudah langsung kebingungan dan tak berani menatap Suci lantaran alasan ponselnya berdering lama karena telepon dari Nurma.

“Nurma? Mas yakin, enggak mau blokir nomornya?” lanjut Suci main halus. Tampak Budi yang makin salah tingkah sekaligus berat karena tidak rela. Kenyataan yang membuat Suci makin yakin, yang membuat ponsel Budi terus berdering memang Nurma.

“Harusnya mas Aidan masih di depan,” ucap Suci yang kali ini sengaja menggertak Budi.

Suci baru saja berdiri, seolah dirinya akan pergi dari sana, tapi Budi sudah buru-buru menyusul sambil berucap lantang, “Oke, aku langsung blokir nomornya!”

Suci tetap beranjak dari duduknya, tapi itu bukan untuk keluar dari ruang rawat Binar kemudian menemui mas Aidan. Ia sengaja menghampiri Budi, memastikan pria itu benar-benar memblokir nomer Nurma.

Sementara itu, di tempat berbeda, Nurma yang tengah berteduh di teras alfa demi menjalani sandiwara pekerjaan halunya, langsung uring-uringan. “Oh a*su! Bang*sat, malah diblokir! Ini mas Budi kenapa sih? Dia pasti sudah dipengaruhi oleh Suci! Ayolah, aku belum makan apalagi tadi lupa sarapan. Aku sengaja pergi pagi buat menghindari drama pekerjaan rumah yang enggak ada habisnya biar dikerjakan oleh ibu Syamsiah. Eh, ini malah gini!” batin Nurma.

Terpikir oleh Nurma untuk menghampiri Budi ke klinik Suci bekerja selaku tempat Binar dirawat. “Iya, gitu saja ya. Toh, dari dini hari sampai hampir sore gini ....” Namun dalam sekejap, Nurma juga berubah pikiran. “Kalau aku ke sana dan itu sekarang, yang ada mas Budi curiga, masa manajer jam segini sudah berkeliaran?” batin Nurma nyaris kecolongan sandiwaranya sendiri.

Memulai semuanya dengan kebohongan membuat Nurma harus mengingat setiap kebohongan yang ia citakan, agar ia tidak salah langkah dan menghanc*urkan kebohongan sendiri.

Ketika Nurma harus susah payah menahan lapar bahkan haus di teras alfa karena sandiwaranya, tiba-tiba saja, ia diberi uang dua ribu oleh salah satu orang yang beres parkir.

“Eh, ini aku dikira tukang parkir apa yah? Padahal kan aku sudah pakai kemeja, jas, sepatu mirip wanita kantoran gin,” batin Nurma yang memutuskan untuk menerima uangnya.

“Pas sekolah pasti otak kamu transmigrasi, makanya sekarang rapi-rapi jadi tukang parkir! Hahahaha!” ucap si pria bersepatu bulu warna pink berbunyi cit-cit, selaku pemberi uang dua ribu kepada Nurma.

“Ojan dilawan ...!” celetuk si pria sebelum ngebut meninggalkan Nurma.

“Bangk*e tu orang!” umpa*t Nurma lirih. Namun, ia jadi kepikiran untuk jadi tukang parkir saja di sana, agar ia bisa terbebas dari pekerjaan IRT sekaligus segala titah ibu Syamsiah yang tak kuasa Nurma bantah.

Di rumah, ibu Syamsiah masih mengucek pakaian di kamar mandi. Kebetulan, wanita cerewet bin egois itu tengah mengucek daster Nurma.

“Ualah mantuuuuu-mantu ... a—su! Masa iya mertua yang malah nyuciiin pakaianmu. Untung kamu manajer yang gajinya bikin ngil*er. Kalau kamu cuma tukang tandur apalagi tukang parkir, uuuuwaaasuuuuu, wuuuaaasu!” teriak ibu Syamsiah merasa sangat ngenes. Ia susah payah berjuang merampungkan pekerjaan rumah tangga yang tidak ada habisnya. “Dari pagi sampai mau sore, semuanya koto*r semua. Duh Suci, kamu lagi gob*log ngapain sih pergi dari sini. Bikin hidupku susah saja!”

Seharian ini, keadaan Binar membaik. Namun selama itu juga, Binar selalu minta kedua orang tuanya untuk dekat-dekat sekaligus romantis.

“Jangan buka cadarmu karena wajah kamu bikin jij*ik! Mana bau amis kor*eng gini!” bisik Budi ketika terpak*sa memeluk Suci.

Detik itu juga kedua mata Suci berembun sekaligus terasa sangat panas. Dari sana seolah ada cairan yang nyaris jatuh di tengah dadanya yang bergemuruh.

“Ternyata Mas Budi jadi lebih parah. Cukup tahu saja,” batin Suci. Demi Binar, ia akan main cantik.

Terpopuler

Comments

Kamiem sag

Kamiem sag

mampuslah Suci masih mau rujuk demi Binar paok itu

2025-01-28

0

bibuk duo nan

bibuk duo nan

hahahaaa ojan dilawan 🤣🤣🤣🤣

2024-08-07

0

❤️⃟Wᵃf🤎⃟ꪶꫝ🍾⃝ͩDᷞᴇͧᴡᷡɪͣ𝐀⃝🥀ᴳ᯳

❤️⃟Wᵃf🤎⃟ꪶꫝ🍾⃝ͩDᷞᴇͧᴡᷡɪͣ𝐀⃝🥀ᴳ᯳

hahahahaha rupanya Ojan yg datang 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣

2024-04-27

0

lihat semua
Episodes
1 1 : KD-RT dan Pernikahan Suamiku
2 2 : Melarikan Diri Dan Mencari Bantuan
3 3 : Berjuang Mendapatkan Hak Asuh Anak
4 4 : Disidang
5 5 : Istri Sekaligus Menantu Pembawa Si-al
6 6 : Pulang
7 7 : Se*rangan Balik
8 8 : Bapak Zalim
9 9 : POLISI
10 10 : Hukuman Nyata
11 11 : Khawatir
12 12 : Drama Pun Dimulai
13 13 : Kebohongan Nurma dan Kerinduan Binar Kepada Sang Papah
14 14 : Permohonan Binar
15 15 : Syarat
16 16 : Demi Binar
17 17 : Budi yang Siap Menceraikan Nurma
18 18 : Kehamilan Nurma
19 19 : Pemberontakan Sekaligus Peringatan Keras Dari Binar
20 MOHON PERHATIAN
21 20 : Wanita Tangguh
22 21 : Main Cantik
23 22 : Sandiwara dan Melepas Tanggung Jawab
24 23 : Habis Manis Sepa Dibuang
25 24 : KDRT Bukan Penyelesai Masalah Dalam Rumah Tangga
26 25 : Jatah, Kewajiban, dan Juga Hak
27 26 : Kita : Aku, Mamah, Dan Papah
28 27 : Berkas Perceraian
29 28 : Fitnah Keji
30 29 : PECAH!
31 30 : Belum Baik-Baik Saja
32 31 : Balas Dendam
33 32 : Bukan Suci Apalagi Binar, Tapi Nurma!
34 33 : Paket dan Denda
35 34 : Tiga Ratus Juta
36 35 : Akan Menjadi Lembaran Baru
37 36 : Sepri dan Kedekatannya Dengan Binar
38 37 : Janda Terlarang
39 38 : Budi Dan Gaya Selangitnya
40 39 : Kekecewaan Sekaligus Kebencian
41 40 : Lembaran Baru
42 41 : Perkara Jatuh Bareng
43 42 : Awalnya Serius, Tapi ....
44 43 : Di Sepertiga Malam
45 44 : Langsung Diiyain Saja!
46 45 : Pasangan Impian
47 46 : Seprimen
48 47 : Terguncangnya Mental Budi
49 48 : Mirip Mantra
50 49 : Mirip Keluarga Bahagia
51 Novel : Anak Genius Dari Istri yang Tak Perawan
52 50 : Terancam Lumpuh, Katarak, Bahkan Buta!
53 51 : Obrolan Hangat Dengan Calon Mertua
54 52 : Mulai Menyiapkan Restu
55 53 : Tidak Boleh Menikah Lagi!
56 54 : Jangan Dipaksa, Pelan-Pelan
57 55 : Cinta Boleh, Tapi Jangan Gobl09!
58 56 : Ikatan Spesial
59 57 : Yang Namanya Kebahagiaan
60 58 : Mamah Suci Jadi-Jadian
61 59 : Memohon Restu Kepada Bapak Kandung Suci
62 60 : Ba*nting, Polisikan
63 61 : Mulai Dekat Dengan Calon Mertua
64 62 : Terlalu Bahagia
65 63 : Kita Berhak Bahagia!
66 64 : Mulai Tebar Pesona
67 65 : Ini Belum Apa-Apa!
68 66 : Memohon Restu
69 67 : Rencana Perjodohan?
70 68 : Elena
71 69 : Mengenai Jodoh
72 70 : Mencintai Dengan Sempurna
73 71 : Membeli Keperluan Pernikahan
74 72 : Ke Rumah Budi
75 73 : Undangan Pernikahan Dan Sepenggal Masa Lalu
76 74 : Air Mata Bahagia
77 75 : Pernikahan Impian
78 76 : Setelah SAH!
79 77 : Ayo, Mas!
80 78 : Dinas Malam
81 79 : Penuh Cinta
82 80 : Kekhawatiran Anak yang Tak Sempurna
83 81 : Optimis Dan Jadi Lebih Semangat
84 82 : Pasca KDRT : Trauma dan Kebahagiaan yang Senantiasa Ada
85 83 : Jadi Makin Bahagia
86 84 : Selingkuh?
87 85 : Semuanya Sempurna
88 86 : Senam Hamil
89 87 : Belanja Keperluan Lahiran
90 88 : Penyakit Selingkuh
91 89 : Kabar yang Telanjur Viral
92 90 : Karma?
93 91 : Kelanjutan Kabar Nurma dan Budi
94 92 : Hukuman yang Paling Cocok
95 TAMAT
96 Novel Ojan dan Novel Aqwa
97 Novel Brandon : Kisah Kita Belum Usai (Tuan Muda yang Dianggap Miskin)
98 Novel : Serangan Balik Dokter Terbaik
99 Novel : Mendadak Menikahi Mantan
100 Novel : Kembar Genius Kesayangan Bos Mafia Kejam
101 Novel Binar : Serangan Balik Dokter Terhebat (Season 1-2)
102 Promo Novel : Dituduh Mandul Dan Dicerai, Tapi Hamil Anak Bos
103 Novel Kakeknya Ojan
104 Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa
Episodes

Updated 104 Episodes

1
1 : KD-RT dan Pernikahan Suamiku
2
2 : Melarikan Diri Dan Mencari Bantuan
3
3 : Berjuang Mendapatkan Hak Asuh Anak
4
4 : Disidang
5
5 : Istri Sekaligus Menantu Pembawa Si-al
6
6 : Pulang
7
7 : Se*rangan Balik
8
8 : Bapak Zalim
9
9 : POLISI
10
10 : Hukuman Nyata
11
11 : Khawatir
12
12 : Drama Pun Dimulai
13
13 : Kebohongan Nurma dan Kerinduan Binar Kepada Sang Papah
14
14 : Permohonan Binar
15
15 : Syarat
16
16 : Demi Binar
17
17 : Budi yang Siap Menceraikan Nurma
18
18 : Kehamilan Nurma
19
19 : Pemberontakan Sekaligus Peringatan Keras Dari Binar
20
MOHON PERHATIAN
21
20 : Wanita Tangguh
22
21 : Main Cantik
23
22 : Sandiwara dan Melepas Tanggung Jawab
24
23 : Habis Manis Sepa Dibuang
25
24 : KDRT Bukan Penyelesai Masalah Dalam Rumah Tangga
26
25 : Jatah, Kewajiban, dan Juga Hak
27
26 : Kita : Aku, Mamah, Dan Papah
28
27 : Berkas Perceraian
29
28 : Fitnah Keji
30
29 : PECAH!
31
30 : Belum Baik-Baik Saja
32
31 : Balas Dendam
33
32 : Bukan Suci Apalagi Binar, Tapi Nurma!
34
33 : Paket dan Denda
35
34 : Tiga Ratus Juta
36
35 : Akan Menjadi Lembaran Baru
37
36 : Sepri dan Kedekatannya Dengan Binar
38
37 : Janda Terlarang
39
38 : Budi Dan Gaya Selangitnya
40
39 : Kekecewaan Sekaligus Kebencian
41
40 : Lembaran Baru
42
41 : Perkara Jatuh Bareng
43
42 : Awalnya Serius, Tapi ....
44
43 : Di Sepertiga Malam
45
44 : Langsung Diiyain Saja!
46
45 : Pasangan Impian
47
46 : Seprimen
48
47 : Terguncangnya Mental Budi
49
48 : Mirip Mantra
50
49 : Mirip Keluarga Bahagia
51
Novel : Anak Genius Dari Istri yang Tak Perawan
52
50 : Terancam Lumpuh, Katarak, Bahkan Buta!
53
51 : Obrolan Hangat Dengan Calon Mertua
54
52 : Mulai Menyiapkan Restu
55
53 : Tidak Boleh Menikah Lagi!
56
54 : Jangan Dipaksa, Pelan-Pelan
57
55 : Cinta Boleh, Tapi Jangan Gobl09!
58
56 : Ikatan Spesial
59
57 : Yang Namanya Kebahagiaan
60
58 : Mamah Suci Jadi-Jadian
61
59 : Memohon Restu Kepada Bapak Kandung Suci
62
60 : Ba*nting, Polisikan
63
61 : Mulai Dekat Dengan Calon Mertua
64
62 : Terlalu Bahagia
65
63 : Kita Berhak Bahagia!
66
64 : Mulai Tebar Pesona
67
65 : Ini Belum Apa-Apa!
68
66 : Memohon Restu
69
67 : Rencana Perjodohan?
70
68 : Elena
71
69 : Mengenai Jodoh
72
70 : Mencintai Dengan Sempurna
73
71 : Membeli Keperluan Pernikahan
74
72 : Ke Rumah Budi
75
73 : Undangan Pernikahan Dan Sepenggal Masa Lalu
76
74 : Air Mata Bahagia
77
75 : Pernikahan Impian
78
76 : Setelah SAH!
79
77 : Ayo, Mas!
80
78 : Dinas Malam
81
79 : Penuh Cinta
82
80 : Kekhawatiran Anak yang Tak Sempurna
83
81 : Optimis Dan Jadi Lebih Semangat
84
82 : Pasca KDRT : Trauma dan Kebahagiaan yang Senantiasa Ada
85
83 : Jadi Makin Bahagia
86
84 : Selingkuh?
87
85 : Semuanya Sempurna
88
86 : Senam Hamil
89
87 : Belanja Keperluan Lahiran
90
88 : Penyakit Selingkuh
91
89 : Kabar yang Telanjur Viral
92
90 : Karma?
93
91 : Kelanjutan Kabar Nurma dan Budi
94
92 : Hukuman yang Paling Cocok
95
TAMAT
96
Novel Ojan dan Novel Aqwa
97
Novel Brandon : Kisah Kita Belum Usai (Tuan Muda yang Dianggap Miskin)
98
Novel : Serangan Balik Dokter Terbaik
99
Novel : Mendadak Menikahi Mantan
100
Novel : Kembar Genius Kesayangan Bos Mafia Kejam
101
Novel Binar : Serangan Balik Dokter Terhebat (Season 1-2)
102
Promo Novel : Dituduh Mandul Dan Dicerai, Tapi Hamil Anak Bos
103
Novel Kakeknya Ojan
104
Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!