10 : Hukuman Nyata

Ada lima polisi yang datang ditemani Sepri dan mas Aidan. Dua polisi memakai motor, sisanya membawa mobil pick up.

Beberapa tetangga termasuk pak RT, sudah langsung keluar kemudian berdatangan untuk memastikan, apalagi kini bertepatan dengan jam istirahat. Tampak Al den El yang sudah langsung naik mobil dan keduanya tampak sangat bahagia sambil melahap habis ayam bakarnya.

“Ini ada apa lagi, Mas Sepri? Ada Mas Aidan dan sampai bawa polisi sebanyak ini,” ucap pak RT.

“Kemarin malam si Budi KDRT lagi ke Suci maupun ibunya Suci, setelah Budi kepergok ambil semua perhiasan Binar, Pak RT,” ucap Sepri tegas.

“Astaghfirullah ...,” refleks pak RT sudah langsung mengelus dadanya.

“Makanya memang harus ditindak dan dikasih hukuman nyata, Pak RT. Biar orang-orang seperti Budi, jera! Biar penyakit KDRT-nya juga sembuh!” ucap Sepri lagi.

“Ya sudah, ... ya sudah ... langsung masuk saja, toh pintunya juga sudah dibuka,” ucap pak RT. Meski hanya dia yang bersuara dari semua tetangga, tetangga yang sudah berkumpul di halaman rumah orang tua Budi, tak jauh dari mobil Al dan El main, juga sudah sibuk menggunjing. Semuanya merasa prihatin sekaligus tak habis pikir dengan cara Budi.

Sepri dan mas Aidan ikut masuk ke rumah Budi bersama kelima polisi yang datang. Mereka menemukan Budi sekeluarga yang tengah makan enak di dapur.

“Heh, Budi! Kamu KDRT lagi bahkan ibunya Suci sampai kamu tempe*leng? Kamu bahkan sampai maling perhiasan Binar? Ibli*s memang kamu ya!” kesal Sepri nyaris mence*kik Budi. Andai mas Aidan tak menghalanginya, dua menit saja ia pasti bisa membuat Budi merega*ng nyawa melalui ceki*kannya.

“Sabar, ... pertama, percuma karena orang seperti mereka tipikal yang enggak punya urat mal*u. Tentunya, sayang kamunya, eman-eman! Biar polisi saja yang menindak dan setidaknya, mereka sudah langsung dapat sank*i sosial!” lirih mas Aidan sambil merangkul Sepri dari samping kanan. Ia berusaha menenangkan Sepri, membawanya pergi dari sana.

“Sebagian dari uang yang digunakan untuk membeli perhiasan, merupakan uang saya yah, Bapak-Bapak polisi. Nanti saya ganti bahkan lebih banyak! Saya terpaksa meminjamnya dulu karena saya memang sedang butuh uang!” tegas Budi meyakinkan, tapi polisi yang datang, mengarahkan agar Budi menjelaskan semuanya di kantor polisi.

“Sekarang, semuanya termasuk saudari Nurma, kalian semua ayo ikut kami ke kantor polisi. Nanti kalian bisa menjelaskan sejelas-jelasnya di sana!” tegas ketua polisi yang sedari awal, yang menjadi juru bicara.

“Eh, Pak Polisi, Bapak tidak boleh asal membawa kami tanpa bukti, ya!” ucap ibu Syamsiah memberanikan diri untuk berbicara. Terlebih sang suami justru mlempem, diam tak bisa diandalkan.

“Kata siapa, kami enggak punya bukti? Justru kami enggak mungkin asal datang apalagi melakukan penangkapan layaknya sekarang, tanpa adanya bukti. Karena kalian berempat saja, statusnya sudah sebagai tersangka atas kasus KDRT, penganiayaan, sekaligus perzina*an!” balas si polisi dan detik itu juga sudah langsung membuat keempat orang dewasa yang akan ditangkap, tercengang.

Beberapa saat kemudian, Budi sekeluarga benar-benar diangkut menggunakan mobil polisi. Hanya kedua anak Nurma saja yang ditinggal dan rencananya akan diantar ke rumah orang tua Nurma oleh pak RT dan juga warga.

“Mas Al, kok kita enggak diajak naik mobil juga, ya?” keluh El menatap sedih kepergian mobil polisi yang membawa keluarga mereka.

“Nah, iya ... kok kita enggak diajak padahal kita pengin ikut?” Tak beda dengan sang adik, alasannya sedih juga karena tidak diajak naik mobil polisi dan diyakininya, kakek nenek dan juga mamahnya itu akan diajak jalan-jalan.

“Ya sudah yuk, Mas. Enggak apa-apa kita enggak diajak. Kita habisin ayam bakar saja, yuk! Enggak usah sedih lah, mereka jalan-jalan, kita ya makan-makan!” ucap El bersemangat dan sudah langsung dibalas dengan hal serupa oleh sang adik.

Di mobil, Budi terdiam merenung, menyesali keadaan yang menimpanya. “Kok jadi begini?” batinnya menatap sedih sekitar. Nurma dan orang tuanya tampak tak kalah loyo darinya. Tampak beberapa warga yang sudah langsung menjadikan mereka tontonan, di sepanjang jalan. Layaknya tersangka yang ditangkap di acara yang menghiasi televisi yang pernah mereka tonton, kedua tangan maupun kedua kaki mereka juga diborgol, meski di sana ada dua orang polisi yang jaga-jaga.

Setelah hampir satu setengah jam mengarungi perjalanan, mereka termasuk Sepri dan mas Aidan yang memakai motor, sampai di kantor polisi. Budi sekeluarga tertunduk lesu terlebih mereka sudah langsung dijadikan tersangka dan siap langsung menjalani sidang dalam waktu dekat.

“Mas, ini serius mereka sudah akan langsung disidang dalam waktu dekat?” sergah Sepri berbisik-bisik karena biar bagaimanapun, ia tidak begitu paham masalah hukum.

“Iya, Pri. Harusnya enggak ada satu minggu sudah sidang,” balas mas Aidan.

“ALHAMDULLILAAAAAH!” refleks Sepri dengan suara lantang. Ia sampai sujud syukur saking bahagianya karena bisa memberikan keadilan nyata untuk Suci sekeluarga, selain Budi sekeluarga yang juga sudah langsung mendapatkan hukuman nyata.

Di lain sisi, Suci justru harus menghadapi lamaran dari beberapa lelaki yang mengetahui dirinya sudah janda. Halaman rumah ibu Manis sudah penuh sepeda motor dari satu keluarga yang siap meminang Suci, selepas Suci beres masa idah.

“Jadi, sekarang lamaran dulu, nanti kalau beres masa idah, baru langsung nikah!” ucap bapak-bapak yang berharap anak bujangnya diterima oleh Suci.

Pria bernama Rozy itu merupakan adik kelas Suci sewaktu SMA, tapi sejauh ini, Rozy mengaku belum pernah pacaran apalagi menikah karena dari dulu, Rozy sudah cinta berat ke Suci. Jadi, setelah tahu apa yang terjadi kepada Suci, kini Rozy sengaja memboyong keluarga besarnya.

“Lah ...,” refleks Suci lemas. Ia yang baru pulang kerja jadi makin lelah. Bukan hanya karena kesibukan seharian ini ditambah ia yang masih sakit, tapi juga mengenai urusannya dan Budi. Satu menit yang lalu saja, ia baru dapat mendapat kabar dari Sepri. Melalui pesan WA, pria difabel itu mengabarkan bahwa Budi sekeluarga termasuk Nurma, sudah ditangkap sekaligus ditetapkan sebagai tersangka.

Bagi Suci yang mengalami, sebagai korban KDRT dan rumah tangga sebelumnya jauh dari baik-baik saja, menikah lagi menjadi bagian dari hal mustahil dalam hidupnya. Terlebih ia memiliki Binar yang sejak dalam perut sudah diperlakukan berbeda oleh Budi sekeluarga. Hingga Suci yang sadar Binar sangat membutuhkannya memutuskan untuk memfokuskan hidupnya kepada Binar, seperti apa yang dari dulu sudah ibu Manis lakukan kepadanya.

Hanya saja, menolak pinangan jika hidup di kampung layaknya yang Suci alami, ditambah statusnya sebagai janda pasti akan dianggap sebelah mata, bukanlah perkara mudah. Bisa jadi, selain sanksi sosial khususnya dari mereka yang ditolak lamarannya, termasuk juga para tetangga yang menyaksikan, mau tidak mau pasti akan Suci dapatkan.

“Aduh, ini mohon maaf banget ....” Dengan sopan, Suci menjelaskan, dirinya sudah harus langsung kembali ke klinik karena pasien sedang membludak. Alasannya pulang karena ia harus membawa Binar untuk turut ke klinik karena Binar memang sedang demam. Satu hal yang Suci harapkan, semoga, demamnya Binar bukan karena apa yang Budi alami.

Terpopuler

Comments

Kamiem sag

Kamiem sag

sat set Aidan
meski didunia nyata lebih sulit

2025-01-28

0

Sunarmi Narmi

Sunarmi Narmi

Cpt banget ya prosesnya thor...kasusnya ngak ribet 🤣🤣🤣..hrsnya kan ada lidik naik ke sidik dn gelar perkara...dunia halu memang sat set das des 🤣🤣🤣😆😆😆😆😆😆😆😆😆😆

2023-12-25

1

Firli Putrawan

Firli Putrawan

bagus lah lgsg d boyong k vila prodeo

2023-09-01

3

lihat semua
Episodes
1 1 : KD-RT dan Pernikahan Suamiku
2 2 : Melarikan Diri Dan Mencari Bantuan
3 3 : Berjuang Mendapatkan Hak Asuh Anak
4 4 : Disidang
5 5 : Istri Sekaligus Menantu Pembawa Si-al
6 6 : Pulang
7 7 : Se*rangan Balik
8 8 : Bapak Zalim
9 9 : POLISI
10 10 : Hukuman Nyata
11 11 : Khawatir
12 12 : Drama Pun Dimulai
13 13 : Kebohongan Nurma dan Kerinduan Binar Kepada Sang Papah
14 14 : Permohonan Binar
15 15 : Syarat
16 16 : Demi Binar
17 17 : Budi yang Siap Menceraikan Nurma
18 18 : Kehamilan Nurma
19 19 : Pemberontakan Sekaligus Peringatan Keras Dari Binar
20 MOHON PERHATIAN
21 20 : Wanita Tangguh
22 21 : Main Cantik
23 22 : Sandiwara dan Melepas Tanggung Jawab
24 23 : Habis Manis Sepa Dibuang
25 24 : KDRT Bukan Penyelesai Masalah Dalam Rumah Tangga
26 25 : Jatah, Kewajiban, dan Juga Hak
27 26 : Kita : Aku, Mamah, Dan Papah
28 27 : Berkas Perceraian
29 28 : Fitnah Keji
30 29 : PECAH!
31 30 : Belum Baik-Baik Saja
32 31 : Balas Dendam
33 32 : Bukan Suci Apalagi Binar, Tapi Nurma!
34 33 : Paket dan Denda
35 34 : Tiga Ratus Juta
36 35 : Akan Menjadi Lembaran Baru
37 36 : Sepri dan Kedekatannya Dengan Binar
38 37 : Janda Terlarang
39 38 : Budi Dan Gaya Selangitnya
40 39 : Kekecewaan Sekaligus Kebencian
41 40 : Lembaran Baru
42 41 : Perkara Jatuh Bareng
43 42 : Awalnya Serius, Tapi ....
44 43 : Di Sepertiga Malam
45 44 : Langsung Diiyain Saja!
46 45 : Pasangan Impian
47 46 : Seprimen
48 47 : Terguncangnya Mental Budi
49 48 : Mirip Mantra
50 49 : Mirip Keluarga Bahagia
51 Novel : Anak Genius Dari Istri yang Tak Perawan
52 50 : Terancam Lumpuh, Katarak, Bahkan Buta!
53 51 : Obrolan Hangat Dengan Calon Mertua
54 52 : Mulai Menyiapkan Restu
55 53 : Tidak Boleh Menikah Lagi!
56 54 : Jangan Dipaksa, Pelan-Pelan
57 55 : Cinta Boleh, Tapi Jangan Gobl09!
58 56 : Ikatan Spesial
59 57 : Yang Namanya Kebahagiaan
60 58 : Mamah Suci Jadi-Jadian
61 59 : Memohon Restu Kepada Bapak Kandung Suci
62 60 : Ba*nting, Polisikan
63 61 : Mulai Dekat Dengan Calon Mertua
64 62 : Terlalu Bahagia
65 63 : Kita Berhak Bahagia!
66 64 : Mulai Tebar Pesona
67 65 : Ini Belum Apa-Apa!
68 66 : Memohon Restu
69 67 : Rencana Perjodohan?
70 68 : Elena
71 69 : Mengenai Jodoh
72 70 : Mencintai Dengan Sempurna
73 71 : Membeli Keperluan Pernikahan
74 72 : Ke Rumah Budi
75 73 : Undangan Pernikahan Dan Sepenggal Masa Lalu
76 74 : Air Mata Bahagia
77 75 : Pernikahan Impian
78 76 : Setelah SAH!
79 77 : Ayo, Mas!
80 78 : Dinas Malam
81 79 : Penuh Cinta
82 80 : Kekhawatiran Anak yang Tak Sempurna
83 81 : Optimis Dan Jadi Lebih Semangat
84 82 : Pasca KDRT : Trauma dan Kebahagiaan yang Senantiasa Ada
85 83 : Jadi Makin Bahagia
86 84 : Selingkuh?
87 85 : Semuanya Sempurna
88 86 : Senam Hamil
89 87 : Belanja Keperluan Lahiran
90 88 : Penyakit Selingkuh
91 89 : Kabar yang Telanjur Viral
92 90 : Karma?
93 91 : Kelanjutan Kabar Nurma dan Budi
94 92 : Hukuman yang Paling Cocok
95 TAMAT
96 Novel Ojan dan Novel Aqwa
97 Novel Brandon : Kisah Kita Belum Usai (Tuan Muda yang Dianggap Miskin)
98 Novel : Serangan Balik Dokter Terbaik
99 Novel : Mendadak Menikahi Mantan
100 Novel : Kembar Genius Kesayangan Bos Mafia Kejam
101 Novel Binar : Serangan Balik Dokter Terhebat (Season 1-2)
102 Promo Novel : Dituduh Mandul Dan Dicerai, Tapi Hamil Anak Bos
103 Novel Kakeknya Ojan
104 Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa
Episodes

Updated 104 Episodes

1
1 : KD-RT dan Pernikahan Suamiku
2
2 : Melarikan Diri Dan Mencari Bantuan
3
3 : Berjuang Mendapatkan Hak Asuh Anak
4
4 : Disidang
5
5 : Istri Sekaligus Menantu Pembawa Si-al
6
6 : Pulang
7
7 : Se*rangan Balik
8
8 : Bapak Zalim
9
9 : POLISI
10
10 : Hukuman Nyata
11
11 : Khawatir
12
12 : Drama Pun Dimulai
13
13 : Kebohongan Nurma dan Kerinduan Binar Kepada Sang Papah
14
14 : Permohonan Binar
15
15 : Syarat
16
16 : Demi Binar
17
17 : Budi yang Siap Menceraikan Nurma
18
18 : Kehamilan Nurma
19
19 : Pemberontakan Sekaligus Peringatan Keras Dari Binar
20
MOHON PERHATIAN
21
20 : Wanita Tangguh
22
21 : Main Cantik
23
22 : Sandiwara dan Melepas Tanggung Jawab
24
23 : Habis Manis Sepa Dibuang
25
24 : KDRT Bukan Penyelesai Masalah Dalam Rumah Tangga
26
25 : Jatah, Kewajiban, dan Juga Hak
27
26 : Kita : Aku, Mamah, Dan Papah
28
27 : Berkas Perceraian
29
28 : Fitnah Keji
30
29 : PECAH!
31
30 : Belum Baik-Baik Saja
32
31 : Balas Dendam
33
32 : Bukan Suci Apalagi Binar, Tapi Nurma!
34
33 : Paket dan Denda
35
34 : Tiga Ratus Juta
36
35 : Akan Menjadi Lembaran Baru
37
36 : Sepri dan Kedekatannya Dengan Binar
38
37 : Janda Terlarang
39
38 : Budi Dan Gaya Selangitnya
40
39 : Kekecewaan Sekaligus Kebencian
41
40 : Lembaran Baru
42
41 : Perkara Jatuh Bareng
43
42 : Awalnya Serius, Tapi ....
44
43 : Di Sepertiga Malam
45
44 : Langsung Diiyain Saja!
46
45 : Pasangan Impian
47
46 : Seprimen
48
47 : Terguncangnya Mental Budi
49
48 : Mirip Mantra
50
49 : Mirip Keluarga Bahagia
51
Novel : Anak Genius Dari Istri yang Tak Perawan
52
50 : Terancam Lumpuh, Katarak, Bahkan Buta!
53
51 : Obrolan Hangat Dengan Calon Mertua
54
52 : Mulai Menyiapkan Restu
55
53 : Tidak Boleh Menikah Lagi!
56
54 : Jangan Dipaksa, Pelan-Pelan
57
55 : Cinta Boleh, Tapi Jangan Gobl09!
58
56 : Ikatan Spesial
59
57 : Yang Namanya Kebahagiaan
60
58 : Mamah Suci Jadi-Jadian
61
59 : Memohon Restu Kepada Bapak Kandung Suci
62
60 : Ba*nting, Polisikan
63
61 : Mulai Dekat Dengan Calon Mertua
64
62 : Terlalu Bahagia
65
63 : Kita Berhak Bahagia!
66
64 : Mulai Tebar Pesona
67
65 : Ini Belum Apa-Apa!
68
66 : Memohon Restu
69
67 : Rencana Perjodohan?
70
68 : Elena
71
69 : Mengenai Jodoh
72
70 : Mencintai Dengan Sempurna
73
71 : Membeli Keperluan Pernikahan
74
72 : Ke Rumah Budi
75
73 : Undangan Pernikahan Dan Sepenggal Masa Lalu
76
74 : Air Mata Bahagia
77
75 : Pernikahan Impian
78
76 : Setelah SAH!
79
77 : Ayo, Mas!
80
78 : Dinas Malam
81
79 : Penuh Cinta
82
80 : Kekhawatiran Anak yang Tak Sempurna
83
81 : Optimis Dan Jadi Lebih Semangat
84
82 : Pasca KDRT : Trauma dan Kebahagiaan yang Senantiasa Ada
85
83 : Jadi Makin Bahagia
86
84 : Selingkuh?
87
85 : Semuanya Sempurna
88
86 : Senam Hamil
89
87 : Belanja Keperluan Lahiran
90
88 : Penyakit Selingkuh
91
89 : Kabar yang Telanjur Viral
92
90 : Karma?
93
91 : Kelanjutan Kabar Nurma dan Budi
94
92 : Hukuman yang Paling Cocok
95
TAMAT
96
Novel Ojan dan Novel Aqwa
97
Novel Brandon : Kisah Kita Belum Usai (Tuan Muda yang Dianggap Miskin)
98
Novel : Serangan Balik Dokter Terbaik
99
Novel : Mendadak Menikahi Mantan
100
Novel : Kembar Genius Kesayangan Bos Mafia Kejam
101
Novel Binar : Serangan Balik Dokter Terhebat (Season 1-2)
102
Promo Novel : Dituduh Mandul Dan Dicerai, Tapi Hamil Anak Bos
103
Novel Kakeknya Ojan
104
Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!