Pangeran Erland tengah memandangi wajah Alice yang tertidur lelap di sampingnya. Dia membelai wajah cantik itu, lalu memberikan sebuah kecupan hangat di sana.
“Aku tidak akan membiarkan orang lain menyakitimu, Alice!”
Setelah mengatakan itu, Pangeran Erland pun keluar dari kamar dan duduk di meja makan. Dia memberikan sebuah sinyal kepada pengawal bayangannya.
Pengawal bayangan itu adalah pengawal khusus, atau lebih tepatnya adalah pengawal rahasia yang dilatih secara diam-diam oleh Pangeran Erland di luar pengetahuan Raja.
Para pengawal rahasia itu lalu masuk lewat jendela yang sudah Pangeran buka, tanpa mengeluarkan bunyi sedikit pun. Benar-benar sunyi hingga rasanya seakan tidak ada yang masuk ke ruangan itu.
“Kalian harus bersiap-siap karena Raja sudah bergerak!” seru Pangeran Erland pada para pengawal itu.
Enam orang yang benar-benar terpilih itu, sama-sama mengangguk. Lalu, salah seorang yang menjadi ketua mereka pun bertanya, “Yang Mulia, apa yang terjadi?”
Pangeran mendeesahkan napas kasar dengan kening berekerut. “Sepertinya Raja sudah curiga akan sesuatu. Aku menangkap kerutan alis Raja saat makan malam tadi. Dan, aku melihat Raja mengamati Alice!”
“Apa yang harus kita lakukan, Yang Mulia?” tanya ketua pengawal rahasia yang selama ini selalu menjalankan tugasnya dengan sangat baik.
Pangeran tampak berpikir sejenak, sebelum akhirnya menjawab, “Perketat penjagaan, dan jangan biarkan ada apa pun yang bisa dicurigai! Raja pasti sudah menyuruh Butler mengawasi istana ini!”
Pangeran terlihat sangat tegang. Hubungannya dengan Alice, jelas merupakan sebuah pelanggaran. Dalam aturan kerajaan Warlingtoon, seorang pangeran tidak diperkenankan menjalin hubungan dengan pelayan. Terkecuali, jika pangeran itu sudah menikah dan pelayannya akan diangkat menjadi selir.
Namun, selir dan istri utama pangeran dalam kerajaan Warlingtoon tentu akan memiliki hak yang berbeda. Selir tidak diperkenankan ikut campur dalam urusan kerajaan karena dia hanya dijadikan simbol sebagai pelayan ranjang Pangeran.
Tentu saja Pangeran Erland tidak mau menjadikan Alice sebagai selir. Dia ingin Alice menjadi istri utama karena hatinya sudah terlanjur tertaut dengan gadis itu.
“Sampaikan pesan ini kepada Asisten Jo juga! Kalian juga harus mengawasi Alice!”
Para pengawal itu mengangguk paham, dan akhirnya meninggalkan ruangan pangeran dengan cepat dan tanpa menimbulkan suara apa pun.
Sementara itu, Pangeran Erland kembali ke kamar, menemui Alice yang terbang ke alam mimpi. Dia naik ke ranjang dan memeluk Alice. “Jangan khawatir, Sayang. Aku akan melindungimu!” ucap Pangeran Erland seraya menanamkan kecupan lembut di kening kekasihnya itu.
**
**
Setelah beberapa hari berlalu, kepala pelayan raja kembali mendatangi Raja untuk melaporkan temuan mata-matanya.
“Jadi bagaimana?” tanya Raja dengan wajah tegang. Dia sungguh merasa curiga dan khawatir dengan keselamatan putranya. Pasalnya, kalau terjadi sesuatu dengan Pangeran Erland, akan terjadi masalah besar dan mungkin juga terjadi pemberontakan untuk memperebutkan tahta.
“Yang Mulia, mata-mata kami tidak mendapatkan apa-apa. Pengawal yang Baginda lihat waktu itu, memang adalah pengawal dari seleksi yang dilakukan Asisten Jo baru-baru ini. Sementara pelayan pribadi Pangeran, dia adalah pelayan pilihan Pangeran sendiri yang mampu membuat lidah Pangeran kembali bisa merasakan, lewat masakan pelayan itu. Selebihnya, mereka hanya bekerja seperti biasa,” jelas Butler panjang lebar.
Baginda Raja merasa sedikit bingung mendengar penjelasan yang disampaikan Butler. Apa mungkin yang dia rasakan sebelumnya hanya perasaan aneh, yang kebetulan hinggap di kepala karena terlalu menyayangi Pangeran?
“Apa hanya itu saja?” tanya Raja lagi.
“Tidak ada, Yang Mulia. Kecuali ....”
“Kecuali apa?”
“Kecuali pelayan istana pangeran yang sekarang sudah diganti. Pangeran sudah memecat kepala pelayan sebelumnya.”
Raja terkejut bukan main. Anne sudah bekerja semenjak mendiang ratu mengutusnya menjaga istana pangeran. Raja juga tahu Pangeran Erland sangat menyayangi ibunya, lalu kenapa Anne yang merupakan pelayan terpercaya mendiang ratu, sampai dipecat oleh Sang Pangeran?
“Panggil Pangeran untuk menghadapku!”
***
Good pagi, cie udah mulai tegang. Manis-manisnya pending dulu yak 🙃🙃 Nungguin panen kembang sama kopi, oh iya panen vote juga, baru manis-manis lagi 🤣
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 50 Episodes
Comments
Ney 🐌
😲😲😲😲
2024-01-09
1
anonim
waduuuh raja menyuruh panggil Anne
2024-01-07
0
Novano Asih
Wah ternyata pangeran udah tahu kalau raja udah bergerak,keren keren
2023-12-20
1