Pangeran | Bab 10

Asisten Pangeran Erland benar-benar paham dengan apa yang diperintahkan padanya. Dia dan para pengawal bertindak cepat dan menangkap Anne.

Wanita itu pun berteriak dengan wajah panik. Namun, asisten Pangeran Erland dengan sigap langsung memukul Anne hingga pingsan.

Secara diam-diam, Anne dibawa pergi menuju ke penjara bawah tanah, lalu disiram air dingin agar cepat bangun. Anne yang kembali sadar langsung takut dan seketika wajahnya menjadi pucat.

Di hadapannya saat ini hanya ada Asisten Pangeran Erland dan beberapa pengawal yang mengelilingi Anne. Tubuh Anne terikat dengan tali yang sangat kencang dan dia didudukkan pada sebuah kursi.

Jantung wanita itu berdetak dengan sangat cepat. Napasnya tersengal-sengal seiring dengan rasa takut yang menyerangnya.

Dia tahu, hukuman yang diberikan oleh Pangeran Erland tidak main-main. Dia harus menanggung akibat dari kelancangannya yang memperingatkan Pangeran Erland tentang hubungan terlarang dengan Alice.

Anne berteriak meminta pengampunan dengan tubuh yang terus bergerak, berusaha melepaskan diri. “Tolong Asisten Jo, aku tidak akan mengulanginya lagi. Tolong biarkan aku bersujud pada Yang Mulia Pangeran. Ampuni aku, kumohon!”

Sayangnya, asisten Pangeran itu sama sekali tidak memedulikannya. Pria itu pun tersenyum menakutkan lalu berkata, “Mulai sekarang, kamu harus menjaga perkataanmu dan kamu harus tahu diri, Anne!”

Suara tawa sang asisten mulai terdengar di setiap sudut ruang penjara bawah tanah yan sepi itu, diikuti oleh suara tawa menyeramkan yang keluar dari mulut para pengawal. Hal itu membuat wajah Anne semakin pucat pasi karena suara tawa itu terdengar mengerikan.

Tiba-tiba, asisten Pangeran menghentikan tawanya dan berganti dengan senyuman licik. Pria itu memandangi wajah Anne yang pucat, dan kembali berkata, “Oh, tapi aku lupa kalau mulai sekarang kamu juga tidak mungkin bisa berbicara yang tidak-tidak lagi.”

Anne pun langsung mengerti apa yang dimaksud asisten Pangeran Erland itu. Dia langsung mencoba berontak dan berteriak sekencang-kencangnya untuk meminta pertolongan.

Anne sangat tahu bahwa setelah ini, nyawanya mungkin akan terlepas dari raganya. Dia sangat tahu apa yang akan menimpanya setelah ini.

“Aku mohon Asisten Jo. Jangan lakukan itu!” teriak Anne diiringi suara tangis yang begitu kencang. Dia bergerak sekuat tenaga agar bisa lepas dari tali yang kini mengikat tubuhnya dengan sangat kuat.

Usaha Anne itu tidak akan pernah berhasil. Sekarang, pengawal Pangeran malah menahannya untuk tidak bergerak, dan akhirnya dia pun kalah tenaga.

Asisten Pangeran itu lalu meraih kedua pipi Anne dengan satu tangannya. Dia mendekatkan wajahnya pada Anne, kemudian berkata, “Maafkan aku, Anne! Aku hanya menuruti perintah Yang Mulia Pangeran, bukan menuruti perintahmu!”

Di saat itulah seorang pengawal lain masuk ke dalam penjara bawah tanah itu dengan membawa sebuah alat yang terlihat sangat mengerikan. Anne tahu dia tidak akan selamat setelah ini dan dia langsung merinding melihat alat itu mendekat ke arahnya.

Asisten Pangeran pun berkata lagi, “Harusnya kamu tahu diri sebelum mengancam Yang Mulia Pangeran. Kamu bilang, apa yang terjadi bila Baginda Raja dan orang-orang tahu?” Asisten Pangeran kembali tertawa dengan kencang. “Itu mudah saja, Anne! Kita hanya perlu memastikan rahasia itu terkubur untuk selamanya,” kata Asisten Pangeran dengan ekspresi menakutkan.

Setelah itu, terdengar suara teriakan yang teramat tragis. Teriakan memilukan itu berasal dari mulut Anne yang sudah dengan lancang mengatur Pangeran Erland.

Begitu semua selesai, Anne sudah bersimbah darah dan dalam keadaan pingsan. Lidahnya sudah terpotong sempurna dan tugas mereka pun selesai.

Asisten Pangeran pun meninggalkan penjara bawah tanah sambil bersiul dan para pengawal Pangeran Erland mengikuti di belakang.

Sementara itu, di sisi lain, Alice tengah melamun sendirian menatap ke luar jendela kamarnya yang gelap. Dia begitu merindukan Pangeran Erland, tetapi seperti yang dikatakan Anne saat itu, Alice juga harus mulai belajar mengubur perasaannya.

Dia sudah memikirkan banyak hal dan banyak cara. Namun, tetap saja tidak ada cara yang bisa membuatnya bersatu dengan Pangeran Erland.

Jurang itu terlalu dalam dan curam, sehingga untuk mencapai Pangeran Erland dia pasti harus mengorbankan nyawanya.

Tak hanya itu, Alice juga dibuat galau dengan isi kepalanya sendiri. Setelah memutuskan untuk menjauh, Alice kini bingung bagaimana cara mengatakannya pada Pangeran Erland.

Hubungan mereka hanya sebatas Pangeran dan pelayannya. Tidak ada pernyataan cinta yang mengikat hubungan mereka. Lalu, bagaimana caranya mengakhiri suatu hubungan yang bahkan tidak pernah dimulai?

Saat Alice masih asyik melamun, tiba-tiba suara ketukan di pintu membuat lamunan Alice buyar. Entah siapa yang datang malam-malam begini.

Karena yang terdengar hanya suara ketukan pintu tanpa ada suara manusia, wanita itu pun dengan malas bertanya, “Siapa di sana?”

Namun, tidak ada jawaban, dan yang terdengar hanya suara ketukan kembali di pintu. Hal itu membuat Alice semakin penasaran dan akhirnya mengembuskan napas dengan kasar, sebelum berjalan menuju pintu.

“Siapa sih yang iseng malam-malam begini?” gumam gadis itu dengan wajah kesal.

Dia pun menarik handle pintu dan matanya langsung terbuka lebar. Dia tidak menyangka ada laki-laki yang berdiri di depan kamarnya saat ini.

Padahal, ini adalah area khusus kamar pelayan wanita.

“Apa yang–”

Alice belum sempat menyelesaikan kalimatnya, saat mulutnya dikunci dengan paksa dan wanita itu didorong masuk ke dalam kamarnya sendiri.

***

Hayo, siapa tuh yang datang? Maapkan aku ya Anne, Pangeran lagi jatuh cintrong jadi sulit dikasih tau 🥹🥹

Terpopuler

Comments

Zieya🖤

Zieya🖤

ya Allah.... sadis amat....

2024-07-28

0

LENY

LENY

KEJAM BENER YA HUKUMANNYA PADAHAL ANNE SAYANG SAMA ALICE MAKSUD NYA BAIK. DUH SEDIH LIHAT ANNE KEJAM BENER HUKUMANNYA GAK BERADAB😡😡

2024-07-04

1

Bundanya Pandu Pharamadina

Bundanya Pandu Pharamadina

kasihan Anne niat melindungi Alice ternyata dia yg jadi korban kekejaman Pangeran😢

2024-03-24

2

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!