︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵

Hanya suara derasnya tetesan hujan di atas genting memenuhi seluruh ruangan gadis berambut pendek sebahu tersebut sudah tidur dengan sangat nyenyak mulai memasuki alam bawah sadarnya.

Tapi belum sempat memasuki alam mimpinya suara keras benda jatuh dari luar rumah langsung membangunkannya, kepalanya sedikit pening terbangun karena terkejut mendengar suara benda jatuh. Walau keadaan di luar masih hujan deras tapi suara benda jatuh tersebut terdengar sangat nyaring dan jelas.

Saat Xinyue hendak bangun dari posisinya berbaring lampu rumahnya tiba-tiba padam semua, tubuhnya terasa otomatis mengambil gerakan bertahan diri dengan bersandar di dinding. Perlahan dirinya bangkit berdiri di atas sofa melihat keadaan sekeliling gelap gulita.

Instingnya yang selalu peka dengan keadaan sekitar di tambah cahaya Chaopard Diamond bersinar kedap-kedip dengan cepat menandakan kalau ada sesuatu yang mengintai Xinyue langsung mengambil senjata yang selalu terselip di salah satu bagian sofa lalu menyalakan senter ponselnya.

Pandangannya mengedar ke seluruh ruang tamu mengamati seksama walau dalam hatinya sedikit takut karena ada perasaan trauma masa kecilnya yang berhubungan dengan kegelapan. Xinyue berharap kalau gege segera pulang bukan hanya dirinya yang merasa terancam tapi sinyal cahaya dari Diamond di sakunya menambah perasaan tegang.

Setelah beberapa menit menunggu keadaan lampu rumahnya tidak kunjung menyala tapi hujan masih turun dengan derasnya matanya malah salah fokus melihat ke sesuatu yang ada di jendela tepat berada di depannya.

Jarak sofa ruang tamu dengan jendela tersebut lumayan jauh karena dekat dengan area kerja gege tapi suatu hal yang berasal dari luar benar-benar membuatnya heran, seperti ada seseorang menggunakan topi berwarna hitam berdiri menatapnya dari luar tertimpa hujan.

Matanya menatap lekat-lekat orang yang seakan berdiri di luar jendela tersebut saat cahaya petir bersinar di luar diikuti suara gemuruh sosok yang dilihatnya di luar tiba-tiba hilang dan bersamaan dengan itu lampu di rumahnya seketika menyala.

Perasaannya sedikit tersentak saat melihat ke arah jendela tadi, sosok seseorang menggunakan topi hitam itu muncul lagi di luar tertimpa hujan walau keadaan sekitarnya telah terang tapi ditatap sosok dari luar jendela di tengah hujan deras tengah malam ini sangat membuatnya gelagapan.

Cukup lama Xinyue menatap sosok itu tangannya yang gemetaran menjatuhkan ponselnya begitu saja beralih memegang senjata dengan kedua tangannya, keringat mengucur perlahan di seluruh dahinya walau perasaannya menyuruh mundur untuk menjaga Chaopard tapi instingnya malah menyakinkan nya untuk maju perlahan ke arah jendela.

Baru saja kakinya menapaki lantai cahaya kilatan petir mengalihkan perhatiannya dari jendela dan malah melihat ke arah lain, saat kepalanya menoleh ke arah jendela lagi sosok itu sudah hilang. Xinyue menelan salivanya gusar merasa tegang dan kaku diseluruh tubuhnya.

Hujan di luar sana masih turun dengan derasnya sesekali diikuti suara gemuruh dari petir dan ada hal aneh lain di sekitarnya, suhu ruangan tiba-tiba saja terasa menghangat padahal hujan masih deras dan dirinya dari tadi hanya di ruang tamu tidak kemana-mana apalagi sampai menyalakan penghangat ruangan, tapi suhu sekitarnya yang terasa menghangat sedikit memberi kenyamanan.

Sedikit demi sedikit instingnya merasa tenang saat menyadari cahaya kedap-kedip dari Chaopard sudah melemah yang menandakan mungkin sudah tidak ada lagi ancaman, baru saja meletakkan tubuhnya bersandar di sofa tiba-tiba ada hembusan angin yang sangat dingin entah dari mana terasa menusuk sekitaran lehernya.

Tangan kanannya mengusap perlahan tengkuknya sambil memejamkan matanya merasa rileks tangan kirinya yang lebih kuat tetap pada posisi berancang-ancang, setelah angin tersebut hilang samar-samar indra pendengarannya mendengar sebuah bisikan.

"Chaopard Diamond adalah ancaman, kamu harus segera lepas dari benda itu jika ingin selamat dari seorang Huang Jinkyung,"

Suara tersebut terdengar kecil seakan dari kejauhan tapi apa yang terucap sangat jelas di telinganya, Xinyue mengerutkan dahinya tidak yakin dengan apa yang di dengarnya tadi dan langsung mengambil ponselnya berlari menuju ke tangga tepatnya ke kamarnya di lantai 2.

Sampai di kamar Xinyue mendapatkan pesan yang baru saja masuk dari gege, saudaranya mengatakan akan menginap di rumah temannya malam ini karena hujan masih terlalu deras jika di paksa pulang dan juga malam sudah larut, gege juga menyuruhnya untuk tidur di kamarnya karena di sana lebih aman walau sendirian di rumah.

Xinyue hanya menarik nafas pelan membaca pesan tersebut langsung keluar lagi dari kamarnya berpindah ke kamar gege yang ada di sebelah dan langsung mengunci segala macam jenis kunci yang terpasang di pintu. Dirinya sedikit kaget melihat kamar gege, sekelilingnya sangat rapi dan terasa nyaman untuk ditempati seharian.

Langsung saja gadis itu menghempaskan tubuhnya di atas kasur yang berukuran lumayan besar tersebut, sebelum kantuk menyerang dirinya menyempatkan bangun lagi dan menyimpan Chaopard Diamond di bagian tersembunyi pada dipan kasur gege, setelah di rasanya aman barulah tangannya menarik selimut hingga menutupi tubuhnya separuh dan tidur dengan tenang ditemani suara hujan deras.

...****************...

Mata pelajaran terakhir di hari jumat telah selesai murid-murid mulai membereskan barang-barang dan buku mereka di atas meja memasukkan ke tas, setelah guru pengajar keluar semua teman sekelasnya keluar barulah Xinyue, Fanglin, dan Lexin bangkit dari bangkunya berjalan santai keluar kelas.

"Malam ini ada taruhan balapan yang dibuka sama Eagle Scout di Beiwanzi, Hyean sebagai anggota andalan di tunjuk Kak Yuanyin buat wakilin," Lexin mengedarkan pandangannya ke samping setelah membaca berita lokal di ponselnya.

"Mau ikutan, Xin?" dengan wajah santai dan jutek khas Fanglin gadis itu melempar pertanyaan ke Xinyue.

"Mager sih sebenernya, tapi liat aja dulu ntar malem soalnya Yuan mau ketemu sama gua," langkah kaki Lexin langsung berhenti saat mendengar ucapan dari sahabatnya tersebut.

"Tumben, udah jadian lu sama dia?" ekspresi yang terukir di wajah Lexin terlihat jelas kalau anak itu menyelidiki lebih lanjut maksud ucapannya.

"Nggak, dia bilang ada hal penting oh ya, kemarin gua ngeliat Yuan semobil sama CEO GH'Y Industry gua langsung penasaran apa hubungan Yuan dengan CEO itu,"

"CEO GH'Y kan kepala penggalang dana terbesar untuk Guangzhou race terus Yuan adalah anak donatur sekolah, itu artinya Yuan anak orang kaya kan? maybe CEO itu sebenernya Papanya Yuan?" otaknya Fanglin dengan lancar dapat langsung menyimpulkan semua yang diucapkan.

"Ini masuk akal sih, kan sampai sekarang juga orang tuanya Yuan nggak pernah ke ekspor siapa, jadi bisa aja kalau CEO GH'Y itu Papanya," Xinyue menjentikkan jarinya setuju dengan apa yang diucapkan Fanglin.

"Tapi kok Yuan bisa ngehubungin lu? bukannya lu bilang kalau udah nge-blokir id dia?" lagi dan lagi Lexin memasang ekspresi menyelidiki khasnya.

"Itulah dia, waktu gua mau pulang kemarin gua ngeliat dari jauh Yuan dateng semobil sama CEO itu ke rumah gua malam-malam dan mereka ngebawa sebuah kotak ngeletakin di depan rumah gua. Isinya ternyata ada buket, surat, dan coklat gitu nah di surat itulah makanya gua tau kalau dia mau ketemu sama gua ntar malam," Xinyue langsung menceritakan semuanya terang-terangan.

"Gua jadi penasaran ada apa, mending lu datang ajalah balapan nanti gua bisa suruh Minghao atau Jingyi yang wakilin," Fanglin setuju dengan saran yang di ajukan oleh Lexin balapan itu bisa di handle oleh anggota lain jadi Xinyue harus pergi untuk bertemu dengan Yuan

Setelah berpikir sejenak akhirnya Xinyue mengangguk setuju dan langsung mengulurkan tangannya memberi tos karena itu artinya dirinya tidak akan pergi ke markas sepulang sekolah dan akan langsung pulang ke rumah untuk bersiap.

Saat sampai di parkiran tidak terlalu jauh dari posisinya berdiri Xinyue tersenyum tipis saat melihat ke arah seorang pria yang masuk ke mobil sambil menenteng bola basket di tangannya, Yuan.

Perasaannya tidak bisa dibohongi rasa sukanya pada Yuan sebenarnya semakin tumbuh sikap pria itu yang semakin menghangat sebenarnya membuatnya nyaman, walau ada rasa sedikit tidak yakin dalam hatinya kalau pria yang saat ini dia sukai adalah salah satu musuhnya.

Musuh pengintai dari dekat, hal itu adalah hal yang belakangan ini sering Xinyue pikirkan tentang Yuan dirinya benar-benar takut kalau dirinya terlalu terbawa perasaan hingga takutnya nanti dia akan terlena lalu melepaskan Chaopard Diamond pada musuh.

Lamunannya membuyar saat mobil Yuan tersebut berlalu keluar dari parkiran sekolah dengan segera gadis itu memakai helm bergegas mengemudikan motornya pulang.

Cahaya orange matahari terbenam perlahan menghilang di telan gelapnya hamparan langit malam, cuaca cerah membuat pemandangan langit penuh hamparan bintang yang berkelap-kelip bergiliran seakan saling menyapa.

❀ See You In The Next Part ❀

Terpopuler

Comments

Mawar_Jingga

Mawar_Jingga

duh udah mulai menegangkan nih,

2023-08-24

0

lihat semua
Episodes
1 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
2 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
3 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
4 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
5 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
6 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
7 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
8 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
9 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
10 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
11 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
12 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
13 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
14 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
15 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
16 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
17 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
18 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
19 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
20 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
21 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
22 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
23 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
24 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
25 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
26 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
27 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
28 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
29 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
30 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
31 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
32 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
33 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
34 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
35 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
36 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
37 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
38 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
39 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
40 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
41 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
42 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
43 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
44 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
45 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
46 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
47 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
48 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
49 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
50 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
51 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
52 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
53 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
54 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
55 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
56 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
57 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
58 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
59 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
60 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
61 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
62 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
63 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
64 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
65 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
66 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
67 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
68 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
69 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
70 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
71 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
72 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
73 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
74 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
75 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
76 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
77 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
78 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
79 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
80 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
81 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
82 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
83 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
84 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
85 ︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
Episodes

Updated 85 Episodes

1
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
2
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
3
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
4
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
5
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
6
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
7
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
8
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
9
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
10
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
11
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
12
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
13
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
14
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
15
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
16
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
17
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
18
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
19
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
20
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
21
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
22
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
23
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
24
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
25
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
26
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
27
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
28
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
29
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
30
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
31
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
32
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
33
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
34
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
35
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
36
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
37
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
38
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
39
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
40
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
41
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
42
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
43
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
44
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
45
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
46
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
47
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
48
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
49
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
50
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
51
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
52
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
53
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
54
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
55
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
56
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
57
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
58
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
59
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
60
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
61
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
62
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
63
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
64
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
65
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
66
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
67
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
68
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
69
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
70
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
71
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
72
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
73
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
74
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
75
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
76
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
77
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
78
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
79
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
80
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
81
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
82
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
83
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
84
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵
85
︵‿︵‿୨ ୧‿︵‿︵

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!