Suapan

Eric dan Edward kembali saat sudah sore hari , pekerjaan mereka terlalu padat hingga keduanya harus berada di luar seharian.

" Biar Abang yang ke ruangan Daddy " Eric mengaguk paham lalu memberikan bawaan nya pada Edward karena mereka harus melaporkan pada Raymond dan Reza .

" Masuklah ,mungkin dia belum makan siang " Ucap Edward meninggalkan Eric .

Ceklek

Ayu menatap ke arah pintu ,dengan sigap dia langsung berdiri saat melihat Eric masuk .

Dia terus menatap ke arah pintu karena Eric hanya masuk sendirian saat pintu sudah tertutup dia menatap Eric.

" Tuan Edward mana ? " Tanya Pelan .

" Ke ruangan Daddy " Ayu hanya mengaguk sebagai jawabannya.

" Kamu sudah makan siang ? " Ayu menggeleng " Kenapa belum makan,ini sudah sore Ayu " Eric menggeleng tak percaya pada Ayu, wanita itu bisa menahan lapar nya sampai sore .

" Saya takut ke luar " Jawab Ayu menunduk.

" Kamu bisa memesannya,bukannya saya sudah bilang untuk memakai telepon yang ada di atas mejaku " Ayu hanya diam " Bagaimana jika aku tidak pulang ? Apa kamu akan menahan perut mu sampai aku kembali ? " Eric mengomel layaknya ibu yang memarahi anaknya yang bandel .

" Tidak enak " Eric menghela napas panjang ,berjalan ke arah mejanya lalu meraih telepon nya menelpon seseorang untuk membawakan makanan setelah itu kembali ke arah sofa .

" kamu sudah selesai kerjakan " Eric duduk di sofa lalu menarik tangan Ayu karena wanita itu masih dengan posisi nya .

" Sudah tapi ada banyak yang saya tidak mengerti " Ayu mengambil kertas yang penuh dengan coretan tinta hitam " Maaf tadi saya mengambil kertas di atas meja mu " Eric hanya mengaguk lalu menatap kertas yang sudah berada di tangan nya .

" Bagian mana ? " Ayu kembali membuka laptop dan berkas yang di berikan Eric tadi .

" Data yang ada di laptop sama di sini " Tunjuk Ayu pada berkas yang ada di tangan nya " ada beberapa yang tidak sama ,tapi jumlah pengeluaran nya sama , maaf mungkin saya yang salah " Ujar ayu menjelaskan .

" Kamu sudah cek " Ayu mengaguk " saya sudah cek lebih 3 kali " Jawabnya jujur .

Eric menarik laptop miliknya lalu mengambil berkas yang ada di tangan Ayu,kini wajahnya berubah serius tatapannya tampak datar dan dingin membuat Ayu sedikit ketakutan,Karena mungkin dia yang salah pikirnya .

" kamu sudah jumlah kan ? " Tanya Eric matanya terus menatap layar laptop dan berkas bergantian.

" Sudah , tapi jumlah nya tidak sebanyak itu " Wajah Eric berubah seketika membuat Ayu berdigik ngeri .

Ruangan itu mendadak hening ,bahkan ruangan yang memang sudah dingin menjadi semakin dingin .

Ayu mengalihkan pandangannya saat ada yang mengetuk pintu ruangan itu , sebelumnya dia menatap Eric tapi pria itu terlalu serius hingga dia berniat membuka pintu .

Saat pintu terbuka ternyata troli makanan yang di pesan Eric sebelum nya .

" Terima kasih pak " Ujar ayu mengambil ahli troli itu .

" Sama² " Jawabnya .

Ayu kembali menutup pintu ruangan itu lalu mendorong troli ke arah sofa .

" Makanlah " Ayu menatap Eric sekilas lalu mengaguk sekalipun pria itu tidak melihat nya " Iya Bee " Ayu duduk agak jauh dari Eric hingga membuat pria itu menatap ke arahnya tapi setelah itu fokus kembali pada pekerjaan nya .

" Bee sudah makan ? "

" Hebm " Ayu mengagguk paham lalu menatap makanan yang depannya .

Sebenar nya makan itu terlalu banyak untuk dia sendiri ,tapi jika dia tidak habis kan bisa saja makan itu di buang .

Ayu menatap sekilas ke arah Eric ,perlahan Ayu memisahkan makanan sebagian ke piring lain .Lalu menatap makanan itu dengan tenang .

10 menit berlalu Ayu sudah selesai dengan makanan nya ,dia menatap kembali ke arah Eric lalu berdiri dari posisi nya

" Bee " Eric menatap ke arah Ayu " Kenapa ? " Tanya Eric menatap Ayu lalu menatap piring yang ada di tangan wanita itu .

" Saya sudah kenyang, mubazir kalau di buang " Eric menaikan kedua alisnya " Tadi saya duluan pisah kan ini bukan sisa " Lanjutnya lagi .

" Lalu ? " Tanya Eric .

" Kamu meminta saya untuk menghabiskan nya " Lanjut nya saat Ayu tidak membuka suara , Ayu mengaguk sebagai jawabannya " Kamu tidak lihat saya lagi bikin apa " Ayu menatap ke arah meja di depannya " Kalau Bee tidak keberatan saya bisa menyuapi " Jawab Ayu ragu .

" Lalu kenapa diam " Ayu menatap Eric ,apa pria itu mengizinkan nya " Ayo,bukannya kamu ingin menyuapiku " Ayu mengaguk lalu mulai menyendok makanan .

" Bee " Eric menatap ke samping lalu membuka mulutnya setelah itu kembali fokus ke depan .

🪵

🪵

Ceklek

Pintu ruangan itu terbuka mengalihkan sepasang manusia yang berada di ruangan itu .

" Kalian terlihat seperti kekasih sungguhan " Cibir Edward melewati kedua manusia itu .

" Abang sudah selesai " Tanya Eric mengalihkan pembicaraan.

" Hebm " Jawab Edward .

" Abang bisa ke sini ? " Edward menaikan alisnya sebelah menetap Eric .

" Laporan nya sedikit berbeda " Edward yang akan duduk langsung meninggalkan kursi kerjaannya menghampiri Eric .

" Maksudnya " Eric menghadap kan laptop dan berkas pada Edward .

" Lagi sekali " Bisik Ayu ,Eric menatap ke samping lalu membuka mulutnya .

" Katakan sama Daddy untuk membuat ruangan mu terpisah dengan Abang " Eric hanya tersenyum mendengar sindiran Abang nya .

" Maaf bang " Jawab Eric .

Ayu memilih mengurus troli itu untuk menghilangkan rasa malunya .

Tidak berselang lama Edward kembali berdiri ke arah mejanya meraih ponselnya.

" Sejak kapan mereka memberikan ini ? " Tanya Edward .

" Kemarin " Jawabnya sambil berpikir .

Huh

Eric menatap wajah Edward,rahang pria itu sudah berubah bahkan wajah nya semakin datar.

" Apa mereka tidak puas dengan gaji yang sudah di berikan " Eric hanya diam begitu juga dengan Ayu yang sudah ketakutan.

" Nanti kita lanjutkan lagi ,ini sudah waktu nya pulang kasian Ayu " Untuk pertama kalinya Edward menyambut nama wanita itu .

" Eric akan adakan rapat besok pagi " Ujar Eric .

" Nanti saja ,Abang harus bicara sama Daddy dan Papa Reza " Jawab Edward .

" Nanti Eric ke masion " Hanya anggukan kepala sebagai jawabannya .

" Aku bereskan dulu meja " Eric meninggalkan Ayu duduk di sofa kini pandangan nya bergantian menatap Edward dan Eric .

Kedua pria itu tidak jauh berbeda bahkan wajah mereka hampir sama jika kita tidak melihat nya dengan baik .

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Like

Koment

Vote

Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟🌟

Terpopuler

Comments

Pasrah

Pasrah

emang ya udah di kasih gaji yg banyak masih aja serakah, gak ada terima kasih nya ye

2024-01-23

0

Sani Srimulyani

Sani Srimulyani

good job ayu, karnamu kecurangan di perusahaan itu bisa terbongkar.

2023-08-07

0

lihat semua
Episodes
1 Berjuang
2 Banyak mata
3 Mengobati
4 Menginap
5 Kedatangan Adara dan Raymond
6 Dia kekasihku
7 400 Juta
8 Ke rumah sakit
9 Tindakan
10 Operasi
11 Belajar dengan cepat
12 karena tidak cocok
13 Rutinitas pagi
14 Sadar
15 Menjual diri
16 Masion Utama
17 Cari jalan yang susah
18 Janji Eric
19 Suapan
20 Selalu di sampingmu
21 Menepati janji
22 Menemani nya
23 Ayo kita menikah
24 Takdir
25 Will you marry me?
26 Wanita biasa
27 Kembali berkerja
28 28
29 29
30 Belum siap cerita
31 Hari Nya
32 32
33 Kembali ke apartemen
34 34
35 Tugas negara
36 Bertemu masa lalu
37 Mengcover dadakan
38 Ada apa denganku?
39 Kejujuran Eric
40 Keraguan Ayu
41 41
42 Bantuan kecil dari Bara
43 Kemungkinan bertemu
44 Wanita hebat dan kuat
45 Terlambat makan
46 Mainan favorit
47 Hanya penghalang
48 Lebih tahu diri
49 Syuting drama
50 Lebih dari masalah
51 Masion
52 Makan cake
53 Untuk tidak bergantung
54 Semenjak ada Aira
55 Selalu bersama
56 56
57 kesempatan kedua
58 58
59 59
60 ke khawatiran Erick
61 Dua bulan
62 pernikahan sikap
63 Ngidam
64 Masakan Qiandra
65 pulih
66 Aku egois ya ?
67 Biar aku bantu
68 Kembali bekerja
69 Agar tidak ada yang tersakiti
70 Tidak sekuat itu
71 Tidak ada kata tapi
72 Lanjutkan hidup dengan versi terbaik
73 Sebagai suami bukan teman atau mantan
74 Rumah sakit lagi
75 75
76 76
77 77
78 kehidupan ku lebih horor
79 Pertemuan tidak terduga
80 Mengalir genmu
81 81
82 82
83 83
84 84 Revisi
85 85
86 86
87 87
88 88
89 89
90 90
91 belanja keperluan Baby
92 92
93 93
94 93
95 95
96 96
97 97
98 98
99 98
100 100
101 101
102 102
103 103
104 104
105 105
106 106
107 Baby Javas sakit
108 Ayu sakit
109 Javas cemburu
110 Makan siang bersama
111 Javas 2 tahun
112 Vitamin
113 Rindu
114 kangen ayah
115 Libur dadakan
116 Sekarang aku bahagia
117 JASELYN
Episodes

Updated 117 Episodes

1
Berjuang
2
Banyak mata
3
Mengobati
4
Menginap
5
Kedatangan Adara dan Raymond
6
Dia kekasihku
7
400 Juta
8
Ke rumah sakit
9
Tindakan
10
Operasi
11
Belajar dengan cepat
12
karena tidak cocok
13
Rutinitas pagi
14
Sadar
15
Menjual diri
16
Masion Utama
17
Cari jalan yang susah
18
Janji Eric
19
Suapan
20
Selalu di sampingmu
21
Menepati janji
22
Menemani nya
23
Ayo kita menikah
24
Takdir
25
Will you marry me?
26
Wanita biasa
27
Kembali berkerja
28
28
29
29
30
Belum siap cerita
31
Hari Nya
32
32
33
Kembali ke apartemen
34
34
35
Tugas negara
36
Bertemu masa lalu
37
Mengcover dadakan
38
Ada apa denganku?
39
Kejujuran Eric
40
Keraguan Ayu
41
41
42
Bantuan kecil dari Bara
43
Kemungkinan bertemu
44
Wanita hebat dan kuat
45
Terlambat makan
46
Mainan favorit
47
Hanya penghalang
48
Lebih tahu diri
49
Syuting drama
50
Lebih dari masalah
51
Masion
52
Makan cake
53
Untuk tidak bergantung
54
Semenjak ada Aira
55
Selalu bersama
56
56
57
kesempatan kedua
58
58
59
59
60
ke khawatiran Erick
61
Dua bulan
62
pernikahan sikap
63
Ngidam
64
Masakan Qiandra
65
pulih
66
Aku egois ya ?
67
Biar aku bantu
68
Kembali bekerja
69
Agar tidak ada yang tersakiti
70
Tidak sekuat itu
71
Tidak ada kata tapi
72
Lanjutkan hidup dengan versi terbaik
73
Sebagai suami bukan teman atau mantan
74
Rumah sakit lagi
75
75
76
76
77
77
78
kehidupan ku lebih horor
79
Pertemuan tidak terduga
80
Mengalir genmu
81
81
82
82
83
83
84
84 Revisi
85
85
86
86
87
87
88
88
89
89
90
90
91
belanja keperluan Baby
92
92
93
93
94
93
95
95
96
96
97
97
98
98
99
98
100
100
101
101
102
102
103
103
104
104
105
105
106
106
107
Baby Javas sakit
108
Ayu sakit
109
Javas cemburu
110
Makan siang bersama
111
Javas 2 tahun
112
Vitamin
113
Rindu
114
kangen ayah
115
Libur dadakan
116
Sekarang aku bahagia
117
JASELYN

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!