Setelah mengantar kedua orang tuanya , Eric langsung menghampiri Ayu di ruangan tamu .
" Ayu " Ayu menatap pria itu yang kini duduk di depannya yang di halangi meja di antara keduanya .
" Maaf karena .....
" Tuan " Potong Ayu " Aku bersedia menjadi kekasih palsu anda , asal tuan memberikan uang padaku " Terang nya memberikan diri .
Terserah pria itu akan berpikiran apa tentang nya dia hanya hanya tidak ingin kehilangan kesepakatan ,itulah yang ada di pikirkan nya .
" Uang " Ayu mengagguk " Ya ,400 juta " Jawab nya lirih ,Jujur ada rasa tidak enak ,takut ,gugup .
" 400 Juta " Gumam Eric sambil menatap Ayu " Lalu apa yang aku dapatkan setelah memberikan uang itu " Tatapan Eric semakin tajam apa lagi suara pria itu semakin dingin dan datar membuat nyali Ayu menciut " Apa aku boleh menyentuh mu " Ayu langsung kehilangan kata-kata nya ,namun kedua matanya menatap Eric membola keberanian yang bersarang sementara hilang begitu saja .
" Uang 400 juta itu bukan hal yang sulit untuk ku ,bahkan aku bisa memberikan yang lebih jika kamu mau ? Tapi setelah nya apa yang aku dapat ? Aku tidak ingin membuang uangku secara cuma-cuma,aku yakin kamu setuju dengan ucapan ku itu , righ? " Keduanya saling menatap tanpa ada yang mengalihkan pandangan keduanya.
" A-pa tuan ingin aku melayani Anda " Tanya Ayu Terbata .
" Apa kau ingin melayani ku ? " Tanya balik Eric tanpa menjawab pertanyaan Wanita itu ,tapi Ayu hanya diam saja ,jika boleh jujur dia akan mengatakan tidak .
Tapi dia tidak ingin kehilangan kesempatan ini ,apa lagi Eric mengatakan bisa memberikan uang yang lebih sedangkan keadaan sedang mendesaknya hanya 3 hari waktu yang di berikan dokter untuknya sebelum akhirnya ibu nya akan di operasi ,kini hanya tersisa 2 hari .
Uang sebanyak itu tidak mungkin akan dia kumpulkan dalam waktu sesingkat itu ,apa lagi dia bekerja belum cukup setahun , Sebenar nya bisa saja dia mengajukan pinjaman para perusahaan tapi memikirkan nominal nya mereka belum tentu memberikan nya ,kalau pun memberikan nya sampai kapan dia bisa melunasi uang sebanyak itu .
Dengan keberanian yang kembali merasukinya Ayu mengagguk mantap " Iya saya mau " Jawabnya serius .
Maafkan Ayu Bu,tapi semua ini ayu lakukan untuk ibu. Ayu harap ibu bisa mengerti Ucap Ayu dalam hati, ingin sekali dia menangis saat ini .
Jika bisa meminta dia ingin menyusul ayah nya ,tapi dia tidak mungkin meninggalkan ibunya seorang diri dengan keadaan yang seperti ini .
" Ah " Eric menghela napasnya " Apa uang itu sangat berarti untukku " Ayu menunduk lalu mengaguk " Iya tuan " Jawab nya pelan .
" Aku tidak akan memintamu melayani ku ,kalau pun aku mau aku bisa menyewa wanita bayaran yang pastinya permainan nya sangat bagus karena itu pekerjaan mereka" Eric menjeda ucapannya " Anggap saja ini bentuk permintaan maafku dan terimakasih ku karena kamu ikut berbohong ,tapi kamu akan tetap menjadi ke kasih ku seperti yang aku ucapkan tadi sampai waktu tidak tertentu,dan persiapkan dirimu karena mungkin nanti malam kita akan ke masio "
" Satu lagi ,sebutuh apa pun kamu dengan uang jangan menjual diri mu hanya untuk itu ,apa lagi kamu tidak menginginkan nya ,hargai apa yang ada di hidup mu ,karena dengan begitu orang juga akan menghargai mu ,menjual diri bukan jalan pintas sekalipun otakmu sudah berhenti bekerja " Kenapa Ayu semakin menunduk malu ,Ingin sekali Ayu menghilang saat ini .
Tapi memang otaknya sudah berhenti berkerja itu kenapa dia mengambil jalan pintas itu karena hanya dengan itu dia bisa mendapatkan uang lebih hanya dengan terlentang .
" Aku akan ke kantor,kamu tetap di sini . Nanti kembali saat makan siang " Ujar Eric .
" Iya Tuan " Jawab Ayu kepalanya masih menunduk bahkan dia tidak berani menatap pria itu .
Selang beberapa menit Eric kembali ,Sedangkan Ayu masih berada di tempat nya tadi tanpa berniat meninggalkan ruangan itu.
" Istirahat lah di kamar " Ayu tersentak lalu menatap ke arah samping di mana Eric sudah berpakaian kantoran .
Sumpah demi apa pun ,Eric semakin tampan bahkan dia selalu tampan memakai apa pun .
" Ayu "
" Ah iya tuan " Ayu memalingkan wajahnya ke samping,Eric pasti tahu kalau dia baru saja mengagumi nya ,Ah kenapa pagi ini dia terus² memperlakukan dirinya gerutu Ayu kesal .
" Tuan ingin bekerja " Eric menaikan alisnya sebelah,bukannya tadi dia sudah mengatakan nya . Sebenar nya apa yang wanita itu pikirkan? kenapa dia selalu melamun ?
" Itu tuan , boleh kah saya ke rumah sakit ? Saya janji akan kembali sebelum jam makan siang " Lanjutnya,berharap Eric mau memberikan izin .
" Apa itu alasannya kamu meminta uang ? " Ayu mengagukan kepalanya dia kembali menunduk tangannya saling bertautan .
' Tunggu saja di sana ,nanti aku yang jemput " Titah Eric lalu berjalan ke arah pintu .
' Tuan mengizinkan saya ke rumah sakit " Eric hanya berdehem saja sebagai jawabannya.
" Terimakasih tuan " Ayu menundukkan kepalanya " Saya akan melakukan tugas saya dengan baik "Ucapnya semangat.
Tanpa mempedulikan Ayu , Eric ke luar dari apartemennya .
sesampainya di luar dia seperti sedang menghubungi seseorang , sedangkan di dalam apartemen Ayu kembali berlari ke kamarnya untuk mengambil tasnya bahkan dia sampai lupa jika saat ini kakinya terluka bahkan rasa sakit yang dia rasakan hilang begitu saja saat mendapat kan izin dari Eric .
Kini satu masalah nya sudah selesai ,tapi tanpa dia sadari bahwa masalah yang lebih besar lagi akan datang .
" Semangat Ayu demi ibu " Gumam Ayu tersenyum miris .
Tidak ada dalam pikirannya jika jalan hidup nya akan berkahir seperti ini .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Like
Koment
Vote
Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 117 Episodes
Comments
Pasrah
lanjutkan
2024-01-23
0
Sani Srimulyani
ayu kamu harus tetap semangat ya.....
2023-07-27
0