" Aku harap baju ini cocok untuk mu ,karena hanya ini yang besar ' Ayu menatap baju yang di bawah Eric .
" Tidak usah tuan saya pakai ini saja " Tolak ayu halus .
" Kamu harus membersihkan tubuh mu ,tapi hati² dengan lukamu " Ujar Eric .
" Pergilah ,aku juga mau mandi ! Aku sudah pesan makanan untuk kita makan " Ucap Eric tegas .
" Tapi .. Terimakasih tuan " Ayu langsung mengoreksi ucapan nya saat mata tajam Eric menatap nya ,dengan ragu dia mengambil baju kaos milik pria itu dengan pelan .
" Permisi tuan " Ayu menundukkan kepalanya sedikit lalu berjalan ke salah satu kamar yang ada di ruangan itu .
Setelah memastikan Ayu benar- benar masuk dalam kamarnya barulah Eric meninggalkan ruangan itu menuju kamarnya untuk membersihkan diri ,padahal sebelumnya dia sudah mandi tapi dia tetap ingin mandi .
Di dalam kamar Ayu tidak langsung membersihkan tubuhnya , melainkan menatap kamar yang kini dia masuki .
" Bagus sekali " Ayu mengelus tempat tidur besar itu dengan pelan " Apa orang kaya semuanya seperti ini " Lanjut nya lagi .
" Kamarnya saja 3x lipat dari kamar milik ku , bahkan ini lebih luas " Ayu terus memutar kan tubuh nya menatap tiap sudut kamar yang kini dia tepati .
Kini pandangan nya pada jatuh pada kaos yang masih berada di tangannya .
" Aku harus membawanya ke tempat laundry sebelum mengembalikan padanya " Ujar Ayu .
" Tapi apa dia akan menerima nya ? Apa pun itu terserah padanya asal aku sudah mengembalikan nya ,aku tidak ingin di bilang pencuri atau ataupun itu " Lanjut nya lagi .
" Ayu meletakan tas yang sejak tadi dia bawah di atas lantai ,padahal di kamar itu ada meja ! Namun dia sungkan meletakan barangnya di atas meja mahal itu takut rusak atau kotor pikirnya .
" Lebih baik aku membersihkan diri " Ayu berjalan ke arah pintu yang dia yakini itu kamar mandi
Namun baru membuka pintu kamar mandi,matanya langsung melotot dia kembali menutup pintu itu .Lalu menatap sekeliling nya hanya ada satu pintu itu .
Dia kembali membuka nya " Apa ini benar kamar mandinya ? " Tanya ayu sedikit tidak percaya .
Karena apa yang di lihat nya saat ini seperti mimpi ,dia pernah melihat hal seperti ini sekalipun Sedikit berbeda dan itu berada di salah satu drama kesukaan nya .
Di mana dalam kamar mandi terdapat sofa kecil, meja rias , wastafel, dan yang membuat nya syok ada pintu kaca di mana itu tempat mandi dan sebelahnya kloset yang tentunya kedua nya terhalang kaca . Tidak ketinggalan bathub yang cukup besar.
Ayu sampai kehilangan kata² ,bahkan untuk beberapa menit dia hanya berdiam diri di depan kamar mandi itu .Banyak hal yang dia pikirkan salah satunya biaya yang di keluarkan hanya untuk membuat kamar mandi itu .
🪵
🪵
Eric lebih dulu menyelesaikan membersihkan diri,sehingga kini dia sudah duduk di ruangan tamu sambil menunggu pesanan makanan .
" Apa mommy sudah tidur " Eric merogoh ponselnya dalam saku celananya .
Hal pertama yang di lihat nya banyaknya pesan dari Adara dan Elvi kedua wanita itu pasti khawatir .
Eric memilih menghubungi mereka langsung tanpa berniat membalas pesan kedua wanita itu .
Dia lebih dulu menghubungi Adara ,namun hingga panggilan berkahir tidak ada jawaban ,Eric menatap jam yang ada di ponsel nya .
" Baru jam 9 lewat, apa mommy tidur secepat itu " Eric menaikan kedua alisnya hingga menyatu .
" Oh God ...." Eric paham ,apa yang terjadi pada wanita itu sehingga dia tidak lagi melanjutkan menghubungi Adara maupun Elvi .
Beberapa menit kemudian bel apartemen nya berbunyi , Eric langsung berdiri dari posisinya berjalan ke arah Pintu .
Ceklek
" Terimakasih banyak " Eric menerima pesanan nya ,lalu memberikan tips pada pengantar tersebut.
" Tuan ...."
" Ambil saja " Potong eric lalu menutup pintu apartemen nya .
" Terimakasih tuan " Ujar sang pengantar sekalipun pintu apartemen nya sudah tertutup rapat .
Langkah Eric terhenti saat membalikkan tubuh nya sudah berdiri sosok wanita yang menunduk sambil menarik ujung bajunya ke bawah .
Eric meneguk air liurnya susah payah, pemandangan di depannya membuat nya sesak .
Hebm
" Kau sudah selesai " Tanya Eric basa basi .
" Maaf tuan sudah menunggu lama " Jawab ayu tak enak .
" Ayo " Ajaknya ,Ayu mengikuti langkah kaki Eric sesekali dia membenarkan baju nya karena kaos yang di berikan Eric hanya menutupi setengah pahanya saja .
" Duduklah biar aku siap kan dulu " Kali ini Ayu menurut dia menarik salah satu kursi yang ada di situ lalu duduk merapat kan kedua kakinya .
" Aku tidak tahu kamu suka atau tidak,tapi aku harap kamu menyukai nya " Eric meletakan piring,sendok dan garpu di depan wanita itu ,lalu dia menarik kursi duduk di depan nya .
" Terimakasih tuan " Ucap ayu tulus .
" Makanlah " Ayu mengagguk ,tapi dia lebih dulu mempersilahkan Eric yang yang lebih dulu baru dia menyantap makanan nya .
15 menit berlalu Ayu sudah menyelesaikan makan nya begitu juga Eric .
" Biar saya saja Tuan " Ayu menahan piring milik Eric " Biar saya saja yang bersihkan" Lanjutnya lagi .
Eric menatap sekilas ke arah Ayu lalu mengaguk memberikan izin hingga membuat wanita itu bernapas dengan lega .
bagaimana pun dia harus tahu diri karena sudah di beri tumpangan,pakaian dan makanan hingga perut nya terasa penuh .
" Aku tunggu di depan ' Pinta Eric lalu meninggalkan meja makan itu .
Ayu langsung berdiri merapikan meja makan itu mengakat piring kotor lalu di bawah ke arah wastafel .
lalu kembali ke meja makan membersih kan meja itu hingga benar² bersih menurutnya,padahal tidak sekotor itu tapi Ayu tetap melakukan nya karena takut .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 117 Episodes
Comments
Pasrah
kasian banget ya smg jodoh nya
2024-01-23
0
Sani Srimulyani
kayanya ga bakalan lama deh eric jatuh cinta sama ayu.
2023-07-25
1