Janji Eric

" Tuan " Sapanya menundukkan kepalanya.

" Apa dokter sudah memeriksa nya " Tanya menatap ke arah pintu .

" Sudah tuan baru saja " Eric mengagguk kepala nya mendekati pintu lalu mengetuk nya sebelum masuk ke dalam .

Ceklek

Eric masuk di ikuti bodyguard yang selalu menjaga ibunya Ayu .

" Selamat pagi Bu " Sapa Eric saat sudah di samping tempat tidur pasien.

" Pagi " Jawab Ibu Ayu bingung sambil menatap bodyguard yang selalu bersama nya .

" Bagaimana keadaan ibu ? "

" Alhamdulillah sudah sedikit membaik " Jawabnya tersenyum .

" Maaf tuan siapa ? " Tanya Ibu Ayu ragu .

" Saya Eric " Jawabnya

" Maaf kan saya tuan ,saya tidak tahu " Jawab ibu Ayu,padahal tubuhnya masih lemah tapi sebisa mungkin dia bangun .

" Jangan di paksa ,ibu baru selesai operasi " Cegah Eric meminta wanita itu untuk kembali berbaring " Saya hanya singgah sebentar " Lanjutnya lagi .

" Maaf ,kami sudah merepotkan Anda . Terimakasih sudah mau membantu pengobatan Ibu " Jawabnya pelan .

" Itu sudah kewajiban saya " Jawab Eric tersenyum.

" Saya tidak mungkin membiarkan kekasih saya dalam kesulitan " Lanjut nya membuat ibu Ayu menatap nya dalam " Kekasih " Eric mengagukkan kepala nya .

"Apa Ayu sudah bercerita tentang saya " Anggukan kepala menjadi jawaban pertanyaan Eric " Kata nya tuan bosnya yang membantu pengobatan saya " Jawabnya jujur .

" Ya saya bosnya selaku kekasih nya , Kini Ayu tinggal apartemen bersama ku . Tapi ibu tidak perlu khawatir karena kami tidak melewati batas " Jawab Eric tanpa menutupi apa pun .

Ibu mengaguk karena Ayu sudah menceritakan tapi tidak dengan hubungan nya .Apa karena anaknya itu malu atau dia belum siap memperkenalkan kekasih nya pada sang ibu .

Eric dan ibunya Ayu terlihat bertukar cerita keduanya begitu cepat akrab ,bahkan ibu nya Ayu tidak memanggil Tuan lagi pada kekasih anaknya itu.

Eric menatap jam tangan mahalnya lalu menatap ke samping nya .

" Bu ,maaf sepertinya Eric harus pergi karena ada beberapa pekerjaan " Jawab Eric tersenyum.

" Maaf ,ibu terlalu bersemangat sampai lupa waktu " Jawab Ibu sungkan .

" Tidak papa ,cepat sehat biar bisa kembali berkumpul bersama Ayu " Ibu mengaguk sambil tersenyum.

" Nak Eric " Eric menatap Ibu nya Ayu " Titip Ayu " Eric mengaguk tersenyum" Pasti Bu " Jawab Eric serius.

" Dia selalu sendirian, semenjak kepergian ayah nya dia menjadi tulang punggung menggantikan ayahnya mencari uang untuk pengobatan ibu , sekalipun ibu membantu nya tapi itu tidak seberapa ? Dia bekerja siang dan malam hanya untuk ibu . Kadang ibu merasa jika hanya menjadi beban untuknya ,karena semenjak itu dia hanya menyibukkan diri berkerja bahkan ibu hanya tahu temannya satu Qiandra hanya itu ,Ibu mohon bahagia kan dia " Ujarnya sang ibu terdengar memohon.

" Ibu bukan beban untuk Ayu " Tegas Eric .

" Iya itu juga yang di ucapkan Ayu ' Jawabnya tersenyum " Makasih sudah mengeluarkan uang banyak untuk ibu " Eric menggeleng " Ayu membayarnya dia tidak ingin menerima dengan cuma² jadi ibu jangan terus mengatakan itu " Sanggah Eric.

" Jangan memikirkan apa pun , ibu harus sehat biar bisa berkumpul dengan ayu " Ibu menggeleng pelan .

" Ibu tidak yakin untuk itu Nak " Ibu menjaga ucapannya menarik napas dalam-dalam" Ibu titip Ayu ,jangan tinggalkan dia ,ibu mohon " Ujarnya serak.

" Ya ,Eric tidak akan meninggalkan ayu ,Eric janji " Jawab Eric bersungguh-sungguh.

" Terimakasih " Eric hanya membalas nya dengan senyuman.

Sebelum meninggalkan ruangan itu ,Eric menatap bodyguard yang menjaga Ibu nya Ayu meminta pria itu kembali ke masion untuk istirahat sebelum pengganti nya datang.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Ceklek

Langkah Eric terhenti saat melihat sosok dalam ruangan itu ,lalu dia menatap ke arah meja tempat Edward duduk .

" Abang" Panggil Eric menatap Edward lalu menatap seseorang yang sejak tadi menatap nya saat masuk dalam ruangan itu .

" Abang tidak tahu harus menyuruhnya apa ,jadi Abang meminta dia untuk duduk menunggu mu " Eric berdecak kesal lalu menghampiri Ayu yang entah sudah berapa lama duduk di ruangan itu .

" Kenapa tidak menghubungi ku " Ayu menatap ke samping di mana Eric duduk di sebelahnya.

" Takut " Jawabnya pelan lalu menatap ke arah meja tempat Edward .

" Dia tidak akan memakan mu ? Terus apa yang kamu lakukan di sini ? " Ayu menggeleng kan kepala nya ,bahkan dia sendiri tidak tahu kenapa di minta ke lantai paling atas itu .

" Saya di minta ke sini " Jawabnya jujur .

Eric menghela napas panjang " Tunggu di sini " Eric berdiri dari duduknya berjalan ke arah meja kerjanya .

" Kamu bisa kan ? " Eric meletakan laptop dan berkas di depan Ayu .

" Saya akan coba , soalnya ini pertama nya " Eric mengaguk paham ,jika kamu tidak mengerti tanyakan " Ayu mengaguk.

" Eric " Eric menatap ke sumber suara " Sudah jam setengah 9 " Eric menatap jam tangan mahalnya lalu mengaguk " Iya bang " Jawabnya .

" Aku tinggal ada kerjaan di luar , kalau kamu haus ambil saja minuman di lemari itu " Tunjuk Eric pada lemari pendingin " Kalau kamu lapar pesan saja gunakan telepon yang di atas meja kerja ku " Ayu hanya mengangguk kepalanya .

" Aku tinggal " Ayu kembali mengaguk, Eric berjalan ke arah mejanya mengambil apa yang harus dia bawah lalu ke luar dari ruangan itu menyusul Edward yang sudah lebih dulu ke luar .

" Kenapa aku harus berada di sini ? " Gumam Ayu menatap sekeliling nya .

" Apa aku akan terus terjebak dalam situasi ini ? Sampai kapan ? " Ayu menekuk wajahnya, seperti nya kebohongan mereka jalani sudah terlalu jauh tapi dia tidak punya pilihan .

Karena mundur pun seperti nya sudah terlambat mengingat keluarga Eric begitu menerima nya belum lagi yang pria itu lakukan untuk ibunya .

" Jalani saja , Setidaknya kamu tidak harus menjual diri untuk itu " Ayu menarik laptop yang ada di depannya lalu menatap layar itu membaca tiap kata yang ada di sana .

Dia harus bisa fokus karena sudah di beri kepercayaan untuk mengerjakan itu ,dia juga tidak ingin membuat malu Eric di depan keluarga nya karena dia sudah di minta untuk membantu pria itu.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Like

Koment

Vote

Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟

Terpopuler

Comments

Sani Srimulyani

Sani Srimulyani

ayo ayu....semangat.💪💪

2023-08-07

0

lihat semua
Episodes
1 Berjuang
2 Banyak mata
3 Mengobati
4 Menginap
5 Kedatangan Adara dan Raymond
6 Dia kekasihku
7 400 Juta
8 Ke rumah sakit
9 Tindakan
10 Operasi
11 Belajar dengan cepat
12 karena tidak cocok
13 Rutinitas pagi
14 Sadar
15 Menjual diri
16 Masion Utama
17 Cari jalan yang susah
18 Janji Eric
19 Suapan
20 Selalu di sampingmu
21 Menepati janji
22 Menemani nya
23 Ayo kita menikah
24 Takdir
25 Will you marry me?
26 Wanita biasa
27 Kembali berkerja
28 28
29 29
30 Belum siap cerita
31 Hari Nya
32 32
33 Kembali ke apartemen
34 34
35 Tugas negara
36 Bertemu masa lalu
37 Mengcover dadakan
38 Ada apa denganku?
39 Kejujuran Eric
40 Keraguan Ayu
41 41
42 Bantuan kecil dari Bara
43 Kemungkinan bertemu
44 Wanita hebat dan kuat
45 Terlambat makan
46 Mainan favorit
47 Hanya penghalang
48 Lebih tahu diri
49 Syuting drama
50 Lebih dari masalah
51 Masion
52 Makan cake
53 Untuk tidak bergantung
54 Semenjak ada Aira
55 Selalu bersama
56 56
57 kesempatan kedua
58 58
59 59
60 ke khawatiran Erick
61 Dua bulan
62 pernikahan sikap
63 Ngidam
64 Masakan Qiandra
65 pulih
66 Aku egois ya ?
67 Biar aku bantu
68 Kembali bekerja
69 Agar tidak ada yang tersakiti
70 Tidak sekuat itu
71 Tidak ada kata tapi
72 Lanjutkan hidup dengan versi terbaik
73 Sebagai suami bukan teman atau mantan
74 Rumah sakit lagi
75 75
76 76
77 77
78 kehidupan ku lebih horor
79 Pertemuan tidak terduga
80 Mengalir genmu
81 81
82 82
83 83
84 84 Revisi
85 85
86 86
87 87
88 88
89 89
90 90
91 belanja keperluan Baby
92 92
93 93
94 93
95 95
96 96
97 97
98 98
99 98
100 100
101 101
102 102
103 103
104 104
105 105
106 106
107 Baby Javas sakit
108 Ayu sakit
109 Javas cemburu
110 Makan siang bersama
111 Javas 2 tahun
112 Vitamin
113 Rindu
114 kangen ayah
115 Libur dadakan
116 Sekarang aku bahagia
117 JASELYN
Episodes

Updated 117 Episodes

1
Berjuang
2
Banyak mata
3
Mengobati
4
Menginap
5
Kedatangan Adara dan Raymond
6
Dia kekasihku
7
400 Juta
8
Ke rumah sakit
9
Tindakan
10
Operasi
11
Belajar dengan cepat
12
karena tidak cocok
13
Rutinitas pagi
14
Sadar
15
Menjual diri
16
Masion Utama
17
Cari jalan yang susah
18
Janji Eric
19
Suapan
20
Selalu di sampingmu
21
Menepati janji
22
Menemani nya
23
Ayo kita menikah
24
Takdir
25
Will you marry me?
26
Wanita biasa
27
Kembali berkerja
28
28
29
29
30
Belum siap cerita
31
Hari Nya
32
32
33
Kembali ke apartemen
34
34
35
Tugas negara
36
Bertemu masa lalu
37
Mengcover dadakan
38
Ada apa denganku?
39
Kejujuran Eric
40
Keraguan Ayu
41
41
42
Bantuan kecil dari Bara
43
Kemungkinan bertemu
44
Wanita hebat dan kuat
45
Terlambat makan
46
Mainan favorit
47
Hanya penghalang
48
Lebih tahu diri
49
Syuting drama
50
Lebih dari masalah
51
Masion
52
Makan cake
53
Untuk tidak bergantung
54
Semenjak ada Aira
55
Selalu bersama
56
56
57
kesempatan kedua
58
58
59
59
60
ke khawatiran Erick
61
Dua bulan
62
pernikahan sikap
63
Ngidam
64
Masakan Qiandra
65
pulih
66
Aku egois ya ?
67
Biar aku bantu
68
Kembali bekerja
69
Agar tidak ada yang tersakiti
70
Tidak sekuat itu
71
Tidak ada kata tapi
72
Lanjutkan hidup dengan versi terbaik
73
Sebagai suami bukan teman atau mantan
74
Rumah sakit lagi
75
75
76
76
77
77
78
kehidupan ku lebih horor
79
Pertemuan tidak terduga
80
Mengalir genmu
81
81
82
82
83
83
84
84 Revisi
85
85
86
86
87
87
88
88
89
89
90
90
91
belanja keperluan Baby
92
92
93
93
94
93
95
95
96
96
97
97
98
98
99
98
100
100
101
101
102
102
103
103
104
104
105
105
106
106
107
Baby Javas sakit
108
Ayu sakit
109
Javas cemburu
110
Makan siang bersama
111
Javas 2 tahun
112
Vitamin
113
Rindu
114
kangen ayah
115
Libur dadakan
116
Sekarang aku bahagia
117
JASELYN

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!