Bugh ....bugh
" Maaf , bisa buka pintunya " Eric yang berada dalam ruangan menatap ke arah pintu dengan alis terangkat ,barusan pintunya di tendang bukan Sekalipun dengan pelan .
" Bee " Eric beranjak dari duduknya berjalan ke arah pintu .
Ceklek
" Maaf ,kalau tidak sopan tangan ku penuh " Ujarnya saat pintu sudah terbuka ,Eric hanya mengaguk lalu mempersilahkan Ayu masuk .
" Kenapa membuat kan susu? " Tanya Eric setelah Ayu meletakan nampan di atas meja di ruangan itu .
" Maaf saya akan buatkan yang lain,Soalnya saya kira anda suka jadi saya buatkan susu seperti ku " Saat Ayu akan berdiri Eric menahan gerakan wanita itu " Saya hanya bertanya kenapa membuat kan susu, banyak pilihan lain selain susu ? " Ulang nya menatap Ayu yang masih di posisi nya semula .
" Biar tidurnya lebih nyenyak ,jadi besok segar lagi " Jawab Ayu seadanya .
" Bee " Panggil Ayu pelan,kini dia sudah kembali duduk di samping pria itu .
" Kalau seandainya nanti ibuku sudah lebih baik dan di izinkan kembali ke rumah ,Apa aku tetap tinggal di sini ? " Tanya Ayu ragu , tapi jujur itulah yang selalu ada dalam pikirannya .
Dia tidak mungkin meninggalkan ibunya sendirian di rumah apa lagi dia baru saja melakukan operasi pasti butuh waktu yang lama untuk dia bisa kembali beraktivitas seperti sebelumnya .
" Nanti baru kita bahas,untuk sekarang fokus untuk pertemuan besok malam ,jangan memberikan kesan buruk pada keluarga ku agar mereka tidak mempersulit mu " Ayu mengaguk paham " Iya Bee , Boleh saya bertanya lagi ? " Eric menatap ke samping lalu mengaguk " Tapi jangan tersinggung , Sifat keluarga Bee seperti apa ? Biar aku persiapkan diri dan tidak terlalu kaget atau sakit hati nantinya " Lanjut nya takut .
Sebelum menjawab Eric menutup laptopnya lalu menyadarkan tubuhnya di sofa .
" Keras , Kamu sudah bisa paham kan ? " Ayu masih bingung dengan jawaban Eric ,keras dalam arti apa dulu ? Apa mereka sering memukul orang bukan kah itu dalam sifat kekerasan juga pikir Ayu .
Tak
" Ssstt" Refleks Ayu langsung memegang keningnya yang terasa kebas .
" Bee " Rengek Ayu kesal sambil mengusap keningnya ,Ah seperti nya Lidah wanita itu memang sudah lancar .
Lihatlah bahkan dia sudah tidak memanggil Eric dengan sebutan Tuan ,ternyata Uang bisa merubah orang ya .
" Apa yang kamu pikirkan ? " Ayu menggeleng dengan pelan " Tidak ada , Saya hanya bingung " Jawabnya lirih .
" Apa pun nanti yang mereka katakan anggap saja angin lalu ,dalam arti jangan tersinggung atau yang biasa orang bilang di masukan dalam hati " Ucap Eric .
" Tapi mereka orang baik semua ,hanya ya seperti itu lah " Lanjutnya pelan .
" Saya akan berusaha sebisa mungkin ,biar nanti Bee juga tidak selalu di desak " Ujar Ayu serius ,Eric sudah menceritakan semua padanya kenapa dia menginginkan perjanjian ini tanpa ada yang di tutupi .
" Ya itu harus ,aku sudah membayar mahal untuk itu " Ayu memanyunkan bibirnya kesal ,padahal sebelumnya pria itu perna bicara jika uang segitu bukan papa untuk nya , menyebalkan .
" Apa sebelumnya kamu perna menjalin hubungan " Ayu mengaguk " Hati² panas " Tegurnya saat Eric mengambil gelas susunya .
"Waktu Menengah atas sama kuliah " Jawab Ayu jujur .
" kenapa pisah ? " Tanya Eric lagi .
" Karena tidak cocok lagi " Eric tersenyum mendengar jawaban Ayu " Jika tidak cocok kenapa memulai hubungan , bukannya itu alasan yang sangat bodoh bilang saja sudah bosan karena sudah ada wanita atau pria yang menarik perhatian kalian " Jawab Eric .
" Orang yang menjalin hubungan itu berarti ada kecocokan satu sama lain , kamu tidak mungkin menerima pria itu jika kamu merasa tidak nyaman dan risih jika berada di dekatnya " Benar yang di ucapkan Eric ,kenapa dia tidak kepikiran sampai ke sana ya ?
" Bee perna pacaran ? " Kini giliran Ayu yang bertanya tapi Eric tidak langsung menjawab membuat Ayu takut karena sudah menanyakan hal yang sensitif pada pria itu .
" Hubungan kami tidak seperti orang yang di bilang pacaran tapi keluarga kami tahu kedekatan di antara kami ,jika orang pacaran akan mengatakan menyukai mu dan yang lainnya tidak dengan kami ,kami hanya berjalan begitu saja tapi kami saling menjaga perasaan satu sama lain " Ayu mengerutkan keningnya bingung , hubungan seperti apa yang di jalani pria di sampingnya nya , backstreet apa semacam itu ?
"Apa Bee masih memikirkan nya ? " Ayu bertanya seperti itu karena wajah Eric berubah seketika seperti seseorang yang menanggung beban berat .
" Ya " Jawabnya jujur ,Ayu mengaguk saja tanpa berniat kembali melemparkan pertanyaan .
"Maaf sudah mengungkit hal itu ,Semoga Bee bertemu dengan wanita yang lebih baik lagi sehingga bisa melupakan nya sekalipun tidak muda " Eric menggeleng pelan membuat Ayu bingung, Apa Eric enggan melupakan wanita itu ? Apa sebesar itu cinta Eric untuk nya ,Ah beruntung sekali wanita itu .
" Saya tidak ingin menggunakan seseorang untuk melupakan seseorang " Eric menjeda ucapannya matanya menatap lurus kedepan " Menjadikan seseorang pelampiasan dan pelarian bukan hal yang baik . Lagipula , Otak kita di ciptakan untuk mengingat bukan melupa " Spontan ayu bertepuk tangan dia kagum dengan jawaban Eric .
Bukan kah itu jawaban yang sangat Dewasa ,Ah dia harus banyak belajar seperti nya dari pria yang di samping nya .
" Kenapa kamu terlihat bahagia sekali " Ayu langsung memasang wajah datarnya " Tidak ' Jawabnya cepat .
" Cih " Eric berdecak lalu meneguk susu buatan Ayu hingga habis .
" Ayo ,aku sudah mengantuk " Ujar Eric .
" Bee duluan saja ,saya ke dapur antar gelas " Eric mengagukkan kepala nya lalu keduanya ke luar dari ruangan itu dengan tujuan berbeda .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Gift dan vote nya jangan lupa biar lanjut terus 😘😘
Like
Koment
Vote
Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 117 Episodes
Comments
Sani Srimulyani
jangan bilang kalo cewe itu qiandra lg, bisa gaswat itu.
2023-07-29
1