Operasi berjalan dengan lancar tapi Ayu belum di izinkan untuk menemui Ibunya karena itu prosedur nya pasca operasi ,hingga Eric membawa wanita itu kembali ke apartemen dan meminta anak buah Daddy nya untuk menjaga di sana.
Ayu tidak memiliki pilihan selain menurut toh dia juga belum di izinkan bertemu dengan ibunya.
" Mandi lah " Pintah Eric .
" Apa tuan tidak ingin duluan saja " Tanya Ayu lembut .
" Duluan saja " Jawab Eric datar .
Ayu masuk dalam kamar mandi yang ada di kamar itu tapi sebelum itu dia lebih dulu mengambil pakaian ganti nya ,ah iya mulai sekarang dia akan satu kamar dengan pria itu .
Padahal sebelumnya pria itu melarang nya untuk mendekati kamarnya dan meminta nya memilih kamar yang lainnya.
" Orang kaya sungguhan memang berbeda " Gumam Ayu saat sudah berada dalam kamar mandi , seperti nya dia harus terbiasa dengan kemewahan yang di berikan pria itu .
Tapi Tentunya itu semua tidak gratis ,Ayu hanya menghela nafas panjang setidaknya ibunya sudah di operasi dan semuanya lancar .
Kini tinggal gilirannya untuk membayar semua yang sudah Eric lakukan untuk ibunya .
7 menit berlalu Ayu ke luar dari kamar mandi dengan pakaian tidurnya ,di mana semua nya sudah di siapkan Eric .
" Bee " Panggil Ayu ragu tapi Eric langsung menatap ke arah nya tanpa ekspresi seperti nya dia paham jika panggilan itu untuknya " Airnya ...sudah ..siap " Eric langsung beranjak dari tempatnya tanpa mempedulikan panggilan sayang dari Ayu .
Mungkin karena di antara keduanya tidak ada hubungan yang spesial hingga panggilan itu terasa biasa untuk Eric .
Ayu sudah memikirkan panggilan itu seharian tadi bahkan dia sampai menanyakan itu pada mbak Google dan pilihan nya jatuh pada panggilan itu karena menurutnya itu jarang di pakai orang padahal banyak pilihan tapi entah kenapa dia menyukai itu , sekalipun geli tapi dia tetap memilih itu .
Sambil menunggu Eric mandi , Ayu menyiapkan pakaian pria itu .
Tapi saat ke luar dari ruangan ganti,pintu kamar di ketuk dari luar ,Ayu berjalan ke arah pintu kamar.
Ceklek
" Iya Bu " Sapa Ayu lembut .
" Itu Non ,makan malamnya sudah siap " Jawab Bibi yang sudah tidak muda lagi.
" Tunggu Tuan Eric dulu ya Bu, soalnya lagi mandi " Ujar Ayu sopan .
"Iya Non tidak papa " Jawab pelayan tersenyum.
" Non Ayu mau di buatkan minum " Ayu menggeleng " Tidak usah Bu , nanti Ayu langsung ke bawah jika haus " Tolaknya halus .
" kalau begitu saya ke bawah dulu Non ,mari " Pamit nya lembut.
" Makasih Bu " Bibi hanya menundukkan kepalanya sedikit lalu meninggalkan Ayu yang masih berdiri di ambang pintu .
Ayu baru mengetahui ada pelayan saat dia pulang mengganti pakaiannya setelah makan siang tadi ,awalnya dia berpikir memasuki apartment yang salah . Apa lagi pengawal yang bersamanya yang membukakan pintu apartemen karena dia sendiri tidak tahu menahu sandi dari pintu ajaib itu .
" Siapa ? " Ayu langsung menatap ke arah belakang di mana Eric sudah ke luar dari kamar mandi menggunakan jubah mandi
" Itu Bu Rara " Jawab Ayu mendekati Eric .
Ayu menerima handuk kecil yang di berikan Eric lalu berdiri di belakang Eric saat pria itu sudah duduk di ujung tempat tidur .
" Apa makan malamnya sudah siap ? " Tanya Eric .
" Sudah Tuan ...Bee " Ralatnya dengan cepat,Ayu dengan lembut mengusap rambut basah Eric dengan handuk kecil .
" Apa mau di pakaikan Vitamin ? "Karena tidak mendapat kan jawaban Ayu meninggalkan Eric sebentar berjalan ke arah meja rias setelah itu dia kembali membawa vitamin rambut yang tadi dia ucapkan .
Eric begitu menikmati apa yang di lakukan Ayu hingga dia memejamkan matanya dengan perlahan .
" Sudah " Eric membuka kedua matanya lalu berdiri masuk ke dalam ruangan ganti , sedangkan ayu tetap berada di kamar menunggu pria itu berpakaian.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
" Bu biar Ayu saja " Bibi tidak langsung mengiyakan ,dia lebih dulu menatap Eric mendapatkan anggukan dari pria itu bibi langsung memberikan piring yang masih kosong itu pada Ayu .
" Iya Non " Jawabnya pelan .
" Makasih Bu " Jawab Ayu tersenyum.
" Bibi sudah makan ? " Tanya Eric menatap wanita yang seumuran dengan Ibu nya .
" sudah Tuan " Jawab nya jujur .
" Bibi istirahat saja ,nanti aku sendiri yang bereskan " Pintah Eric .
" Tapi tuan ..."
" Sopir sudah menunggu bibi di bawah , istirahat lah " Potong nya dengan cepat .
" Baik Tuan ,selamat makan Tuan ,non . saya pamit " Ujarnya menundukkan kepalanya sedikit lalu meninggalkan pasangan kekasih pura² itu .
" Bibi akan kembali ke masion utama saat sudah menyelesaikan tugasnya " Ujar Eric tiba-tiba, seperti nya dia mengerti dengan isi otak Ayu yang merasa penasaran ke mana pelayan itu akan pergi .
" Iya Bee " Jawab Ayu ,tidak sia² seharian ini dia belajar dan membaca terus menerus isi kontrak mereka karena dia bisa langsung mempraktekkan tanpa embel-embel nanti dan nanti .
" Maaf saya mengambil dengan asal soalnya belum tahu kesukaan nya apa ? " Ujar Ayu tidak enak .
" Bibi tidak akan memasak jika itu bukan makanan yang di inginkan majikan nya " Jawab Eric datar.
" Jadi belajarlah mulai sekarang " Lanjutnya lagi .
" Iya Bee " Jawab Ayu ,lalu meletakan piring yang sudah terisi depan Eric tidak lupa dia pun menuangkan air untuk Eric .
Seperti nya pria itu tidak sia² mengeluarkan uang sebanyak itu ,melihat Ayu yang begitu cepat belajar membuatnya puas .
" Makanlah ,setelah ini temani aku kerja " Ayu mengaguk " Iya Bee " Jawabnya lalu mengambil makanannya sendiri.
" Apa saya sudah boleh berkerja Bee ? " Tanya Ayu takut-takut.
" Bukannya kamu ingin menemani Ibumu " Jawab Eric tanpa menatap wanita yang kini duduk di depannya.
" Saya sudah meminta tolong sama perawat sementara saya bekerja " Jawab Ayu jujur .
" Lusa baru kamu masuk,besok kamu bisa ke rumah sakit tapi sebelum saya kembali kamu sudah berada di apartemen karena kita akan ke masion utama " Ayu sedikit lega setidaknya dia masih di beri waktu libur,tapi dalam hati kecil nya dia sedikit gugup dan takut karena akan bertemu dengan keluarga Eric ,ya sekalipun dia sudah mendapat kan persetujuan orang tua Eric ,tapi dia tahu jika pria itu memiliki keluarga yang besar .
" Terimakasih Bee " Ujar Ayu tulus ,tapi Eric hanya diam saja .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Like
Koment
Vote
Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 117 Episodes
Comments
Pasrah
gimana nasibnya nanti nya ya
2024-01-23
0
MamaNa Nazwa
tenang yu nanti jg bkln bertekuk lutut Erik SM km kayak yg udah" jg
2023-07-29
1
Sani Srimulyani
ayok ayu yg semangat ya....
2023-07-28
1