Untuk pertama kalinya Ayu tidur di kamar yang sama dengan pria yang tidak memiliki ikatan apa pun dengan nya ,selain karena simbiosis mutualisme saling membutuhkan .
Ayu bangun lebih dulu , sekalipun keduanya tidur sekamar tapi mereka tidak tidur di tempat yang sama . Melainkan Ayu tidur di sofa yang bisa di jadikan tempat tidur .
Ayu tidak protes , justru dia bersyukur setidaknya Eric membuktikan ucapan tempo hari untuk tidak melakukan hal yang lebih ,lagian sofa nya juga tidak kalah empuk dari tempat tidur yang ruangan tamu bahkan jika tidak mengingat di mana dia saat ini .
Mungkin dia akan terus menutup matanya karena terasa nyaman dan tidak membuat badan nya sakit.
Tidak ingin membuat keributan dan mengusik tidur Eric ,Ayu memilih mandi di kamar mandi tamu di mana tempatnya dia tidur sebelum nya .
Setelah selesai dia berjalan ke arah dapur ,karena saat akan masuk dalam kamar tamu dia mendengar suara dari arah dapur .
" Selamat pagi Bu " Sapa Ayu sopan
"Pagi Non " Balas Bu Rara lembut .
" Nona mau minum ,biar saya buatkan minuman hangat " Tawar Bu Rara lembut .
" Tidak usah Bu, saya tidak biasa minum seperti itu .Mual " Tolaknya halus sambil tersenyum .
" Ada yang bisa Ayu bantu Bu " Ayu mendekati wastafel di mana Bu Rara sedang mencuci sayur dan buah.
" Non Ayu duduk saja ,biar Bibi yang selesai kan " Ucap nya lembut .
" Tuan Eric memintaku untuk belajar ,jadi saya harus belajar Bu " Dia tidak sepenuhnya berbohong bukan ,karena semalam pria itu yang meminta nya sekalipun dengan bahasa lain .
" Sebelumnya Non Ayu pernah memasak tidak ,maaf kalau pertanyaan bibi menyinggung perasaan Non Ayu" Ujar Bu Rara tidak enak .
" Kalau masak saya bisa Bu , sekalipun hanya masak mie dan air " Jawab Ayu tertawa " Saya bisanya hanya masakan dasar saja Bu " Lanjut nya tersenyum.
" Itu Non ayu memang bisa masak , Tuan Eric itu makannya tidak sulit Non ,sayur bening sama ayam saja dia makan asal itu bisa buat tuan kenyang "Ayu jadi mengingat ucapan Ibu dari Eric jika memang Eric tidak pilih² makan dan beda dengan saudara nya yang lainnya "Jadi Non tidak perlu memikirkan hari ini masak apa ? Malam nanti masak apa ? Besoknya masak apa ? Karena tuan tidak akan protes apa pun yang sudah berada di atas meja " Lanjutnya,Ayu mengaguk² saja .
" Terus pagi ini masak apa ? " Tanya Ayu sambil menatap Bu Rara yang terus bergerak .
" Kalau pagi Tuan Eric itu hanya makan buah , salad sayur ,sereal kadang juga roti atau Jus " Jawab Bu Rara.
" Apa itu bisa kenyang Bu ? Saya saja kalau tidak makan nasi lapar terus Bu " Curhat Ayu membuat Bu Rara tersenyum.
" mungkin karena Tuan Eric sudah terbiasa Non , karena di Masion utama pun paginya seperti itu " Jawab Bu Rara.
" Hidup orang kaya memang beda ya Bu " Ujar Ayu cemberut .
" Kalau Non ingin makan nasi nanti Bibi buatkan nasi goreng " Ayu menggeleng dengan cepat bahkan kedua tangannya ikut bergerak " Tidak usah Bu,saya makan roti saja .Saya biasa sarapan juga biasanya pakai roti jika buru² " Ujar ayu tersenyum kuda .
" Ayu bantu ya Bu ,kalau hanya lihat Bu Rara kurang masuk di otakku yang hanya sebesar kacang hijau jadi Saya harus praktek " Bu Rara langsung tertawa lalu mengaguk memberikan izin .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Setelah membantu Bu Rara di dapur ,Ayu kembali ke kamar untuk menyiapkan pakaian kerja Eric .
Sekilas Ayu menatap ke arah tempat tidur di mana sudah tidak memiliki penghuni lagi ,tapi dari arah samping dia mendengar suara air .
Ayu langsung masuk ke dalam ruangan ganti menyiapkan pakaian Eric ,setelah selesai dia membersihkan tempat tidur Eric dan tidak lupa membuka pintu balkon kamar itu .
" Biarkan Bibi yang mengurusnya " Ayu membalikkan badannya di mana Eric baru saja ke luar dari kamar mandi .
" Tidak papa ,hanya membersihkan tempat tidur saja " Jawab Ayu lembut .
" Bajuku sudah di siap kan " Ayu mengaguk " Sudah " Eric langsung masuk di ruangan ganti sedangkan Ayu memilih duduk di sofa yang semalam di pakai untuk dia tidur .
5 menit berlalu Eric ke luar sambil memegang dasi nya lalu memberikan pada Ayu yang langsung berdiri seolah paham apa yang minta pria itu .
" Apa tidak masalah dengan pakaian yang saya pilih Bee " Eric mengaguk saja lalu mengakat wajahnya ke atas agar Ayu bisa memasang dasi nya .
" Terimakasih " Ujar Ayu ,Ada rasa bahagia tersendiri ketika Eric tidak masalah dengan pakaian yang dia sudah siapkan ,jujur dia sendiri bingung harus menyiapkan pakaian apa, takutnya tidak cocok atau Eric tidak suka .
Eric melebarkan kedua kakinya agar tubuh nya sedikit turun , Sebenar nya Ayu tidak sependek itu tapi entah kenapa dia sesulit itu memasang dasi untuk Eric .
" Ingat nanti malam kita ke masion ,jadi pulang kebih awal " Ayu mengaguk " Iya Bee " Jawab Ayu pelan .
" Sudah " Ayu mengaguk memundurkan langkahnya " Thanks " Ucap Eric lalu mengambil tas kerja nya dan ponselnya .
Setelah itu keduanya ke luar dari kamar Eric ,sebelum ikut bergabung dengan Eric di meja makan Ayu lebih dulu mengambil tasnya dalam kamar .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Like
Koment
Vote
Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 117 Episodes
Comments
Pasrah
lanjut
2024-01-23
0
Sani Srimulyani
masih penasaran sama sosok cewe yg disukai eric, jangan sampe dugaanku benar. kasian ayu pasti tambah dilema.
2023-07-29
0