Sepulang dari kantor Eric hanya mengantar Ayu ke apartemen, karena dia akan ke masion utama membahas hal yang di perusahaan tadi .
" Bee tidak mandi dulu ? " Tanya Ayu sebelum turun dari mobil .
" Nanti di masion saja ,tidak usah menunggu ku mungkin aku lama atau bisa saja aku tidur sana ,kamu tidak papa kan tidur sendirian di masion " Ayu mengaguk " Saya tidak papa " Jawabnya tersenyum .
" Kalau begitu saya turun dulu ,hati² bawa mobil nya " Eric mengaguk sebagai jawabannya ,tapi saat Ayu aka membuka pintu Eric menahan tangan wanita itu.
" Iya " Jawab Ayu menatap ke arah Eric .
" Jangan membuka pintu siapa pun itu " Ayu mengagguk " Iyaa Bee " Jawabnya lembut .
Eric melepaskan genggaman nya di tangan Ayu ,namun lagi² Eric menahan nya membuat wanita itu bingung .
" Bee butuh sesuatu " Tanya Ayu menatap kembali ke arah wanita itu .
Tanpa Ayu duga Eric menarik tangan Ayu hingga kini wajah keduanya hanya berjarak beberapa senti saja.
" B..Ee " Panggil Ayu terbata ,ini pertama kalinya dia sedekat ini bersama pria , sekalipun dia pernah pacaran tapi dia tidak pernah melakukan hal ini bahkan pegangan tangan pun tidak .
Napas Eric begitu terasa di wajahnya karena jarak kedua nya sangat dekat ,membuat Ayu harus menahan napasnya .
" Apa pun nanti yang terjadi,ingat aku selalu di sampingmu " Ujar Eric serius .
Ayu mengagukan kepalanya sekalipun dia sendiri tidak paham dengan ucapan pria itu ,Eric mulai menjauh duduk dengan posisi sebelumnya.
"Jangan lupa makan,bibi sudah memasak untukmu " Ayu mengaguk cepat ,karena dia ingin segera ke luar dari mobil Eric .
Huh ..
Huh
Ayu memegang dadanya,dia seperti Ikan yang baru saja melompat ke luar kolam hingga kekurangan oksigen .
" Tuan Eric tidak mendengar nya kan ? " Gumam Ayu sambil terus memegang dadanya.
" Tapi kenapa harus dia melakukan itu, kan bisa bicara saja langsung " Omel Ayu lagi .
Bukannya apa karena tindakan Eric membuat jantung Ayu tidak berhenti berdetak seperti biasanya bahkan kini seperti orang yang habis di kejar anjing gila atau yang lebih ekstrim nya rentenir.
Ah memikirkan itu Ayu sampai merinding ,tidak ingin memikirkan yang bukan² Ayu langsung menuju lobby apartemen itu .
Saat akan masuk lift ada seseorang wanita juga yang masuk bersama nya .
" Selamat sore Mba " Sapa Ayu sopan .
" Sore Mba " Balasnya tersenyum .
Ayu menatap lantai yang di pencet wanita yang di sebelah nya .
orang kaya memang lebih suka tinggal di apartemen ,padahal mereka memiliki rumah Ucap Ayu dalam hati .
Pikiran Ayu kini menjurus pada seseorang ,namun detik kemudian dia menggeleng kan kepala nya dengan cepat membuat wanita di sampingnya menoleh ke samping .
" Mba tidak papa " Tanya wanita di sampingnya .
" Ah iya Mba ,maaf " Ujar Ayu tersenyum lembut .
Beberapa menit kemudian pintu lift terbuka ,wanita tadi lebih dulu turun dia berbeda beberapa lantai dengan Ayu karena milik Eric tepat di lantai paling atas .
" Saya duluan Mba " Ayu ikut menundukkan kepalanya membalas sapaan wanita itu " Iya Mba " Jawab Ayu sopan .
Kini Ayu sendirian di dalam lift itu dia hanya menatap lurus ke arah pintu lift .
" Apa ibu baik² saja " Gumam Ayu sendu.
" Ibu, Ayu kangen " Lirihnya ,matanya mulai berembun .
" Ayah apa di sana kamu baik-baik saja ? Ibu sedang sakit apa ayah juga bisa melihat nya ? " Ayu sudah siap menumpahkan kesedihan nya .
" Ayah ....Ayu kangen " Ayu langsung berjongkok menyembunyikan wajahnya dia kedua kakinya .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
" Ayu tidak ikut sayang " Tanya Adara lembut .
" Tidak Mom ,dia apartemen " Jawab Eric apa adanya .
" Tadi Mommy sama Oma menjenguk Ibu mertua mu " Eric menatap Adara lalu mengaguk " Ternyata kecantikan Ayu menurun dari ibunya ya ? " Mendengar ucapan Adara membuat Eric tersenyum.
" Gimana keadaannya ? " Tanya Raymond menatap istri nya .
" Kata dokter keadaan nya sudah lebih baik " Jawab Adara karena memang tadi mereka di dampingi dokter yang langsung menangani ibu nya Ayu .
" Orangnya lembut dan baik , Oma suka sejak kami mengajaknya mengobrol dia terus tersenyum " Kali ini Elvi yang membuka suara .
" Pantasan mommy melarang ku ikut ,ternyata karena mommy sudah mendapat kan teman baru untuk bergosip " Cibir Henry .
" Daddy diam ya " Ancam Elvi membuat penghuni meja makan itu tertawa .
" Aku jadi penasaran " Ujar Aqila .
" Kamu sih sibuk " Jawab Elvi .
" Bahasa mu Vi " Elvi terkekeh pelan
Padahal sebelumnya mereka sudah berencana ikut ke rumah sakit tapi karena ada sesuatu hal Aqila tidak bisa ikut .
Sedangkan Ana dan Elsa tetap berada di masion membatu Nova mengurus si kembar hingga hanya Adara dan Elvi yang ke rumah sakit .
" Tumben penghuni rumah belakang tidak ke sini " Tanya Jose .
" Mungkin istri mereka lagi rajin " Jawab Henry asal membuat Jose tertawa kecil .
penghuni belakang yang di maksud Jose adalah Rif'at ,Radhi Edward dan Randy yang memilih tinggal terpisah tapi masih dalam lingkungan masion itu .
Itu semua berawal dari Edward hingga mereka ikut ingin memisahkan diri ,dan Henry menyetujui nya toh masih dalam lingkungan masion
Sedangkan Rangga memilih tinggal di masion tempat Jose dan Aqila dulu tinggal di sana juga rumah orang tua Vika lebih dekat di bandingkan masion .
" Opa " Jose menatap Cucu satu²nya yang berada di masion itu .
" Della boleh jalan² sama teman² Della tidak ? " Izin Della memohon.
" Tidak " Jawab Jose tegas membuat Della mencibir kan bibirnya .
" Della tidak papa koh di kawal " Bujuk Della lagi tapi tetap jawaban nya sama bahkan dia menatap ke empat pria yang berkuasa di situ tapi tetap sama .
" Bukannya Mama sudah bilang " Raine tertawa kecil melihat wajah putri nya itu .
" Papa " Reza hanya diam saja tidak merespon ucapan putri kesayangan nya itu .
" Menyebalkan " Cibir Della lagi .
" Mama diam ya " Bukannya dia Raine malah tertawa .
Pemandangan ini sudah biasa bagi peserta di meja itu hubungan Raine dan Della lebih kaya seorang kakak dan adik di banding ibu dan anak .
Di mana Raine selalu usil mengganggu anaknya begitu juga sebaliknya .
" Papa malam ini tidur sama Della kan ? " Reza hanya mengaguk sebagai jawabannya .
" Enak saja ,nikah sana kenapa harus tidur sama suami ku " Jawab Raine tidak suka .
" Papa melarang Della pacaran bagiamana mau nikah,jadi sekarang Della pinjam dulu suami mama " Jawab Della .
" Kamu ya , masih kecil sudah belajar jadi pelakor .Mau jadi apa kamu nanti " Sentak Raine kesal .
" Jadi istri Papa yang kedua " Jawab Della acuh .
" Kita sudah mau selesai, habiskan makanan mu " Reza menahan Raine untuk kembali membuka suara .
" Awas nanti kamu tidur sama suami ku, Mama akan angkat kamu kasih tidur kamu di pos security " Ancam Raine .
" Della " Tegur Henry membuat Della langsung terdiam dan fokus pada makanan nya .
Eric hanya menggeleng melihat perdebatan Raine dan Della keduanya sudah seperti kucing dan tikus jika sudah bersama .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Like
Koment
Vote
Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 117 Episodes
Comments
Pasrah
lanjutkan
2024-01-23
0
Sani Srimulyani
penasaran sama cewe yg ketemu ayu di lift, jangan2 itu cewe yg dimaksud eric lg.
2023-08-07
0
Sani Srimulyani
ya ampun...padhal della anaknya raine kan.
2023-08-07
0