" Kamu serius pacaran sama kakak Eric " Qiandra sudah tidak bisa menahan nya lagi .
Sehingga setelah makan malam dia meminta izin pada Eric membawa Ayu kebelakang sebentar.
" Iya ...maaf aku ...."
" Jadi yang membantumu Kaka Eric " Ayu mengaguk pelan " Maaf Ndra aku tidak ....."
" Stop " Qiandra mengakat tangan nya membuat wanita itu terdiam .
" Ndra " Panggil Ayu pelan ,dia takut jika Qiandra salah paham dan menjauhi nya .
" Aku minta maaaf karena belum cerita ,soalnya aku ...."
PLak
" Aakkhhh " Ayu memegang pundaknya yang terasa panas " Ndra " Ayu menatap sahabat yang seperti orang kesetanan.
" Kamu ....ssstt " Merasa geram Qiandra sampai mengepalkan kedua tangan nya di depan wajah Ayu yang hanya tersenyum kaku ,jika bisa dia ingin memukul Ayu sampai wanita itu luka atau bahkan mati .
" Maaf " Qiandra menghela napas panjang " Kamu menolak bantuan ku tapi menerima bantuan kakak Eric " Ujar Qiandra emosi .
" Dia kekasih ku " Jawab Ayu polos .
" Lalu Aku siapa Hah " Bentak Qiandra.
" Orang lain " Ayu menggeleng " Sahabat ku " jawab Ayu dan detik kemudian dia kembali mendapat kan pukulan .
" Ndra " Ujar Ayu memelas karena bahunya sakit .
" Jangan memukul kekasih ku ,bahkan aku sendiri tidak pernah menyentuh nya " Kedua wanita itu menatap ke sumber suara .
" Kakak tidak usah ikut campur " Jawab Qiandra emosi .
" Kamu tidak papa " Ayu menggeleng " Saya tidak papa Bee " Jawab Ayu .
" Bee " Ayu dan Eric menatap ke arah Qiandra " Wow seperti nya memang aku bukan siapa²mu lagi " Lanjutnya kesal .
" Bee bisa masuk ,Saya mau bicara sama Qiandra dulu " Ujar Ayu memohon.
" Jangan menyentuh nya atau kakak akan memotong tangan mu " Qiandra memutar bola matanya.
" Jangan lama,kita akan kembali ke apartemen " Ayu mengaguk cepat " Iya " Jawabnya pelan .
" Maaf,aku tidak bermaksud menyembunyikan darimu .Aku hanya belum siap lebih tepatnya aku takut kamu marah karena dekat dengan kakak mu " Qiandra berdecak dia masih terdiam " Ndra jangan marah ,maaf kalau kamu tidak suka kedekatan kami ,aku akan bicara sama Eric untuk mengakhiri nya dengan baik "
" Kau ingin mati " Bentak Qiandra membuat Ayu tersentak.
" Ndra kamu membuatku semakin takut " Jawab Ayu jujur.
" Biar saja " Jawabnya ketus .
" Kamu utang penjelasan padaku ,aku tidak mau tahu kamu harus cerita dari awal kamu bertemu dengan Kaka Eric aku tidak percaya dengan hubungan kalian " Ayu mengaguk cepat " Tapi kamu tidak marahkan " Tanya ayu takut .
" marah bahkan sangat marah " Ayu langsung murung " Ndra maaf ,saat itu aku benar-benar tidak tahu harus bagaimana sehingga meminta bantuan sama Eric " Jawab Ayu sendu .
" Aku juga menawarkan diri untuk membantu mu tapi ...."
" Kamu terus membantu ku bahkan tiap bulan kamu mengirim keperluan bulanan kami , Aku tidak ingin terus merepotkan mu . Sedangkan aku tidak melakukan apa pun untuk mu " Ucap Ayu menunduk.
" Kamu sudah banyak membantu ku ,jika boleh jujur aku tidak ...."
" Jangan Katakan apa pun ,aku membenci nya " Potong Qiandra seolah paham apa yang akan di katakan Ayu .
" Terimakasih karena selalu ada buat aku,maaf jika aku selalu merepotkan mu ,aku mohon jangan marah atau menjauhi karena ini . Aku hanya punya kamu dan ibu " Ujar Ayu serak .
" Cih,kamu selalu memakai air matamu untuk membuat ku luluh " Cibir Qiandra .
" jawab pertanyaan ku dengan benar " Ayu mengaguk menatap Qiandra " Aku tahu kakak Eric tidak perna menjalin hubungan dengan siapa pun begitu juga kamu ,Apa ini ada kaitannya dengan pengobatan Aunty karena kedekatan kalian sangat aneh " Ayu mengaguk pelan " Aku akan ceritakan semuanya tapi aku mohon jangan mengatakan apa pun pada keluarga mu " Qiandra menghela napas panjang .
" Di kasih jalan yang muda cari yang susah " Ayu menarik sudah bibirnya ke atas " Terimakasih banyak ,aku menyayangimu " Ayu memeluk Qiandra dengan erat .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Setelah berpamitan pada keluarganya ,Eric membawa Ayu kembali ke apartemen . Sepanjang perjalanan tidak ada pembahasan apa pun hingga keduanya sampai di apartemen.
" Kamu sudah siap kan untuk berkerja besok " Ayu menatap Eric " saya ..."
" Ganti pakaian mu ,aku mau istirahat " Ayu menarik napas panjang ,Eric tidak membiarkan mengeluarkan pendapat nya sedikit pun .
" Apa tidak papa besok keluarga mu menemui ibu ku, aku takut ibu akan salah paham " Ujar Ayu .
" Ganti pakaian mu " Ayu memilih mengalah ,masuk dalam kamar mandi membersihkan diri setelah itu dia mengganti pakaian tidur .
Padahal sebelumnya Ayu akan tidur dengan pakaian yang dia pakai saat mandi sore ,tapi kali ini dia harus berganti pakaian dua kali malam harinya .
orang kaya memang berbeda ,bahkan pakaian yang baru di pakai beberapa jam pun akan terlihat kotor jika sudah ke luar dari kamar itu .
" Matikan lampunya " Ayu mengaguk mematikan lampu utama hingga hanya menyisakan lampu tidur saja .
" Selamat tidur Bee" Ujar Ayu berjalan ke arah sofa .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Like
Koment
Vote
Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟🌟
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 117 Episodes
Comments
Pasrah
belum halal gak boleh neng
2024-01-23
0
Sani Srimulyani
biasanya cowo sejati tuh ga kan biarin cewe tidur di sofa.
2023-08-05
0