Malam yang Panjang Untuk Mereka

“Aku juga tidak tahu dengan sikapnya tadi, Jeng. Padahal pagi di mansion dia semangat sangat untuk bertemu dengan Rere bahkan membawa makanan kesukaan Rere saat bermain di mansion kami,” ucapnya sambil menyerahkan bungkusan yang berisi bekal yang merupakan permintaan Alvaro yang rencananya akan dia kasih sendiri kepada Rere namun pada saat dia melihat Rere langsung saja dia menyerahkan bekal tersebut kepada mommynya dan berlari pergi meninggalkan gadis kecil tersebut tanpa adanya kasih sayang dan kelembutan. Mendengar perkataan mommy Alvaro yang tidak menahu mengenai perubahan sikap pewaris satu-satunya keluarga Jayaputra membuat mama Rere tidak bisa berkomentar apalagi. Dia hanya berharap jika Alvaro bersikap hanya hari ini saja.

----Flashback Off----

“Jadi dia seperti itu semenjak Rere kembali ke rumahnya dan hingga berlangsung hingga dewasa?” tanya daddy Alva kepada sang istrinya setelah mendengar cerita dari istrinya mengenai perubahan anaknya semenjak dirinya dan Alva menjenguk Rere. “Iya dia sudah berubah semenjak peristiwa Rere kembali dari penculikan tersebut dan ketika dia diajak untuk ke mansion Candra selalu saja alasan yang membuat aku terkadang bosan mendengarnya karena dia pasti sering sekali menolak untuk diajak ke mansion keluarga Candra” ucap istrinya ketika mengingat dirinya sering sekali menjenguk Rere pada saat Alva masih kecil dan sering sekali Alva menolak untuk melihat gadis itu.

“Bahkan sejak itu dia sudah tidak memanggilnya Rere selalu saja memanggilya gadis itu” ucap istrinya kepada suaminya. Sementara suaminya berpikir ketika dia menerima informasi yang diberikan kepada istrinya mengenai perubahan putra semenjak Rere sudah kembali dengan keluarga Candra. “Apakah Rere menolak dipanggil Rere? Dan sekarang namanya menjadi Violin?” tanya sang daddy memastikannya. “Iya semenjak itu perubahan Rere sangat mendrastis dan dia tidak mau dipanggil ‘Rere’ dan meminta dipanggil ‘Vio’ sampai saat ini,” ucap istrinya sambil mengiyakan pertanyaan suaminya.

Karena tuan Jayaputra belum bisa menemukan titik terang mengenai perubahaan anaknya tersebut dia hanya bisa berkata akan segera menyuruh bawahan kepercayaannya untuk mengecek perilaku Alvaro untuk bisa dia ketahui penyebabnya. Nyonya Jayaputra yang mendengarkan rencana suaminya hanya bisa terdiam karena dirinya sangat mengetahui jika putra mereka mengetahui tindakan mereka pasti akan marah besar sedangkan suaminya tidak mempedulikan apakah Alvaro akan marah kepada mereka atau tidak mengenai kelancangan dan penyelidikannya sendiri. Karena tuan Jayaputra yakin kepada putranya jika putranya mengetahui sesuatu dibalik penculikan putri sahabatnya sehingga membuat putranya berubah drastis semenjak putri sahabatnya bisa kembali ke pelukan sahabatnya dan sang istri.

......****************......

Sementara di kamar Claire yang sudah gelap karena gadis imut itu sudah terlelap. Namun tiba-tiba dirinya melihat sesosok pemuda yang tidak keliatan jelas yang terlihat mabuk dan meracau nama yang cukup membuat dia bangun.

Rere…Rere… kembalilah pulang. Aku sudah tidak bisa tidak hidup bersamamu.

Nama itu akhirnya berdengung di kepalanya membuat dirinya menjadi mimpi buruk. Tanpa dia sadari sepotong ingatan yang sempat dia lupakan muncul kembali membuat dia berteriak sambil berkeringat dingin. Membuat kedua orang tuanya langsung terbangun dan menuju kamar putri mereka.

“Siapa..siapa kau… Jangan!!! Aku tidak tahu siapa kamu!!” racau Claire sambil terisak ketakutan di tengah tidurnya sehingga langsung saja air mata dan keringatnya sudah membasahi tubuh dan sprei. Kedua orang tuanya Claire langsung terburu-buru menghampiri kamar putri mereka karena putri kesayangan mereka mendapatkan mimpi buruk mereka setelah tragedi itu terjadi. Mereka segera bergegas ke kamar putri mereka walaupun mereka masih mengantuk karena bangun secara tiba-tiba.

......****************......

Sementara di kediaman pribadi Alvaro tepatnya di kamar pribadinya yang di meja kerjanya hanya berisikan figura dirinya dengan Rere tidak hanya itu saja dekorasi kamarnya merupakan dekorasi warna kesukaan gadis tersebut yaitu segala macam warna ungu, baik warna ungu muda, ungu soft, violet dan ungu tua merupakan warna favorit Rere begitu juga seprai kasur dan bantal juga berwarna ungu dengan bercorak salah satu karakter dari Sanrio yaitu karakter Cinnamoroll. Meski dekorasi dengan pernak-pernik yang sangat dibenci oleh Alvaro namun Alvaro tetap mendesain dekorasi tidak lupa dengan pernak-pernik kesayangan Rere hanya untuk mengungkapkan seberapa cintanya kepada Rere selain itu dia berharap Rere akan kembali jika melihat dekorasi seperti ini yang ada di kamarnya.

Dirinya yang sudah kacau dan tidak berdaya menghabiskan beberapa kaleng minuman keras yang seharga fantasi membuat kepala pelayan sempat masuk kamarnya karena sempat mendengar suara-suara yang dapat membuat dirinya khawatir akan tuan mudanya yang bisa kambuh dari frustasinya. Kepala pelayan tersebut sebenarnya adalah bekas kepala pelayan di kediaman lamanya tempat dirinya tumbuh sehingga mengetahui jika tuan mudanya kehilangan gadis tersebut namun yang tidak membuatnya mengerti adalah gadis yang sangat di rindukan tuan muda itu memiliki kemiripan bahkan dapat dikatakan jika itu seperti tunangan tuan mudanya yang sekarang.

“Tuan muda, saya hanya bisa berharap Anda menerima nona muda karena gadis yang Anda rindukan adalah nona muda.” Tatapnya kepada tuan mudanya yang sudah dalam keadaan mabuk berat sambil bergumam kecil agar tuan mudanya tidak marah karena kesadarannya sudah di ambang batas akibat minuman keras membuat dirinya harus benar-benar menjaga tuan kecilnya yang dia lihat pertumbuhannya.

......****************......

Sementara bawahan yang ditugaskan oleh Alvaro yang khusus mencari keberadaan gadis yang amat dicintai oleh bosnya sedang melaksanakan pekerjaannya meski sudah larut malam karena dirinya sangat mengerti kondisi bosnya jika dirinya lalai atau terlambat memberikan informasi mengenai gadis tersebut.

Dilihatnya satu per satu meski matanya sudah lelah menatap layar laptopnya dari siang hingga larut malam mencari posisi gadis yang akan didatangi oleh tuannya secara langsung melalui CCTV yang sudah dirinya retas dan dimasukkan ke sebuah file untuk menyeleksi satu-satu meski sudah sangat kantuk.

Matanya yang sudah dia tahan dengan meminum dua bungkus kopi hitam terus menatap dan memantau CCTV yang sudah diretasnya namun nihil karena belum menampakan wujud gadis yang sudah disebarkan oleh tuannya semenjak rekannya berhasil mengambil gambar dan mengirimkannya kepada tuan muda mereka.

“Di mana lagi aku harus mencarinya? Aku sudah meretas di jalan X namun gadis tersebut belum berhasil tertangkap kamera CCTV ini membuatku merasa heran. Apa aku harus mencari informasi mengenai identitasnya ya? Soalnya setahuku semenjak nona Violin diculik semua identitas mengenai nona muda dirahasiakan oleh tetua Candra,” batinnya sambil menatap layar CCTV di jalan X untuk melihat gadis yang sudah dikirim ke email pribadinya dan sudah dia buka untuk melanjutkan penyelidikannya agar dia bisa mendapatkan informasi supaya tuan mudanya tidak memarahinya ketika tuan muda Alvaro meneleponnya untuk mengetahui kinerja kerjanya.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Sorry Author gantung lagi…

Jangan lupa selalu mampir karya Author dan dukung selalu bagi Authornya ya. Sangkyuu. ❤️❤️

Episodes
1 Pulang Kembali Ke Negara Asalku
2 Kediaman Margareth
3 Pergi Kerja
4 Pertama Kali Kerja
5 Di Divisi Desain Interior
6 Kedatangan Violin
7 Permintaan Alvaro
8 Pelaporan Hasil Penyelidikan
9 Mengunjungi Restoran
10 Meja No.30
11 Menikmati Persahabatan
12 Menikmati Makan Malam Bersama Sahabat
13 Jeremy VS Alvaro
14 Ditelepon
15 Sama-sama Mencemaskan Putri Mereka
16 Tiba Di Kediaman Masing-masing
17 Kediaman Keluarga Jayaputra
18 Flashback
19 Gadis Kecil Itu Bukan Dia!
20 Malam yang Panjang Untuk Mereka
21 Pergi Bertemu Dengan Sahabatnya
22 Pengumuman Update
23 Claire Menangis Histeris
24 Violin Memasak Pertama Kalinya
25 Mengantarkan Bekal Untuk Tunangannya
26 Violine Diusir Dengan Kasar
27 Bertemunya Dengan Seorang Gadis
28 Apakah Dia Benar-Benar Rere?
29 Alvaro Tidak Ingin Melepaskan Claire
30 Menggantikan Violin Bersih-bersih
31 Claire Dirawat Oleh Alvaro Dengan Lembut
32 Vio Menelepon Papanya
33 Tuan Besar Candra Menelepon Sahabatnya
34 Rencana Tuan Besar Jayapura
35 Alvaro VS Jeremy (2) : Jeremy Mencemaskan Claire
36 Violin Sudah Sampai di Pusat Perusahaan Ayahnya
37 Hiatus Tiga Hari
38 Merry Christmas 2023 dan Happy New Year 2024
39 Violin Pertama Kali ke Grup Candra
40 Tuan Besar & Nona Besar Candra
41 Rencana Pembatalan Kontrak
42 Violin Turun Mengambil Pesanannya Sendiri
43 Mengecek Kebenaran Mengenai Claire
44 Athur Terkejut dan Alvaro Menemui Dokter Pribadinya
45 Kondisi Claire Makin Parah
46 Alvaro Memeriksa, Adam Menganalis Penyakit Claire
47 Keputusan Alvaro Mengenai Kerja Sama & Pemulihan Ingatan Claire
48 Pemutusan Kerja Sama Rahasia
49 Gerry Lembur Atas Perintah Alvaro
50 Claire Kembali Sadar
51 Rencana Alvaro
52 Alvaro Terus Bertanya Pada Claire
53 PENGUMUMAN
Episodes

Updated 53 Episodes

1
Pulang Kembali Ke Negara Asalku
2
Kediaman Margareth
3
Pergi Kerja
4
Pertama Kali Kerja
5
Di Divisi Desain Interior
6
Kedatangan Violin
7
Permintaan Alvaro
8
Pelaporan Hasil Penyelidikan
9
Mengunjungi Restoran
10
Meja No.30
11
Menikmati Persahabatan
12
Menikmati Makan Malam Bersama Sahabat
13
Jeremy VS Alvaro
14
Ditelepon
15
Sama-sama Mencemaskan Putri Mereka
16
Tiba Di Kediaman Masing-masing
17
Kediaman Keluarga Jayaputra
18
Flashback
19
Gadis Kecil Itu Bukan Dia!
20
Malam yang Panjang Untuk Mereka
21
Pergi Bertemu Dengan Sahabatnya
22
Pengumuman Update
23
Claire Menangis Histeris
24
Violin Memasak Pertama Kalinya
25
Mengantarkan Bekal Untuk Tunangannya
26
Violine Diusir Dengan Kasar
27
Bertemunya Dengan Seorang Gadis
28
Apakah Dia Benar-Benar Rere?
29
Alvaro Tidak Ingin Melepaskan Claire
30
Menggantikan Violin Bersih-bersih
31
Claire Dirawat Oleh Alvaro Dengan Lembut
32
Vio Menelepon Papanya
33
Tuan Besar Candra Menelepon Sahabatnya
34
Rencana Tuan Besar Jayapura
35
Alvaro VS Jeremy (2) : Jeremy Mencemaskan Claire
36
Violin Sudah Sampai di Pusat Perusahaan Ayahnya
37
Hiatus Tiga Hari
38
Merry Christmas 2023 dan Happy New Year 2024
39
Violin Pertama Kali ke Grup Candra
40
Tuan Besar & Nona Besar Candra
41
Rencana Pembatalan Kontrak
42
Violin Turun Mengambil Pesanannya Sendiri
43
Mengecek Kebenaran Mengenai Claire
44
Athur Terkejut dan Alvaro Menemui Dokter Pribadinya
45
Kondisi Claire Makin Parah
46
Alvaro Memeriksa, Adam Menganalis Penyakit Claire
47
Keputusan Alvaro Mengenai Kerja Sama & Pemulihan Ingatan Claire
48
Pemutusan Kerja Sama Rahasia
49
Gerry Lembur Atas Perintah Alvaro
50
Claire Kembali Sadar
51
Rencana Alvaro
52
Alvaro Terus Bertanya Pada Claire
53
PENGUMUMAN

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!