“Aku mau ke ruangan bos ada yang perlu aku yang aku bicarakan,” ungkap Gerry tersenyum. Lalu dia bertanya dengan Cle, “Sementara kamu mau melakukan hal apa?” Cloe hanya bisa menghela nafasnya lalu berkata, “Aku mau ke mall sebentar karena tuan muda menyuruh membelikan handphone dan kartu baru. Aku tidak mengerti wanita mana yang berani menghubungi tuan muda? Aku bertanya malah tuan muda memarahiku,” ungkapnya melampiaskan kekesalannya kepada Gerry yang merupakan sahabat yang senasib karena mereka berdua terkadang mendapatkan omelan dari bos mereka, namun lebih sering dirinya ketimbang Gerry.
Gerry yang mendengarkan penuturan dari sahabatnya sempat bergumam namun sedikit terdengar ole Cle. “Karena nona Violin menghubunginya,” gumamnya dan didengar oleh Cle adalah ‘Nona Violin’ membuat dia bertanya karena penasaran.
Gerry yang mengetahui jika dia keceplosan maka dia berkelit dan berusaha untuk mencari topik agar teman seperjuangan tidak terlalu kepo. Memang dia pernah ditugaskan kepada atasannya untuk segera memberi tahu kepadanya namun belum dia beri tahu karena belum ada waktu yang tepat. Selain itu dia juga mengetahui sifat teman seperjuangan yang mempunyai mulut ember tanpa temannya sadari.
Mulut ember adalah mulut yang suka keceplosan tanpa disadari padahal berisi data yang bersifat rahasia atau percakapan rahasia yang tiba-tiba dikatakan tanpa disadari oleh pembicara namun ditangkap oleh lawan dengarnya sehingga menimbulkan kecurigaan atau keinginan tahunya.
”Aku mau ke ruangan bos dahulu ya, Cle, percakapan itu aku akan beri tahu ke kamu semuanya. Kamu juga jangan lupa melaksanakan amanat dari bos,” ucap Gerry seketika langsung masuk membuat Cle tidak sempat mengejar teman karibnya karena Gerry sudah masuk ke ruangan atasan mereka. Dengan pasrah dia membatin sambil membawa handphone mewah milik atasannya. Begini amat hilangnya. Mau menanyakan kekepoanku malah dia ngacir tetapi katanya lain kali dan ya udah lain kali saja deh sebelum aku kena amarah bos karena belum membelikan handphone dan kartu baru.
Dirinya segera keluar dari gedung perusahaan yang terbilang tinggi dan elegan. Sementara Gerry yang baru menutup pintu dia mendengar jika langkah kaki Cle sudah menjauh dari pintu ruangan pribadi milik bos mereka. Untung aku sempat menghilang. Sesuai kebiasaannya dia pasti akan tidak bertanya karena dia orang yang pikun!
Sementara terlihat jika Alvaro memandang berkas-berkas perusahaan miliknya yang sempat tertunda karena amarahnya yang dia rendam akibat ulah sang asisten, Cle. Alvaro sampai tidak mengetahui jika Gerry saat ini sudah berada di depan meja kerjanya karena matanya yang fokus memeriksa dokumen-dokumen penting.
“Hmm..tuan muda Alvaro,” ucap Gerry yang memberi tahu akan kedatangan dirinya kepada tuan mudanya.
Alvaro lantas berdehem sebagai tanda dia sudah mengetahui kedatangan Gerry, “Hhhmm…” Mendengar deheman sang bos segera dia melampirkan informasi yang saat ini mungkin akan dibutuhkan oleh bosnya.
“Tuan muda, saya mau memberi tahukan mengenai pencarian nona muda sesungguhnya,” ungkap Gerry. Mendengar nama gadis yang amat dia cintai lantas dia mendongakkan kepalanya dan menghentikan segela macam kegiatannya. ”Lanjutkan perkataanmu!” ucap Alvaro dengan nada memerintah.
”Mengenai hasil yang dilaporkan oleh anak buah kita yang sudah disebarkan di berbagai tempat kami mendapati ada satu gadis yang memiliki ciri-ciri yang serupa dengan ciri-ciri nona muda,” ucap Gerry melanjutkan membaca informasi yang dia dapatkan dari anak buah atasanya yang sudah disebarkan sejak tuan mudanya bisa memegang kendali kekayaan keluarganya.
......****************......
Sementara itu di ruang kerja Claire. Claire yang saat ini sibuk mendesain proyek pertamanya harus menghentikan kegiatannya karena mendapati handphonenya memberikan notif getar akibat dia matikan nada deringnya karena mengikuti perintah perusahaan.
Dengan enggan dia mengambil handphone miliknya dan menyalakan layar kunci dan mendapati banyak notif dari sahabat mayanya.
Claire, aku sudah back in Indonesia. Aku kangen kamu! Bertemu, yuk, di tempat kau mengantarku ke bandara
^^^Violin^^^
Dia membaca pesan dari sahabat mayanya yang bernama Violin. Dia sangat senang jika Violin sudah kembali ke Indonesia. Mereka memang sempat bertemu dua kali karena yang pertama merupakan pertemuan pertama dan yang kedua merupakan pertemuan terkahir ketika Claire mengantarkan Violin ke bandara untuk mengantarkan kepergian sahabat mayanya. Memang pada awalnya mereka bertemu mereka terkejut karena banyak sekali kemiripan di antara mereka selayaknya saudara kembar identik yang membuat mereka akrab satu sama sekali. Dia tidak lupa membalas pesan singkat dari Vio.
Vio aku kerja jadi tidak bisa ke tempat pertemuan kita kedua. Jadi aku akan mengajakmu ke restoran daerah xyxyx yang sempat grand opening. Sekalian aku traktir karena magang di perusahaan besar. Jam 5 sore ya.
^^^Claire^^^
Begitu isi balasan Claire kepada teman di dunia mayanya. Setelah membalas pesan singkat Vio, Claire kembali bekerja dan menunggu jam istriharat agar dia bisa menelepon restoran tersebut untuk melakukan reservasi dan pemesanan meja.
......****************......
Di tempat lain masih sama di Bandung pusat. Seorang gadis mendapatkan notif pesan di telepon genggam miliknya yang juga mewah. Dia kemudian membuka aplikasi chat dan membaca pesan yang masuk ke dalam aplikasi tersebut. Setelah membaca dia menerbitkan senyumnya dan langsung menjawab oke dan mengirim ke nomor yang memberikan pesan kepadanya.
Tidak lupa dia mengunjungi salah satu perusahaan milik tunangannya. Dia pergi dengan membawa kendaraan mewah miliknya sendiri. Dia rencananya membawakan bekal makan siang beserta memberikan oleh-oleh yang dia bawa dari Paris. Dia keluar dari kediaman keluarganya dan langsung menjalankan mobilnya menuju jalan raya yang sudah dipadati oleh kendaraan lainnya.
......****************......
Setelah Gerry menyelesaikan membaca hasil laporannya. Alvaro hanya bisa terdiam.
“Masih kemungkinan tuan muda. Saya yakin memang karena banyak bawahan kita yang mendapatkan kemiripan dari gadis yang mereka incar. Pada saat saya dan tuan muda terjun langsung tuan muda mendapati bukan nona muda. Jadi apakah tuan muda ingin turun ke tempat gadis yang dilaporkan oleh bawahan kita?” tanya Gerry untuk kesekian kali.
Pada saat ini Alvaro masih belum mendapatkan titik terang mengenai keadaan tunangan sesungguhnya sekaligus gadis yang amat dia cintai. Memang beberapa kali dia pergi ke tempat yang dilaporkan oleh bawahannya yang melihat gadis yang mirip seperti tunangannya. Namun pada saat dirinya ke tempat tersebut dan mendapati gadis tersebut dia langsung mengetahui jika gadis yang berada di depan matanya adalah bukan gadis yang sangat dia rindukan hingga dia depresi tanpa sepengetahuan keluarga besarnya.
“Ke mana lagi aku harus mencari dirimu, baby,” ucap Alvaro tanpa sadar karena frustasinya meningkat ketika dia mendengar dari Gerry masih belum bisa dipastikan. Gerry yang mendengar ucapan kecil atasannya hanya bisa diam tanpa berkomentar. Dirinya sudah mengetahui jika sahabat sejak dari SMA sekaligus atasannya sangat menderita kehilangan gadis yang amat dia cintai sejak mereka masih kecil.
“Gerry, harus aku lakukan apa supaya dia bisa ditemukan? Aku lalai tidak menjaganya! Apa ini balasanku karena membuat dia diculik dan tidak bisa ditemukan?” curhat Alvaro kepada Gerry yang juga sahabat SMA hingga kuliah.
Aku harus menjawab apa supaya kamu tenang, Varo. Batin Gerry melihat Alvaro yang saat ini sudah kembali depresi karena merasa bersalah kepada gadis yang dia cintai. Tetapi Gerry bingung karena pada saat dia mendengar om Candra jika putrinya memang sempat diculik tetapi dapat ditemukan sejak saat itu perubahan sikap Alvaro sangat keliatan kepada putrinya. Lalu jika sudah ditemukan mengapa kamu tidak bisa bersikap seperti dahulu lagi, Varo. Apa kamu merasa jika nona Violin bukan cinta pertama dan terakhirmu?
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Pingin tahu flasbacknya? Kenapa Alvaro bisa berubah ya?
Sorry Author gantung ya.
Jangan lupa selalu mampir karya Author dan dukung selalu bagi Authornya ya. Sangkyuu. ❤️❤️
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 53 Episodes
Comments