Bab 6 Pertandingan Basket

"Aku besok ada pertandingan basket kamu bisa gk datang."

Alesa bingung menjawab apa?tapi jika Alesa tidak mau Alby akan kecewa. "Jam berapa?"

"tiga sore." Ucap Alby dia berharap Alesa datang.

"Aku gk tau bisa datang apa gk, kamu tau kan aku kerja." Ucap Alesa.

Alby tidak menjawab dia tidak ingin memaksa Alesa.

Saat bekerja Alesa terus memikirkan Alby menjadi orang yang selalu mengutamakan perasaan orang lain tidak lah mudah Alesa takut Alby marah, karena tidak fokus Alesa tidak tau ada Haikal berdiri di sebelah nya.

"Alesa kok ngelamun." Ucap Haikal.

"Haikal."

Haikal tertawa melihat ekspresi wajah Alesa. "Kamu tenang aja hari ini aku masuk kerja kok."

Alesa merasa lega karena Haikal masuk dia kira akan bekerja sendiri seperti kemarin. "Syukurlah."

Entah kenapa Alby merasa kecewa saat tau Alesa tidak bisa datang ke pertandingan basket, tapi Alby sadar dia tidak bisa memaksa Alesa karena bagaimanapun dia tau Alesa pasti lelah. Duduk di kantin Alby menjadi pusat perhatian, banyak perempuan yang mendekati Alby tapi Alby tidak menanggapi nya, hanya Alesa perempuan yang bisa membuat Alby dari yang awal nya pemarah menjadi sabar.

Hamdan duduk di samping Alby dia melihat teman nya tetap makan dengan santai pada hal dia menjadi pusat perhatian. "Gimana rasa nya jadi orang keren?" Tanya Hamdan.

Alby malu mendengar pertanyaan dari Hamdan. "Apa sih."

Alby dan Hamdan melanjutkan makan tiba tiba ada perempuan duduk di depan Alby. "Hay Alby." Sapa perempuan yang Alby sendiri tidak kenal.

Alby hanya mengangguk hal seperti ini sudah biasa karena lelah menjadi pusat perhatian Alby pergi dari kantin. "Aku pergi dulu ya." Ucap Alby.

"Lah kok pergi." Perempuan yang baru duduk tidak terima karena Alby pergi.

Pertandingan basket di mulai Faiz melempar bola ke arah Alby permainan tim lawan cukup baik, saat mendapatkan peluang Alby mendekati ring lawan dan berhasil memasukkan bola skor untuk tim Alby. Penonton memberi semangat untuk kedua tim Alby melihat ke arah penonton dia berharap Alesa bisa datang, karena kakak Alby mengambil cuti dia datang untuk menyemangati Alby.

"Kerja bagus semangat teman teman." Alby memberi semangat untuk teman teman nya.

Alesa memutuskan untuk menonton pertandingan basket dia merasa tidak enak jika tidak datang, lagi lagi Alesa mengutamakan perasaan orang lain pada hal dia baru selesai bekerja. Hampir dua puluh menit Alesa menempuh perjalanan bersama abang ojek langganan dia.

"Jauh banget mbak, ongkos nya jadi nambah." Ucap abang ojek.

Karena sudah seperti teman tidak ada rasa canggung diantara Alesa dan abang ojek. "Gk pa pa, abang jadi nambah penghasilan nya." Ucap Alesa dia memang sering bercanda dengan abang ojek.

"Ini bang ongkos nya, makasih banyak ya." Alesa masuk sebelum pertandingan selesai.

Di lapangan Alesa mencari tempat duduk dia merasa bersyukur karena masih ada tempat duduk yang kosong dia duduk di sebelah kakak Alby. Alesa tidak tau bangku yang kosong memang untuk Alesa karena Alby berharap Alesa bisa datang.

Zahra memperhatikan perempuan yang duduk di sebelah nya. "Maaf seperti nya kita pernah bertemu."

"Ibu Dokter." Ucap Alesa.

"Gimana keadaan tangan kamu?udah lebih baik."

Alesa tersenyum dia senang bisa bertemu Doker Zahra. "Alhamdulillah udah lebih baik Dokter. Dokter kesini lihat Alby main ya."

"Iya."

Mereka berdua kembali fokus menonton Alesa datang saat pertandingan hampir selesai, lemparan Alby dari jarak jauh berhasil masuk dan menambah skor untuk tim nya pertandingan berakhir dengan kemenangan tim Alby mereka saling berpelukan untuk merayakan kemenangan, saat Alby melihat ke arah penonton dia kaget ternyata Alesa datang hal itu membuat Alby tersenyum dia melambaikan tangan ke arah Alesa dan kakak nya.

"Ini pasti karena ada kamu Alesa coba kamu lihat Alby." Ucap Zahra.

Alesa melihat Alby melambaikan tangan ke arah merek. "Emang biasa nya dia gk kaya gini kak?"

"Dia itu anak nya pemarah tapi semenjak kenal kamu dia berubah jadi penyabar."

Alby menghampiri Zahra dan Alesa di parkiran. "Aku kira kamu gk datang Alesa." Ucap Alby dengan tersenyum.

Alesa tersenyum ke arah Alby. "Selamat ya kamu hebat."

"Gimana untuk merayakan kemenangan Alby kita makan malam biar saya yang tlaktir." Ucap Zahra.

Mereka setuju Zahra jarang mempunyai waktu luang ini kesempatan mereka untuk bisa menghabiskan waktu bersama, sebelum makan mereka berhenti di Masjid untuk Sholat. Setelah Sholat mereka pergi ke restoran untuk makan malam, di restoran Alesa bingung dengan makanan yang di pesan dia belum pernah makan di restoran mewah.

"Kenapa cuma di lihatin makanan nya, ayok makan." Ucap Zahra.

"Kamu belum pernah makan makanan kaya gini ya Alesa?" Tanya Alby. Alesa mengangguk jujur saja dia bingung bagaimana cara makan nya.

Alby memotong daging steak milik nya dia memberikan nya ke Alesa. "Ini kamu makan."

Alesa belum pernah medapatkan perhatian seperti ini, dia merasa bahagia ada orang yang baik dengan nya. Hari sudah malam Alby dan Zahra mengantar Alesa pulang di perjalanan Alesa merasa mual dia berusaha untuk menahan nya agar tidak muntah. Posisi duduk mereka Alby dan Alesa duduk di depan Zahra di belakang. Alby yang awal nya fokus menyetir memperhatikan Alesa.

"Kamu kenapa Alesa?" Tanya Alby. Zahra menyuruh Alby berhenti.

"Muka kamu pucat kamu mual?" Tanya Zahra.

"Iya." Ucap Alesa.

"Kita ke rumah sakit Alesa harus segera mendapat penanganan." Ucap Zahra.

Alby menjalankan mobil nya dia berharap Alesa baik baik saja. Setelah menempuh perjalanan selama sepuluh menit mereka sampai di rumah sakit Alesa di bawa masuk ke ugd.

Dokter keluar setelah memeriksa Alesa. "Dokter Zahra bukan nya lagi cuti kenapa ada di sini?" Dokter yang bekerja di bagian ugd kaget melihat Zahra.

"Pasien tadi teman saya, bagaimana keadaan nya?"

"Pasien kelelahan kondisi lambung nya juga tidak baik, pasien sudah di berikan obat lebih baik pasien di rawat." Ucap Pak Dokter.

Alesa di pindahkan ke ruang rawat Alby merasa bersalah dia tau Alesa lelah tapi dia menyuruh Alesa untuk datang menonton pertandingan basket, melihat Alesa tidur dia bisa melihat wajah lelah Alesa.

Zahra baru keluar dari toilet dia menghampiri Alby. "Pertanyaan kamu kemarin tentang Alesa?"

"Iya kak, kakak lihat kan tadi dia tetap datang pada hal kelelahan."

"Sebelum membuat orang lain bahagia, lebih baik buat diri kita bahagia dulu mungkin terdengar egois, tapi tidak pa pa utamakan bahagiamu dulu sebelum membuat orang lain bahagia." Ucap Zahra.

Terpopuler

Comments

Dark Dynamix

Dark Dynamix

Good job thor, teruslah menulis dan jangan pernah berhenti! ❤️

2023-07-20

1

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 Alesa Almeira
2 Bab 2 Aku baik baik saja
3 Bab 3
4 Bab 4 Hujan dan Baikan
5 Bab 5 Tersenyum Untuk Menutupi Rasa Sakit
6 Bab 6 Pertandingan Basket
7 Bab 7 Walaupun Lelah Aku Tetap Kuat
8 Bab 8 Kalau Suka Bilang Suka
9 Episode 9 Makan Sambil Menangis
10 Bab 10 Alby
11 Bab 11 Kakak Adek Berantem
12 Bab 12 Abang Penjual Bakso
13 Bab 13 Yang Tidak Merasakan Mana Paham
14 Bab 14 Coklat Untuk Alesa
15 Bab 15 Sakit
16 Bab 16 Mengeluh Itu Wajar
17 Bab 17 Aku Hanya Ingin Tenang
18 Bab 18 Alby Kefikiran Alesa
19 Bab 19 Di Rendahkan
20 Bab 20 Membuktikan Ke Orang Yang Merendahkan
21 Bab 20 Jangan Dengarkan Kata Mereka
22 Bab 22 Insecure
23 Bab 23 Sakit Perut
24 Bab 24 Khawatir
25 Bab 25 Sia Sia?
26 Bab 26 Tidak Ada Yang Sia Sia
27 Episode 27 Momen
28 Bab 28 Barista Baru
29 Bab 29 Gado Gado
30 Bab 30 Alesa Di Tabrak Mobil
31 Bab 31 Alesa Kesakitan
32 Bab 32
33 Bab 33 Pulang Ke Kos
34 Bab 34
35 Bab 35 Melankolia
36 Bab 36
37 Bab 37
38 Bab 38 Setiap Orang Mempunyai Kelebihan Dan Kekurangan
39 Bab 39
40 Bab 40
41 Bab 41 Tomboy
42 Bab 42
43 Bab 43
44 Bab 44 Wisata Masa Lalu
45 Bab 45 Sampai Aku Lelah
46 Bab 46 Aneh
47 Bab 47 Usaha Alby
48 Bab 48
49 Bab 49
50 Bab 50
51 Bab 51 Alby Cemburu
52 Bab 52 Alesa dan Andri
53 Bab 53 Hamdan
54 Episode 54
55 Bab 55
56 Bab 56
57 Bab 57
58 Bab 58
59 Bab 59
60 Bab 60 Insecure Lagi
61 Bab 61
62 Bab 62 Bingung
63 Bab 63
64 Bab 64
65 Bab 65 Insecure Karena perbedaan
66 Bab 66 Tidak Pernah Melihat Ke Arahku
67 Bab 67
68 Bab 68 Haikal Dan Karin
69 Bab 69
70 Bab 70
71 Bab 71
72 Bab 72
73 Bab 73
74 Bab 74
75 Bab 75
76 Bab 76
77 Bab 77 Ingin Yang Terbaik
78 Bab 78
79 Bab 79
80 Bab 80 Bahagia
Episodes

Updated 80 Episodes

1
Bab 1 Alesa Almeira
2
Bab 2 Aku baik baik saja
3
Bab 3
4
Bab 4 Hujan dan Baikan
5
Bab 5 Tersenyum Untuk Menutupi Rasa Sakit
6
Bab 6 Pertandingan Basket
7
Bab 7 Walaupun Lelah Aku Tetap Kuat
8
Bab 8 Kalau Suka Bilang Suka
9
Episode 9 Makan Sambil Menangis
10
Bab 10 Alby
11
Bab 11 Kakak Adek Berantem
12
Bab 12 Abang Penjual Bakso
13
Bab 13 Yang Tidak Merasakan Mana Paham
14
Bab 14 Coklat Untuk Alesa
15
Bab 15 Sakit
16
Bab 16 Mengeluh Itu Wajar
17
Bab 17 Aku Hanya Ingin Tenang
18
Bab 18 Alby Kefikiran Alesa
19
Bab 19 Di Rendahkan
20
Bab 20 Membuktikan Ke Orang Yang Merendahkan
21
Bab 20 Jangan Dengarkan Kata Mereka
22
Bab 22 Insecure
23
Bab 23 Sakit Perut
24
Bab 24 Khawatir
25
Bab 25 Sia Sia?
26
Bab 26 Tidak Ada Yang Sia Sia
27
Episode 27 Momen
28
Bab 28 Barista Baru
29
Bab 29 Gado Gado
30
Bab 30 Alesa Di Tabrak Mobil
31
Bab 31 Alesa Kesakitan
32
Bab 32
33
Bab 33 Pulang Ke Kos
34
Bab 34
35
Bab 35 Melankolia
36
Bab 36
37
Bab 37
38
Bab 38 Setiap Orang Mempunyai Kelebihan Dan Kekurangan
39
Bab 39
40
Bab 40
41
Bab 41 Tomboy
42
Bab 42
43
Bab 43
44
Bab 44 Wisata Masa Lalu
45
Bab 45 Sampai Aku Lelah
46
Bab 46 Aneh
47
Bab 47 Usaha Alby
48
Bab 48
49
Bab 49
50
Bab 50
51
Bab 51 Alby Cemburu
52
Bab 52 Alesa dan Andri
53
Bab 53 Hamdan
54
Episode 54
55
Bab 55
56
Bab 56
57
Bab 57
58
Bab 58
59
Bab 59
60
Bab 60 Insecure Lagi
61
Bab 61
62
Bab 62 Bingung
63
Bab 63
64
Bab 64
65
Bab 65 Insecure Karena perbedaan
66
Bab 66 Tidak Pernah Melihat Ke Arahku
67
Bab 67
68
Bab 68 Haikal Dan Karin
69
Bab 69
70
Bab 70
71
Bab 71
72
Bab 72
73
Bab 73
74
Bab 74
75
Bab 75
76
Bab 76
77
Bab 77 Ingin Yang Terbaik
78
Bab 78
79
Bab 79
80
Bab 80 Bahagia

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!