Dokter datang untuk memeriksa Reska. "Baiklah karena kondisi pasien sudah baik besok boleh pulang."
"Terimakasih Dokter." Ucap Alby.
Setelah Dokter pergi Alesa keluar dari kamar mandi. "Kakak kenapa?" Ucap Reska melihat Alesa lemas.
"Kakak gk pa pa, ini pasti karena belum makan." Bohong Alesa.
Alby dan Reska makan ikan bakar yang Alesa bawa sedangkan Alesa makan buah. Alby mendapat telfon dia keluar tapi tak lama dia kembali lagi dengan membawa makan. "Ini aku pesan makanan." Alby keluar untuk mengambil pesanan.
"Terimakasih aku mau makan di luar, kalian lanjutin makan nya." Alesa langsung keluar hal itu membuat Alby dan Reska heran ada apa dengan Alesa?
Alesa duduk di taman karena hari sudah malam taman sepi hanya ada Alesa duduk merenung memikirkan semua nya, sibuk dengan fikiran nya sampai Alesa makan dengan sesekali tertawa sampai akhir nya Alesa menangis. Alby melihat Alesa makan dengan menangis dia tidak bisa membayangkan apa yang sedang Alesa rasakan hingga membuat dia menangis dan Alby merasa sakit saat Alesa menangis menahan suara nya dan berusaha untuk tetap tenang.
"Perempuan yang selama ini terlihat kuat dan selalu tertawa ternyata dia menyimpan rasa sakit." Ucap Alby.
Keesokan hari nya Reska sudah boleh pulang. "Dek kakak sama kak Alby langsung pulang ya." Ucap Alesa.
"Iya kak." Tak lupa Reska berterimakasih ke Alesa dan Alby.
Di perjalanan pulang Alesa tidur hal itu membuat Alby tersenyum setidak nya Alesa bisa istirahat sebentar sebelum kembali bekerja, setelah melihat Alesa menangis entah kenapa Alby ingin terus berada di samping Alesa.
Setelah menempuh perjalan selama tiga jam mereka akhir nya sampai di cafe. "Alesa bangun kita udah sampai."
Alesa merasa baru tidur sebentar tapi ternyata sudah sampai dan saat nya untuk kembali bekerja. "Terimakasih banyak Alby kamu udah bantu aku."
"Hm iya anggap aku teman kamu ya, jangan ragu untuk meminta tolong ke aku." Ucap Alby.
Alesa turun dari mobil dia masuk ke cafe melihat pesanan yang menumpuk Alesa dan Haikal menyiapkan pesanan.
"Tiga buah Cappucino." Alesa memberikan pesanan yang sudah siap ke pelayan.
Pak Manajer datang menghampiri Alesa dan Haikal. "Kalian berdua udah di kasih tau sama yang lain belum?"
Alesa dan Haikal saling pandang mereka berdua bingung. "Kasih tau apa Pak?"
"Selama satu minggu cafe tutup karena ada renovasi yang akan di lakukan, sebenar nya ini udah di sampaikan kemarin tapi karena kalian gk masuk jadi baru saya beri tau sekarang." Ucap Pak Manajer.
Bisa mendapat libur tentu hal yang menyenangkan. "Terimakasih Pak untuk informasi nya." Ucap Alesa.
Kedatangan Alby di cafe menarik perhatian pengujung cafe, duduk memperhatikan Alesa sedang bekerja dia memesan beberapa makanan dan tak lupa memesan kopi, hampir sepuluh menit Alby di cafe tapi Alesa belum menyadari ada Alby sampai Haikal memberitau dia ada laki laki yang memperhatikan Alesa terus.
"Alesa ada pengunjung laki laki dari tadi liatin kamu terus." Ucap Haikal.
Alesa melihat ke depan dia melihat Alby sedang memperhatikan nya hal itu membuat Alesa tersenyum. "Itu teman aku."
"Dari cara dia natap kamu, kayak nya dia suka sama kamu."
Alesa tidak percaya dengan apa yang di kata kan Haikal dia juga sadar diri Alby tampan dan berasal dari keluarga kaya sedangkan Alesa hanya perempuan biasa saja.
"Kita cuma teman." Ucap Alesa.
Alesa keluar dari cafe sudah saat nya untuk pulang ke kos melewati parkiran Alesa melihat Alby berdiri di samping mobil. Alesa kira Alby sudah pulang ternyata masih di parkiran dia menghampiri Alby.
"Alby kamu ngapain di sini?" Ucap Alesa.
Melihat kedatangan perempuan yang dia tunggu membuat Alby tersenyum. "Aku nunggu kamu."
"Emang ada apa kok nunggu aku?"
"Aku antar kamu pulang ya." Ucap Alby. Alesa akhir nya setuju dia fikir bisa menghemat ongkos.
"Makasih ya." Dari awal mengenal Alesa entah sudah berapa kali Alby mendengar Alesa berterimakasih.
Alby tidak langsung mengantar Alesa pulang dia mengajak Alesa jalan jalan ke Mall. "Alby kita ngapain di sini?" Bingung Alesa.
"Kita jalan jalan dulu ya."
Mereka berdua masuk ke Mall Alby mengajak Alesa membeli sepatu untuk bermain basket. "Aku nyari sepatu dulu ya buat pertandingan besok."
Alesa memperhatikan sepatu yang terlihat bagus dia melihat sepatu yang dia inginkan dari dulu, ada rasa ingin membeli sepatu tapi Alesa sadar jika dia membeli sepatu uang dia akan habis, karena Alby sudah mendapatkan sepatu keinginan nya dia menghampiri Alesa.
"Sepatu nya bagus ya." Ucap Alby.
"Dari dulu aku pengin beli sepatu ini."
"Terus kenapa gk beli?"
"Aku melihat sepatu ini bagus dan saat mau beli aku ingat adek aku, kalau aku beli sepatu ini sedangakan adekku tidak aku belikan aku merasa tidak enak ke dia. Karena uang aku gk cukup kalau beli buat aku sama dia akhir nya aku beli untuk adek aku."
Mendengar cerita Alesa membuat Alby ingin menangis lagi lagi Alesa mengalah. "Kenapa kamu selalu peduli dengan perasaan orang?"
"Aku juga tidak tau?"
Perasaan Alby sakit mendengar jawaban Alesa dari tatapan mata Alesa terlihat rasa sakit yang tidak bisa di ucapkan. "Kalau gitu kita beli aja sepatu nya biar aku yang bayar."
Alesa tersenyum tipis dia tidak ingin merepotkan orang lain. "Gk usah lagian aku udah gk pengin."
Alesa pergi dari toko sepatu Alby tau Alesa tidak ingin merepotkan dia. "Coba sekali aja kamu pedulikan perasaan kamu sendiri Alesa." Ucap Alby.
Setelah membeli sepatu Alby mengajak Alesa membeli es cream, dari tadi Alesa hanya berkeliling tanpa membeli apa apa Alby ingin membelikan Alesa sepatu dan tas, tapi saat akan membeli Alesa marah karena dia merasa hanya merepotkan Alby.
"Kita beli es cream aja ya biar aku traktir, anggap ini sebagai ucapan terimakasih karena udah mau nemenin aku jalan jalan." Ucap Alby dan diangguki Alesa.
Setelah membeli es cream mereka berdua duduk menikmati es cream yang mereka beli. "Es cream aku udah habis, aku mau kesana dulu ya."
"Iya jangan lama lama ya." Ucap Alesa.
Alby pergi membeli sayuran dan kebutuhan di dapur untuk Alesa, melihat belanjaan nya sudah banyak Alby fikir mungkin ini sudah cukup dia membawa ke kasir untuk membayar belanjaan nya. Duduk menunggu cukup lama Alesa kaget melihat Alby datang membawa banyak belanjaan.
"Kamu belanja untuk kebutuhan dapur di rumah kamu?" Tanya Alesa.
"Ini semua buat kamu." Ucap Alby.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 80 Episodes
Comments
Max Goof
Masih belum update nih thor? Padahal aku sudah nggak sabar ingin tahu kelanjutan ceritanya.
2023-07-24
0