Bab 7 Walaupun Lelah Aku Tetap Kuat

Alby mengantar Zahra pulang di rumah Alby masak makanan untuk di bawa ke rumah sakit kondisi Alesa sudah membaik saat Alby pulang Alesa masih tidur. Sesampainya di rumah sakit Alby masuk ke ruang rawat dia melihat Alesa duduk sambil membaca buku.

"Pagi." Sapa Alby.

"Alby itu apa?" Tanya Alesa melihat Alby membawa tas.

Alby mengeluarkan makanan. "Aku tadi masak, udah makan belum?"

"Belum."

Alby dan Alesa makan bersama tidak ada yang berbicara mereka berdua makan dengan tenang. Alesa tidak menyangka masakan Alby enak pantas saja banyak perempuan menyukai Alby.

"Masakan kamu enak." Ucap Alesa sambil membereskan kotak nasi.

Alby tiba tiba malu mendengar pujian dari Alesa. "Terimakasih."

Selesai makan mereka berdua mengobrol. "Jadi kamu kerja jadi Barista."

"Hm kenapa emang?"

"Kopi buatan kamu enak aku suka dan kamu bikin kopi seperti untuk menyampaikan perasaan kamu." Ucap Alby.

Alesa tersenyum mendengar perkataan Alby setiap orang yang merasakan kopi buatan Alesa akan mengatakan hal yang sama. "Kemampuanku hanya ini." Ucap Alesa.

"maksudnya?" Bingung Alby.

"Aku tidak mempunyai kemampuan lain aku cuma bisa membuat kopi, tidak seperti kamu yang bisa banyak hal." Ucap Alesa.

Alby melihat Alesa tersenyum tapi Alby tau itu bukan senyum bahagia. "Semua orang punya kemampuan masing masing, mungkin kamu bilang kemampuan kamu hanya membuat kopi sedangkan aku punya banyak banyak kemampuan. Kamu sadar gk kalau banyak orang yang ingin punya kemampuan seperti kamu termasuk aku." Ucap Alby.

Alesa menatap Alby dengan tatapan kosong nya tapi dia merasa bahagia selama ini dia hanya di anggap orang yang tidak punya kemampuan. Saat Alesa akan bicara handphone Alesa berdering.

"Hallo Assalamualaikum."

"Wa'alaikumsallam kak ini aku teman Reska."

Alesa bingung kenapa teman Reska menelfon nya menggunakan handphone Reska. "Iya ada apa?"

"Kak aku mau kasih tau kalau Reska demam sekarang dia di rawat."

"Terus gimana keadaan nya?"

"Udah lebih baik, kakak bisa gk datang ke rumah sakit."

"Aku kesana sekarang." Alesa mematikan telfon nya.

Alby melihat Alesa panik dia bingung?

"Adek aku masuk rumah sakit aku harus kesana sekarang."

"Alesa tapi kamu juga lagi sakit." Alby mencoba memberi pengertian ke Alesa.

"Aku tau, tapi aku adek aku butuh aku."

Alby tidak bisa memaksa Alesa akhir nya dia berbicara dengan Dokter. "Alesa kamu boleh pulang tapi kata Dokter kamu harus banyak istirahat."

Di perjalanan Alesa tidak bisa tenang dia terus memikirkan Reska pada hal Alesa sendiri masih sakit, menempuh perjalanan selama tiga jam akhiri nya mereka sampai di rumah sakit Alby memperhatikan Alesa terlihat wajah lelah Alesa tapi Alby bisa apa? Dia tidak mungkin memaksa Alesa untuk pulang dan istirahat.

"Kita udah sampai, kamu yakin udah baik baik aja?" Tanya Alby.

"Aku udah gk pa pa kok, makasih banyak ya Alby untuk semua kebaikan kamu, bahkan kamu yang membayar biaya aku pas dirawat."

Alby tersenyum tipis dia memang menanggung biaya rumah sakit Alesa karena dia merasa bersalah. "Udah kamu tenang aja gk usah di fikirin, sekarang lebih baik kamu temui adek kamu."

Setelah Alesa keluar dari mobil Alby menjalankan mobil nya untuk mencari penginapan, entah mengapa dia khawatir dengan kondisi Alesa dia juga ingin tau lebih banyak tentang Alesa. Alesa masuk ke ruang rawat dia melihat Reska sedang tidur.

"Kak Alesa udah datang." Ucap Gina sahabat Reska.

"Gimana keadaan Reska?" Tanya Alesa.

"Reska udah di rawat dua hari kak dan keadaan nya udah membaik, karena aku ada urusan aku gk bisa jagain Reska."

Alesa menghampiri Gina yang masih berdiri. "Kenapa gk kasih tau kakak dari kemarin?"

"Karena Reska gk mau kakak khawatir dan kalau tau Reska sakit pasti kak Alesa langsung kesini."

Alesa hanya bisa diam ini bukan pertama kali Reska sakit dan tidak memberi tau dia, alasan nya pun sama Reska tidak mau kakak nya khawatir. "Terimakasih ya Gina udah mau menjaga Reska."

"Iya kak."

Reska bangun dari tidur nya dia melihat kakak nya baru keluar dari kamar mandi. "Kakak." Ucap Reska.

Alesa menghampiri Reska dengan perasaan kesal. "Anak pintar bisa bisa nya sakit gk kasih tau kakak."

"Maaf kak." Ucap Reska.

"Lain kali kalau sakit kasih tau kakak, jangan kaya gini." Walaupun Alesa marah tapi dia tidak mau memarahi Reska.

Reska hanya mengangguk dia memeluk kakak nya, saat mereka berdua mengobrol tiba tiba Alby datang. "Hay." Sapa Alby.

"Kamu ngapain disini?" Bingung Alesa melihat Alby masih di rumah sakit tadi saat Alesa masih di mobil Alby bilang akan langsung pulang.

"Aku ada urusan di sini jadi aku gk langsung pulang." Alby terpaksa berbohong.

"Dek kenalin ini teman kakak nama nya Alby." Reska dan Alby berkenalan.

Hari sudah malam Reska tidur sedangkan Alesa dan Alby di taman. "Kenapa Reska gk di ruang rawat VVIP?" Tanya Alby.

Mendengar pertanyaan Alby membuat Alesa tertawa. "Keluargaku gk sekaya keluarga kamu Alby."

Alby faham maksud Alesa dia terus memperhatikan Alesa yang masih tertawa. "Teruslah tertawa walaupun kamu lelah." Ucap Alby pelan bahkan Alesa tidak mendengar nya.

Setelah Alby pulang ke penginapan Alesa masuk ke ruang rawat dia melihat Reska tidur, saat memegang dahi adek nya Alesa bisa merasakan panas. Alesa pergi ke toko di depan rumah sakit membeli perlengkapan untuk mengompres, setelah kembali ke ruang rawat Alesa mengompres Reska dengan sabar karena lelah Alesa tertidur bersandar di bangku.

Saat bangun dari tidur Reska melihat kakak nya tidur bersandar di bangku Reska melihat kain untuk mengompres, melihat kakak nya tertidur Reska tau kakak nya kelelahan.

Alesa bangun dari tidur karena tidur di bangku dia merasa badan nya pegal, melihat jam ternyata sudah pagi dia bersiap siap untuk Sholat karena Reska sedang haid Alesa tidak membangunkan Reska.

Reska melihat kakak nya duduk di bangku memijat bahu. "Kakak capek ya." Ucap Reska.

"Hm sedikit."

Saat Reska akan berbicara handphone Alesa berdering. "Sebentar dek teman kerja kakak nelfon. Hallo Assalamualaikum."

"Wa'alaikumsallam Alesa kamu udah sehat?"

"Udah, ada apa?"

"Hari ini kita pergi ke tempat langganan cafe kita beli kopi, karena persediaan kopi di cafe kita udah habis."

Pemilik cafe mempercayakan untuk membeli kopi ke Alesa dan Haikal karena mereka berdua lebih faham. "Aku lagi jaga adek aku dia sakit."

Haikal faham maksud Alesa tapi dia harus bagaimana? Alesa yang lebih faham tentang kopi. "Terus kamu gk masuk kerja sekarang."

Terpopuler

Comments

rhn fidiah

rhn fidiah

Duh, kehidupan karakternya keren bingits!

2023-07-21

0

•ʟɪᴢᴢ

•ʟɪᴢᴢ

Mantap! Bukan cuma ceritanya, bagus dalam segala hal.

2023-07-21

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 Alesa Almeira
2 Bab 2 Aku baik baik saja
3 Bab 3
4 Bab 4 Hujan dan Baikan
5 Bab 5 Tersenyum Untuk Menutupi Rasa Sakit
6 Bab 6 Pertandingan Basket
7 Bab 7 Walaupun Lelah Aku Tetap Kuat
8 Bab 8 Kalau Suka Bilang Suka
9 Episode 9 Makan Sambil Menangis
10 Bab 10 Alby
11 Bab 11 Kakak Adek Berantem
12 Bab 12 Abang Penjual Bakso
13 Bab 13 Yang Tidak Merasakan Mana Paham
14 Bab 14 Coklat Untuk Alesa
15 Bab 15 Sakit
16 Bab 16 Mengeluh Itu Wajar
17 Bab 17 Aku Hanya Ingin Tenang
18 Bab 18 Alby Kefikiran Alesa
19 Bab 19 Di Rendahkan
20 Bab 20 Membuktikan Ke Orang Yang Merendahkan
21 Bab 20 Jangan Dengarkan Kata Mereka
22 Bab 22 Insecure
23 Bab 23 Sakit Perut
24 Bab 24 Khawatir
25 Bab 25 Sia Sia?
26 Bab 26 Tidak Ada Yang Sia Sia
27 Episode 27 Momen
28 Bab 28 Barista Baru
29 Bab 29 Gado Gado
30 Bab 30 Alesa Di Tabrak Mobil
31 Bab 31 Alesa Kesakitan
32 Bab 32
33 Bab 33 Pulang Ke Kos
34 Bab 34
35 Bab 35 Melankolia
36 Bab 36
37 Bab 37
38 Bab 38 Setiap Orang Mempunyai Kelebihan Dan Kekurangan
39 Bab 39
40 Bab 40
41 Bab 41 Tomboy
42 Bab 42
43 Bab 43
44 Bab 44 Wisata Masa Lalu
45 Bab 45 Sampai Aku Lelah
46 Bab 46 Aneh
47 Bab 47 Usaha Alby
48 Bab 48
49 Bab 49
50 Bab 50
51 Bab 51 Alby Cemburu
52 Bab 52 Alesa dan Andri
53 Bab 53 Hamdan
54 Episode 54
55 Bab 55
56 Bab 56
57 Bab 57
58 Bab 58
59 Bab 59
60 Bab 60 Insecure Lagi
61 Bab 61
62 Bab 62 Bingung
63 Bab 63
64 Bab 64
65 Bab 65 Insecure Karena perbedaan
66 Bab 66 Tidak Pernah Melihat Ke Arahku
67 Bab 67
68 Bab 68 Haikal Dan Karin
69 Bab 69
70 Bab 70
71 Bab 71
72 Bab 72
73 Bab 73
74 Bab 74
75 Bab 75
76 Bab 76
77 Bab 77 Ingin Yang Terbaik
78 Bab 78
79 Bab 79
80 Bab 80 Bahagia
Episodes

Updated 80 Episodes

1
Bab 1 Alesa Almeira
2
Bab 2 Aku baik baik saja
3
Bab 3
4
Bab 4 Hujan dan Baikan
5
Bab 5 Tersenyum Untuk Menutupi Rasa Sakit
6
Bab 6 Pertandingan Basket
7
Bab 7 Walaupun Lelah Aku Tetap Kuat
8
Bab 8 Kalau Suka Bilang Suka
9
Episode 9 Makan Sambil Menangis
10
Bab 10 Alby
11
Bab 11 Kakak Adek Berantem
12
Bab 12 Abang Penjual Bakso
13
Bab 13 Yang Tidak Merasakan Mana Paham
14
Bab 14 Coklat Untuk Alesa
15
Bab 15 Sakit
16
Bab 16 Mengeluh Itu Wajar
17
Bab 17 Aku Hanya Ingin Tenang
18
Bab 18 Alby Kefikiran Alesa
19
Bab 19 Di Rendahkan
20
Bab 20 Membuktikan Ke Orang Yang Merendahkan
21
Bab 20 Jangan Dengarkan Kata Mereka
22
Bab 22 Insecure
23
Bab 23 Sakit Perut
24
Bab 24 Khawatir
25
Bab 25 Sia Sia?
26
Bab 26 Tidak Ada Yang Sia Sia
27
Episode 27 Momen
28
Bab 28 Barista Baru
29
Bab 29 Gado Gado
30
Bab 30 Alesa Di Tabrak Mobil
31
Bab 31 Alesa Kesakitan
32
Bab 32
33
Bab 33 Pulang Ke Kos
34
Bab 34
35
Bab 35 Melankolia
36
Bab 36
37
Bab 37
38
Bab 38 Setiap Orang Mempunyai Kelebihan Dan Kekurangan
39
Bab 39
40
Bab 40
41
Bab 41 Tomboy
42
Bab 42
43
Bab 43
44
Bab 44 Wisata Masa Lalu
45
Bab 45 Sampai Aku Lelah
46
Bab 46 Aneh
47
Bab 47 Usaha Alby
48
Bab 48
49
Bab 49
50
Bab 50
51
Bab 51 Alby Cemburu
52
Bab 52 Alesa dan Andri
53
Bab 53 Hamdan
54
Episode 54
55
Bab 55
56
Bab 56
57
Bab 57
58
Bab 58
59
Bab 59
60
Bab 60 Insecure Lagi
61
Bab 61
62
Bab 62 Bingung
63
Bab 63
64
Bab 64
65
Bab 65 Insecure Karena perbedaan
66
Bab 66 Tidak Pernah Melihat Ke Arahku
67
Bab 67
68
Bab 68 Haikal Dan Karin
69
Bab 69
70
Bab 70
71
Bab 71
72
Bab 72
73
Bab 73
74
Bab 74
75
Bab 75
76
Bab 76
77
Bab 77 Ingin Yang Terbaik
78
Bab 78
79
Bab 79
80
Bab 80 Bahagia

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!