BAB 19

BAB 19

Semua mata menatap Pandu. Tampak gigi Pandu menggeletuk, kulit wajahnya mulai muncul semburat merah.

“Di mana ia tinggal, Tante..? Seperti apa ciri – cirinya..?” desak Pandu, tak sabar lagi.

Tante Mirah menjawab, “Entah di mana dia tinggal. Tapi ada teman kantor Tante yang mengetahuinya. Nanti akan Tante tanyakan. Yabg jelas, dia sudah berusia sekitar empat puluh tahunan kurang sedikit, namun masih kelihatan muda. Tampan, punya kumis yang tak begitu tebal. Badannya tinggi, tegap seperti kamu, Pan. Ke mana pun dia pergi, dia selalu membawa pengawal sedikitnya dua orang. Dia selalu berpenampilan rapi. Suka menghisap rokok dengan berbagai macam pipa.”

Dalam hati, memang Tante Mirah masih bimbang. ‘Apakah benar Bob Shalman orang yang telah membuat anakku begitu sengsara? Sudah dua bulan ini dia tidak pernah menelponku di kantor. Kurasa dia pergi keluar negeri.’

Keyakinan Tante Mirah berbeda dengan keyakinan Pandu. Bagi Pandu, sudah pasti bahwa Bob Shalman adalah biang penderitaan Agnes. Bahkan Dhamayanti sendiri berkata kepada Pandu.

“Cari data dulu yang lengkap tentang Bob Shalman, beru bertindak.” Kata Dhamayanti.

Pandu melirik adiknya tanpa bicara. Dhamayanti yang waktu itu menuang air dari dalam kulkas, berkata lagi tanpa memandang kakak nya yang duduk termenung di ruang makan.

“Oom nya temanku juga seorang pesulap. Mungkin dia tahu tentang Bob Shalman.”

“Siapa nama paman nua temanmu itu? Apa bis akita hubungi..?” Tanya Pandu.

“Bisa saja..! Nama temanku; Faisal. Oom nya terkenal dengan nama; Mister Bimba.!” Jawab Dhamayanti.

Pandu tidak mau bergerak lamban. Keesokan harinya, ia menemui Faisal dengan di antar oleh Dhamayanti.

“Ahh, Malas..! Itu kan urusan pribadimu. Kenapa aku harus ikut campur..?” kata Dhamayanti pada mulanya.

“Apa jeleknya menolong urusan pribadi seseorang secara sukarela? Apalagi aku in ikan saudara mu sendiri..” kata Pandu.

“Aku kan sudah menolongmu. Alamat Faisal sudah kuberikan pada mu. Apa itu bukan pertolongan..?” ucap Dhamayanti

“Tapi kan aku belum paham yang mana wajah Faisal..!” kata Pandu.

Dhamayanti tak memberi komentar apapun. Setelah minum segelas air minum dingin, ia segera pergi ke ruang tengah. Namun, ia sempat berhenti sebentar dan berpaling memandang kakaknya.

“Okee.. kali ini aku mau menolongmu. Tapi, kau juga harus menolongku, gimana..?” tawar Dhamayanti.

“Menolong mu dalam hal apa..?” tanya Pandu.

“Kenalkan aku pada teman kantormu yang tempo hari kemari membawa mobil Porsche merah itu..!”

Dhamayanti tersenyum, Pandu berkerut dahi. “Maksudmu… Insinyur Yudha…?”

“Ohh, dia Insinyur, ya..? Kebetulan dong..!” sahut Dhamayanti seraya makin melebarkan senyumnya.

“Brengs*k lu..! Beres deh soal itu..! Dia kan masih termasuk anak buahku.” Kata Pandu yang merasa jengkel.

Akhirnya Pandu di kenalkan dengan Faisal oleh Dhamayanti. Waktu itu, Dhamayanti berkata kepada Faisal, “Kakak ku ini penggemar sulap. Dia ingin berkenalan dengan Oom mu. Mungkin dia punya minat untuk menjadi muridnya Mister Bimba..!”

“Wahh, kebetulan kalau begitu. Kalian nonton saja pertunjukan Oom Bim nanti malam…! Kalau sekarang kalian ingin bertemu dengan Oom Bim, nggak akan bisa. Sebab, hari ini dia masih ada di Denpasar. Nanti sore baru pulang ke sini, malamnya main di hotel Borobudur. Sebaiknya, kalian ku perkenalkan di sana saja. Selesai dia melakukan pertunjukan.”

Buat Pandu itu bukan lah hal yang berat. Sebenarnya ia memang tidak menyukai pertunjukan sulap, sebab ia tahu semua yang di lakukan diatas panggung hanyalah tipuan mata dan kecepatan tangan. Akal – akalan saja! Namun untuk kali ini dia harus bisa berperan sebagai penggemar sulap.

Malam itu, ia hadir bersama Faisal dan Dhamayanti. Sebenarnya Dhamayanti tidak ingin ikut. Tetapi, karen ia sendiri menganggur di rumah. Pikirnya, ‘daripada bengong mendingan ikut nonton aksi sulapnya Mister Bimba. Kaya apasih?? Kok aku belum pernah lihat pertunjukkannya.??’

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!