BAB 13

BAB 13

“Kamu benar-benar nggak punya perasaan terhadap sesame manusia, Yanti..! Hatimu seperti Binatang yang nggak tahu kapan harus berbelas kasih kepada sesama” ucap Agnes.

“Ehh, lu jangan ngomong gitu, ya..! gue colok mata lu pakai potlot ini baru tahu rasa lu” sambil Dhamayanti mengambil potlot dari atas meja.

Agnes merasa ngeri, karena itu ia tidak melawan dengan kata-kata apapun lagi. Ia memejamkan mata dan mengigit bibirnya.

“Gue rasa si Pandu bisa setia banget sama lu ini pasti gara-gara lu pakai guna-guna kali, ya..? brings*ek juga lu, Ness. ! Si Erwan juga lu guna-gunain sampai-sampai dia tertarik sama lu! Padahal tadinya dia sudah lengket banget sama gue!” ucap Dhamayanti.

“Jangan bawa-bawa Erwan! Bertatap muka sama playboy itu saja aku nggak sudi. Apalagi sampai-sampai harus mengguna-gunain dia.” Balas Agnes membela diri.

“Ohh, jadi Cuma kakak gue yang lu guna-gunain..?” tanya Dhamayanti dengan sinis.

“Tidakk..! Aku tidak pernah mengenal ilmu guna-guna macam apapun..! Aku bukan tipe gadis macam kamu ! Mungkin kamu akan begitu kalau suka sama cowok, tapi aku nggak akan sampai berpikir seperti itu, Yanti…!” jawab Agnes tegas.

“Bussyyeett..! Lu nuduh gue suka menguna-gunain cowok..? berani bener lu, ya..?!” Sambil Dhamayanti menggeram. “Awas nanti tunggu saja pembalasanku jelek..!!!”

Benar-benar tak habis piker Dhamayanti kepada Kakaknya. Padahal di kantor ada seorang yang lebih mengharapkan perhatiannya. Seorang yang sudah jelas lebih dari Agnes dari segi apapun. Lebih kaya, lebih seksi, dan sudah sering di ajaknya k rumah.

Dhamayanti sangat terkesan melihat penampilan Theresia yang Anggun dan feminism itu. Pokoknya di mata Dhamayanti, Agnes sangat jauh kalah kalau mau di bandingkan dengan Theresia. Belum lagi mengingat Theresia itu adalah gadis blasteran, keturunan Prancis-Jawa. Ibunya masih keturunan keraton Surakarta.

Tapi, nyatanya Pandu lebih mencurahkan perhatiannya kepada Agnes. Sedangkan Agnes sekarang sudah tidak mempunyai Raga. Tidak layak untuk di jadikan pendamping hidup.

Sebuah mobil Baby Benz warna hijau berhenti tepat di depan rumah Pandu. Lamunan Dhamyanti buyar. Seorang gadis berbusana eksklusif, walaupun bersifat santai, muncul dari stir mobil tersebut. Rambutnya yang panjang di tekuknya ke atas, di buat sanggul sederhana tapi sangat menarik, menambah kecantikan paras wajahnya yang bermata kebiru-biruan.

“Sore, Yanti…!” sapa gadis tersebut dengan ramah, senyumnya yang menawan dan mempunyai lesung pipi di sudut bibir.

“Sore, Theresia..! Sama siapa..? Sendirian..?” Tanya Dhamayanti.

“He,,eh ! Sendirian..! lagi ngapain kamu..? ngelamun, ya ?? mikirin cowok?” tanya gadis itu yang tak lain adalah Theresia.

“Ah.. kamu bisa aja nebak pikiran orang.” Balas Dhamayanti.

“Tentu dong..! habis, apalagi yang dilakukan oleh seorang gadis yang duduk di teras sendirian pada sore-sore begini. Pasti kalau nggak mikirin cowok, ya mikirin kakaknya. Kakaknya kan cowok juga.” Ucap Theresia.

“Katanya dia mau ganti kelamin kok.!” Canda Dhamayanti sambil tertawa.

Gadis yang usianya lebih tua tiga tahun dengan Dhamayanti itu mencubit pipi Dhamayanti sambil terkekeh geli. Tinggi tubuhnya yang sedikit lebih tinggi dari Dhamayanti itu membuat hati Dhamayanti merasa seperti bicara dengan orang bule. Sedangkan bentuk tubuhnya yang sintal dan indah, sama dengan Dhamayanti itu, telah membuat Dhamayanti gemas lalu mencubit pant*tnya.

Tawa mereka saling lepas di teras. Lalu Dhamayanti membawanya masuk, duduk di ruang tamu.

“Mau ketemu Pandu kan..?” tanya Dhamayanti yang seakan sudah tau maksud kedatangan Theresia itu untuk apa.

“So pasti dong..! masa ketemu babe..?’ jawab Theresia masih bernada bercanda.

Dalam hati Dhamayanti bertanya-tanya. ‘Ini anak sudah tahu apa belum kalau Pandu ada hubungan sama Agnes, ya..? Wahh, mungkin dia bakalan kaget kalau melihat kemesraan Pandu dengan Agnes. Yang membuatnya akan lebih kaget lagi kalau dia melihat wujud Agnes. Pasti dia menjerit. Adduhh, kasihan juga ya dia..’

Theresia bertanya, “Pandu nggak kemana-mana kan ?”

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!