Ch 20 - Kehancuran kota perbatasan

"Masih gagal paham sama sistem rank aku." Ikki kebingungan dan tidak ingin mendengarkan penjelasan sistem lagi.

***

15 hari, tepat dimana para petualang siap melawan pasukan mayat hidup yang akan datang kekota.

500 petualang dan 500 ksatria yang disiapkan bangsawan. 1000 pasukan yang siap untuk perang melawan mayat hidup.

"Apa memang harus sebanyak ini?"

"Aku petualang A rank, mana mungkin akan mati hanya dengan mayat hidup rendahan."

Para ksatria bersiap, tidak seperti para petualang yang masih santai sambil menunggu kehadiran para mayat hidup.

'Jika sebanyak ini mana mungkin mayat hidup bisa menembus kota.'

Petualang terlalu pede dengan kekuatan yang mereka miliki, apalagi dengan jumlah yang banyak. Melawan pasukan mayat hidup hanya tinggal menunggu waktu.

30 menit berlalu.

Pasukan mayat hidup terlihat, tapi anehnya jumlah mereka berkurang dari yang dirumorkan dan juga kekuatan tempur mereka malah meningkat dengan pesat.

***

Tempat tinggal bangsawan dikota perbatasan.

"Bukanya 5000 pasukan yang dirumorkan? Kenapa sekarang jadi 2000!" Bangsawan marah.

'Jika hanya jumlah sedikit seperti itu, mana bisa membunuh petualang rank tinggi.'

Bangsawan itu menggertakan giginya, marah pada orang yang menyebarkan rumor.

"Tenang Tuan, ini seharusnya sangat biasa. Pasukan mayat hidup tidak mungkin bisa berregenerasi jika tidak dekat dengan Lich.

Kemungkinan besar mereka menyerang seluruh petualang yang mereka lewati dan jumlah mereka berkurang karena para petualang atau monster yang menyerang mereka."

"Itu tidak menutup kemungkinan pasukan mayat hidup, tidak akan bisa membunuh siapapun." Bangsawan dengan percaya diri.

Pasukan mayat hidup tanpa Lich berada didekatnya, sama saja dengan monster lemah tanpa tuan. Bahkan jika mereka lebih ganas, mereka tidak akan bisa membunuh petualang rank rendah sekalipun.

Bangsawan menghela nafas panjang dan pergi dari ruang kerjanya.

'Aku membuang 500,000 ribu emas hanya untuk 2000 ribu mayat hidup? Jangan bercanda!'

Bangsawan semakin kesal dan kesal dengan mayat hidup yang lemah.

Brak!

Bangsawan menendang pintu kamarnya dengan keras untuk melampiaskan amarahnya.

"Huh? Kenapa ada api disana?" tanya bangsawan yang kebingungan, melihat api dari dalam jendela rumahnya.

"Apa ada kebakaran?"

Brak!

"Tuan!" Pelayan mendobrak pintu kamar dan berteriak.

"Ada ap-"

"Larilah! Pasukan mayat hidup sangat kuat, mereka sudah menembus pintu masuk!" Pelayan itu panik dan menyuruh Tuannya untuk pergi dari kota perbatasan.

Bangsawan itu bingung, ia tidak bisa menyimpulkan secara langsung kejadian yang tiba-tiba ini.

'Apa? Apa mayat hidup memang sekuat itu?'

Bangsawan kebingungan, 1000 pasukan yang ada didepan habis begitu saja tanpa sisa, sampai-sampai para mayat hidup bisa masuk kedalam kota.

Suara triakan warga kota perbatasan terdengar dari rumahnya. Mereka berteriak ketakutan dan meminta tolong.

"Tuan, saya sudah menyiapkan kereta kuda. Ayo lari dari sini!"

Seorang ksatria penjaga pintu rumah masuk kedalam kamar dan berteriak.

"Ba-baiklah."

Bangsawan, pelayan dan ksatria yang masih selamat mencoba kabur dari kota perbatasan dengan kereta kuda.

Ksatria tentu harus dibawa untuk melindungi bangsawan selamat sampai tujuan. Tapi tetap saja, ksatria kesulitan untuk melawan satu mayat hidup.

***

Sebelum mayat hidup masuk kedalam kota.

"Itu mereka!"

Saat salah satu petualang berteriak begitu, para petualang lain melihat kearah dimana seharusnya para pasukan mayat hidup itu muncul.

Tapi setelah melihat kehadiran mayat hidup yang jumlahnya jelas-jelas berkurang, seperti yang mereka prediksi beberapa hari sebelumnya...

Mereka malah ketakutan melihat mayat hidup.

"Apa itu? Kenapa ada boss zombie!"

"Bukan itu saja, bahkan ada Death Knight dan Ghoul."

Para petualang dan ksatria berakhir dengan wajah pucat setelah melihat banyak sekali mayat hidup yang seharusnya melindungi Lich.

Atau mungkin yang seharusnya berada dekat dengan Lich.

"Jangan bercanda, jika Ghoulnya hanya ada satu sih, mungkin saja. Tapi ini ada banyak!"

Mereka tidak bisa menang, mereka semua tahu itu. Boss zombie sangat kuat, zombie yang dipanggil boss zombie mereka sangat kuat dan gerakkannya juga cepat.

Zombie berwarna merah kehitaman, dengan punggug yang dipenuhi duri kecil itulah, boss zombie.

"Bukannya seharusnya sekeleton lawan kita itu? Kenapa jadi Death Knight?"

Petualang sudah menyerah, bahkan sebelum bertarung. 200 Death Knight sangat kuat, bahkan untuk petualang rank A sekalipun.

Boss zombie berlari dengan cepat, dan itu bukan hanya satu. Ada 500 dari mereka sedang berlari dengan sangat cepat menuju para petualang.

Panah ditembakkan oleh ksatria yang ada didinding kota.

Pasukan mayat hidup juga menembakan panah dan juga sihir kearah kota dengan niat untuk menghancurkan mereka.

Panah yang ditembakkan oleh Archer mayat hidup ditambahkan kekuatannya dan juga diberi ability angin agar lebih cepat.

Kecepatan panah milik Archer mayat hidup lebih cepat sampai ketanah dari pada para ksatria.

Panah ksatria juga dihindari oleh para zombie yang berlari. Dan dihadang oleh Death Knight yang memegang prisai.

Para Death Knight tidak sekuat Greed, tapi tetap saja mereka bisa mengancam kehidupan manusia dengan levelnya yang sekarang.

[ Death Knight ]

[ Rank F ]

[ Level 40 ]

[ Boss Zombie ]

[ Rank F ]

[ Level 30 ]

[ Witch ]

[ Rank F ]

[ Level 40 ]

[ Archer ]

[ Rank F ]

[ Level 35 ]

(Rank petualang dan Rank perbedaan tingkat berbeda!)

Petualang yang berada di A rank setara dengan level 70 bahkan lebih. Tapi jika lawan mereka ada 200 level 40, sama saja mereka akan kewalahan.

Bola api yang ditembakkan oleh para Witch menghancurkan tembok kota dan juga membunuh para ksatria.

Para petualang dengan kelas penyihir tidak bisa berkutik, sihir mereka semua selalu dihalangi oleh pelindung para Witch.

Death Knight, Boss Zombie, dan Ghoul yang ada dibarisan depan selalu dilindungi oleh sihir para Witch.

Walaupun pasukan mayat hidup terus berkurang, tapi manusia yang mati lebih banyak.

"Se-mua man-usia y-ang ber-ada dilu-ar k-ota sud-ah m-ati ... ay-o masu-k kedal-am!" Witch, walaupun cara bicaranya masih aneh. Tapi tetap saja sekarang Witch bisa berbicara.

Tidak seperti Greed dan Lich yang bisa lancar berbicara, mereka pasukan mayat hidup yang belum berevolusi seperti Greed kesulitan dalam berbicara, bahkan tidak bisa berbicara sama sekali.

Semua mayat hidup menyerang kota, mereka tidak peduli dengan manusia yang memohon ampun.

"To-tolong jangan bunuh sa-"

Sebelum manusia memohon ampun untuk nyawanya, kepalanya terbang dan melihat tubuhnya sendiri dalam keadaan terbalik.

"Kenapa Death Knight bisa menggunakan teknik pedang kerajaan!"

Para ksatria terkejut dengan Death Knight yang bisa menggunakan teknik pedang yang sama.

"Ka-mi m-m-nir-u kal-i-an," ucap Death Knight.

Para ksatria tidak bisa melawan makhluk yang tidak takut akan kematian, mereka tidak bisa menang melawan mereka.

"Tolong!"

"Aghh!"

"To-tolong aku!"

Semua manusia, tidak peduli ksatria atau bukan, para mayat hidup membunuh mereka.

Para mayat hidup diberi misi oleh Raja.

'Berikan terror yang menakutkan pada para manusia.'

"Ke-ban-gaan unt-uk kera-jaa-an!" Para Death Knight mengangkat pedang mereka dan terus mengejar manusia yang mencoba kabur.

Pasukan mayat hidup sudah berkurang lagi, sekarang hanya terisasa sekitar 600 mayat hidup yang masih ada disana.

Walaupun pasukan mayat hidup kuat dan juga tidak takut akan kematian. Mereka juga pasti kesulitan melawan para petualang rank tinggi dan juga ksatria.

"Ma-nu-nusi-a!" Death Knight mengejar pasukan ksatria yang menjaga kereta kuda.

Fushh!

Api biru membakar Death Knight yang hendak menyerang kereta kuda.

"Mm ... kemarin orc dan sekarang mayat hidup... Maaf untuk keterlambatanku."

Tak!

Jentikan jari dari pria berambut putih yang tiba-tiba datang entah dari mana, membuat para mayat hidup merasakan ketakutan.

"In-i."

Ketakutan yang mereka rasakan rasanya sangat tidak asing. Mereka pernah merasakan ketakutan ini saat bertemu Raja mereka yang baru.

"Menarik, mereka sudah berevolusi cukup banyak." Pria berambut putih tersenyum hangat pada mayat hidup.

"Keta-ku-tan."

Para mayat hidup tidak bisa melawan pria berambut putih. Mereka ketakutan pada kehadiran yang sama seperti Raja mereka.

Pria berambut putih menjentikan jarinya.

Cahaya putih tiba-tiba muncul dan membunuh mayat hidup yang ada dikota perbatasan. Walaupun para mayat hidup sudah lenyap dari kota, tidak bisa dipungkiri bahwa kota sudah setengahnya hancur.

***

"!?"

Zax terkejut dengan hilangnya kontak dengan sisa pasukan yang dia kirim untuk menyebarkan terror.

"Tuanku, sepertinya semua bawahan yang saya kirim semuanya sudah mati," ucap Zax, tunduk pada Ikki yang duduk disinggasa.

Episodes
1 Ch 1 - Reinkarnasi tanpa sihir
2 Ch 2 - Bertemu manusia setelah berjalan cukup lama
3 Ch 3 - Monster
4 Ch 4 - Bandit
5 Ch 5 - Putri kerajaan dan Ksatria
6 Ch 6 - Membunuh ksatria
7 Ch 7 - Rumah didesa mati
8 Ch 8 - Orc
9 Ch 9 - Ksatria kuat
10 Ch 10 - Orc vs Manusia
11 Ch 11 - Gepard
12 Ch 12 - Lich!
13 Ch 13 - Greed
14 Ch 14 - Misi Greed
15 Ch 15 - Pasukan mayat hidup
16 Ch 16 - Ketakutan luar biasa!
17 Ch 17 - Pasif tak bernama hilang?
18 Ch 18 - Pekerja
19 Ch 19 - Rank
20 Ch 20 - Kehancuran kota perbatasan
21 Ch 21 - Iblis neraka
22 Ch 22 - Pahlawan
23 Ch 23 - Pahlawan II
24 Ch 24 - Pahlawan III
25 Ch 25 - Pahlawan IV
26 Ch 26 - Vs 3000 ribu iblis
27 Ch 27 - Aura Mengerikan
28 Ch 28 - Fin
29 Ch 29 - Kota Bloka
30 Ch 30 - Fin melawan petualang
31 Ch 31 - Sarapan
32 Ch 32 - Ujian Adventure Guild
33 Ch 33 - Misi Pertama
34 Ch 34 - Goblin Menculik Gadis Desa
35 Ch 35 - Pembantaian Goblin
36 Ch 36 - Mengawal Pedagang
37 Ch 37 - Medan Perang
38 Ch 38 - Medan Perang II
39 Ch 39 - Putri Kerajaan Bines
40 Ch 40 - Kutukan
41 Ch 41 - Ilusi si Penyihir
42 Ch 42 - Pasif Baru
43 Ch 43 - Mengikuti Iblis
44 Ch 44 - Kesepakatan
45 Ch 45 - Janji
46 Ch 46 - Iblis 100 tahun lalu
47 Ch 47 - Kerajaan Necros
48 Ch 48 - Undangan Pesta
49 Ch 49 - Pesta Kerajaan Bines
50 Ch 50 - Imbalan
51 Ch 51 - Introgasi
52 Ch 52 - Kehancuran Kerajaan Bhakta
53 Ch 53 - Festival Kerajaan Dorothy
54 Ch 54 - Sorcerer King
55 Ch 55 - Perjalanan menuju kerajaan Dorothy
56 Ch 56 - Kerajaan Dorothy
57 Ch 57 - Hati Nurani
58 Ch 58 - Festival Dimulai
59 Ch 59 - Ikki vs Arabela
60 Ch 60 - Zen vs Zion
61 Ch 61 - Zero vs Amon
62 Ch 62 - Iofi vs Rian
63 Ch 63 - Ratu Vampire
64 Ch 64 - Zero
65 Ch 65 - Ikki vs Iofi
66 Ch 66 - Zero vs Zen
67 Ch 67 - Dewa
68 Ch 68 - Penolakan
69 Ch 69 - Aturan
70 Ch 70 - Acara tambahan?
71 Ch 71 - Sifat asli
72 Ch 72 - Hari Pertandingan
73 Ch 73 - Ikki vs Kadal
74 Ch 74 - Bertemu dengan dewa
75 Ch 75 - Kebencian
76 Ch 76 - Penyamaran
77 Ch 77 - Kerajaan Zayeania
78 Ch 78 - Penginapan megah
79 Ch 79 - Pelelangan I
80 Ch 80 - Pelelangan II
81 Ch 81 - Menaikan tingkat kesan
82 Ch 82 - Menghapus perbudakan
83 Ch 83 - Ekonomi kerajaan
84 Ch 84 - Kerajaan Adarlan
85 Ch 85 - Benua Noros
86 Ch 86 - Ice Elf
87 Ch 87 - Ice Elf II
88 Ch 88 - Ice Elf III
89 Ch 89 - Cerita
90 Ch 90 - Hutan Roh
91 Ch 91 - Neraka
92 Ch 92 - Neraka II
93 Ch 93 - Misi Utama (Tamat)
94 Ch 94 - Extra
Episodes

Updated 94 Episodes

1
Ch 1 - Reinkarnasi tanpa sihir
2
Ch 2 - Bertemu manusia setelah berjalan cukup lama
3
Ch 3 - Monster
4
Ch 4 - Bandit
5
Ch 5 - Putri kerajaan dan Ksatria
6
Ch 6 - Membunuh ksatria
7
Ch 7 - Rumah didesa mati
8
Ch 8 - Orc
9
Ch 9 - Ksatria kuat
10
Ch 10 - Orc vs Manusia
11
Ch 11 - Gepard
12
Ch 12 - Lich!
13
Ch 13 - Greed
14
Ch 14 - Misi Greed
15
Ch 15 - Pasukan mayat hidup
16
Ch 16 - Ketakutan luar biasa!
17
Ch 17 - Pasif tak bernama hilang?
18
Ch 18 - Pekerja
19
Ch 19 - Rank
20
Ch 20 - Kehancuran kota perbatasan
21
Ch 21 - Iblis neraka
22
Ch 22 - Pahlawan
23
Ch 23 - Pahlawan II
24
Ch 24 - Pahlawan III
25
Ch 25 - Pahlawan IV
26
Ch 26 - Vs 3000 ribu iblis
27
Ch 27 - Aura Mengerikan
28
Ch 28 - Fin
29
Ch 29 - Kota Bloka
30
Ch 30 - Fin melawan petualang
31
Ch 31 - Sarapan
32
Ch 32 - Ujian Adventure Guild
33
Ch 33 - Misi Pertama
34
Ch 34 - Goblin Menculik Gadis Desa
35
Ch 35 - Pembantaian Goblin
36
Ch 36 - Mengawal Pedagang
37
Ch 37 - Medan Perang
38
Ch 38 - Medan Perang II
39
Ch 39 - Putri Kerajaan Bines
40
Ch 40 - Kutukan
41
Ch 41 - Ilusi si Penyihir
42
Ch 42 - Pasif Baru
43
Ch 43 - Mengikuti Iblis
44
Ch 44 - Kesepakatan
45
Ch 45 - Janji
46
Ch 46 - Iblis 100 tahun lalu
47
Ch 47 - Kerajaan Necros
48
Ch 48 - Undangan Pesta
49
Ch 49 - Pesta Kerajaan Bines
50
Ch 50 - Imbalan
51
Ch 51 - Introgasi
52
Ch 52 - Kehancuran Kerajaan Bhakta
53
Ch 53 - Festival Kerajaan Dorothy
54
Ch 54 - Sorcerer King
55
Ch 55 - Perjalanan menuju kerajaan Dorothy
56
Ch 56 - Kerajaan Dorothy
57
Ch 57 - Hati Nurani
58
Ch 58 - Festival Dimulai
59
Ch 59 - Ikki vs Arabela
60
Ch 60 - Zen vs Zion
61
Ch 61 - Zero vs Amon
62
Ch 62 - Iofi vs Rian
63
Ch 63 - Ratu Vampire
64
Ch 64 - Zero
65
Ch 65 - Ikki vs Iofi
66
Ch 66 - Zero vs Zen
67
Ch 67 - Dewa
68
Ch 68 - Penolakan
69
Ch 69 - Aturan
70
Ch 70 - Acara tambahan?
71
Ch 71 - Sifat asli
72
Ch 72 - Hari Pertandingan
73
Ch 73 - Ikki vs Kadal
74
Ch 74 - Bertemu dengan dewa
75
Ch 75 - Kebencian
76
Ch 76 - Penyamaran
77
Ch 77 - Kerajaan Zayeania
78
Ch 78 - Penginapan megah
79
Ch 79 - Pelelangan I
80
Ch 80 - Pelelangan II
81
Ch 81 - Menaikan tingkat kesan
82
Ch 82 - Menghapus perbudakan
83
Ch 83 - Ekonomi kerajaan
84
Ch 84 - Kerajaan Adarlan
85
Ch 85 - Benua Noros
86
Ch 86 - Ice Elf
87
Ch 87 - Ice Elf II
88
Ch 88 - Ice Elf III
89
Ch 89 - Cerita
90
Ch 90 - Hutan Roh
91
Ch 91 - Neraka
92
Ch 92 - Neraka II
93
Ch 93 - Misi Utama (Tamat)
94
Ch 94 - Extra

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!