Ch 19 - Rank

Setelah melakukan pengumpulan pekeraja. Ada sekitar 400 orc dan 80 manusia. Tapi manusia yang bisa bekerja berat hanya sekitar 30 orang.

"8 jam kerja, tentu saja ada istirahatnya selama 2 jam ... Kalian akan bekerja selama 4 jam lalu beristirahat 2 dan bekerja kembali selama 4 jam ... Begitu kira-kira," ucap Ikki yang berada didepan banyak orc.

Raja Orc mengangkat tangannya dan bertanya.

"Apa pasukan mayat hidup membantu dalam bekerja?"

"Tentu. Mereka juga akan membantu kalian."

"Apa yang harus dilakukan orang tua?" tanya seorang pria tua pada Ikki.

Ikki tersenyum lembut, ternyata diantara para manusia ada yang berani bertanya padanya.

"Untuk orang tua bisa menanam padi disana." Ikki menunjuk kearah kincir angin yang sudah rusak.

"30 manusia akan memperbaiaki istana dan orc akan memperbaiaki dinding." Ikki melihat dinding kerajaan yang sudah tidak kokoh dan banyak lumut.

Ikki mengarahkan orang tua dan anak-anak untuk pergi kekincir angin yang rusak, ia juga membawa beberapa orc untuk membangun kembali kincir tersebut.

"Setelah kalian membersihkan rumput yang tumbuh, aku akan memberikan tanamannya." Ikki menunjuk kearah rumput yang sudah tinggi.

"Tuan, apa tidak masalah jika kita tidak bekerja sekarang?" tanya orc yang mendapatkan giliran jam malam untuk bekerja.

Ikki membagi 200 orc untuk bekerja disiang hari dan 200 orc lagi bekerja dimalam hari, mungkin dengan begitu dinding yang melingkari kerajaan akan lebih cepat selesai.

"Tidak masalah, kalian kan dapat jam malam. Dan juga kalian akan libur selama 1 hari setelah bekerja selama 6 hari."

'Sebaiaknya 1 hari saja liburnya, tidak perlu lama-lama.'

"Baiklah," ucap orc yang bertanya tadi.

Orc yang dikhususkan untuk berburu malah mendapatkan pekerjaan menjadi kuli bangunan. Mereka yang memiliki insting kuat dalam berburu malah menjadi pekerja gratis.

***

10 hari berlalu.

"Senang rasanya setelah istana ini diperbaiki. Dinding akan selesai dalam 1 bulan kata Raja Orc ... Mm. Apa mungkin karena kerajaan ini terlalu besar?"

Ikki berjalan-jalan didalam istana, ia juga sudah memberi bibit tanaman dan padi pada orang tua dan anak-anak. Ikki menyuruh mereka menumbuhkannya dengan sangat hati-hati.

Ikki tidak bisa, tidak tersenyum lebar saat mendapatkan banyak point dan juga karma. 5000 ribu mayat hidup yang dikirim oleh Lich untuk menyebarkan terror sangan berguna untuknya.

[ Point : 48,556 ]

[ Karma : 6,778 ]

"Apa aku harus membeli kasur untuk tidur? ... Huft ... Aku sudah membeli bibit tanaman dan itu lumayan memakan point," gumam Ikki yang sedang berjalan menuju ruangan singgasana.

Ikki sampai diruang singgasana dan duduk disana. Ikki benar-benar merasa tenang setelah mendapatkan begitu banyak point dan karma. Apalagi sekarang dia memiliki senjata yang bagus.

"Ahh ... Aku harus memberi nama pada Lich ...

Tapi apa ya? Aku tidak pandai dalam memberi orang nama."

Ikki memikirkan sebuah nama sebelum memanggil Lich. Ikki selalu mendesah setelah mendapatkan nama yang jelek.

'Apa mencari nama memang sesulit ini?'

Ikki memijat keningnya, ia pusing setelah memikirkan begitu banyak nama yang terlintas.

'Apa aku namai dia Lich saja? ... Itu terlalu biasa.'

Ikki duduk secara terbalik, kepala dia berada dibawah singgasana dan kakinya berada diatas.

"Lich." Ikki memanggil Lich dengan suara kecil.

Lich langsung datang dengan teleportnya dan tunduk dihadapan Ikki yang masih dalam keadaan terbalik.

"Ada perlu apa Tuan memanggil saya?" tanya Lich yang tunduk tanpa memperdulikan apa yang sedang dilakukan oleh Tuannya.

Ikki bangun dan berjalan mendekati Lich dengan perlahan.

"Aku akan menamaimu." Ikki menatap Lich yang masih tunduk.

Lich yang tahu dirinya akan diberi nama langsung menatap Tuannya kembali. Ia terkejut dengan perkataan Tuannya yang tiba-tiba.

'Ini terlalu cepat, aku pikir akan membutuhkan waktu lama ... Tapi ini adalah kabar baik.'

"Saya akan menerima nama pemberian Tuan!" Lich tunduk dengan sungguh-sungguh.

Ia sudah membulatkan tekadnya dan akan menerima nama apa saja yang diberikan oleh Tuannya, bahkan jika nama yang diberikan oleh Tuannya jelek sekalipun.

"Zax."

Lich memejamkan matanya dan menerima nama yang diberikan oleh Tuannya.

'Gunakan 5000 ribu karma pada evolusi Zax.'

[5000 ribu karma digunakan untuk mengevolisikan Zax.]

Aura hitam dari tubuh Ikki bergerak menuju Zax. Aura hitam itu membungkus Zax sampai tidak terlihat.

[5000 ribu karma telah digunakan, Zax berhasil berevolusi menjadi Rank E.]

"?"

Ikki kebingungan dengan Rank yang tiba-tiba muncul saat Lich diberikan evolusi olehnya.

Zax yang tadinya dibungkus oleh aura hitam. Ia menyerap semua aura itu dan naik tingkat menjadi lebih kuat dari sebelumnya.

'Penampilannya juga berubah?'

Ikki semakin kebingungan dengan penampilan yang berubah derastis dari Lich. Yang awalanya dia adalah tengkorang dengan jubah sihir, kini makhluk itu berubah menjadi bentuk menyerupai manusia.

Mata biru, rambut hitam, wajah tampan, dan tinggi yang sempurna. Dia bukan lagi Lich yang dulu, dia sekarang malah menjadi seperti seorang bangsawan dari suatu kerajaan.

[ Lich Zax ]

[ Rank E ]

[ Level 1 ]

[ Stats ]

[ Strength : C ]

[ Agility : B+ ]

[ Vitality : C ]

[ Endurance : C ]

[ Magic : A+ ]

[ Skill ]

[ Chains of Drakness ]

[ Aura Despair ]

[ Telekinesis ]

[ Abyss Breath ]

Zax tunduk dengan tubuh manusianya. Ia semakin kagum dan juga berterima kasih pada Tuannya.

"Maaf jika saya mengambil bentuk ini." Zax semakin menunduk untuk meminta maaf.

"Tidak masalah ... Apa itu bentuk dirimu saat kamu masih menjadi manusia?" tanya Ikki, tersenyum sederhana pada Zax.

"Ya." Zax masih menundukan kepalanya, tidak berani melihat Tuannya dengan bentuk tubuh manusia.

"Gunakan ini." Ikki memberi sebuah jubah yang ia dapatkan dari gacha.

[Jubah sihir]

[Grade C]

[Efek: Regenerasi Mana pengguna akan meningkat 2 kali lipat dari biasanya.]

Zax mengambil jubah sihir dengan kedua tangannya, ia masih duduk ditanah sebagai manusia.

"Aku pergi dulu ... Aku tidak kecewa padamu, jadi tenang saja, malah aku senang melihatmu yang sekarang," ucap Ikki lalu pergi meninggalkan ruang singgasana.

'Jelaskan padaku tentang Rank.'

[Rank adalah tingkatan yang tidak bisa dilihat oleh makhluk dunia ini. Ini adalah kemampuan yang tidak bisa dilihat atau bahkan dimiliki oleh siapapun.]

'Maksudmu dapat meningkatkan Rank? Atau Rank itu sendiri?'

[Peningkatan yang tidak bisa ditiru oleh makhluk dunia ini.]

'Dewa masih bisa melakukanya?'

[Terbatas.]

'Lanjutkan, jelaskan apa untungnya memiliki Rank tinggi?'

[Semakin tinggi Rank yang dimiliki, tidak mungkin bagi dirinya bisa dilukai oleh orang yang Ranknya lebih rendah.]

[ Makhluk dengan Rank tertinggi yang ada didunia ini C. Seorang Naga, Overload saja yang ada dirank ini. Pahlawan dan Raja Iblis berada di Rank D.]

'Bukanya Overload sudah lama mati?'

[Tentu, tapi saya hanya memberi tahu bahwa dia adalah makhluk yang kuat. Bahkan jika anda memiliki Kekuatan tingkat S. Anda akan mudah dikalahkan oleh Rank E yang hanya tingkat kekuatannya ada di F.]

'Intinya perbedaan Rank sangat berpengaruh.'

[Ya.]

Ikki sampai dihalaman depan istana. Karena istana ada diatas, jadi dia dengan mudah bisa melihat semuanya dari atas sana.

'Kalau begitu mustahil bagi diriku membunuh E Rank diatasnya.'

[Tidak juga, walaupun sekarang anda ada di Rank F. Anda memiliki senjata yang terbuat dari taring overload.]

"Butuh sihir untuk itu," gumam Ikki dengan perasaan kesal.

[Sihir hanya memperkuatnya. Karena dari awal Overload itu Rank C, jadi anda bisa membunuh makhluk yang berada di Rank C juga.]

[Semua makhluk summon Lich berhasil berevolusi.]

"Mereka ikut berevolusi?" Ikki memiringkan kepalanya karena bingung.

Episodes
1 Ch 1 - Reinkarnasi tanpa sihir
2 Ch 2 - Bertemu manusia setelah berjalan cukup lama
3 Ch 3 - Monster
4 Ch 4 - Bandit
5 Ch 5 - Putri kerajaan dan Ksatria
6 Ch 6 - Membunuh ksatria
7 Ch 7 - Rumah didesa mati
8 Ch 8 - Orc
9 Ch 9 - Ksatria kuat
10 Ch 10 - Orc vs Manusia
11 Ch 11 - Gepard
12 Ch 12 - Lich!
13 Ch 13 - Greed
14 Ch 14 - Misi Greed
15 Ch 15 - Pasukan mayat hidup
16 Ch 16 - Ketakutan luar biasa!
17 Ch 17 - Pasif tak bernama hilang?
18 Ch 18 - Pekerja
19 Ch 19 - Rank
20 Ch 20 - Kehancuran kota perbatasan
21 Ch 21 - Iblis neraka
22 Ch 22 - Pahlawan
23 Ch 23 - Pahlawan II
24 Ch 24 - Pahlawan III
25 Ch 25 - Pahlawan IV
26 Ch 26 - Vs 3000 ribu iblis
27 Ch 27 - Aura Mengerikan
28 Ch 28 - Fin
29 Ch 29 - Kota Bloka
30 Ch 30 - Fin melawan petualang
31 Ch 31 - Sarapan
32 Ch 32 - Ujian Adventure Guild
33 Ch 33 - Misi Pertama
34 Ch 34 - Goblin Menculik Gadis Desa
35 Ch 35 - Pembantaian Goblin
36 Ch 36 - Mengawal Pedagang
37 Ch 37 - Medan Perang
38 Ch 38 - Medan Perang II
39 Ch 39 - Putri Kerajaan Bines
40 Ch 40 - Kutukan
41 Ch 41 - Ilusi si Penyihir
42 Ch 42 - Pasif Baru
43 Ch 43 - Mengikuti Iblis
44 Ch 44 - Kesepakatan
45 Ch 45 - Janji
46 Ch 46 - Iblis 100 tahun lalu
47 Ch 47 - Kerajaan Necros
48 Ch 48 - Undangan Pesta
49 Ch 49 - Pesta Kerajaan Bines
50 Ch 50 - Imbalan
51 Ch 51 - Introgasi
52 Ch 52 - Kehancuran Kerajaan Bhakta
53 Ch 53 - Festival Kerajaan Dorothy
54 Ch 54 - Sorcerer King
55 Ch 55 - Perjalanan menuju kerajaan Dorothy
56 Ch 56 - Kerajaan Dorothy
57 Ch 57 - Hati Nurani
58 Ch 58 - Festival Dimulai
59 Ch 59 - Ikki vs Arabela
60 Ch 60 - Zen vs Zion
61 Ch 61 - Zero vs Amon
62 Ch 62 - Iofi vs Rian
63 Ch 63 - Ratu Vampire
64 Ch 64 - Zero
65 Ch 65 - Ikki vs Iofi
66 Ch 66 - Zero vs Zen
67 Ch 67 - Dewa
68 Ch 68 - Penolakan
69 Ch 69 - Aturan
70 Ch 70 - Acara tambahan?
71 Ch 71 - Sifat asli
72 Ch 72 - Hari Pertandingan
73 Ch 73 - Ikki vs Kadal
74 Ch 74 - Bertemu dengan dewa
75 Ch 75 - Kebencian
76 Ch 76 - Penyamaran
77 Ch 77 - Kerajaan Zayeania
78 Ch 78 - Penginapan megah
79 Ch 79 - Pelelangan I
80 Ch 80 - Pelelangan II
81 Ch 81 - Menaikan tingkat kesan
82 Ch 82 - Menghapus perbudakan
83 Ch 83 - Ekonomi kerajaan
84 Ch 84 - Kerajaan Adarlan
85 Ch 85 - Benua Noros
86 Ch 86 - Ice Elf
87 Ch 87 - Ice Elf II
88 Ch 88 - Ice Elf III
89 Ch 89 - Cerita
90 Ch 90 - Hutan Roh
91 Ch 91 - Neraka
92 Ch 92 - Neraka II
93 Ch 93 - Misi Utama (Tamat)
94 Ch 94 - Extra
Episodes

Updated 94 Episodes

1
Ch 1 - Reinkarnasi tanpa sihir
2
Ch 2 - Bertemu manusia setelah berjalan cukup lama
3
Ch 3 - Monster
4
Ch 4 - Bandit
5
Ch 5 - Putri kerajaan dan Ksatria
6
Ch 6 - Membunuh ksatria
7
Ch 7 - Rumah didesa mati
8
Ch 8 - Orc
9
Ch 9 - Ksatria kuat
10
Ch 10 - Orc vs Manusia
11
Ch 11 - Gepard
12
Ch 12 - Lich!
13
Ch 13 - Greed
14
Ch 14 - Misi Greed
15
Ch 15 - Pasukan mayat hidup
16
Ch 16 - Ketakutan luar biasa!
17
Ch 17 - Pasif tak bernama hilang?
18
Ch 18 - Pekerja
19
Ch 19 - Rank
20
Ch 20 - Kehancuran kota perbatasan
21
Ch 21 - Iblis neraka
22
Ch 22 - Pahlawan
23
Ch 23 - Pahlawan II
24
Ch 24 - Pahlawan III
25
Ch 25 - Pahlawan IV
26
Ch 26 - Vs 3000 ribu iblis
27
Ch 27 - Aura Mengerikan
28
Ch 28 - Fin
29
Ch 29 - Kota Bloka
30
Ch 30 - Fin melawan petualang
31
Ch 31 - Sarapan
32
Ch 32 - Ujian Adventure Guild
33
Ch 33 - Misi Pertama
34
Ch 34 - Goblin Menculik Gadis Desa
35
Ch 35 - Pembantaian Goblin
36
Ch 36 - Mengawal Pedagang
37
Ch 37 - Medan Perang
38
Ch 38 - Medan Perang II
39
Ch 39 - Putri Kerajaan Bines
40
Ch 40 - Kutukan
41
Ch 41 - Ilusi si Penyihir
42
Ch 42 - Pasif Baru
43
Ch 43 - Mengikuti Iblis
44
Ch 44 - Kesepakatan
45
Ch 45 - Janji
46
Ch 46 - Iblis 100 tahun lalu
47
Ch 47 - Kerajaan Necros
48
Ch 48 - Undangan Pesta
49
Ch 49 - Pesta Kerajaan Bines
50
Ch 50 - Imbalan
51
Ch 51 - Introgasi
52
Ch 52 - Kehancuran Kerajaan Bhakta
53
Ch 53 - Festival Kerajaan Dorothy
54
Ch 54 - Sorcerer King
55
Ch 55 - Perjalanan menuju kerajaan Dorothy
56
Ch 56 - Kerajaan Dorothy
57
Ch 57 - Hati Nurani
58
Ch 58 - Festival Dimulai
59
Ch 59 - Ikki vs Arabela
60
Ch 60 - Zen vs Zion
61
Ch 61 - Zero vs Amon
62
Ch 62 - Iofi vs Rian
63
Ch 63 - Ratu Vampire
64
Ch 64 - Zero
65
Ch 65 - Ikki vs Iofi
66
Ch 66 - Zero vs Zen
67
Ch 67 - Dewa
68
Ch 68 - Penolakan
69
Ch 69 - Aturan
70
Ch 70 - Acara tambahan?
71
Ch 71 - Sifat asli
72
Ch 72 - Hari Pertandingan
73
Ch 73 - Ikki vs Kadal
74
Ch 74 - Bertemu dengan dewa
75
Ch 75 - Kebencian
76
Ch 76 - Penyamaran
77
Ch 77 - Kerajaan Zayeania
78
Ch 78 - Penginapan megah
79
Ch 79 - Pelelangan I
80
Ch 80 - Pelelangan II
81
Ch 81 - Menaikan tingkat kesan
82
Ch 82 - Menghapus perbudakan
83
Ch 83 - Ekonomi kerajaan
84
Ch 84 - Kerajaan Adarlan
85
Ch 85 - Benua Noros
86
Ch 86 - Ice Elf
87
Ch 87 - Ice Elf II
88
Ch 88 - Ice Elf III
89
Ch 89 - Cerita
90
Ch 90 - Hutan Roh
91
Ch 91 - Neraka
92
Ch 92 - Neraka II
93
Ch 93 - Misi Utama (Tamat)
94
Ch 94 - Extra

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!