Ikki membunuh semua goblin yang ada dengan kesal, ia sangat marah dengan monster hijua itu yang tiba-tiba muncul lalu menyerah.
"Huff, aku masih belum puas!" ucap Ikki yang masih kesal pada mayat goblin.
Ikki kembali masuk kedalam desa dan terus mengulai harinya disana sampai hari yang membuat dirinya pergi.
Ikki tidak dapat menua, ia akan tetap seperti pria berumur 29 tahun. Tapi ia tetap akan merasa sakit jika dirinya tertusuk ataupun jatuh dari kuda.
Ia juga akan mati jika jantungnya hancur dan tidak bisa disembuhkan oleh sistem. Tapi selama sistem bisa menyembuhkan luka yang diterima oleh Ikki dirinya akan tetap hidup.
Sistem miliknya masih misterius, biasanya jika ada sistem ada pula penciptanya. Namun sistemnya tiba-tiba datang pada Ikki dan langsung menjadikannya host tanpa kecuali.
"Sistem, sudah berapa bulan dari pertama kali aku sampai didesa ini?"
[3 bulan. Apa Host tidak akan membeli baju ditoko sistem?]
Sistem bertanya tentang itu pada Ikki bukan tanpa alasan. Ikki tidak pernah menggunakan baju dan sepatu selama 3 bulan, dia hanya menggunakan celana.
"Tidak, untuk apa juga, aku sudah membeli banyak sekali barang ditoko untuk berburu."
Ikki sekarang sedang bersiap untuk berburu yang ke 100 kalinya, ia sama sekali belum pernah mendapatkan apapun dari berburu dihutan.
[Apa host yakin akan mendapatkan sebuah buruan hari ini?]
"Tentu saja, apa kau meragukan kemampuanku? Aku sekarang sudah punya busur," ucap Ikki mengangkat busurnya. Ia membeli busur itu di toko sistem, dia membeli yang murah untuk menghemat point.
Ikki sekarang sudah ada diposisi yang sama seperti 99 buruan yang sebelumnya. Ia juga pernah memasang jebakan, namun hewan didunia ini seperti memiliki kepintaran tertentu sampai semua jebakan yang ia pasang tidak ada yang kena.
Tiga ekor rusa yang sedang makan rumput kini sudah berada dalam bidikan, tapi Ikki tidak bisa langsung membunuh ketiganya, ia hanya bisa membunuh satu dari tiga rusa itu.
"Aku tidak tahu kenapa tapi sepertinya rusa didunia ini berbeda dengan dunia ku dulu, apa mungkin karena itu mereka tidak pernah masuk dalam jebakanku?" Ikki dalam hati. Ia masih memikirkan banyak jebakan yang sudah ia buat tapi satupun tidak ada yang kena.
Ikki sudah menarik busurnya, ia sekarang sudah benar-benar fokus dan tidak dapat diganggu oleh siapapun. Jaraknya lumayan jauh dari para rusa agar hawa kehadirannya tidak terasa oleh mereka.
Ikki melepaskan busurnya itu dan anak panah terbang menusuk leher salah satu rusa. Rusa itu bergerak secara acak seperti menahan rasa sakit, sedangkan rusa yang lain sudah lari saat anak panah tertancap di leher temannya.
Rusa yang terkena anak panah lari kejebakan yang dibuat oleh Ikki, rusa itu benar-benar tidak tahu seperti saat dia masih sadar. Rusa itu bergelantungan dengan kepala menghadap kebawah.
"Kenapa kau malah terkena jebakan ini? Apa kau kesakitan sampai akalmu hilang?" tanya Ikki mendekati rusa yang terkena jebakan.
Perlahan-lahan rusa itu kehilangan kesadaran lalu mati dengan keadaan bergelantungan. Ikki senang sampai berteriak bahkan melompat.
"Setelah sekian lama akhirnya, aku mendapatkan sebuah daging didarat!!" teriak Ikki.
Ikki memutuskan tali yang mengikat rusa itu lalu membawanya naik ke atas Oasis.
"Lihat Oasis aku mendapatkan hasil buruan!"
Malam itu Ikki makan daging rusa sampai habis.
Besoknya, tepat jam 10 pagi ia kedatangan segerombolan Orc, mereka berjumlah 10,000.
"Kau manusia yang lumayan kuat!" seru pemimpin Orc setelah melihat aura Ikki.
Ikki hanya melihat mereka, ia harus mengangkat kepanya sedikit keatas untuk melihat wajah Orc.
"Sistem, apa Orc takut dengan aura ku?" iIkki dalam hati pada sistem.
[Ya, anda terus mendapatkan banyak point]
"Gitu ya, tapi kenapa Orc ini seperti tidak memiliki ketakutan padaku?" Ikki sekarang sedang saling menatap dengan Orc yang terlihat seperti pemimpin Orc lainnya.
[Orc sepertinya ingin memakan host agar mereka menjadi lebih kuat]
"Hah?" Ikki merasa aneh dengan itu, dan itu terlalu tiba-tiba untuknya.
"Manusia, apa boleh aku memakanmu?" tanya Orc itu pada Ikki yang terus menatapnya.
[Host, anda sekarang sama sekali bukan lawannya, stats yang anda miliki lebih rendah dan anda juga tidak memiliki sihir untuk menembus kulitnya]
Ikki terus menatap Orc itu, ia berharap pemimpin Orc takut padanya lalu mundur.
"Apa kalian mengerti apa yang aku katakan?" tanya Ikki pada para Orc.
Para Orc itu melihat satu sama lain, mereka tampak kebingungan dengan apa yang baru saja mereka dengar dari manusia yang ada didepan mereka.
"Hehe.. aku tidak paham bahasa manusia dan kau juga pasti tidak paham bahasa kami kan?" tanya pemimpin Orc.
Mereka benar, manusia tidak dapat berbicara dengan monster sebaliknya juga begitu, tapi Ikki memiliki sistem yang menerjemahkan semua bahasa padanya, namun tidak menerjemahkan bahasanya pada makhluk didunia ini.
Karena itu Ikki sama sekali tidak dapat berkomunikasi dengan siapapun didunia ini kecuali sistem yang selalu ada.
[Saya sarankan host untuk lari dengan Oasis, mereka tidak akan dapat mengejar]
Ikki tersenyum, ia mengeluarkan sebuah pedang dari inventory.
"Apa kau ingin membunuh dirimu sendiri lalu membiarkan aku memakan mayatmu?" tanya Orc itu lalu tertawa.
Ikki mengayunkan pedangnya keleher Orc, pedang itu hancur dengan mudah karena kulit yang sangat keras dari Orc. Setelah melakukan itu ia lari menuju Oasis sebelum dikejar.
"Oasis lari..!" Ikki menaiki Oasis dengan posisi yang tidak bagus, ia berada pada posisi seperti orang diculik menggunakan kuda.
"Aw aw aw aw, ini sakit!" Ikki mencoba memperbaiki posisinya dan duduk dengan benar. Oasisi menambah kecepatannya lalu menjauh dari para Orc.
Para Orc sempat mengejarnya namun dengan kecepatan yang dimiliki Oasis mereka mustahil untuk mengikuti kuda cepat itu.
"Kuda itu sangat cepat! Tapi tidak apa, kita akan menemukannya jika sudah saatnya..!" Para orc tertawa setelah pemimpinnya mengatakan itu.
"Bos, apa kita jadi menyerang kota manusia?"
"Tentu saja, kita memerlukan sumber daya dari orang-orang kuat yang akan kita makan!"
Orc akan terus bertambah kuat jika mereka memakan makhluk yang lebih kuat atau sama dengan dirinya, asalkan makhluk yang mereka makan memiliki sihir mereka dapat bertambah kuat.
"Aku sudah tidak sabar ingin memakan manusia!"
"Aku juga, apa kalian tahu ada manusia yang kuat sampai bisa membunuh Iblis?"
"Ouh, itu pasti akan enak jika aku memakannya. Dengan begitu aku juga akan sekuat iblis..!"
Semua Orc terus membicarakan tentang makan manusia kuat, mereka terus mengatakan itu sepanjang jalan. Tapi pemimpin mereka hanya fokus pada manusia yang ia temui.
"Aneh sekali, padahal aura yang manusia itu keluarkan lebih menakutkan dan kuat daripada iblis. Tapi kenapa dia tidak dapat melukaiku?" tanya pemimpin Orc sambil memegangi lehernya yang terkena pedang.
Walaupun itu tidak meninggalkan sebuah luka, tapi ia masih memikirkan manusia dengan kekuatan yang melebihi para iblis.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 94 Episodes
Comments
Gabutdramon
Untuk sementara ada komentar
2023-12-22
0