Ch 8 - Orc

Ikki membunuh semua goblin yang ada dengan kesal, ia sangat marah dengan monster hijua itu yang tiba-tiba muncul lalu menyerah.

"Huff, aku masih belum puas!" ucap Ikki yang masih kesal pada mayat goblin.

Ikki kembali masuk kedalam desa dan terus mengulai harinya disana sampai hari yang membuat dirinya pergi.

Ikki tidak dapat menua, ia akan tetap seperti pria berumur 29 tahun. Tapi ia tetap akan merasa sakit jika dirinya tertusuk ataupun jatuh dari kuda.

Ia juga akan mati jika jantungnya hancur dan tidak bisa disembuhkan oleh sistem. Tapi selama sistem bisa menyembuhkan luka yang diterima oleh Ikki dirinya akan tetap hidup.

Sistem miliknya masih misterius, biasanya jika ada sistem ada pula penciptanya. Namun sistemnya tiba-tiba datang pada Ikki dan langsung menjadikannya host tanpa kecuali.

"Sistem, sudah berapa bulan dari pertama kali aku sampai didesa ini?"

[3 bulan. Apa Host tidak akan membeli baju ditoko sistem?]

Sistem bertanya tentang itu pada Ikki bukan tanpa alasan. Ikki tidak pernah menggunakan baju dan sepatu selama 3 bulan, dia hanya menggunakan celana.

"Tidak, untuk apa juga, aku sudah membeli banyak sekali barang ditoko untuk berburu."

Ikki sekarang sedang bersiap untuk berburu yang ke 100 kalinya, ia sama sekali belum pernah mendapatkan apapun dari berburu dihutan.

[Apa host yakin akan mendapatkan sebuah buruan hari ini?]

"Tentu saja, apa kau meragukan kemampuanku? Aku sekarang sudah punya busur," ucap Ikki mengangkat busurnya. Ia membeli busur itu di toko sistem, dia membeli yang murah untuk menghemat point.

Ikki sekarang sudah ada diposisi yang sama seperti 99 buruan yang sebelumnya. Ia juga pernah memasang jebakan, namun hewan didunia ini seperti memiliki kepintaran tertentu sampai semua jebakan yang ia pasang tidak ada yang kena.

Tiga ekor rusa yang sedang makan rumput kini sudah berada dalam bidikan, tapi Ikki tidak bisa langsung membunuh ketiganya, ia hanya bisa membunuh satu dari tiga rusa itu.

"Aku tidak tahu kenapa tapi sepertinya rusa didunia ini berbeda dengan dunia ku dulu, apa mungkin karena itu mereka tidak pernah masuk dalam jebakanku?" Ikki dalam hati. Ia masih memikirkan banyak jebakan yang sudah ia buat tapi satupun tidak ada yang kena.

Ikki sudah menarik busurnya, ia sekarang sudah benar-benar fokus dan tidak dapat diganggu oleh siapapun. Jaraknya lumayan jauh dari para rusa agar hawa kehadirannya tidak terasa oleh mereka.

Ikki melepaskan busurnya itu dan anak panah terbang menusuk leher salah satu rusa. Rusa itu bergerak secara acak seperti menahan rasa sakit, sedangkan rusa yang lain sudah lari saat anak panah tertancap di leher temannya.

Rusa yang terkena anak panah lari kejebakan yang dibuat oleh Ikki, rusa itu benar-benar tidak tahu seperti saat dia masih sadar. Rusa itu bergelantungan dengan kepala menghadap kebawah.

"Kenapa kau malah terkena jebakan ini? Apa kau kesakitan sampai akalmu hilang?" tanya Ikki mendekati rusa yang terkena jebakan.

Perlahan-lahan rusa itu kehilangan kesadaran lalu mati dengan keadaan bergelantungan. Ikki senang sampai berteriak bahkan melompat.

"Setelah sekian lama akhirnya, aku mendapatkan sebuah daging didarat!!" teriak Ikki.

Ikki memutuskan tali yang mengikat rusa itu lalu membawanya naik ke atas Oasis.

"Lihat Oasis aku mendapatkan hasil buruan!"

Malam itu Ikki makan daging rusa sampai habis.

Besoknya, tepat jam 10 pagi ia kedatangan segerombolan Orc, mereka berjumlah 10,000.

"Kau manusia yang lumayan kuat!" seru pemimpin Orc setelah melihat aura Ikki.

Ikki hanya melihat mereka, ia harus mengangkat kepanya sedikit keatas untuk melihat wajah Orc.

"Sistem, apa Orc takut dengan aura ku?" iIkki dalam hati pada sistem.

[Ya, anda terus mendapatkan banyak point]

"Gitu ya, tapi kenapa Orc ini seperti tidak memiliki ketakutan padaku?" Ikki sekarang sedang saling menatap dengan Orc yang terlihat seperti pemimpin Orc lainnya.

[Orc sepertinya ingin memakan host agar mereka menjadi lebih kuat]

"Hah?" Ikki merasa aneh dengan itu, dan itu terlalu tiba-tiba untuknya.

"Manusia, apa boleh aku memakanmu?" tanya Orc itu pada Ikki yang terus menatapnya.

[Host, anda sekarang sama sekali bukan lawannya, stats yang anda miliki lebih rendah dan anda juga tidak memiliki sihir untuk menembus kulitnya]

Ikki terus menatap Orc itu, ia berharap pemimpin Orc takut padanya lalu mundur.

"Apa kalian mengerti apa yang aku katakan?" tanya Ikki pada para Orc.

Para Orc itu melihat satu sama lain, mereka tampak kebingungan dengan apa yang baru saja mereka dengar dari manusia yang ada didepan mereka.

"Hehe.. aku tidak paham bahasa manusia dan kau juga pasti tidak paham bahasa kami kan?" tanya pemimpin Orc.

Mereka benar, manusia tidak dapat berbicara dengan monster sebaliknya juga begitu, tapi Ikki memiliki sistem yang menerjemahkan semua bahasa padanya, namun tidak menerjemahkan bahasanya pada makhluk didunia ini.

Karena itu Ikki sama sekali tidak dapat berkomunikasi dengan siapapun didunia ini kecuali sistem yang selalu ada.

[Saya sarankan host untuk lari dengan Oasis, mereka tidak akan dapat mengejar]

Ikki tersenyum, ia mengeluarkan sebuah pedang dari inventory.

"Apa kau ingin membunuh dirimu sendiri lalu membiarkan aku memakan mayatmu?" tanya Orc itu lalu tertawa.

Ikki mengayunkan pedangnya keleher Orc, pedang itu hancur dengan mudah karena kulit yang sangat keras dari Orc. Setelah melakukan itu ia lari menuju Oasis sebelum dikejar.

"Oasis lari..!" Ikki menaiki Oasis dengan posisi yang tidak bagus, ia berada pada posisi seperti orang diculik menggunakan kuda.

"Aw aw aw aw, ini sakit!" Ikki mencoba memperbaiki posisinya dan duduk dengan benar. Oasisi menambah kecepatannya lalu menjauh dari para Orc.

Para Orc sempat mengejarnya namun dengan kecepatan yang dimiliki Oasis mereka mustahil untuk mengikuti kuda cepat itu.

"Kuda itu sangat cepat! Tapi tidak apa, kita akan menemukannya jika sudah saatnya..!" Para orc tertawa setelah pemimpinnya mengatakan itu.

"Bos, apa kita jadi menyerang kota manusia?"

"Tentu saja, kita memerlukan sumber daya dari orang-orang kuat yang akan kita makan!"

Orc akan terus bertambah kuat jika mereka memakan makhluk yang lebih kuat atau sama dengan dirinya, asalkan makhluk yang mereka makan memiliki sihir mereka dapat bertambah kuat.

"Aku sudah tidak sabar ingin memakan manusia!"

"Aku juga, apa kalian tahu ada manusia yang kuat sampai bisa membunuh Iblis?"

"Ouh, itu pasti akan enak jika aku memakannya. Dengan begitu aku juga akan sekuat iblis..!"

Semua Orc terus membicarakan tentang makan manusia kuat, mereka terus mengatakan itu sepanjang jalan. Tapi pemimpin mereka hanya fokus pada manusia yang ia temui.

"Aneh sekali, padahal aura yang manusia itu keluarkan lebih menakutkan dan kuat daripada iblis. Tapi kenapa dia tidak dapat melukaiku?" tanya pemimpin Orc sambil memegangi lehernya yang terkena pedang.

Walaupun itu tidak meninggalkan sebuah luka, tapi ia masih memikirkan manusia dengan kekuatan yang melebihi para iblis.

Terpopuler

Comments

Gabutdramon

Gabutdramon

Untuk sementara ada komentar

2023-12-22

0

lihat semua
Episodes
1 Ch 1 - Reinkarnasi tanpa sihir
2 Ch 2 - Bertemu manusia setelah berjalan cukup lama
3 Ch 3 - Monster
4 Ch 4 - Bandit
5 Ch 5 - Putri kerajaan dan Ksatria
6 Ch 6 - Membunuh ksatria
7 Ch 7 - Rumah didesa mati
8 Ch 8 - Orc
9 Ch 9 - Ksatria kuat
10 Ch 10 - Orc vs Manusia
11 Ch 11 - Gepard
12 Ch 12 - Lich!
13 Ch 13 - Greed
14 Ch 14 - Misi Greed
15 Ch 15 - Pasukan mayat hidup
16 Ch 16 - Ketakutan luar biasa!
17 Ch 17 - Pasif tak bernama hilang?
18 Ch 18 - Pekerja
19 Ch 19 - Rank
20 Ch 20 - Kehancuran kota perbatasan
21 Ch 21 - Iblis neraka
22 Ch 22 - Pahlawan
23 Ch 23 - Pahlawan II
24 Ch 24 - Pahlawan III
25 Ch 25 - Pahlawan IV
26 Ch 26 - Vs 3000 ribu iblis
27 Ch 27 - Aura Mengerikan
28 Ch 28 - Fin
29 Ch 29 - Kota Bloka
30 Ch 30 - Fin melawan petualang
31 Ch 31 - Sarapan
32 Ch 32 - Ujian Adventure Guild
33 Ch 33 - Misi Pertama
34 Ch 34 - Goblin Menculik Gadis Desa
35 Ch 35 - Pembantaian Goblin
36 Ch 36 - Mengawal Pedagang
37 Ch 37 - Medan Perang
38 Ch 38 - Medan Perang II
39 Ch 39 - Putri Kerajaan Bines
40 Ch 40 - Kutukan
41 Ch 41 - Ilusi si Penyihir
42 Ch 42 - Pasif Baru
43 Ch 43 - Mengikuti Iblis
44 Ch 44 - Kesepakatan
45 Ch 45 - Janji
46 Ch 46 - Iblis 100 tahun lalu
47 Ch 47 - Kerajaan Necros
48 Ch 48 - Undangan Pesta
49 Ch 49 - Pesta Kerajaan Bines
50 Ch 50 - Imbalan
51 Ch 51 - Introgasi
52 Ch 52 - Kehancuran Kerajaan Bhakta
53 Ch 53 - Festival Kerajaan Dorothy
54 Ch 54 - Sorcerer King
55 Ch 55 - Perjalanan menuju kerajaan Dorothy
56 Ch 56 - Kerajaan Dorothy
57 Ch 57 - Hati Nurani
58 Ch 58 - Festival Dimulai
59 Ch 59 - Ikki vs Arabela
60 Ch 60 - Zen vs Zion
61 Ch 61 - Zero vs Amon
62 Ch 62 - Iofi vs Rian
63 Ch 63 - Ratu Vampire
64 Ch 64 - Zero
65 Ch 65 - Ikki vs Iofi
66 Ch 66 - Zero vs Zen
67 Ch 67 - Dewa
68 Ch 68 - Penolakan
69 Ch 69 - Aturan
70 Ch 70 - Acara tambahan?
71 Ch 71 - Sifat asli
72 Ch 72 - Hari Pertandingan
73 Ch 73 - Ikki vs Kadal
74 Ch 74 - Bertemu dengan dewa
75 Ch 75 - Kebencian
76 Ch 76 - Penyamaran
77 Ch 77 - Kerajaan Zayeania
78 Ch 78 - Penginapan megah
79 Ch 79 - Pelelangan I
80 Ch 80 - Pelelangan II
81 Ch 81 - Menaikan tingkat kesan
82 Ch 82 - Menghapus perbudakan
83 Ch 83 - Ekonomi kerajaan
84 Ch 84 - Kerajaan Adarlan
85 Ch 85 - Benua Noros
86 Ch 86 - Ice Elf
87 Ch 87 - Ice Elf II
88 Ch 88 - Ice Elf III
89 Ch 89 - Cerita
90 Ch 90 - Hutan Roh
91 Ch 91 - Neraka
92 Ch 92 - Neraka II
93 Ch 93 - Misi Utama (Tamat)
94 Ch 94 - Extra
Episodes

Updated 94 Episodes

1
Ch 1 - Reinkarnasi tanpa sihir
2
Ch 2 - Bertemu manusia setelah berjalan cukup lama
3
Ch 3 - Monster
4
Ch 4 - Bandit
5
Ch 5 - Putri kerajaan dan Ksatria
6
Ch 6 - Membunuh ksatria
7
Ch 7 - Rumah didesa mati
8
Ch 8 - Orc
9
Ch 9 - Ksatria kuat
10
Ch 10 - Orc vs Manusia
11
Ch 11 - Gepard
12
Ch 12 - Lich!
13
Ch 13 - Greed
14
Ch 14 - Misi Greed
15
Ch 15 - Pasukan mayat hidup
16
Ch 16 - Ketakutan luar biasa!
17
Ch 17 - Pasif tak bernama hilang?
18
Ch 18 - Pekerja
19
Ch 19 - Rank
20
Ch 20 - Kehancuran kota perbatasan
21
Ch 21 - Iblis neraka
22
Ch 22 - Pahlawan
23
Ch 23 - Pahlawan II
24
Ch 24 - Pahlawan III
25
Ch 25 - Pahlawan IV
26
Ch 26 - Vs 3000 ribu iblis
27
Ch 27 - Aura Mengerikan
28
Ch 28 - Fin
29
Ch 29 - Kota Bloka
30
Ch 30 - Fin melawan petualang
31
Ch 31 - Sarapan
32
Ch 32 - Ujian Adventure Guild
33
Ch 33 - Misi Pertama
34
Ch 34 - Goblin Menculik Gadis Desa
35
Ch 35 - Pembantaian Goblin
36
Ch 36 - Mengawal Pedagang
37
Ch 37 - Medan Perang
38
Ch 38 - Medan Perang II
39
Ch 39 - Putri Kerajaan Bines
40
Ch 40 - Kutukan
41
Ch 41 - Ilusi si Penyihir
42
Ch 42 - Pasif Baru
43
Ch 43 - Mengikuti Iblis
44
Ch 44 - Kesepakatan
45
Ch 45 - Janji
46
Ch 46 - Iblis 100 tahun lalu
47
Ch 47 - Kerajaan Necros
48
Ch 48 - Undangan Pesta
49
Ch 49 - Pesta Kerajaan Bines
50
Ch 50 - Imbalan
51
Ch 51 - Introgasi
52
Ch 52 - Kehancuran Kerajaan Bhakta
53
Ch 53 - Festival Kerajaan Dorothy
54
Ch 54 - Sorcerer King
55
Ch 55 - Perjalanan menuju kerajaan Dorothy
56
Ch 56 - Kerajaan Dorothy
57
Ch 57 - Hati Nurani
58
Ch 58 - Festival Dimulai
59
Ch 59 - Ikki vs Arabela
60
Ch 60 - Zen vs Zion
61
Ch 61 - Zero vs Amon
62
Ch 62 - Iofi vs Rian
63
Ch 63 - Ratu Vampire
64
Ch 64 - Zero
65
Ch 65 - Ikki vs Iofi
66
Ch 66 - Zero vs Zen
67
Ch 67 - Dewa
68
Ch 68 - Penolakan
69
Ch 69 - Aturan
70
Ch 70 - Acara tambahan?
71
Ch 71 - Sifat asli
72
Ch 72 - Hari Pertandingan
73
Ch 73 - Ikki vs Kadal
74
Ch 74 - Bertemu dengan dewa
75
Ch 75 - Kebencian
76
Ch 76 - Penyamaran
77
Ch 77 - Kerajaan Zayeania
78
Ch 78 - Penginapan megah
79
Ch 79 - Pelelangan I
80
Ch 80 - Pelelangan II
81
Ch 81 - Menaikan tingkat kesan
82
Ch 82 - Menghapus perbudakan
83
Ch 83 - Ekonomi kerajaan
84
Ch 84 - Kerajaan Adarlan
85
Ch 85 - Benua Noros
86
Ch 86 - Ice Elf
87
Ch 87 - Ice Elf II
88
Ch 88 - Ice Elf III
89
Ch 89 - Cerita
90
Ch 90 - Hutan Roh
91
Ch 91 - Neraka
92
Ch 92 - Neraka II
93
Ch 93 - Misi Utama (Tamat)
94
Ch 94 - Extra

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!