Desa mati.
Ikki masuk kedalam desa dan melihat semua rumah yang sudah hancur. Dia masuk kedalam rumah mencoba untuk mencari sesuatu yang berharga.
[Host, menurut saya tidak akan ada barang berharga disini]
"Begitu ya." Ikki meninggalkan desa lalu kehutan untuk mengambil buah apel yang ada banyak didalam hutan.
Ikki kembali lagi kedalam desa dan memberi makan kuda dengan apel yang sudah dia ambil.
"Karena disini tidak ada air, jadi kau bisa makan apel yang memiliki kandungan airnya." Ikki dijilat oleh kuda itu, sepertinya kuda mulai menyukainya.
"Iyuh." Ikki merasa jijik dengan lendir yang ada diwajahnya. "Jangan lakukan itu lagi..!" Ikki pada kuda yang dia bawa.
"Apa sebaiknya kuda ini ku beri nama?"
[Host bisa memperkuat kuda dengan memberinya nama, tapi itu akan mengkonsumsi point karma anda]
Ikki memiringkan kepalanya lalu memegang dagunya, ia mencoba untuk mengingat sebuah komik dimana jika orang itu memberi nama, bawahan atau makhluk tak bernama akan menjadi lebih kuat.
"Bukanya itu seharusnya menggunakan energi sihir?" tanya Ikki dengan wajah yang masih bingung.
[Host memang benar, tapi anda sekarang tidak memiliki hal semacam itu]
"Tch.. sekarang aku mulai membencinya!" Ikki masih kesal dengan dirinya yang sama sekali tidak diberi energi sihir.
Tapi sekarang ia sudah tidak memiliki kebencian pada sistem seperti saat ia pertama kali sampai didunia ini.
"Aku tidak mau memikirkan hal itu lagi. Jadi, berapa banyak nilai karma dan point milikku?" tanya Ikki pada sistem.
[1,142 nilai karma dan 1,982 point]
"Lalu bagaimana caraku untuk menemaninya?" tanya Ikki melihat kudanya.
[Anda hanya perlu mengatur level dan nama kuda itu. Semakin tinggi level yang anda inginkan, semakin banyak juga karma yang dikonsumsi]
[Ras : Horse]
[Nama : Tidak ada]
[Level : 17]
"Hmm ... " Ikki berpikir nama yang cocok untuk kudanya itu.
"Warna coklat ... Oasis!" Ikki langsung menentukan nama itu pada kuda. Ia tidak peduli apa kudanya suka atau tidak.
[Pilih level 18 sampai 100]
"Level 25."
[Level 25 sudah terkunci, kuda anda akan mengalami evolusi]
Kuda yang Ikki beri nama sekarang bercahaya menunjukan bahwa kudanya berevolusi menjadi lebih kuat.
[700 karma dikurangi]
Ikki menunggu beberapa detik sampai kudanya selesai berevolusi.
"Tidak ada yang berubah?"
[Jika anda meningkatkannya sampai level 50 dia akan benar-benar berevolusi]
"Tapi mahal banget. Dan apa-apaan dengan cahaya putih tadi jika dia tidak berevolusi?" Ikki langsung mencoba untuk melihat seberapa cepat kuda yang sudah naik level.
[Itu hanya sebuah tanda nama yang akan terukir didalam jiwa kuda]
"Oasis..! GO!" Ikki mengerikan GO dengan keras, lalu oasisi berlari lebih cepat daripada saat dia menungganginya diawal.
"Ini benar-benar cepat! Apa staminanya juga bertambah?" tanya Ikki yang senang dengan kuda barunya.
[Ya, stamina milik Oasis sudah meningkat sebanyak 10% dari sebelumnya]
Ikki sudah mencoba kecepatan yang lumayan cepat dari kudanya. Ia akan terus meningkatkan level kuda sampai maksimal, mungkin dengan begitu Oasis akan secepat cahaya.
"Aku akan merenofasi rumah ini.." Ikki setelah melihat rumah yang lumayan sederhana dan tidak terlalu bobrok seperti rumah lainnya.
Ikki menendang beberapa kayu dan membuatnya menjadi potongan-potongan kecil, beberapa dibuat panjang untuk menahan atap rumah.
Tidak terasa waktu sudah berjalan setengah bulan dan rumah yang dia gunakan untuk tinggal sudah direnovasi.
[Anda mendapatkan skill pasif builder]
[Skill pasif ini memungkinkan anda untuk membuat bangunan dengan sempuran dalam persentase 30%. Dapat ditingkatkan sampai 100%]
Ikki melihat notifikasi sistem dengan sedikit terkejut, dia hanya menaikan alisnya sedikit.
"Aku hanya tinggal santai. Point bisa aku cari nanti, mungkin setelah 3 hari beristirahat disini." Ikki dalam hati lalu tidur didalam rumah yang sudah ia buat.
3 hari setelahnya Ikki hanya terus memberi makan kuda dan mencoba berburu beberapa binatang yang ada didalam hutan.
Kebanyakan hewan sudah takut dan lari setelah merasakan kehadiran Ikki yang sangat besar. Jadi selama 3 hari ia sama sekali tidak mendapatkan apapun.
10 hari kemudian, sekarang dia mencoba bercocok tanaman dengan biji apel yang selalu dimakan olehnya dan juga Oasis selama ini.
"Air disini lumayan jauh, kenapa tidak didalam hutan saja. Tapi untungnya Oasisi yang dapat membantu." Ikki mengambil air yang sedikit lebih jauh dari hutan, ia pergi kesebuah danau tempat dirinya dan juga Oasis mengambil air lalu kembali.
5 hari telah berlalu lagi, kini pohon yang ia tanaman sudah sedikit tumbuh dan memiliki satu daun.
"Ohh!" Ikki senang, dia benar-benar hidup damai disebuah desa yang sudah mati, hanya dia dan juga Oasis.
[Host, ada beberapa monster yang sedang mendekat]
"Huh?" Ikki mendengar sistem lalu pergi mengeceknya dari ketinggian.
Ia naik keatas pohon yang sangat tinggi dan melihat segerombolan goblin yang muncul dari arah barat.
Ikki kembali turun dan kembali kedesa, para goblin akan membuat tempat istirahat didesa karena selama ini mereka yang menghancurkan desa itu.
Matahari sudah terbenam, Ikki melihat banyak sekali goblin.
[Goblin warrior, hog goblin, goblin king, goblin shaman, goblin archer]
"Hee.. banyak sekali jenisnya, tapi mereka tetaplah goblin!" Ikki mepertegas itu, ia sama sekali tidak peduli dengan jenis yang ada diantara para goblin yang akan merebut tempat tinggalnya.
Walaupun begitu para goblin diam, mereka tidak berani maju saat melihat sosok yang berdiri dipintu masuk desa bagian belakang.
"Apa goblin yang ketakutan akan menambah pointku?"
[Tentu, semua makhluk yang takut dengan anda atau kesal, anda akan memperoleh semua point dari mereka]
[Nilai karma akan berkurang jika mereka menyerahkan diri untuk dibunuh, semua karma yang akan didapat hanya +1 tidak lebih]
"Jika mereka menyerah bisa rugi aku!" Ikki langsung mengeluarkan pedang dari inventory lalu maju membunuh goblin warrior yang ada di barisan paling depan.
[Karma +22]
[Karma +17]
[Karma +36]
Ikki menatap notifikasi dengan mata dingin, dia benar-benar merasa marah setelah mendapatkan beberapa point karma yang kecil.
Tapi tatapan itu seperti diarahkan untuk para goblin, mereka semakin ketakutan dan menyerahkan nyawa mereka dengan bersujud dihadapan Ikki.
Semua goblin bersujud, mereka semua menyerah dihadapan Ikki. Tidak peduli sebanyak apapun mereka, mereka tetap tidak akan bisa mengalahkan Ikki.
"Kami menyerah tuan, tolong bunuh saja kami!" seru goblin king.
Ikki tidak bergerak dari tempatnya berdiri saat ini, kini dia sangat marah setelah mendengar bahwa para goblin menyerah dengan mudah.
Tapi Ikki juga tidak berniat untuk mengampuninya karena telah menyerah pada dirinya dengan sangat mudah.
Pasif tanda tanya Ikki bocor saat dirinya marah, para monster yang ada dijauh sangat ketakutan sampai membuat mereka masuk kembali kedalam sarang.
Para goblin sendiri masih mengeluarkan keringat dingin saat merasakan aura yang sangat mengerikan dan juga niat membunuh yang besar.
"Sepertinya kita sudah sangat menyinggung sosok agung ini. Kita pantas mendapatkan kematian darinya," ucap goblin shaman sebelum pemenggal yang dilakukan oleh Ikki satu persatu.
[Karma +1]
[Karma +1]
[Karma +1]
[Karma +1]
[Karma +1]
...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 94 Episodes
Comments
Anggara AL-Fatih
ga rame bgt
2023-12-05
0