Ch 2 - Bertemu manusia setelah berjalan cukup lama

Ikki sudah selesai bercerita, dia benar-benar bosan tidak memiliki teman bicara sama sekali dan sudah dihutan cukup lama.

"Bagaimana dengan cerita itu sistem? bukannya sedikit tidak adil tidak memberiku Magic?" tanya Ikki pada sistem.

[Saya sudah tahu semua tentang masa lalu Host]

"Apa kau tidak merasa sedikit kasihan padaku?"

[Tidak]

"Oh gitu ya," balas Ikki dengan wajah datar.

Ikki terus berjalan, dia sebenarnya merasa aneh dengan hutan dari dunia lain ini. Seharusnya dihutan itu banyak monster kuat, tapi setelah 2 hari berjalan dia bahkan tidak menemukan monster dan binatang satupun.

"Satu pohon, dia pohon."

Ikki benar-benar bosan dan menghitung pohon yang dia lewati untuk menghilangkan kebosanannya itu.

[Host sebentar lagi anda akan melihat jalan keluar]

Ikki tidak membalasnya dia hanya mendengar dan terus berjalan, ia tahu sistem mencoba menghiburnya dengan mengatakan bahwa jalan keluar sudah dekat dari 2 hari yang lalu.

"Jam berapa sekarang? Aku sudah merasa sinar matahari masuk lewat dedaunan." Ikki melihat keatas, tapi semuanya tertutup oleh pohon yang tinggi dan juga daun.

"Apa hutan memang harus sejauh ini dari pemukiman? dihutan ini pohon buah saja tidak dapat tumbuh," gumam Ikki setelah berjalan selama 3 hari dan tidak menemukan pohon yang dapat menghasilkan buah.

"Kalau ini siang berarti aku sudah berjalan sekitar 3 hari, benar-benar melelahkan," Ikki mengeluh dengan perjalanan yang dia lakukan.

Ikki memejankan matanya dan terus berjalan, setelah beberapa menit dia merasa ada angin yang sejuk dan matahari yang menghangatkan.

Ikki sudah terbiasa jika angin bisa masuk kedalam hutan, tapi apa kehangatan matahari tidak bisa memasuki hutan.

Walau Ikki tidak dapat lelah ataupun lapar, ia tetap masih bisa merasa kedinginan sampai dia terbiasa oleh udara dingin.

Ikki membuka matanya dan melihat dataran dataran luas dengan rumput hijau, sejauh mata memandang lagi-lagi dia tidak menemukan pemukiman.

Tapi itu tidak masalah baginya, hanya dengan keluar dari hutan ia sudah sangat senang sampai berguling dirumput hijau yang indah.

"Ini enak, aku akhirnya bisa keluar dari sana." Ikki menutup matanya selama beberapa menit. "Sistem, bagaimana caranya agar aku bisa tidur?" tanya Ikki, dia masih memejankan matanya mencoba untuk tidur.

[Saya dapat mengatur Host kedalam mode tidur, apa Host menginginkannya?]

"Ya, tentu saja, aku sangat ingin sekali tidur saat ini ... " Ikki dengan suara kecil.

[Mengaktifkan mode tidur, Host akan bangun dalam 8 jam]

Ikki tertidur setelah mendengar kata-kata sistem, setelah 3 hari berjalan ia tidak beristirahat akhirnya sekarang dia benar-benar dapat tidur dihamparan rumput hijau yang indah.

8 jam berlalu.

[Mode tidur dinonaktifkan]

Ikki bangun tanpa merasa lelah atau lemas sama sekali, ia malah semakin semangat setelah bangun dari tidurnya.

"Kemana aku harus pergi?" tanya Ikki yang melihat kekanan dan kekiri, dia hanya melihat rumput hijau dan beberapa pohon yang tumbuh di luasanya hamparan tanah.

[Saya akan menyarankan Host untuk pergi kearah kiri]

"Berarti kekanan!" seru Ikki.

Ikki sekarang tidak percaya dengan sistem lagi setelah keluar dari dalam hutan. Saat ini dia hanya akan mengikuti instingnya untuk bertahan hidup didunia ini.

[Jika Host pergi kearah kiri saya akan menambahkan fitur gacha didalam sistem]

Ikki terhenti setelah mendengar tentang gacha yang akan ditambahkan kedalam fitur sistemnya.

Hanya dengan fitur baru Ikki benar-benar harus membuang instingnya dan mengikuti arahan sistem untuk pergi kearah kiri.

Ikki berjalan sudah cukup lama dan saat ini sudah malam, dia berjalan selama 3 jam tanpa henti dan tidak menemukan apapun selama perjalanan.

"Aneh sekali! memangnya hanya aku yang hidup didunia ini..!" Ikki memasang eksperesi kesal, dia mungkin akan sedikit tentang jika menemukan monster yang seharusnya ada didunia lain.

Tapi sudah sangat lama dia berada didunia lain, ia sama sekali tidak menemukan tanda-tandanya.

"Aaah lelah." Ikki berbaring melihat cahaya bulan. Malam itu benar-benar indah jika dia dapat melihat bulan dan bintang.

Sebelum keluar dari hutan, ia hanya merasakan dingin dan merinding. Ia saat itu sama sekali tidak dapat melihat cahaya bulan.

Didalam hutan saat sudah malam hanya ada kegelapan yang menyelimuti, bahkan Ikki tidak dapat melihat didalam kegelapan itu.

Walaupun begitu dia tetap berjalan tanpa henti, bahkan jika dia menendang akar pohon berkali-kali. Dan yang dia pikirkan saat itu adalah keluar dari dalam hutan.

"Aku akan berjalan saat matahari sudah terbit, malam ini aku ingin menikmati indahnya bulan dan bintang," Ikki bergumam.

[Apa Host tidak akan mengaktifkan mode tidur?]

"Apa kau tidak dengar, aku akan menikmati malam ini sampai matahari terbit, apa kau tidak dapat mendengar aku bergumam?"

[Tentu dengar, tapi saya hanya memastikan]

Setelah semua itu Ikki hanya mendengar kesunyian malam, dia terus melihat dan menghitung bintang yang ada dilangit.

***

Ikki melanjutkan perjalanannya setelah matahari terbit dan terus berjalan sampai siang. Sudah sekitar 6 jam dia berjalan sampai akhirnya menemukan tanah dibanyaknya rumput hijau.

"Ini tanah?" Ikki melihat kemana tanah itu mengarah. "Garis lurus! Pasti jalan ini sering dilewati oleh orang-orang." Ikki gembira setelah melihat jalan tanah.

"Mana yang harus aku pilih? kanan atau kiri?" tanya Ikki pada sistem.

[Host bisa memilih sendiri]

Ikki mengambil jalan kanan saat dia dapat memilih jalan sendiri. Menurutnya kanan adalah kebaikan dan kiri adalah jurang kematian.

Ikki tidak tahu jika dia mengambil jalur kiri dia akan melewati hutan dan sampai desbuah kota dalam beberapa jam berjalan.

Tapi dia lebih memilih jalan kekanan mengikuti panggilan angin. Angin berhembus kekanan saat ia masih memilih jalan mana yang harus dipilihnya.

Ikki terus berjalan sampai akhirnya dia menemukan sebuah kereta kuda jauh didepannya.

"Apa dia pedagang? Mungkin aku bisa menumpang dan akan sampai kota hanya dengan duduk di tempat barang bawaan." Ikki menunggu pedagang itu dekat dengannya dan akan menumpang menuju kota.

"Tapi kenapa pedagang itu mengambil arah berlawanan denganku ya, apa dibelakang ada kota?" tanya Ikki yang sudah berjalan selama 2 jam.

Setelah menunggu beberapa menit akhirnya pedagang itu sudah dekat, tapi dia berhenti dan sekelompok orang turun dari gerbong belakang.

Orang-orang yang turun dari gerbong seperti bersiap untuk melawan monster, mereka memasang kuda-kuda dan siap menyerang kapan saja.

Ikki yang kebingungan mendekati mereka. Tapi itu malah membuat mereka semakin waspada.

"Apa mereka menganggap aku bandit?" Ikki bergumam.

Ikki mendekat lagi lalu mengatakan, "aku bukan bandit kok, kalain tidak perlu waspada." Ikki mengangkat kedua tangannya sejajar dengan kepala. Ia ingin menunjukan bahwa dia ini adalah orang yang bersahabat.

Episodes
1 Ch 1 - Reinkarnasi tanpa sihir
2 Ch 2 - Bertemu manusia setelah berjalan cukup lama
3 Ch 3 - Monster
4 Ch 4 - Bandit
5 Ch 5 - Putri kerajaan dan Ksatria
6 Ch 6 - Membunuh ksatria
7 Ch 7 - Rumah didesa mati
8 Ch 8 - Orc
9 Ch 9 - Ksatria kuat
10 Ch 10 - Orc vs Manusia
11 Ch 11 - Gepard
12 Ch 12 - Lich!
13 Ch 13 - Greed
14 Ch 14 - Misi Greed
15 Ch 15 - Pasukan mayat hidup
16 Ch 16 - Ketakutan luar biasa!
17 Ch 17 - Pasif tak bernama hilang?
18 Ch 18 - Pekerja
19 Ch 19 - Rank
20 Ch 20 - Kehancuran kota perbatasan
21 Ch 21 - Iblis neraka
22 Ch 22 - Pahlawan
23 Ch 23 - Pahlawan II
24 Ch 24 - Pahlawan III
25 Ch 25 - Pahlawan IV
26 Ch 26 - Vs 3000 ribu iblis
27 Ch 27 - Aura Mengerikan
28 Ch 28 - Fin
29 Ch 29 - Kota Bloka
30 Ch 30 - Fin melawan petualang
31 Ch 31 - Sarapan
32 Ch 32 - Ujian Adventure Guild
33 Ch 33 - Misi Pertama
34 Ch 34 - Goblin Menculik Gadis Desa
35 Ch 35 - Pembantaian Goblin
36 Ch 36 - Mengawal Pedagang
37 Ch 37 - Medan Perang
38 Ch 38 - Medan Perang II
39 Ch 39 - Putri Kerajaan Bines
40 Ch 40 - Kutukan
41 Ch 41 - Ilusi si Penyihir
42 Ch 42 - Pasif Baru
43 Ch 43 - Mengikuti Iblis
44 Ch 44 - Kesepakatan
45 Ch 45 - Janji
46 Ch 46 - Iblis 100 tahun lalu
47 Ch 47 - Kerajaan Necros
48 Ch 48 - Undangan Pesta
49 Ch 49 - Pesta Kerajaan Bines
50 Ch 50 - Imbalan
51 Ch 51 - Introgasi
52 Ch 52 - Kehancuran Kerajaan Bhakta
53 Ch 53 - Festival Kerajaan Dorothy
54 Ch 54 - Sorcerer King
55 Ch 55 - Perjalanan menuju kerajaan Dorothy
56 Ch 56 - Kerajaan Dorothy
57 Ch 57 - Hati Nurani
58 Ch 58 - Festival Dimulai
59 Ch 59 - Ikki vs Arabela
60 Ch 60 - Zen vs Zion
61 Ch 61 - Zero vs Amon
62 Ch 62 - Iofi vs Rian
63 Ch 63 - Ratu Vampire
64 Ch 64 - Zero
65 Ch 65 - Ikki vs Iofi
66 Ch 66 - Zero vs Zen
67 Ch 67 - Dewa
68 Ch 68 - Penolakan
69 Ch 69 - Aturan
70 Ch 70 - Acara tambahan?
71 Ch 71 - Sifat asli
72 Ch 72 - Hari Pertandingan
73 Ch 73 - Ikki vs Kadal
74 Ch 74 - Bertemu dengan dewa
75 Ch 75 - Kebencian
76 Ch 76 - Penyamaran
77 Ch 77 - Kerajaan Zayeania
78 Ch 78 - Penginapan megah
79 Ch 79 - Pelelangan I
80 Ch 80 - Pelelangan II
81 Ch 81 - Menaikan tingkat kesan
82 Ch 82 - Menghapus perbudakan
83 Ch 83 - Ekonomi kerajaan
84 Ch 84 - Kerajaan Adarlan
85 Ch 85 - Benua Noros
86 Ch 86 - Ice Elf
87 Ch 87 - Ice Elf II
88 Ch 88 - Ice Elf III
89 Ch 89 - Cerita
90 Ch 90 - Hutan Roh
91 Ch 91 - Neraka
92 Ch 92 - Neraka II
93 Ch 93 - Misi Utama (Tamat)
94 Ch 94 - Extra
Episodes

Updated 94 Episodes

1
Ch 1 - Reinkarnasi tanpa sihir
2
Ch 2 - Bertemu manusia setelah berjalan cukup lama
3
Ch 3 - Monster
4
Ch 4 - Bandit
5
Ch 5 - Putri kerajaan dan Ksatria
6
Ch 6 - Membunuh ksatria
7
Ch 7 - Rumah didesa mati
8
Ch 8 - Orc
9
Ch 9 - Ksatria kuat
10
Ch 10 - Orc vs Manusia
11
Ch 11 - Gepard
12
Ch 12 - Lich!
13
Ch 13 - Greed
14
Ch 14 - Misi Greed
15
Ch 15 - Pasukan mayat hidup
16
Ch 16 - Ketakutan luar biasa!
17
Ch 17 - Pasif tak bernama hilang?
18
Ch 18 - Pekerja
19
Ch 19 - Rank
20
Ch 20 - Kehancuran kota perbatasan
21
Ch 21 - Iblis neraka
22
Ch 22 - Pahlawan
23
Ch 23 - Pahlawan II
24
Ch 24 - Pahlawan III
25
Ch 25 - Pahlawan IV
26
Ch 26 - Vs 3000 ribu iblis
27
Ch 27 - Aura Mengerikan
28
Ch 28 - Fin
29
Ch 29 - Kota Bloka
30
Ch 30 - Fin melawan petualang
31
Ch 31 - Sarapan
32
Ch 32 - Ujian Adventure Guild
33
Ch 33 - Misi Pertama
34
Ch 34 - Goblin Menculik Gadis Desa
35
Ch 35 - Pembantaian Goblin
36
Ch 36 - Mengawal Pedagang
37
Ch 37 - Medan Perang
38
Ch 38 - Medan Perang II
39
Ch 39 - Putri Kerajaan Bines
40
Ch 40 - Kutukan
41
Ch 41 - Ilusi si Penyihir
42
Ch 42 - Pasif Baru
43
Ch 43 - Mengikuti Iblis
44
Ch 44 - Kesepakatan
45
Ch 45 - Janji
46
Ch 46 - Iblis 100 tahun lalu
47
Ch 47 - Kerajaan Necros
48
Ch 48 - Undangan Pesta
49
Ch 49 - Pesta Kerajaan Bines
50
Ch 50 - Imbalan
51
Ch 51 - Introgasi
52
Ch 52 - Kehancuran Kerajaan Bhakta
53
Ch 53 - Festival Kerajaan Dorothy
54
Ch 54 - Sorcerer King
55
Ch 55 - Perjalanan menuju kerajaan Dorothy
56
Ch 56 - Kerajaan Dorothy
57
Ch 57 - Hati Nurani
58
Ch 58 - Festival Dimulai
59
Ch 59 - Ikki vs Arabela
60
Ch 60 - Zen vs Zion
61
Ch 61 - Zero vs Amon
62
Ch 62 - Iofi vs Rian
63
Ch 63 - Ratu Vampire
64
Ch 64 - Zero
65
Ch 65 - Ikki vs Iofi
66
Ch 66 - Zero vs Zen
67
Ch 67 - Dewa
68
Ch 68 - Penolakan
69
Ch 69 - Aturan
70
Ch 70 - Acara tambahan?
71
Ch 71 - Sifat asli
72
Ch 72 - Hari Pertandingan
73
Ch 73 - Ikki vs Kadal
74
Ch 74 - Bertemu dengan dewa
75
Ch 75 - Kebencian
76
Ch 76 - Penyamaran
77
Ch 77 - Kerajaan Zayeania
78
Ch 78 - Penginapan megah
79
Ch 79 - Pelelangan I
80
Ch 80 - Pelelangan II
81
Ch 81 - Menaikan tingkat kesan
82
Ch 82 - Menghapus perbudakan
83
Ch 83 - Ekonomi kerajaan
84
Ch 84 - Kerajaan Adarlan
85
Ch 85 - Benua Noros
86
Ch 86 - Ice Elf
87
Ch 87 - Ice Elf II
88
Ch 88 - Ice Elf III
89
Ch 89 - Cerita
90
Ch 90 - Hutan Roh
91
Ch 91 - Neraka
92
Ch 92 - Neraka II
93
Ch 93 - Misi Utama (Tamat)
94
Ch 94 - Extra

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!