Ch 12 - Lich!

Ikki beristirahat ditepi sungai seperti sebelumnya Tapi kini dia ditemani oleh Oasis, seekor kuda.

Ikki bermalam dan akan melanjutkan perjalanannya besok.

"Malam ini bulan lebih terang dari biasanya," ucap Ikki yang melihat bulan sambil berbaring.

[Mungkin karena awan tidak menghalangi cahaya bulan]

Ikki mengabaikan kata-kata sistem dan terus menatap bulan sampai timer untuk dirinya tidur habis.

[Mode tidur akan aktif dalam 10 detik]

[Mode tidur akan aktif dalam 9 detik]

[Mode tidur akan aktif dalam 8 detik]

[Mode tidur akan aktif dalam 7 detik]

[Mode tidur akan aktif dalam 6 detik]

[Mode tidur akan aktif dalam 5 detik]

[Mode tidur akan aktif dalam 4 detik]

[Mode tidur akan aktif dalam 3 detik]

[Mode tidur akan aktif dalam 2 detik]

[Mode tidur akan aktif dalam 1 detik]

[Mode tidur aktif, anda akan dibangunkan setelah 8 jam tidur]

8 jam berlalu.

[Mode tidur nonaktif]

Ikki bangun dan langsung mencari makanan dihutan, tapi saat dia sedang mencari makanan dia malah melihat seorang manusia sedang melawan tengkorak dan mayat hidup.

"Petualang kah. Sepertinya mereka kalah jumlah melawan banyak pasukan tengkorak dan mayat hidup itu," ucap Ikki saat melihat petualang yang sedang melawan pasukan mayat hidup.

Ikki yang tidak tahu harus berbuat apa, mendekati para petualang dengan berjalan. Pasukan mayat hidup yang melihatnya berjalan dari kejauhan berhenti menyerang para petualang.

"Kenapa mereka tiba-tiba berhenti?" tanya seorang wanita petualang.

"Mungkin itu karena aku." Ikki yang tiba dan berada dibelakang mereka.

Para petualang terkejut. Saking terkejutnya mereka melompat kebelakang lalu mengarahkan senjata mereka pada Ikki.

Para petualang sama sekali tidak bisa merasakan kehadiran pria yang tiba-tiba ada dibelakangnya.

"Apa kau orang yang mengendalikan para mayat hidup ini?" tanya seorang pria pengguna pedang.

"Bukan."

Petualang pengguna pedang tidak mengerti sama sekali apa yang dikatakan oleh pria yang ada didepannya.

[+1 Point]

[+5 Point]

[+3 Point]

Ikki tersenyum senang pada mereka, dia hanya ingin mengumpulkan point dari ketakutan mereka yang terlihat pengecut.

"Aura orang itu sangat besar, apa benar dia manusia?" bisik petualang wanita.

"Mana mungkin, bahasanya saja bukan bahasa yang kita gunakan."

Para petualang takut dengan aura yang dikeluarkan oleh pria yang ada didepannya. Mereka benar-benar ketakutan sampai wajah mereka pucat, apalagi bahasa yang digunakannya bukan bahasa mereka.

Ikki mengeluarkan sebuah dagger, dan mencoba untuk barter dengan pedang yang dipegang oleh petualang pria.

Saat Ikki mengeluarkan dagger entah dari mana, para petualang semakin waspada saat pria dihadapan mereka memegang sebuah senjata.

"Bertukar lah denganku," ucap Ikki pada pria yang memegang pedang.

"Maaf saja, tapi aku tidak mengerti bahasa iblis!" petualang tersebut memasang kuda-kuda walaupun wajahnya tampak pucat.

Ikki menghela nafas panjang. Ia sama sekali tidak dapat berkomunikasi dengan makhluk didunia lain ini. Ikki melukai petualang berpedang dengan cara melemparkan dagger kearah dadanya.

Hanya dengan satu lemparan yang lumayan keras, petualang pria yang memegang pedang harus merasa kesakitan dan menjatuhkan pedangnya.

Ikki mengambil pedang itu. Dengan baiknya dia juga menghilangkan rasa sakit petualang berpedang dengan cara membunuhnya.

Slash.

[Karma +73]

Darah pria itu muncrat dan mengenai wajah Ikki. Petualang yang lain hanya diam ketakutan saat melihat temannya dibunuh.

"Kalian tidak ingin kabur?" tanya Ikki melihat sisa petualang yang hanya diam membisu saat melihat temannya mati.

"Aku akan mengantar kalian ketempat teman kalian. Jadi jangan dendam ya." Ikki menebas mereka semua dan mendapatkan banyak sekali karma.

[Karma +46]

[Karma +77]

[Karma +91]

[Karma +39]

"Apa yang kalian lihat?" tanya Ikki pada pasukan mayat hidup yang dari tadi hanya melihatnya membunuh manusia.

Para mayat hidup tertegun saat Ikki berbicara pada mereka. Walaupun mereka hanya bawahan seorang penyihir hebat dan mereka sama sekali tidak mengerti apa yang dikatakan oleh Ikki, mereka tetap menunjukan rasa hormat mereka.

Para mayat hidup yang ada tunduk di hadapan Ikki. Mayat hidup sama sekali tidak dapat berbicara, tapi mereka sepertinya ingin menunjukan kepada Ikki untuk mengikuti mereka.

"Mereka ini paham atau tidak dengan bahasaku?" tanya Ikki yang kebingungan.

Ikki tahu jika dirinya diajak oleh sekeleton untuk kesuatu tempat. Tapi tidak tau tempat apa yang akan dia lihat dan kunjungi.

Ikki memanggil Oasis untuk pergi dari sini dan mengikuti para sekeleton. Mereka berjalan cukup lama dan akhirnya sampai disebuah kerajaan yang terlihat sudah lama ditinggalkan.

"Sistem, apa ini kerajaan yang kau bilang?"

[Ya, ini adalah istana yang akan Tuan rumah tuju. Tapi saya sama sekali tidak tahu jika ada undead yang menempati istana]

"Heh, aku pikir kau tahu segalanya."

[Saya hanya tahu masa lalu dan tidak pernah lagi menelusuri masa kini. Jadi wajar saja]

Ikki menghela nafas dan masuk kedalam kerajaan yang sudah lama ditinggal. Ia berjalan menelusuri jalan kota untuk sampai di istana. Ikki melihat banyak sekali undead yang tunduk padanya saat dia hanya berjalan.

"Ada apa dengan mereka, apa ini karena pasif milikku? Aku tidak tahu sama sekali tentang itu. Sistem, apa aura yang dikeluarkan oleh pasif memiliki aura kematian seperti Raja Neraka atau Lich?"

[Aura yang anda keluarkan sama sekali tidak berhubungan dengan para makhluk yang sudah mati ataupun dewa kematian. Dan Raja Neraka tidak memiliki aura kematian, anda terlalu sering membaca sebuah komik atau novel]

Ikki sebenarnya sangat penasaran dengan aura yang selalu dilihat oleh manusia lain yang ditemuinya, dan membuat semua manusia ataupun monster takut padanya.

"Sistem, berapa harga pasif yang kau sebutkan agar aku bisa berbicara dengan mereka?"

[5,000 point]

"Mahal!"

Ikki tidak memiliki semangat untuk mengumpulkan point sebanyak itu, dia hanya ingin mendapatkan point unlimited seperti beberapa orang yang memiliki sistem.

Tapi dirinya hanya menjadi sampah dan harus mendapatkan point atau kekuatan dengan cara bertarung sampai membunuh manusia.

Ikki menghela nafasnya lagi dan sekarang dia sudah berada didepan pintu istana. Dia tidak langsung masuk kedalam, karena sistem memperingatinya.

[Ada makhluk yang lumayan kuat yang akan keluar dari balik pintu]

Ikki sama sekali tidak dapat merasakan energi shir, jika tidak ada sistem mungkin dia akan menerobos masuk.

"Maaf kan saya tuan, saya terlambat untuk menyambut anda," ucap sekeleton yang menggunakan jubah dan juga memegang tongkat sihir dengan bola berwarna merah ditangan kirinya.

"Lich?"

"Maafkan saya tuan, saya sama sekali tidak paham dengan bahasa yang anda gunakan."

Ikki hanya bisa mengangguk, dia tahu sangat sulit untuk berintraksi dengan makhluk dunia lain saat dirinya harus mengumpulkan point agar dapat berkomunikasi dengan mereka.

"Sistem, berapa point milikku sekarang?"

[3,683]

Ikki berpikir bagaimana caranya agar dia mendapatkan point lebih cepat dan tidak perlu menyiksa diri sendiri untuk mengumpulkan point itu.

"Sistem, apa kau punya cara?"

[Tuan rumah bisa membuat Lich menjadi bawahan dan menyuruhnya untuk menuruti perintah Tuan rumah]

Lich memanggil Ikki, dia sepertinya ingin Ikki mengikuti dirinya kesuatu tempat. Ikki dituntun menuju sebuah singgasana.

"Tuan, duduklah diatas sana," ucap Lich yang menyuruh Ikki duduk diatas singgasana.

Ikki naik keatas dan duduk di singgasana tersebut, dia sebenarnya ingin melakukan pose seperti raja iblis. Tapi karena menurutnya terlalu lebay jadi dia urungkan niatnya itu.

"Terus apa?" Ikki dalam hati.

Semua undead yang ada disana tunduk, bahkan Lich yang tadi mengantarkan Ikki ke singgasana juga ikut tunduk.

"Tuan, maukah anda menjadi raja kami?" tanya Lich itu.

[Apa Tuan rumah ingin menerima permintaan Lich?]

"Apa keuntungan yang ku dapat dari memiliki bawahan? apa aku bisa mendapatkan point ketakutan dari para bawahanku?"

[Ya, Tuan rumah bisa memanen point ketakutan dari bawahan yang menakut-nakuti makhluk lain]

"Kalau begitu tidak perlu berpikir lagi, aku terima permintaan Lich!" Ikki bersemangat dengan apa yang akan dia dapatkan.

[Selamat Tuan rumah memiliki 10,000 bawahan. Map yang anda inginkan akan dibuat, sistem gacha terbuka.]

[Lich. Seorang penyihir yang ingin menjadi abadi setelah mempelajari banyak sihir tingkat tinggi.]

Episodes
1 Ch 1 - Reinkarnasi tanpa sihir
2 Ch 2 - Bertemu manusia setelah berjalan cukup lama
3 Ch 3 - Monster
4 Ch 4 - Bandit
5 Ch 5 - Putri kerajaan dan Ksatria
6 Ch 6 - Membunuh ksatria
7 Ch 7 - Rumah didesa mati
8 Ch 8 - Orc
9 Ch 9 - Ksatria kuat
10 Ch 10 - Orc vs Manusia
11 Ch 11 - Gepard
12 Ch 12 - Lich!
13 Ch 13 - Greed
14 Ch 14 - Misi Greed
15 Ch 15 - Pasukan mayat hidup
16 Ch 16 - Ketakutan luar biasa!
17 Ch 17 - Pasif tak bernama hilang?
18 Ch 18 - Pekerja
19 Ch 19 - Rank
20 Ch 20 - Kehancuran kota perbatasan
21 Ch 21 - Iblis neraka
22 Ch 22 - Pahlawan
23 Ch 23 - Pahlawan II
24 Ch 24 - Pahlawan III
25 Ch 25 - Pahlawan IV
26 Ch 26 - Vs 3000 ribu iblis
27 Ch 27 - Aura Mengerikan
28 Ch 28 - Fin
29 Ch 29 - Kota Bloka
30 Ch 30 - Fin melawan petualang
31 Ch 31 - Sarapan
32 Ch 32 - Ujian Adventure Guild
33 Ch 33 - Misi Pertama
34 Ch 34 - Goblin Menculik Gadis Desa
35 Ch 35 - Pembantaian Goblin
36 Ch 36 - Mengawal Pedagang
37 Ch 37 - Medan Perang
38 Ch 38 - Medan Perang II
39 Ch 39 - Putri Kerajaan Bines
40 Ch 40 - Kutukan
41 Ch 41 - Ilusi si Penyihir
42 Ch 42 - Pasif Baru
43 Ch 43 - Mengikuti Iblis
44 Ch 44 - Kesepakatan
45 Ch 45 - Janji
46 Ch 46 - Iblis 100 tahun lalu
47 Ch 47 - Kerajaan Necros
48 Ch 48 - Undangan Pesta
49 Ch 49 - Pesta Kerajaan Bines
50 Ch 50 - Imbalan
51 Ch 51 - Introgasi
52 Ch 52 - Kehancuran Kerajaan Bhakta
53 Ch 53 - Festival Kerajaan Dorothy
54 Ch 54 - Sorcerer King
55 Ch 55 - Perjalanan menuju kerajaan Dorothy
56 Ch 56 - Kerajaan Dorothy
57 Ch 57 - Hati Nurani
58 Ch 58 - Festival Dimulai
59 Ch 59 - Ikki vs Arabela
60 Ch 60 - Zen vs Zion
61 Ch 61 - Zero vs Amon
62 Ch 62 - Iofi vs Rian
63 Ch 63 - Ratu Vampire
64 Ch 64 - Zero
65 Ch 65 - Ikki vs Iofi
66 Ch 66 - Zero vs Zen
67 Ch 67 - Dewa
68 Ch 68 - Penolakan
69 Ch 69 - Aturan
70 Ch 70 - Acara tambahan?
71 Ch 71 - Sifat asli
72 Ch 72 - Hari Pertandingan
73 Ch 73 - Ikki vs Kadal
74 Ch 74 - Bertemu dengan dewa
75 Ch 75 - Kebencian
76 Ch 76 - Penyamaran
77 Ch 77 - Kerajaan Zayeania
78 Ch 78 - Penginapan megah
79 Ch 79 - Pelelangan I
80 Ch 80 - Pelelangan II
81 Ch 81 - Menaikan tingkat kesan
82 Ch 82 - Menghapus perbudakan
83 Ch 83 - Ekonomi kerajaan
84 Ch 84 - Kerajaan Adarlan
85 Ch 85 - Benua Noros
86 Ch 86 - Ice Elf
87 Ch 87 - Ice Elf II
88 Ch 88 - Ice Elf III
89 Ch 89 - Cerita
90 Ch 90 - Hutan Roh
91 Ch 91 - Neraka
92 Ch 92 - Neraka II
93 Ch 93 - Misi Utama (Tamat)
94 Ch 94 - Extra
Episodes

Updated 94 Episodes

1
Ch 1 - Reinkarnasi tanpa sihir
2
Ch 2 - Bertemu manusia setelah berjalan cukup lama
3
Ch 3 - Monster
4
Ch 4 - Bandit
5
Ch 5 - Putri kerajaan dan Ksatria
6
Ch 6 - Membunuh ksatria
7
Ch 7 - Rumah didesa mati
8
Ch 8 - Orc
9
Ch 9 - Ksatria kuat
10
Ch 10 - Orc vs Manusia
11
Ch 11 - Gepard
12
Ch 12 - Lich!
13
Ch 13 - Greed
14
Ch 14 - Misi Greed
15
Ch 15 - Pasukan mayat hidup
16
Ch 16 - Ketakutan luar biasa!
17
Ch 17 - Pasif tak bernama hilang?
18
Ch 18 - Pekerja
19
Ch 19 - Rank
20
Ch 20 - Kehancuran kota perbatasan
21
Ch 21 - Iblis neraka
22
Ch 22 - Pahlawan
23
Ch 23 - Pahlawan II
24
Ch 24 - Pahlawan III
25
Ch 25 - Pahlawan IV
26
Ch 26 - Vs 3000 ribu iblis
27
Ch 27 - Aura Mengerikan
28
Ch 28 - Fin
29
Ch 29 - Kota Bloka
30
Ch 30 - Fin melawan petualang
31
Ch 31 - Sarapan
32
Ch 32 - Ujian Adventure Guild
33
Ch 33 - Misi Pertama
34
Ch 34 - Goblin Menculik Gadis Desa
35
Ch 35 - Pembantaian Goblin
36
Ch 36 - Mengawal Pedagang
37
Ch 37 - Medan Perang
38
Ch 38 - Medan Perang II
39
Ch 39 - Putri Kerajaan Bines
40
Ch 40 - Kutukan
41
Ch 41 - Ilusi si Penyihir
42
Ch 42 - Pasif Baru
43
Ch 43 - Mengikuti Iblis
44
Ch 44 - Kesepakatan
45
Ch 45 - Janji
46
Ch 46 - Iblis 100 tahun lalu
47
Ch 47 - Kerajaan Necros
48
Ch 48 - Undangan Pesta
49
Ch 49 - Pesta Kerajaan Bines
50
Ch 50 - Imbalan
51
Ch 51 - Introgasi
52
Ch 52 - Kehancuran Kerajaan Bhakta
53
Ch 53 - Festival Kerajaan Dorothy
54
Ch 54 - Sorcerer King
55
Ch 55 - Perjalanan menuju kerajaan Dorothy
56
Ch 56 - Kerajaan Dorothy
57
Ch 57 - Hati Nurani
58
Ch 58 - Festival Dimulai
59
Ch 59 - Ikki vs Arabela
60
Ch 60 - Zen vs Zion
61
Ch 61 - Zero vs Amon
62
Ch 62 - Iofi vs Rian
63
Ch 63 - Ratu Vampire
64
Ch 64 - Zero
65
Ch 65 - Ikki vs Iofi
66
Ch 66 - Zero vs Zen
67
Ch 67 - Dewa
68
Ch 68 - Penolakan
69
Ch 69 - Aturan
70
Ch 70 - Acara tambahan?
71
Ch 71 - Sifat asli
72
Ch 72 - Hari Pertandingan
73
Ch 73 - Ikki vs Kadal
74
Ch 74 - Bertemu dengan dewa
75
Ch 75 - Kebencian
76
Ch 76 - Penyamaran
77
Ch 77 - Kerajaan Zayeania
78
Ch 78 - Penginapan megah
79
Ch 79 - Pelelangan I
80
Ch 80 - Pelelangan II
81
Ch 81 - Menaikan tingkat kesan
82
Ch 82 - Menghapus perbudakan
83
Ch 83 - Ekonomi kerajaan
84
Ch 84 - Kerajaan Adarlan
85
Ch 85 - Benua Noros
86
Ch 86 - Ice Elf
87
Ch 87 - Ice Elf II
88
Ch 88 - Ice Elf III
89
Ch 89 - Cerita
90
Ch 90 - Hutan Roh
91
Ch 91 - Neraka
92
Ch 92 - Neraka II
93
Ch 93 - Misi Utama (Tamat)
94
Ch 94 - Extra

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!