Ikki beristirahat ditepi sungai seperti sebelumnya Tapi kini dia ditemani oleh Oasis, seekor kuda.
Ikki bermalam dan akan melanjutkan perjalanannya besok.
"Malam ini bulan lebih terang dari biasanya," ucap Ikki yang melihat bulan sambil berbaring.
[Mungkin karena awan tidak menghalangi cahaya bulan]
Ikki mengabaikan kata-kata sistem dan terus menatap bulan sampai timer untuk dirinya tidur habis.
[Mode tidur akan aktif dalam 10 detik]
[Mode tidur akan aktif dalam 9 detik]
[Mode tidur akan aktif dalam 8 detik]
[Mode tidur akan aktif dalam 7 detik]
[Mode tidur akan aktif dalam 6 detik]
[Mode tidur akan aktif dalam 5 detik]
[Mode tidur akan aktif dalam 4 detik]
[Mode tidur akan aktif dalam 3 detik]
[Mode tidur akan aktif dalam 2 detik]
[Mode tidur akan aktif dalam 1 detik]
[Mode tidur aktif, anda akan dibangunkan setelah 8 jam tidur]
8 jam berlalu.
[Mode tidur nonaktif]
Ikki bangun dan langsung mencari makanan dihutan, tapi saat dia sedang mencari makanan dia malah melihat seorang manusia sedang melawan tengkorak dan mayat hidup.
"Petualang kah. Sepertinya mereka kalah jumlah melawan banyak pasukan tengkorak dan mayat hidup itu," ucap Ikki saat melihat petualang yang sedang melawan pasukan mayat hidup.
Ikki yang tidak tahu harus berbuat apa, mendekati para petualang dengan berjalan. Pasukan mayat hidup yang melihatnya berjalan dari kejauhan berhenti menyerang para petualang.
"Kenapa mereka tiba-tiba berhenti?" tanya seorang wanita petualang.
"Mungkin itu karena aku." Ikki yang tiba dan berada dibelakang mereka.
Para petualang terkejut. Saking terkejutnya mereka melompat kebelakang lalu mengarahkan senjata mereka pada Ikki.
Para petualang sama sekali tidak bisa merasakan kehadiran pria yang tiba-tiba ada dibelakangnya.
"Apa kau orang yang mengendalikan para mayat hidup ini?" tanya seorang pria pengguna pedang.
"Bukan."
Petualang pengguna pedang tidak mengerti sama sekali apa yang dikatakan oleh pria yang ada didepannya.
[+1 Point]
[+5 Point]
[+3 Point]
Ikki tersenyum senang pada mereka, dia hanya ingin mengumpulkan point dari ketakutan mereka yang terlihat pengecut.
"Aura orang itu sangat besar, apa benar dia manusia?" bisik petualang wanita.
"Mana mungkin, bahasanya saja bukan bahasa yang kita gunakan."
Para petualang takut dengan aura yang dikeluarkan oleh pria yang ada didepannya. Mereka benar-benar ketakutan sampai wajah mereka pucat, apalagi bahasa yang digunakannya bukan bahasa mereka.
Ikki mengeluarkan sebuah dagger, dan mencoba untuk barter dengan pedang yang dipegang oleh petualang pria.
Saat Ikki mengeluarkan dagger entah dari mana, para petualang semakin waspada saat pria dihadapan mereka memegang sebuah senjata.
"Bertukar lah denganku," ucap Ikki pada pria yang memegang pedang.
"Maaf saja, tapi aku tidak mengerti bahasa iblis!" petualang tersebut memasang kuda-kuda walaupun wajahnya tampak pucat.
Ikki menghela nafas panjang. Ia sama sekali tidak dapat berkomunikasi dengan makhluk didunia lain ini. Ikki melukai petualang berpedang dengan cara melemparkan dagger kearah dadanya.
Hanya dengan satu lemparan yang lumayan keras, petualang pria yang memegang pedang harus merasa kesakitan dan menjatuhkan pedangnya.
Ikki mengambil pedang itu. Dengan baiknya dia juga menghilangkan rasa sakit petualang berpedang dengan cara membunuhnya.
Slash.
[Karma +73]
Darah pria itu muncrat dan mengenai wajah Ikki. Petualang yang lain hanya diam ketakutan saat melihat temannya dibunuh.
"Kalian tidak ingin kabur?" tanya Ikki melihat sisa petualang yang hanya diam membisu saat melihat temannya mati.
"Aku akan mengantar kalian ketempat teman kalian. Jadi jangan dendam ya." Ikki menebas mereka semua dan mendapatkan banyak sekali karma.
[Karma +46]
[Karma +77]
[Karma +91]
[Karma +39]
"Apa yang kalian lihat?" tanya Ikki pada pasukan mayat hidup yang dari tadi hanya melihatnya membunuh manusia.
Para mayat hidup tertegun saat Ikki berbicara pada mereka. Walaupun mereka hanya bawahan seorang penyihir hebat dan mereka sama sekali tidak mengerti apa yang dikatakan oleh Ikki, mereka tetap menunjukan rasa hormat mereka.
Para mayat hidup yang ada tunduk di hadapan Ikki. Mayat hidup sama sekali tidak dapat berbicara, tapi mereka sepertinya ingin menunjukan kepada Ikki untuk mengikuti mereka.
"Mereka ini paham atau tidak dengan bahasaku?" tanya Ikki yang kebingungan.
Ikki tahu jika dirinya diajak oleh sekeleton untuk kesuatu tempat. Tapi tidak tau tempat apa yang akan dia lihat dan kunjungi.
Ikki memanggil Oasis untuk pergi dari sini dan mengikuti para sekeleton. Mereka berjalan cukup lama dan akhirnya sampai disebuah kerajaan yang terlihat sudah lama ditinggalkan.
"Sistem, apa ini kerajaan yang kau bilang?"
[Ya, ini adalah istana yang akan Tuan rumah tuju. Tapi saya sama sekali tidak tahu jika ada undead yang menempati istana]
"Heh, aku pikir kau tahu segalanya."
[Saya hanya tahu masa lalu dan tidak pernah lagi menelusuri masa kini. Jadi wajar saja]
Ikki menghela nafas dan masuk kedalam kerajaan yang sudah lama ditinggal. Ia berjalan menelusuri jalan kota untuk sampai di istana. Ikki melihat banyak sekali undead yang tunduk padanya saat dia hanya berjalan.
"Ada apa dengan mereka, apa ini karena pasif milikku? Aku tidak tahu sama sekali tentang itu. Sistem, apa aura yang dikeluarkan oleh pasif memiliki aura kematian seperti Raja Neraka atau Lich?"
[Aura yang anda keluarkan sama sekali tidak berhubungan dengan para makhluk yang sudah mati ataupun dewa kematian. Dan Raja Neraka tidak memiliki aura kematian, anda terlalu sering membaca sebuah komik atau novel]
Ikki sebenarnya sangat penasaran dengan aura yang selalu dilihat oleh manusia lain yang ditemuinya, dan membuat semua manusia ataupun monster takut padanya.
"Sistem, berapa harga pasif yang kau sebutkan agar aku bisa berbicara dengan mereka?"
[5,000 point]
"Mahal!"
Ikki tidak memiliki semangat untuk mengumpulkan point sebanyak itu, dia hanya ingin mendapatkan point unlimited seperti beberapa orang yang memiliki sistem.
Tapi dirinya hanya menjadi sampah dan harus mendapatkan point atau kekuatan dengan cara bertarung sampai membunuh manusia.
Ikki menghela nafasnya lagi dan sekarang dia sudah berada didepan pintu istana. Dia tidak langsung masuk kedalam, karena sistem memperingatinya.
[Ada makhluk yang lumayan kuat yang akan keluar dari balik pintu]
Ikki sama sekali tidak dapat merasakan energi shir, jika tidak ada sistem mungkin dia akan menerobos masuk.
"Maaf kan saya tuan, saya terlambat untuk menyambut anda," ucap sekeleton yang menggunakan jubah dan juga memegang tongkat sihir dengan bola berwarna merah ditangan kirinya.
"Lich?"
"Maafkan saya tuan, saya sama sekali tidak paham dengan bahasa yang anda gunakan."
Ikki hanya bisa mengangguk, dia tahu sangat sulit untuk berintraksi dengan makhluk dunia lain saat dirinya harus mengumpulkan point agar dapat berkomunikasi dengan mereka.
"Sistem, berapa point milikku sekarang?"
[3,683]
Ikki berpikir bagaimana caranya agar dia mendapatkan point lebih cepat dan tidak perlu menyiksa diri sendiri untuk mengumpulkan point itu.
"Sistem, apa kau punya cara?"
[Tuan rumah bisa membuat Lich menjadi bawahan dan menyuruhnya untuk menuruti perintah Tuan rumah]
Lich memanggil Ikki, dia sepertinya ingin Ikki mengikuti dirinya kesuatu tempat. Ikki dituntun menuju sebuah singgasana.
"Tuan, duduklah diatas sana," ucap Lich yang menyuruh Ikki duduk diatas singgasana.
Ikki naik keatas dan duduk di singgasana tersebut, dia sebenarnya ingin melakukan pose seperti raja iblis. Tapi karena menurutnya terlalu lebay jadi dia urungkan niatnya itu.
"Terus apa?" Ikki dalam hati.
Semua undead yang ada disana tunduk, bahkan Lich yang tadi mengantarkan Ikki ke singgasana juga ikut tunduk.
"Tuan, maukah anda menjadi raja kami?" tanya Lich itu.
[Apa Tuan rumah ingin menerima permintaan Lich?]
"Apa keuntungan yang ku dapat dari memiliki bawahan? apa aku bisa mendapatkan point ketakutan dari para bawahanku?"
[Ya, Tuan rumah bisa memanen point ketakutan dari bawahan yang menakut-nakuti makhluk lain]
"Kalau begitu tidak perlu berpikir lagi, aku terima permintaan Lich!" Ikki bersemangat dengan apa yang akan dia dapatkan.
[Selamat Tuan rumah memiliki 10,000 bawahan. Map yang anda inginkan akan dibuat, sistem gacha terbuka.]
[Lich. Seorang penyihir yang ingin menjadi abadi setelah mempelajari banyak sihir tingkat tinggi.]
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 94 Episodes
Comments