Hadirnya Pihak Ketiga

Yang bisa Kiran lakukan hanya bersabar, berusaha berjuang dan berharap suatu hari nanti Areksa kembali mengingat dan mencintai dirinya.

“Mari, aku bantu Mas Areksa berbaring,” ucapnya yang mengabaikan rasa sakit hatinya dan tetap melayani suaminya sebaik mungkin.

Areksa tidak menolak, dia membiarkan Kiran membantunya pindah ke ranjang mereka dengan sara memapahnya. Terlihat jelas Kiran begitu memperdulikan suaminya.

Kiran akan pergi dari kamar setelah memastikan tubuh Areksa nyaman berbaring dengan selimut hangat menutupi tubuhnya.

“Jika butuh sesuatu panggil saja namaku,” ujar Kiran sebelum pergi.

“Emm, …” Dan Areksa hanya menanggapinya dengan dehaman.

...****************...

Setelah Kiran meninggalkan kamar itu, dia langsung menangis sesenggukan. Tangis yang mencoba dia tahan sejak tadi, ketika suaminya menyebut nama mantan kekasihnya.

Cukup lama Kiran menangis dari balik pintu, hingga akhirnya dia memutuskan untuk mengalihkan pikirannya dengan menyiapkan makan siang untuk mereka.

“Tidak! Kiran, kau pasti bisa bertahan dengan semua ini! Pasti pada suatu hari nanti, Mas Areksa akan kembali mengingatmu sebagai istrinya, Hiks! Dan mencintaimu seperti dulu lagi, Hiks, … Hiks!”

“Anggap saja ini hukuman dari Tuhan, karena kau bersikap serakah menginginkan seorang anak sebelum Tuhan rela untuk memberikannya padamu, Hiks!”

Kiran mencoba menyemangati dirinya sendiri menghadapi apa yang tengah melanda rumah tangganya.

Kiran mengabaikan air matanya yang tidak ingin berhenti mengalir. Dia berjalan ke arah dapur, mempersiapkan bahan makanan yang akan dia masak sambil menitikkan air matanya.

Karena melakukan kegiatan memasak sambil menangis, berulang kali jari Kiran harus terkena tajamnya mata pisau dan panasnya panic penggorengan.

...****************...

Lain halnya dengan yang di lakukan Areksa di dalam kamarnya. Dia malah asyik melihat media social milik Anya yang saat ini ternyata merupakan salah satu model ternama dari sebelumnya.

Tidak tahan ingin menghubungi Anya, Areksa pun mengirim pesan melalui akun instagram miliknya begitu melihat Anya sedang melakukan Live di sana.

“Anya, aku sangat merindukanmu!”

“Kenapa kau tidak menemaniku saat di rumah sakit?”

“Apakah kau marah padaku, Hmm?”

“Segera hubungi aku! Jika kau membaca pesanku ini!”

Itulah pesan yang Areksa kirimkan melalui pesan akun instagramnya. Anya yang saat itu sedang melakukan Live untuk para penggemarnya, seketika mengakhiri Live nya saat melihat pesan yang Areksa kirimkan kepadanya.

Anya bahkan sampai memeriksa pesan itu berulang kali, bahkan meminta bantuan managernya untuk memastikan bahwa pesan itu memang asli dari Areksa.

Mantan kekasihnya yang sudah dia tinggalkan 6 tahun lalu untuk mendapatkan pria yang lebih kaya dan berkuasa dari pada Areksa. Meski pada akhirnya dia malah yang di manfaatkan oleh pria itu, hingga karirnya hampir meredup sebagai model.

“Lis, coba kau lihat ini?” ujar Anya yang menunjukan pesan Areksa kepada managernya.

“Ada apa?” tanya Managernya yang bernama Lisa, dia pun segera mendekat pada Anya untuk melihat apa yang ingin di perlihatkan oleh modelnya itu.

“Bukankah dia Ceo dari Damarwangsa Group? Kenapa dia mengirimi mu pesan mesra seperti itu? Bukankah dia sudah memiliki istri dan katanya sangat mencintai istrinya itu?” cecar Lisa yang malah lebih banyak mengutarakan pertanyaan di bandingkan Anya yang masih terlihat kebingungan.

“Aku juga merasa heran dengan pesan ini! Padahal sejak kami putus, dia mengabaikan aku sepenuhnya tapi kenapa tiba-tiba seperti ini?” ujar Anya yang dia sendiri juga tidak mengerti harus apa.

“Kalian sedang melihat apa?” Tiba-tiba seorang staff yang ada di lokasi pemotretan mendekati keduanya.

“Hay, kau tahu tentang Areksa Reano Damarwangsa, Ceo yang memimpin Damarwangsa Group, bukan?” ujar Lisa.

“Iya, lalu apa hubungan dia dengan pertanyaanku barusan?” Staff itu tampak semakin bingung.

“Dia tiba-tiba mengirim pesan mesra kepada Anya! Dan yang lebih mengejutkan lagi, ternyata Anya selama ini merupakan mantan kekasihnya,” terang Lisa dengan penuh antusias.

“Coba aku lihat!” pinta Staff tersebut.

Tanpa pikir panjang, Anya pun menunjukan pesan yang belum di balas itu. Staff tersebut tampak sangat serius membacanya sembari memikirkan sesuatu di kepalanya. Hingga dia teringat akan berita kecelakaan yang di alami Areksa satu minggu yang lalu.

“Aaah, … Aku ingat sesuatu!” seru staff tersebut.

“Ada apa?” tanya Lisa dan Anya yang sangat penasaran.

“Satu minggu yang lalu, dia mengalami kecelakaan hebat saat mengendara mobilnya. Yang aku dengar setelah itu, katanya luka di bagian kepalanya sangat serius,"

"Mungkin saja dia melupakan istrinya yang sekarang dan malah mengingat mantan kekasihnya seperti yang ada di kebanyakan novel jaman sekarang,” jelas staff itu yang tidak terlalu serius ketika mengatakan opininya.

“Jadi, maksudmu dia sedang hilang ingatan akan istrinya dan hanya mengingatku, begitu?”

Siapa sangka Anya percaya saja akan ucapan staff itu yang sebenarnya hanya berniat bercanda saja.

“Hay, aku mengatakan bahwa itu hanya di dalam novel saja! Mana mungkin ada kejadian yang seperti itu dalam kehidupan nyata,” Staff itu menegaskan ucapannya.

“Bagaimana kalau itu benar-benar terjadi? Apa kau tidak lihat bagaimana cara dia mengirim pesan kepada Anya?” celetuk Lisa yang langsung mendapat perhatian dari keduanya.

“Coba pastikan saja dulu! Tanyakan keadaannya secara langsung.” Staff tersebut memberikan solusi terbaik.

“Benar, coba kau balas pesan itu dan tanyakan tentang keadaannya?” perintah Lisa yang penasaran dengan apa terjadi.

“Baiklah, aku akan membalasnya sekarang!” sahut Anya yang mulai mengetikan sesuatu untuk membalas pesan tersebut.

^^^“Aku juga merindukanmu!”^^^

^^^“Apa kondisimu sudah baik-baik saja? Apa yang terjadi padamu? Bisakah kau jelaskan kondisimu agar aku tidak merasa khawatir di sini!”^^^

“Yakh, … Kenapa kau membalasnya seperti itu?” protes Lisa yang tidak habis pikir dengan apa yang di pikirkan oleh modelnya itu.

“Tunggu! Dia membalas dengan cepat!” seru Staff itu yang ternyata sejak tadi ikut menyimak.

“Dokter mengatakan aku mengalami luka yang cukup berat di bagian kepala, sehingga aku di diagnosis hilang ingatan sebagian! Namun, anehnya aku merasa tidak kehilangan apapun karena aku bisa mengingat semuanya dengan jelas.”

“Kapan kita bisa bertemu? Aku sangat merindukanmu!”

“What the hells!” teriak Lisa dan Staff tersebut bersamaan.

“Perkataanmu menjadi kenyataan, Bro!” ujar Lisa pada staff tersebut.

“Sepertinya aku mengerti situasinya sekarang! Siapa sangka kesempatan untuk mendapatkan Areksa kembali terbuka dengan lebar,” gumam Anya seketika memikirkan rencana liciknya untuk memanfaatkan kondisi Areksa saat ini.

“Hay, apa kau akan merusak rumah tangga mereka?” tanya Lisa yang bisa langsung menangkap maksud tersembunyi dari raut wajah Anya.

“Kita lihat saja nanti!” jawab Anya dengan sikap santainya disertai seringai liciknya.

Anya yang di kenal sebagai wanita ambisius, tentunya tidak akan melewatkan kesempatan emasnya untuk mendekati mantan kekasihnya yang sekarang sudah sangat kaya raya itu.

Bersambung, ...

Terpopuler

Comments

Fahmi Ardiansyah

Fahmi Ardiansyah

dasar uler pantas aja areksa meninggalkan kmu Krn kamu hanya menginginkan uangnya doang.

2024-12-11

0

riyanti

riyanti

uler berbisa mulai beraksi,, 😡

2024-02-24

0

Bundanya Pandu Pharamadina

Bundanya Pandu Pharamadina

ulat bulu bereaksi, siap² Areska jadi korban dgn keserakahan nya.
Kiran kamu mulai berjuang untuk keutuhan rmh tanggamu

2023-11-08

0

lihat semua
Episodes
1 Kecelakaan
2 Hilang Ingatan
3 Membuat Perjanjian
4 Mengalah
5 Penyesalan
6 Akhirnya Pulang
7 Familiar
8 Hadirnya Pihak Ketiga
9 Pengenalan Tokoh
10 Tanpa Sepengetahuan
11 Kembali Bekerja
12 Menjadi Sekertaris
13 Penolakan
14 Pertemuan Reksa & Anya
15 Tetap Berjuang
16 Sebuah Peringatan
17 Diabaikan
18 Di Tinggalkan
19 Sang Penolong Kiran
20 Mulai Mengingat
21 Hukuman Tak Adil
22 Tidak Pulang
23 Tidak Sengaja Bertemu
24 Keputusan Bercerai
25 Kemarahan Keluarga
26 Menghargai Keputusan
27 Adanya Keraguan
28 Sebuah Permintaan Atau Syarat
29 Kembali Bekerja
30 Suasana Berbeda
31 Menuntut Penjelasan
32 Pertemuan Kembali
33 Sebuah Kejutan Untuk Anya
34 Perdebatan Sengit
35 Keputusan Kiran
36 Pertengkaran Reksa & Anya
37 Tidak Peduli Lagi
38 Janji Makan Malam
39 Perasaan Kesepian
40 Tampak Berbeda
41 (Masih) Tentang Reksa
42 Menyembunyikan Sesuatu
43 Bisakah Kita Perbaiki?
44 Masih Peduli
45 Diam-Diam Perhatian
46 Kembali Dengan Sebuah Tujuan
47 Sempat Berharap
48 Kebohongan Reksa
49 Muslihat Anya
50 Pelindung Kiran
51 Tidak Mempan
52 Memang Positif
53 Dibalik Kabar Bahagia
54 Meminta Bantuan Pihak Lain
55 Datangnya Surat Perceraian
56 Jebakan Jahat Anya
57 Para Pelindung Kiran
58 Adanya Keraguan
59 Kejutan Yang Sesungguhnya
60 Kekecewaan Kiran
61 Kegilaan Anya
62 Akhirnya Tanda Tangan
63 Terlambat Menyadari
64 Penyesalan Reksa
65 Lembaran Baru
66 Selepas Kepergian Kiran
67 Kebetulan Tak Terduga
68 Diluar Perkiraan
69 Harus Operasi
70 Queenesha Reana Damarwangsa
71 Belum Bisa Memaafkan
72 Waktu Yang Lama
73 Penantian Reksa
74 Rencana Rahasia
75 Bala Bantuan
76 Memilih Hadiah
77 Hadiah Dari Papa
78 Akhirnya Bertemu
79 Ulang Tahun Terbaik
80 Permintaan Maaf
81 Mundur Untuk Sementara
82 Ketakutan Baby Queen
83 Permintaan Putri Tercinta
84 Mendapatkan Ijin Menginap
85 Pamer Putri Tercinta
86 OTW Bertemu Cucu
87 Takdir Mengejutkan
88 Harus Kembali
89 Kembalinya Kiran Bersama Baby Queen
90 Bahaya Tengah Mengancam
91 Baby Queen Dalam Bahaya
92 Pengorbanan Reksa
93 Akhirnya Bersama Lagi
94 Pernikahan Seno & Zara
95 Jodohnya Dira
96 Happy Ending
Episodes

Updated 96 Episodes

1
Kecelakaan
2
Hilang Ingatan
3
Membuat Perjanjian
4
Mengalah
5
Penyesalan
6
Akhirnya Pulang
7
Familiar
8
Hadirnya Pihak Ketiga
9
Pengenalan Tokoh
10
Tanpa Sepengetahuan
11
Kembali Bekerja
12
Menjadi Sekertaris
13
Penolakan
14
Pertemuan Reksa & Anya
15
Tetap Berjuang
16
Sebuah Peringatan
17
Diabaikan
18
Di Tinggalkan
19
Sang Penolong Kiran
20
Mulai Mengingat
21
Hukuman Tak Adil
22
Tidak Pulang
23
Tidak Sengaja Bertemu
24
Keputusan Bercerai
25
Kemarahan Keluarga
26
Menghargai Keputusan
27
Adanya Keraguan
28
Sebuah Permintaan Atau Syarat
29
Kembali Bekerja
30
Suasana Berbeda
31
Menuntut Penjelasan
32
Pertemuan Kembali
33
Sebuah Kejutan Untuk Anya
34
Perdebatan Sengit
35
Keputusan Kiran
36
Pertengkaran Reksa & Anya
37
Tidak Peduli Lagi
38
Janji Makan Malam
39
Perasaan Kesepian
40
Tampak Berbeda
41
(Masih) Tentang Reksa
42
Menyembunyikan Sesuatu
43
Bisakah Kita Perbaiki?
44
Masih Peduli
45
Diam-Diam Perhatian
46
Kembali Dengan Sebuah Tujuan
47
Sempat Berharap
48
Kebohongan Reksa
49
Muslihat Anya
50
Pelindung Kiran
51
Tidak Mempan
52
Memang Positif
53
Dibalik Kabar Bahagia
54
Meminta Bantuan Pihak Lain
55
Datangnya Surat Perceraian
56
Jebakan Jahat Anya
57
Para Pelindung Kiran
58
Adanya Keraguan
59
Kejutan Yang Sesungguhnya
60
Kekecewaan Kiran
61
Kegilaan Anya
62
Akhirnya Tanda Tangan
63
Terlambat Menyadari
64
Penyesalan Reksa
65
Lembaran Baru
66
Selepas Kepergian Kiran
67
Kebetulan Tak Terduga
68
Diluar Perkiraan
69
Harus Operasi
70
Queenesha Reana Damarwangsa
71
Belum Bisa Memaafkan
72
Waktu Yang Lama
73
Penantian Reksa
74
Rencana Rahasia
75
Bala Bantuan
76
Memilih Hadiah
77
Hadiah Dari Papa
78
Akhirnya Bertemu
79
Ulang Tahun Terbaik
80
Permintaan Maaf
81
Mundur Untuk Sementara
82
Ketakutan Baby Queen
83
Permintaan Putri Tercinta
84
Mendapatkan Ijin Menginap
85
Pamer Putri Tercinta
86
OTW Bertemu Cucu
87
Takdir Mengejutkan
88
Harus Kembali
89
Kembalinya Kiran Bersama Baby Queen
90
Bahaya Tengah Mengancam
91
Baby Queen Dalam Bahaya
92
Pengorbanan Reksa
93
Akhirnya Bersama Lagi
94
Pernikahan Seno & Zara
95
Jodohnya Dira
96
Happy Ending

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!