Yang bisa Kiran lakukan hanya bersabar, berusaha berjuang dan berharap suatu hari nanti Areksa kembali mengingat dan mencintai dirinya.
“Mari, aku bantu Mas Areksa berbaring,” ucapnya yang mengabaikan rasa sakit hatinya dan tetap melayani suaminya sebaik mungkin.
Areksa tidak menolak, dia membiarkan Kiran membantunya pindah ke ranjang mereka dengan sara memapahnya. Terlihat jelas Kiran begitu memperdulikan suaminya.
Kiran akan pergi dari kamar setelah memastikan tubuh Areksa nyaman berbaring dengan selimut hangat menutupi tubuhnya.
“Jika butuh sesuatu panggil saja namaku,” ujar Kiran sebelum pergi.
“Emm, …” Dan Areksa hanya menanggapinya dengan dehaman.
...****************...
Setelah Kiran meninggalkan kamar itu, dia langsung menangis sesenggukan. Tangis yang mencoba dia tahan sejak tadi, ketika suaminya menyebut nama mantan kekasihnya.
Cukup lama Kiran menangis dari balik pintu, hingga akhirnya dia memutuskan untuk mengalihkan pikirannya dengan menyiapkan makan siang untuk mereka.
“Tidak! Kiran, kau pasti bisa bertahan dengan semua ini! Pasti pada suatu hari nanti, Mas Areksa akan kembali mengingatmu sebagai istrinya, Hiks! Dan mencintaimu seperti dulu lagi, Hiks, … Hiks!”
“Anggap saja ini hukuman dari Tuhan, karena kau bersikap serakah menginginkan seorang anak sebelum Tuhan rela untuk memberikannya padamu, Hiks!”
Kiran mencoba menyemangati dirinya sendiri menghadapi apa yang tengah melanda rumah tangganya.
Kiran mengabaikan air matanya yang tidak ingin berhenti mengalir. Dia berjalan ke arah dapur, mempersiapkan bahan makanan yang akan dia masak sambil menitikkan air matanya.
Karena melakukan kegiatan memasak sambil menangis, berulang kali jari Kiran harus terkena tajamnya mata pisau dan panasnya panic penggorengan.
...****************...
Lain halnya dengan yang di lakukan Areksa di dalam kamarnya. Dia malah asyik melihat media social milik Anya yang saat ini ternyata merupakan salah satu model ternama dari sebelumnya.
Tidak tahan ingin menghubungi Anya, Areksa pun mengirim pesan melalui akun instagram miliknya begitu melihat Anya sedang melakukan Live di sana.
“Anya, aku sangat merindukanmu!”
“Kenapa kau tidak menemaniku saat di rumah sakit?”
“Apakah kau marah padaku, Hmm?”
“Segera hubungi aku! Jika kau membaca pesanku ini!”
Itulah pesan yang Areksa kirimkan melalui pesan akun instagramnya. Anya yang saat itu sedang melakukan Live untuk para penggemarnya, seketika mengakhiri Live nya saat melihat pesan yang Areksa kirimkan kepadanya.
Anya bahkan sampai memeriksa pesan itu berulang kali, bahkan meminta bantuan managernya untuk memastikan bahwa pesan itu memang asli dari Areksa.
Mantan kekasihnya yang sudah dia tinggalkan 6 tahun lalu untuk mendapatkan pria yang lebih kaya dan berkuasa dari pada Areksa. Meski pada akhirnya dia malah yang di manfaatkan oleh pria itu, hingga karirnya hampir meredup sebagai model.
“Lis, coba kau lihat ini?” ujar Anya yang menunjukan pesan Areksa kepada managernya.
“Ada apa?” tanya Managernya yang bernama Lisa, dia pun segera mendekat pada Anya untuk melihat apa yang ingin di perlihatkan oleh modelnya itu.
“Bukankah dia Ceo dari Damarwangsa Group? Kenapa dia mengirimi mu pesan mesra seperti itu? Bukankah dia sudah memiliki istri dan katanya sangat mencintai istrinya itu?” cecar Lisa yang malah lebih banyak mengutarakan pertanyaan di bandingkan Anya yang masih terlihat kebingungan.
“Aku juga merasa heran dengan pesan ini! Padahal sejak kami putus, dia mengabaikan aku sepenuhnya tapi kenapa tiba-tiba seperti ini?” ujar Anya yang dia sendiri juga tidak mengerti harus apa.
“Kalian sedang melihat apa?” Tiba-tiba seorang staff yang ada di lokasi pemotretan mendekati keduanya.
“Hay, kau tahu tentang Areksa Reano Damarwangsa, Ceo yang memimpin Damarwangsa Group, bukan?” ujar Lisa.
“Iya, lalu apa hubungan dia dengan pertanyaanku barusan?” Staff itu tampak semakin bingung.
“Dia tiba-tiba mengirim pesan mesra kepada Anya! Dan yang lebih mengejutkan lagi, ternyata Anya selama ini merupakan mantan kekasihnya,” terang Lisa dengan penuh antusias.
“Coba aku lihat!” pinta Staff tersebut.
Tanpa pikir panjang, Anya pun menunjukan pesan yang belum di balas itu. Staff tersebut tampak sangat serius membacanya sembari memikirkan sesuatu di kepalanya. Hingga dia teringat akan berita kecelakaan yang di alami Areksa satu minggu yang lalu.
“Aaah, … Aku ingat sesuatu!” seru staff tersebut.
“Ada apa?” tanya Lisa dan Anya yang sangat penasaran.
“Satu minggu yang lalu, dia mengalami kecelakaan hebat saat mengendara mobilnya. Yang aku dengar setelah itu, katanya luka di bagian kepalanya sangat serius,"
"Mungkin saja dia melupakan istrinya yang sekarang dan malah mengingat mantan kekasihnya seperti yang ada di kebanyakan novel jaman sekarang,” jelas staff itu yang tidak terlalu serius ketika mengatakan opininya.
“Jadi, maksudmu dia sedang hilang ingatan akan istrinya dan hanya mengingatku, begitu?”
Siapa sangka Anya percaya saja akan ucapan staff itu yang sebenarnya hanya berniat bercanda saja.
“Hay, aku mengatakan bahwa itu hanya di dalam novel saja! Mana mungkin ada kejadian yang seperti itu dalam kehidupan nyata,” Staff itu menegaskan ucapannya.
“Bagaimana kalau itu benar-benar terjadi? Apa kau tidak lihat bagaimana cara dia mengirim pesan kepada Anya?” celetuk Lisa yang langsung mendapat perhatian dari keduanya.
“Coba pastikan saja dulu! Tanyakan keadaannya secara langsung.” Staff tersebut memberikan solusi terbaik.
“Benar, coba kau balas pesan itu dan tanyakan tentang keadaannya?” perintah Lisa yang penasaran dengan apa terjadi.
“Baiklah, aku akan membalasnya sekarang!” sahut Anya yang mulai mengetikan sesuatu untuk membalas pesan tersebut.
^^^“Aku juga merindukanmu!”^^^
^^^“Apa kondisimu sudah baik-baik saja? Apa yang terjadi padamu? Bisakah kau jelaskan kondisimu agar aku tidak merasa khawatir di sini!”^^^
“Yakh, … Kenapa kau membalasnya seperti itu?” protes Lisa yang tidak habis pikir dengan apa yang di pikirkan oleh modelnya itu.
“Tunggu! Dia membalas dengan cepat!” seru Staff itu yang ternyata sejak tadi ikut menyimak.
“Dokter mengatakan aku mengalami luka yang cukup berat di bagian kepala, sehingga aku di diagnosis hilang ingatan sebagian! Namun, anehnya aku merasa tidak kehilangan apapun karena aku bisa mengingat semuanya dengan jelas.”
“Kapan kita bisa bertemu? Aku sangat merindukanmu!”
“What the hells!” teriak Lisa dan Staff tersebut bersamaan.
“Perkataanmu menjadi kenyataan, Bro!” ujar Lisa pada staff tersebut.
“Sepertinya aku mengerti situasinya sekarang! Siapa sangka kesempatan untuk mendapatkan Areksa kembali terbuka dengan lebar,” gumam Anya seketika memikirkan rencana liciknya untuk memanfaatkan kondisi Areksa saat ini.
“Hay, apa kau akan merusak rumah tangga mereka?” tanya Lisa yang bisa langsung menangkap maksud tersembunyi dari raut wajah Anya.
“Kita lihat saja nanti!” jawab Anya dengan sikap santainya disertai seringai liciknya.
Anya yang di kenal sebagai wanita ambisius, tentunya tidak akan melewatkan kesempatan emasnya untuk mendekati mantan kekasihnya yang sekarang sudah sangat kaya raya itu.
Bersambung, ...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 96 Episodes
Comments
Fahmi Ardiansyah
dasar uler pantas aja areksa meninggalkan kmu Krn kamu hanya menginginkan uangnya doang.
2024-12-11
0
riyanti
uler berbisa mulai beraksi,, 😡
2024-02-24
0
Bundanya Pandu Pharamadina
ulat bulu bereaksi, siap² Areska jadi korban dgn keserakahan nya.
Kiran kamu mulai berjuang untuk keutuhan rmh tanggamu
2023-11-08
0