19 : Teguran Keras

“Mas—” Nina menerobos masuk dan menatap muak kebersamaan di dalam.

Fokus tatapan Nina tertuju kepada wajah khususnya kedua mata Reno. Setelah tatapan mereka akhirnya bertemu, Reno yang langsung terkejut juga kebingungan. Tentu, detik itu juga dirinya salah kira. Walau kini ada dua wanita berwajah Cinta dan keduanya sama-sama tidak berjilbab karena Cinta melepas jilbabnya, jika sudah dihadapkan layaknya sekarang, ia paham, mana yang Cinta dan mana yang Nina.

Akala sudah langsung mengambil alih Cinta. Melalui lirikan, Nina melihat pria yang ia ketahui merupakan mantan Cinta, masih sangat peduli kepada Cinta.

“Kelakuanmu, beneran enggak jelas. Di rutan saja Mas tega, setelah apa yang terjadi dan Mas terancam dibui!” kecam Nina masih menatap muak sang suami.

Biar bagaimanapun, sampai detik ini Nina belum pernah ditalak. Meski tentu saja, alasannya menemui Reno juga untuk itu—menyelesaikan sekaligus mengakhiri hubungan mereka.

“Talak aku, agar aku terbebas dari laki-laki enggak jelas seperti Mas!” tuntut Nina, tapi pria yang menjadi lawan bicaranya langsung menggeleng tegas.

“Sampai mati pun, aku enggak akan melakukannya!” tegas Reno mendekati Nina dan tak segan menatap Nina dengan tatapan intimidasi.

Nina melirik sinis Reno kemudian bersedekap. “Kalau begitu, setelah apa yang terjadi dan Mas bahkan sudah tega menjualku, itu cukup jadi alasan pernikahan kita enggak pernah ada. Terlebih, alasan aku harus menikah dengan Mas pun, saat itu posisinya aku sedang sekarat. Pernikahan itu beneran tanpa sepengetahuanku. Dan otomatis, harusnya pernikahan itu enggak sah!” tegas Nina. Namun karena Reno terus maju dan pria itu tampak akan melayangkan perlawanan, ia sengaja berkata, “Kalau Mas terus mempersulit gerak sekaligus kebebasanku, biarkan pengacaraku yang urus!”

Merasa tersentak sekaligus tertantang, Reno mengangkat tinggi tangan kanannya dan nyaris menghantamkannya ke pipi kiri Nina. Namun, kedua tangan Nina silih berganti menahan tangan kanan Reno, disusul juga kedua tangan Akala yang seketika memiti*ng Reno.

Akala memilih melepaskan Cinta hanya untuk mnghentikan kebatilan seorang Reno kepada Nina. Membuat Reno meringis kesakitan karena Akala juga enggan mengakhiri ulahnya.

Sambil menahan sakit, Reno yang masih meringis karena efek dipit*ing oleh Akala berkata, “Ingat yah, Nin. Walaupun aku harus dipenjara, orang-orangku enggak segan cari kamu dan sampai kapan pun, kamu enggak akan pernah hidup tenang!” Reno tidak main-main dan bersumpah akan membuat hidup Nina tidak tenang.

“Semoga kamu diberi umur panjang agar kamu bisa merasakan hidayah, Mas!” tegas Nina. “Sampai jumpa di persidangan!” tegasnya memilih pergi dan tak mau lagi lama-lama di sana.

Kepergian Nina juga membuat Akala tak memiliki alasan untuk tetap di sana. Akala sengaja mendorong Reno sekuat tenaga hingga pria itu terjerembab di lantai keramik putih berdebu di bawah sana. Namun sebelum benar-benar pergi, Akala menoleh dan menatap Cinta. Tadi, wanita itu sempat menangis ketakutan sambil memeluknya. Kini, sambil batuk-batuk, Cinta menyusulnya dengan langkah buru-buru.

“Akala!” sergah Cinta terbatuk-batuk efek ceki*kkan Reno yang baginya terasa sangat menyiksa.

Akala berhenti melangkah kemudian belik badan hingga membuatnya menghadap kemudian menatap Cinta. Di hadapannya, Cinta berangsur menyudahi langkahnya.

“Akala, aku butuh kamu! Aku mohon kasih aku kesempatan sekali saja! Aku mohon, tolong. Aku janji aku akan berubah!”

“Jangan pernah berubah karena orang lain, Ta. Karena saat orang itu sudah enggak peduli, kamu akan kehilangan jati diri!” yakin Akala. Apalagi kini saja, Cinta sudah tak lagi memakai jilbabnya. Jilbab yang dulu sempat Akala pasangkan untuk pertama kalinya di kepala Cinta.

Cinta yang merasa tersindir langsung kebingungan. Ia mengerling ke samping bawah. Membuatnya mendapati rambut sepinggangnya yang tak tertutup jilbab lagi.

“Pergilah ke kantor polisi, belum terlambat kalau kamu mau merenungi kesalahan kamu. Bersikaplah koperatif. Kalau kamu merasa tidak bersalah, yakinkanlah polisi.” Akala masih berucap sangat sabar dan menatap Cinta penuh keteduhan.

“Setelah semua yang terjadi, kamu masih merasa menjadi korban? Semuanya sudah sangat peduli loh, Ta. Justru kamu yang mengkhianati kepedulian sekaligus ketulusan kami!” lanjut Akala.

Cinta berangsur menunduk dalam. “Aku beneran masih butuh waktu, Akala.”

“Jangan lama-lama. Karena makin kamu bermain-main dengan hukum, makin sulit juga kamu menghindarinya!” tegas Akala dan kali ini sengaja meninggalkan Cinta.

Kedua kaki Cinta refleks hendak mengejar, tapi wanita itu urung melakukannya. “Lapor sekarang dan meyakinkan polisi bahwa aku enggak bersalah. Bisa enggak sih, soalnya aku sudah mengoperasi wajah Nina jadi mirip aku. Kok, terasa mustahil aku bisa bebas bahkan meski sampai bersyarat,” pikir Cinta benar-benar ragu.

Padahal sana sini sudah memberi masukan, agar ia menyerahkan diri agar hukuman yang didapatkan juga jauh lebih ringan. “Ya sudah deh, besok pagi.” Setelah yakin dengan keputusannya, Cinta buru-buru menyusul Akala.

Cinta bermaksud mengabarkan niatnya kepada Akala. Tadi, mereka ke sana menggunakan mobil Akala. Namun meski Cinta sudah sampai berlari hingga ke pinggir jalan raya untuk menyusul, ia tetap tertinggal. Akala meninggalkannya tanpa kembali membawanya ikut serta.

“Akala jahat banget sih. Kenapa dia justru jadi peduli ke Nina?!” kesal Cinta. Ia sengaja mencari transportasi terdekat.

Sambil terus melangkah di pinggir jalan, Cinta sengaja mengeluarkan ponsel dari tote bag merah yang menghiasi pundak kanannya. Tak di sangka, baru juga ponsel itu dikeluarkan, sebuah motor yang dikendarai oleh orang berboncengan menghampiri Cinta. Pria yang membonceng merebut ponsel Cinta, kemudian melakukan hal yang sama pada tote bag merah Cinta. Cinta langsung mengejar, terus begitu sambil berteriak sementara kedua tangannya berusaha meraih tote bagnya.

Sempat berhasil mempertahankan tote bag menggunakan kedua tangan, di tengah suasana yang sedang terik-terinya karena waktu yang berjalan sekitar pukul setengah dua siang, Cinta justru mendapat sabetan golo*k di kedua tangannya. Cinta langsung terjerembab dan melepaskan tote bagnya. Akan tetapi, rambut panjangnya yang tergerai nyangkut ke rantai dan terjadilah adegan menyeramkan yang membuat darah segar menghiasi aspal panas. Darah segar yang berasal dari wajah Cinta yang terluka.

Detik itu juga Cinta tak lagi mampu berteriak. Perjalanan panjang yang sangat menyakitkan karena wajahnya harus diadu dengan aspal panas dan itu dalam keadaan motor melaju kencang.

Sebagian dari saksi yang akhirnya berani menghadang be*gal dan menjadikan Cinta sebagai korban, bekerja sama melemparkan sebuah bangku di jalan yang harusnya motor beg*al lalui. Keribut*an tak terelakan antara beg*al dan para warga yang kompak menyer*ang menggunakan apa pun yang ada di sekitar mereka.

Hanya saja, walau pada akhirnya beg*al tersebut berhasil diamankan, keadaan Cinta sudah sangat mengenaskan. Wanita itu masih merintih kesakitan bersama darah segar yang terus keluar dari luka di wajahnya. Kepala Cinta dalam keadaan tertindih kenalpot panas setelah motor bebek butut si beg*al dijatuhkan begitu saja hanya karena sang pengemudi berusaha menghindari amukan warga.

Terpopuler

Comments

Kamiem sag

Kamiem sag

waouwwww... keren, mak suka tanpa melakukan oplas wajah Cinta berubah

2025-01-11

0

Nendah Wenda

Nendah Wenda

karma di bayar kontan cinta miris sekali

2024-11-21

0

Akbar Razaq

Akbar Razaq

Sebenarnya sah tidak sih pernikahan mereka bukannya Nina dalam kondisi tak sadar atau setengah sadar.Dia tdk tahu betul ternyata ia di nikahkan oleh orang tua tiri pula tanpa ia setujui.

2024-06-27

0

lihat semua
Episodes
1 1 : Kehidupan Nina yang Kejam
2 2 : Dinikahkan Paksa
3 3 : Rencana Para Ibli*s
4 4 : Kehidupan Baru Nina dan Rencana Balas Dendam
5 5 : Excel Lucas Dan Peran Pentingnya
6 6 : Melarikan Diri
7 7 : Memulai Balas Dendam
8 8 : Sera-ngan Balik
9 9 : Akhir Dari Pelarian Dan Bertemu Akala
10 10 : Langsung Diurus
11 11 : Kebenaran dan Hukuman yang Mulai Berbicara
12 12 : Kabar Terbaru Cinta
13 MOHON PERHATIAN
14 13 : Silakan Jelaskan!
15 14 : Kecewa dan Menyakitkan
16 15 : Hukuman yang Pantas
17 16 : Motivasi Untuk Nina
18 17 : Cinta yang Membuat Semuanya Lelah, Menyerah
19 18 : Kabar yang Mulai Menyebar
20 19 : Teguran Keras
21 20 : Tak Mau Buruk Rupa
22 21 : Fitnah dan Tawaran
23 22 : Bantuan Dan Termotivasi
24 23 : Mencari Cinta
25 24 : Kabar yang Menghancurkan
26 25 : Sambal
27 26 : Tetap Belum Bisa Memaafkan
28 27 : Niat Untuk Menikahi Nina
29 28 : Senyum Pertama
30 29 : Gaji Pertama
31 30 : Akala, Pria yang Sangat Baik
32 31 : Ser*angan Tiba-Tiba
33 32 : Kebahagiaan Nyaris Sempurna
34 33 : Begitu Dekat
35 34 : Kikuk
36 35 : Langsung Gugup
37 36 : Hukuman yang Sudah Ada Di Depan Mata
38 37 : Telanjur Kecewa
39 38 : Merinding ....
40 39 : Antara Lega, Takut, Tapi Juga Tak Tega
41 40 : Berharap Semuanya Hanya Mimpi
42 41 : Mendadak Restu
43 42 : Sebelum Direbut Ojan
44 43 : Ajakan Nikah
45 44 : Ini, ... Beneran?
46 45 : Antara Malu, Mau, Tapi Juga Takut
47 46 : Merasa Cocok
48 47 : Enggak Ada Tegang-Tegangnya
49 48 : Dukungan Untuk Nina
50 49 : Anca-man dan Pak-saan
51 50 : Mertua Kedaluwarsa dan Ailapyu
52 51 : Mulai Posesif
53 52 : Si Paling Bikin Geregetan
54 53 : Perjalanan Cinta Pertama
55 54 : Jadi Ge-nit
56 55 : Rencana Meresmikan Hubungan
57 56 : Trauma Nina
58 57 : Semuanya Baik-Baik Saja, Nin!
59 58 : 4 Menit 47 Detik
60 59 : Menjadi Pribadi Tanggung Jawab Menuju Kehidupan yang Bahagia
61 60 : Wisata Rasa Kencan
62 61: Berhak Bahagia
63 62 : Hari Pernikahan yang Sudah Ditentukan
64 63 : Balas Dendam Elegan
65 64 : Persiapan Syukuran Sebelum Pernikahan
66 65 : Sebelum Ijab Kabul
67 66 : Benar-Benar Berdamai Dengan Kenyataan
68 67 : SAH!
69 68 : Kondangan dan Kado
70 69 : Peluk Aku
71 Novel Baru : Saling Cinta Setelah Menikah
72 70 : Pacaran Setelah Menikah
73 71 : Belajar Menjadi Pasangan yang Baik
74 72 : Bersayap, Berekor, Atau Bertaring?
75 73 : Perubahan Luar Biasa
76 74 : Rezeki
77 75 : Nyaman
78 76 : Surat Cinta Untuk Suamiku
79 77 : Deep Talk
80 78 : Bulan Madu
81 79 : Tidak Bisa Memaafkan
82 80 : Rezeki yang Terus Berdatangan
83 81 : Kembar
84 82 : Malini
85 83 : Kembar Perempuan
86 84 : Alina dan Akina
87 85 : LDR Pertama
88 86 : Penuh Suka Cita
89 87 : Kedatangan Bapak Dan Mamak Nina
90 88 : Kebahagiaan Keluarga Besar
91 89 : Ijab Kabul Papah Azzam
92 90 : Menjadi Pengantin Lagi
93 Novel : Anak Genius Dari Istri yang Tak Perawan (Novel Baru)
94 AKHIR YANG SANGAT MANIS
95 Novel OJAN dan novel Aqwa
96 Novel : Kisah Kita Belum Usai (Tuan Muda yang Dianggap Miskin)
97 Novel : Serangan Balik Dokter Terbaik
98 Novel : Mendadak Menikahi Mantan
99 Novel Cinta dan Syam
100 Novel Wanita Kuat : Serangan Balik Dokter Terhebat (Season 1-2)
101 Promo Novel : Dituduh Mandul Dan Dicerai, Tapi Anak Bos
102 Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa
Episodes

Updated 102 Episodes

1
1 : Kehidupan Nina yang Kejam
2
2 : Dinikahkan Paksa
3
3 : Rencana Para Ibli*s
4
4 : Kehidupan Baru Nina dan Rencana Balas Dendam
5
5 : Excel Lucas Dan Peran Pentingnya
6
6 : Melarikan Diri
7
7 : Memulai Balas Dendam
8
8 : Sera-ngan Balik
9
9 : Akhir Dari Pelarian Dan Bertemu Akala
10
10 : Langsung Diurus
11
11 : Kebenaran dan Hukuman yang Mulai Berbicara
12
12 : Kabar Terbaru Cinta
13
MOHON PERHATIAN
14
13 : Silakan Jelaskan!
15
14 : Kecewa dan Menyakitkan
16
15 : Hukuman yang Pantas
17
16 : Motivasi Untuk Nina
18
17 : Cinta yang Membuat Semuanya Lelah, Menyerah
19
18 : Kabar yang Mulai Menyebar
20
19 : Teguran Keras
21
20 : Tak Mau Buruk Rupa
22
21 : Fitnah dan Tawaran
23
22 : Bantuan Dan Termotivasi
24
23 : Mencari Cinta
25
24 : Kabar yang Menghancurkan
26
25 : Sambal
27
26 : Tetap Belum Bisa Memaafkan
28
27 : Niat Untuk Menikahi Nina
29
28 : Senyum Pertama
30
29 : Gaji Pertama
31
30 : Akala, Pria yang Sangat Baik
32
31 : Ser*angan Tiba-Tiba
33
32 : Kebahagiaan Nyaris Sempurna
34
33 : Begitu Dekat
35
34 : Kikuk
36
35 : Langsung Gugup
37
36 : Hukuman yang Sudah Ada Di Depan Mata
38
37 : Telanjur Kecewa
39
38 : Merinding ....
40
39 : Antara Lega, Takut, Tapi Juga Tak Tega
41
40 : Berharap Semuanya Hanya Mimpi
42
41 : Mendadak Restu
43
42 : Sebelum Direbut Ojan
44
43 : Ajakan Nikah
45
44 : Ini, ... Beneran?
46
45 : Antara Malu, Mau, Tapi Juga Takut
47
46 : Merasa Cocok
48
47 : Enggak Ada Tegang-Tegangnya
49
48 : Dukungan Untuk Nina
50
49 : Anca-man dan Pak-saan
51
50 : Mertua Kedaluwarsa dan Ailapyu
52
51 : Mulai Posesif
53
52 : Si Paling Bikin Geregetan
54
53 : Perjalanan Cinta Pertama
55
54 : Jadi Ge-nit
56
55 : Rencana Meresmikan Hubungan
57
56 : Trauma Nina
58
57 : Semuanya Baik-Baik Saja, Nin!
59
58 : 4 Menit 47 Detik
60
59 : Menjadi Pribadi Tanggung Jawab Menuju Kehidupan yang Bahagia
61
60 : Wisata Rasa Kencan
62
61: Berhak Bahagia
63
62 : Hari Pernikahan yang Sudah Ditentukan
64
63 : Balas Dendam Elegan
65
64 : Persiapan Syukuran Sebelum Pernikahan
66
65 : Sebelum Ijab Kabul
67
66 : Benar-Benar Berdamai Dengan Kenyataan
68
67 : SAH!
69
68 : Kondangan dan Kado
70
69 : Peluk Aku
71
Novel Baru : Saling Cinta Setelah Menikah
72
70 : Pacaran Setelah Menikah
73
71 : Belajar Menjadi Pasangan yang Baik
74
72 : Bersayap, Berekor, Atau Bertaring?
75
73 : Perubahan Luar Biasa
76
74 : Rezeki
77
75 : Nyaman
78
76 : Surat Cinta Untuk Suamiku
79
77 : Deep Talk
80
78 : Bulan Madu
81
79 : Tidak Bisa Memaafkan
82
80 : Rezeki yang Terus Berdatangan
83
81 : Kembar
84
82 : Malini
85
83 : Kembar Perempuan
86
84 : Alina dan Akina
87
85 : LDR Pertama
88
86 : Penuh Suka Cita
89
87 : Kedatangan Bapak Dan Mamak Nina
90
88 : Kebahagiaan Keluarga Besar
91
89 : Ijab Kabul Papah Azzam
92
90 : Menjadi Pengantin Lagi
93
Novel : Anak Genius Dari Istri yang Tak Perawan (Novel Baru)
94
AKHIR YANG SANGAT MANIS
95
Novel OJAN dan novel Aqwa
96
Novel : Kisah Kita Belum Usai (Tuan Muda yang Dianggap Miskin)
97
Novel : Serangan Balik Dokter Terbaik
98
Novel : Mendadak Menikahi Mantan
99
Novel Cinta dan Syam
100
Novel Wanita Kuat : Serangan Balik Dokter Terhebat (Season 1-2)
101
Promo Novel : Dituduh Mandul Dan Dicerai, Tapi Anak Bos
102
Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!