15 : Hukuman yang Pantas

“Apa yang Nina alami sudah masuk eksploita*si anak sih. Ngeri pas Excel cerita semuanya,” batin mas Aidan. Ia membiarkan Arimbi mengambil alih Nina. Sementara ia dan Akala memboyong Cinta dari sana karena mereka pun sudah memanggil perawat atau dokter.

Akhirnya Nina sadar dan ini seolah menjadi awal dari hukuman sekaligus keadilan untuknya.

“Tahu gini, mending aku sama Helios saja. Mending enggak usah ada Nina. Toh, Akala yang aku bela-belain justru melempem. Akala sudah enggak mau lagi sama aku,” batin Cinta. Ia melangkah ragu di depan Akala dan mas Aidan.

“Sekarang juga, aku akan antar kamu ke kantor polisi. Atau, kamu mau mereka datang ke sini buat jemput kamu?” ucap mas Aidan.

“Aku akan mengabari orang tua kamu,” ucap Akala.

Detik itu juga Cinta langsung balik badan dan lagi-lagi berlutut. Memohon agar kasusnya tidak sampai pada keluarga maupun orang tuanya.

“Kenapa kamu baru mikir sekarang? Kenapa kamu enggak mikirin dari awal? Kenapa kamu juga enggak mikirin Nina! Sampa*h emang ya otak kamu!” marah mas Aidan.

Di dalam, Nina masih mengawasi sekitar. Ia yang masih terbaring, menatap waspada keadaan di sana. Ia kembali melihat wajah Arimbi dan baginya sangat asing. Arimbi terus tersenyum kepadanya, tapi ia tak mau langsung percaya kepadanya.

“Mas Akala mana? Mas Excel juga,” batin Nina yang juga penasaran, sudah berapa lama ia ada di sana. Juga, apa saja yang sudah ia lewatkan selama ia di sana.

“Aku harus cepat sehat. Aku enggak boleh sakit lama-lama. Aku harus membalas mereka semua. Selain aku yang juga harus urus Malini. Malini butuh aku!” batin Nina lagi. Ia nekat berusaha bangun dan membuat ketiga orang di sana panik.

Karena selain ada Arimbi, di sana juga ada seorang suster. Suster tersebut tengah membantu seorang dokter laki-laki yang menangani Nina.

“Aku ingin sembuh ...,” ucap Nina terengah-engah dan suaranya terdengar menyedihkan bahkan di telinganya sendiri.

Ketiga orang di sana langsung berusaha menenangkan Nina.

“Jangan-jangan, wanita ini orang suruhan mas Reno,” pikir Nina curiga kepada Arimbi. Pengalaman bur*uk di masa lalu memang membuatnya trauma. Ia jadi krisis rasa percaya. Kecuali, Arimbi menjelaskan sejelas-jelasnya seperti yang pernah Excel lakukan.

Barulah sekitar lima menit kemudian, tak lama setelah dokter dan perawat pergi dari sana, Arimbi pun menjelaskan sejelas-jelasnya tentang siapa dirinya sekaligus maksudnya ada di sana.

“Aku enggak akan minta macam-macam. Buat Cinta, dia cukup dipenjara, tapi selain itu, dia juga wajib balikin wajahku. Balikin juga kenormalan wajahku. Karena semenjak menjalani operasi, wajahku jadi sering sakit!” ucap Nina.

Arimbi yang masih ada di sana dan memang menjadi lawan bicara Nina sudah langsung nelangsa.

“Sanggup kamu balikin wajahku seperti semula? Bukan hanya wujud, tapi juga kenyamanannya! Karena setelah kamu ubah jadi begini, wajahku jadi kaku! Buka mulut saja kadang sulit!” tegas Nina setelah akhirnya ia bertemu Cinta.

Disaksikan Akala, mas Aidan, dan juga Arimbi yang masih berdiri di sebelah Nina, Cinta hanya terdiam bingung.

“Enggak usah bingung-bingung. Waktu kamu beli aku ke mas Reno saja, kamu langsung sat set sat set. Heran, bisa-bisanya wanita seperti kamu berhubungan baik dengan germ*o dan kamu sengaja menjalin hubungan! Harusnya kamu orang kaya, berpendidikan juga. Tapi kenapa kelakuanmu mirip manusia?! Ibli*s saja nangis karena mereka kalah kejam!” tegas Nina. Ia masih terbaring dan mulutnya masih dihiasi selang ventilator.

“Jadi, jika aku bisa membuatku kembali memiliki wajahmu, kamu akan memaafkanku?” tegas Cinta merasa tertantang. Ia sudah lelah, bahkan muak karena terus disalahkan. Tak habis pikir, Nina berani menyamakannya dengan manusia padahal jelas-jelas, ia memang manusia.

“Kamu bahkan enggak menyesali kesalahanmu kepadaku? Hanya karena kamu membeliku, kamu enggak merasa apa yang kamu lakukan kepadaku salah?” isak Nina.

“Yah! Karena itu memang setimpal dengan semua biaya yang aku keluarkan!” tegas Cinta yang juga masih menatap tegas Nina. Di ranjang sana, Nina jadi agak meringkuk hanya untuk menatapnya. Namun baru saja, seorang Arimbi yang ia kenal lemah lembut, mendadak menampa*rnya sekuat tenaga. Bukan hanya sekali, karena Arimbi yang menatapnya dengan tatapan khas orang sangat marah, melakukannya sebanyak empat kali. Arimbi yang berlinang air mata melakukannya secara bolak-balik.

“Kamu enggak tahu sakitnya jadi aku, Mbak! Jangan sok suci karena andai kamu jadi aku, aku yakin kamu lebih parah!” kesal Cinta yang langsung membuat mas Aidan teriak.

“JANGAN MENYAMAKAN DIRIMU DENGAN ISTRIKU!” kesal mas Aidan sampai menarik Cinta hingga tubuh wanita itu berakhir terduduk secara pak*sa.

Akala terpejam pasrah sembari menahan sesak sekaligus panas yang menguasai sekujur tubuhnya. Teriakan mas Aidan masih terdengar sangat mengerikan. Kali ini pria itu memaksa Cinta untuk minta maaf kepada Arimbi maupun Nina.

Akala mengeluarkan ponselnya dari saku sisi kanan celana panjangnya. Ia langsung menghubungi kontak Chalvin yang tidak lain kakak Chole.

“Halo ...? Assalamualaikum? Akala, ada apa? Bagaimana?” Suara Chalvin terdengar jelas karena Akala sengaja mengeraskan volume teleponnya.

Apa yang Akala lakukan sudah langsung mencuri perhatian semuanya. Apalagi Cinta yang sudah langsung gelisah. Apalagi awalnya ia yang masih terduduk di lantai, masih menatap mas Aidan dengan tatapan menantang.

“Waalaikum salam, Vin. Vin, kamu bisa ke Cilacap sekarang juga.” Akala sama sekali tidak melirik Cinta yang ia pergoki sudah langsung sibuk menatapnya.

“Gimana-gimana? Aku ke Cilacap sekarang? Bareng keluargaku apa gimana? Jadi, kamu sama Cinta jadi—”

“Enggak. Jangan bawa keluarga dulu karena aku pun enggak akan sama Cinta lagi!” tegas Akala sengaja memotong ucapan Chalvin.

“Owh ... terus, kenapa aku harus ke Cilacap? Mas Aidan sama mbak Mbi kayaknya udah pulang deh. Yang di sini tinggal Excel sama mbak Azzura, terus orang tua kalian,” ucap Chalvin yang langsung terdengar kebingungan.

“Kamu harus segera ke sini karena CINTA SUDAH BUNU*H ORANG! AKU SAMA MAS AIDAN BENERAN UDAH BINGUNG MAU GIMANA URUSNYA KARENA DIA ENGGAK BEDA DENGAN MAS CIKHO!” tegas Akala.

Cinta langsung menunduk dalam bersama air matanya yang berlinang.

Sementara itu, berbeda dari sebelumnya, kali ini Chalvin tak langsung menjawab. Dan semuanya termasuk Cinta yakin, Chalvin yang usianya sebaya dengan Azzura dan Azzam, terlalu syok.

“Hukuman yang pantas buat orang seperti kamu itu hukum sosial. Biarkan masyarakat luas tahu apa yang kamu lakukan. Biarkan mereka menilai. Mengenai hukuman dari kepolisian, itu urusan nanti. Yang penting sekarang, biarkan masyarakat luas yang mengawal. Seperti kematian ayahnya mas Excel, biar masyarakat luas yang mengawal karena merek jauh lebih paham mengenai apa yang harusnya kamu dapatkan, Ta!” tegas Akala walau sambungan teleponnya dengan Chalvin, belum usai.

“Kala, Kala ... ini kamu beneran apa bercanda?!” sergah Chalvin dari seberang sana.

“Aku serius! Cinta sudah membeli wanita ke seorang germ*o buat dioperasi wajahnya agar mirip dia. Wanita itu awalnya akan ditugaskan untuk menikah dengan Helios, masalahnya selain Cinta sama sekali tidak merasa bersalah, wanita yang Cinta beli merupakan korban perdag*angan manusia!” balas Akala yang tak lagi iba kepada Cinta lantaran wanita itu terus saja tidak mau menyesali kesalahannya. Jangankan menyesali, merasa bersalah saja tidak.

Terpopuler

Comments

himawatidewi satyawira

himawatidewi satyawira

bagusss dan..hajar lg kl perlu ganting di menara sutet

2024-10-21

0

himawatidewi satyawira

himawatidewi satyawira

iyaa manusia tp jalur sesat ta

2024-10-21

0

himawatidewi satyawira

himawatidewi satyawira

hadeeuh cinta..cinta, jngn mikir kesenangan diri sendiri tp nyengsarain orng lain

2024-10-21

0

lihat semua
Episodes
1 1 : Kehidupan Nina yang Kejam
2 2 : Dinikahkan Paksa
3 3 : Rencana Para Ibli*s
4 4 : Kehidupan Baru Nina dan Rencana Balas Dendam
5 5 : Excel Lucas Dan Peran Pentingnya
6 6 : Melarikan Diri
7 7 : Memulai Balas Dendam
8 8 : Sera-ngan Balik
9 9 : Akhir Dari Pelarian Dan Bertemu Akala
10 10 : Langsung Diurus
11 11 : Kebenaran dan Hukuman yang Mulai Berbicara
12 12 : Kabar Terbaru Cinta
13 MOHON PERHATIAN
14 13 : Silakan Jelaskan!
15 14 : Kecewa dan Menyakitkan
16 15 : Hukuman yang Pantas
17 16 : Motivasi Untuk Nina
18 17 : Cinta yang Membuat Semuanya Lelah, Menyerah
19 18 : Kabar yang Mulai Menyebar
20 19 : Teguran Keras
21 20 : Tak Mau Buruk Rupa
22 21 : Fitnah dan Tawaran
23 22 : Bantuan Dan Termotivasi
24 23 : Mencari Cinta
25 24 : Kabar yang Menghancurkan
26 25 : Sambal
27 26 : Tetap Belum Bisa Memaafkan
28 27 : Niat Untuk Menikahi Nina
29 28 : Senyum Pertama
30 29 : Gaji Pertama
31 30 : Akala, Pria yang Sangat Baik
32 31 : Ser*angan Tiba-Tiba
33 32 : Kebahagiaan Nyaris Sempurna
34 33 : Begitu Dekat
35 34 : Kikuk
36 35 : Langsung Gugup
37 36 : Hukuman yang Sudah Ada Di Depan Mata
38 37 : Telanjur Kecewa
39 38 : Merinding ....
40 39 : Antara Lega, Takut, Tapi Juga Tak Tega
41 40 : Berharap Semuanya Hanya Mimpi
42 41 : Mendadak Restu
43 42 : Sebelum Direbut Ojan
44 43 : Ajakan Nikah
45 44 : Ini, ... Beneran?
46 45 : Antara Malu, Mau, Tapi Juga Takut
47 46 : Merasa Cocok
48 47 : Enggak Ada Tegang-Tegangnya
49 48 : Dukungan Untuk Nina
50 49 : Anca-man dan Pak-saan
51 50 : Mertua Kedaluwarsa dan Ailapyu
52 51 : Mulai Posesif
53 52 : Si Paling Bikin Geregetan
54 53 : Perjalanan Cinta Pertama
55 54 : Jadi Ge-nit
56 55 : Rencana Meresmikan Hubungan
57 56 : Trauma Nina
58 57 : Semuanya Baik-Baik Saja, Nin!
59 58 : 4 Menit 47 Detik
60 59 : Menjadi Pribadi Tanggung Jawab Menuju Kehidupan yang Bahagia
61 60 : Wisata Rasa Kencan
62 61: Berhak Bahagia
63 62 : Hari Pernikahan yang Sudah Ditentukan
64 63 : Balas Dendam Elegan
65 64 : Persiapan Syukuran Sebelum Pernikahan
66 65 : Sebelum Ijab Kabul
67 66 : Benar-Benar Berdamai Dengan Kenyataan
68 67 : SAH!
69 68 : Kondangan dan Kado
70 69 : Peluk Aku
71 Novel Baru : Saling Cinta Setelah Menikah
72 70 : Pacaran Setelah Menikah
73 71 : Belajar Menjadi Pasangan yang Baik
74 72 : Bersayap, Berekor, Atau Bertaring?
75 73 : Perubahan Luar Biasa
76 74 : Rezeki
77 75 : Nyaman
78 76 : Surat Cinta Untuk Suamiku
79 77 : Deep Talk
80 78 : Bulan Madu
81 79 : Tidak Bisa Memaafkan
82 80 : Rezeki yang Terus Berdatangan
83 81 : Kembar
84 82 : Malini
85 83 : Kembar Perempuan
86 84 : Alina dan Akina
87 85 : LDR Pertama
88 86 : Penuh Suka Cita
89 87 : Kedatangan Bapak Dan Mamak Nina
90 88 : Kebahagiaan Keluarga Besar
91 89 : Ijab Kabul Papah Azzam
92 90 : Menjadi Pengantin Lagi
93 Novel : Anak Genius Dari Istri yang Tak Perawan (Novel Baru)
94 AKHIR YANG SANGAT MANIS
95 Novel OJAN dan novel Aqwa
96 Novel : Kisah Kita Belum Usai (Tuan Muda yang Dianggap Miskin)
97 Novel : Serangan Balik Dokter Terbaik
98 Novel : Mendadak Menikahi Mantan
99 Novel Cinta dan Syam
100 Novel Wanita Kuat : Serangan Balik Dokter Terhebat (Season 1-2)
101 Promo Novel : Dituduh Mandul Dan Dicerai, Tapi Anak Bos
102 Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa
Episodes

Updated 102 Episodes

1
1 : Kehidupan Nina yang Kejam
2
2 : Dinikahkan Paksa
3
3 : Rencana Para Ibli*s
4
4 : Kehidupan Baru Nina dan Rencana Balas Dendam
5
5 : Excel Lucas Dan Peran Pentingnya
6
6 : Melarikan Diri
7
7 : Memulai Balas Dendam
8
8 : Sera-ngan Balik
9
9 : Akhir Dari Pelarian Dan Bertemu Akala
10
10 : Langsung Diurus
11
11 : Kebenaran dan Hukuman yang Mulai Berbicara
12
12 : Kabar Terbaru Cinta
13
MOHON PERHATIAN
14
13 : Silakan Jelaskan!
15
14 : Kecewa dan Menyakitkan
16
15 : Hukuman yang Pantas
17
16 : Motivasi Untuk Nina
18
17 : Cinta yang Membuat Semuanya Lelah, Menyerah
19
18 : Kabar yang Mulai Menyebar
20
19 : Teguran Keras
21
20 : Tak Mau Buruk Rupa
22
21 : Fitnah dan Tawaran
23
22 : Bantuan Dan Termotivasi
24
23 : Mencari Cinta
25
24 : Kabar yang Menghancurkan
26
25 : Sambal
27
26 : Tetap Belum Bisa Memaafkan
28
27 : Niat Untuk Menikahi Nina
29
28 : Senyum Pertama
30
29 : Gaji Pertama
31
30 : Akala, Pria yang Sangat Baik
32
31 : Ser*angan Tiba-Tiba
33
32 : Kebahagiaan Nyaris Sempurna
34
33 : Begitu Dekat
35
34 : Kikuk
36
35 : Langsung Gugup
37
36 : Hukuman yang Sudah Ada Di Depan Mata
38
37 : Telanjur Kecewa
39
38 : Merinding ....
40
39 : Antara Lega, Takut, Tapi Juga Tak Tega
41
40 : Berharap Semuanya Hanya Mimpi
42
41 : Mendadak Restu
43
42 : Sebelum Direbut Ojan
44
43 : Ajakan Nikah
45
44 : Ini, ... Beneran?
46
45 : Antara Malu, Mau, Tapi Juga Takut
47
46 : Merasa Cocok
48
47 : Enggak Ada Tegang-Tegangnya
49
48 : Dukungan Untuk Nina
50
49 : Anca-man dan Pak-saan
51
50 : Mertua Kedaluwarsa dan Ailapyu
52
51 : Mulai Posesif
53
52 : Si Paling Bikin Geregetan
54
53 : Perjalanan Cinta Pertama
55
54 : Jadi Ge-nit
56
55 : Rencana Meresmikan Hubungan
57
56 : Trauma Nina
58
57 : Semuanya Baik-Baik Saja, Nin!
59
58 : 4 Menit 47 Detik
60
59 : Menjadi Pribadi Tanggung Jawab Menuju Kehidupan yang Bahagia
61
60 : Wisata Rasa Kencan
62
61: Berhak Bahagia
63
62 : Hari Pernikahan yang Sudah Ditentukan
64
63 : Balas Dendam Elegan
65
64 : Persiapan Syukuran Sebelum Pernikahan
66
65 : Sebelum Ijab Kabul
67
66 : Benar-Benar Berdamai Dengan Kenyataan
68
67 : SAH!
69
68 : Kondangan dan Kado
70
69 : Peluk Aku
71
Novel Baru : Saling Cinta Setelah Menikah
72
70 : Pacaran Setelah Menikah
73
71 : Belajar Menjadi Pasangan yang Baik
74
72 : Bersayap, Berekor, Atau Bertaring?
75
73 : Perubahan Luar Biasa
76
74 : Rezeki
77
75 : Nyaman
78
76 : Surat Cinta Untuk Suamiku
79
77 : Deep Talk
80
78 : Bulan Madu
81
79 : Tidak Bisa Memaafkan
82
80 : Rezeki yang Terus Berdatangan
83
81 : Kembar
84
82 : Malini
85
83 : Kembar Perempuan
86
84 : Alina dan Akina
87
85 : LDR Pertama
88
86 : Penuh Suka Cita
89
87 : Kedatangan Bapak Dan Mamak Nina
90
88 : Kebahagiaan Keluarga Besar
91
89 : Ijab Kabul Papah Azzam
92
90 : Menjadi Pengantin Lagi
93
Novel : Anak Genius Dari Istri yang Tak Perawan (Novel Baru)
94
AKHIR YANG SANGAT MANIS
95
Novel OJAN dan novel Aqwa
96
Novel : Kisah Kita Belum Usai (Tuan Muda yang Dianggap Miskin)
97
Novel : Serangan Balik Dokter Terbaik
98
Novel : Mendadak Menikahi Mantan
99
Novel Cinta dan Syam
100
Novel Wanita Kuat : Serangan Balik Dokter Terhebat (Season 1-2)
101
Promo Novel : Dituduh Mandul Dan Dicerai, Tapi Anak Bos
102
Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!