4 : Kehidupan Baru Nina dan Rencana Balas Dendam

Jalan hidup Nina tak mengizinkan wanita itu kabur. Karena setelah kesepakatan, Nina langsung diboyong entah ke mana. Lagi-lagi Nina dibuat tak sadarkan diri menggunakan cairan yang disu*ntikan ke lengan kirinya dan itu oleh Reno.

Di tengah pengalaman yang sangat minim, Nina yang memang masih muda yakin, pria yang menikahinya tak lebih dari mucika*ri. Dan rencana gil-a itu sungguh terjadi. Padahal Reno tahu Nina sedang hamil muda dan bisa jadi berbahaya, berdampak pada janin yang Nina kandung atau berdampak fatal pada Nina sendiri.

“Mak, Pak, ... malang sekali nasib anakmu ini. Andai Bapak enggak nikah lagi. Andai Bapak enggak tertipu bujuk manis ibu Sulastri. Andai Alloh kasih aku kesempatan buat pergi dari takdir ini. Andai aku tetap di Bandung dan enggak pernah pulang lagi. Andai aku tahu ternyata ibu Sulastri sudah menikah lagi dan sepertinya sengaja menghabiskan uang kerjaku bersama baji*ngan itu. Namun, semuanya seolah harus aku jalani meski aku sudah sangat ingin mati. Orang bijak bilang, Alloh enggak mungkin menguji melebihi batas kemampuan umatnya. Masalahnya, memangnya aku sekuat apa, hingga aku sampai harus menjadi boneka mereka?” Jauh di bawah alam sadarnya, Nina terus berkeluh kesah. Hingga sepanjang proses beda*h berlangsung, air matanya terus berlinang.

“Jika ini jalanku, jika dengan cara ini aku bisa mati tapi sebelum itu aku harus bisa balas dendam ... terserah! Aku beneran enggak peduli!” Tak ada lagi yang Nina rasa selain kekecewaan mendalam sekaligus dendam. Nina merasa Sang Pemilik Kehidupan sangat membencinya. Padahal sejauh ini, Nina selalu melakukan yang terbaik. Nina bahkan tidak pernah melawan perbuatan semena-mena ibu Sulastri walau hanya berupa suara. Hanya kemarin saja Nina mulai melakukannya dan bagi Nina wajar, keputusannya menga*muk ibu Sulastri maupun bajin*gan Surat karena keduanya sudah sangat tidak manusiawi!

***

Hari demi hari berlalu dan Nina tidak berani melihat wajahnya. Awalnya wajah Nina sangat bengkak, sangat kaku, dan Nina juga sampai merasakan kesakitan luar biasa karenanya.

Entah berapa lama Nina dikurung di sebuah ruangan penuh peralatan medis. Dan selama itu juga, Nina terus menjalani infus sekaligus serangkaian penanganan lainnya yang prosesnya sama sekali tidak Nina pahami. Yang mana selama itu juga, Nina tidak pernah diajak bicara selain setiap pertanyaannya yang selalu diabaikan.

Kehadiran penunjuk waktu apalagi teknologi yang membuat Nina mengenal dunia luar bahkan sekadar televisi juga tidak ada. Suasana di sana benar-benar senyap bahkan seekor nyamuk saja tidak ada karena memang hanya ada Nina di sana. Bahkan karena tidak ada yang bisa Nina ajak bicara apalagi pertolongan, wanita itu meraung-raung kesakitan sendirian ketika pada akhirnya, Nina mengalami pendarahan hebat dari jalan lahirnya. Nina keguguran.

“Hai Cinta, ... hai ibu Sulastri, hai bajing*an Surat, ... semoga kalian masih bernapas dengan baik agar kita tetap bisa bertemu dan aku bisa membuat kalian mat*i secara perlahan!” sumpah Nina dalam hatinya. Sumpah yang juga terus terulang di setiap ia melihat pantulan bayangan wajahnya. Karena di setiap ia melihat wajahnya yang makin lama makin terbentuk sempurna, ia akan melihat sosok wajah yang sangat ia benci. Karena seperti rencana para ibli*s yang ia dengar, wajahnya sudah mulai tampak sangat mirip wajah Cinta. Operasi wajah yang ia jalani benar-benar sukses.

“Pesan maut untuk Cinta, kau rebut hidupku, kurebut hidupmu. Aku pastikan, kau akan merasakan kepedihan yang harus Nina rasakan. Aku pastikan, kamu juga akan mencicipi kekejian bajin*ngan Surat dan juga wanita tak tahu diri Sulastri!” sumpah Nina dalam hatinya.

Setelah sekian lama dan Nina juga benar-benar menjadi orang lain tanpa ada sedikit pun yang tersisa termasuk benih dari bajin*ngan Surat yang pada akhirnya gugur, kini Nina diboyong keluar dari sebuah gedung.

“Memangnya seberapa kaya wanita bernama Cinta itu hingga dia mengirimku keluar negeri. Dia bahkan bisa mempersiapkan keperluanku ke sini dalam waktu yang sangat cepat! Atau mungkin Cinta main curang juga? Ayolah Nin, dia itu ibli*s. Dia bukan manusia karena jika dia manusia, dia enggak mungkin bikin kamu menjalani kekej*ian sejauh ini!” batin Nina.

Nina yang memakai pakaian serba panjang sekaligus hangat lengkap dengan kacamata hitam yakin, dirinya ada di Korea Selatan. Musim dingin tengah melanda bersama gumpalan lembut berwarna putih yang berjatuhan dari langit.

“Salju? Salju itu indah, bahkan sangat indah meski mereka dingin dan bisa membuat tempat mereka berada beku. Dan memang tidak ada salahnya aku bermain cantik tanpa menunjukkan misi balas dendamku! Biarkan Cinta merasakan kepedihan kehidupan Nina, hanya itu karena aku enggak sudi jadi Cinta. Aku beneran enggak akan merebut apalagi menjalani kehidupan ibl*is berkedok manusia seperti Cinta!” pikir Nina yang lagi-lagi dibuat terkejut lantaran pria sangar dan itu pria berwajah orang lokal sana, mendorongnya dengan pak*sa agar masuk mobil di seberang jalan rumah sakit yang ia keluarkan.

Di mobil yang membuat Nina hanya berdua dengan pria tadi, Nina yang duduk di belakang pria yang memang menyetir mendapati sebuah koran yang terselip di sela belakang tempat duduk di pria. Dari sekian tulisan yang sama sekali tidak Nina ketahui maknanya, yang wanita itu cari adalah waktu terbitnya.

“2023 ...? Hah, selama itu aku di sini?” batin Nina benar-benar syok.

Yang Nina ingat, dirinya pulang dari Bandung ke kampung halaman itu akhir bulan November tahun 2021. Yang dengan kata lain, pertemuannya dengan Reno maupun Cinta, sekitar awal tahun 2022. “Selama ini ... dan andai benih baji*ngan itu tidak gugur, bisa jadi sekarang usianya sekitar empat atau lima bulan!” Tiba-tiba saja Nina kepikiran, apakah kepulangannya juga akan dibarengi dengan rencana pernikahan yang harus ia jalani karena ia harus menggantikan Cinta?

“Cinta ini beneran ib*lis pintar. Sepertinya dia juga main serba cantik. Dia bahkan bisa mengulur waktu hingga aku benar-benar sudah mirip dia agar aku bisa berfungsi dengan semestinya!” batin Nina lagi karena ia tak mungkin mengutarakannya. Ia tak mau rencananya diketahui oleh orang lain apalagi pihak Cinta.

“Hal pertama yang harus aku lakukan adalah kabur sebelum pernikahan digelar. Aku harus kabur agar Cinta maupun bajin*gan Reno sibuk mencari, hingga otomatis baji*ngan Surat dan ibl*is Sulastri juga diminta membantu mencariku. Dan aku harus bikin Cinta asli yang ditemukan oleh mereka, ... bukan aku. Setelah itu, baru aku memulai balas dendamku secara langsung!” Dalam hatinya Nina yakin, rencananya akan menjadi awal mula kehancuran ibl*is wanita sekelas Cinta.

Terpopuler

Comments

Kamiem sag

Kamiem sag

Cnta... Cinta... mak gak nyangka nduk kau sejahat itu

2025-01-11

0

Samsia Chia Bahir

Samsia Chia Bahir

Hhuuuuuuuhhhh 😥😥😥😥

2024-05-06

0

Al Fatih

Al Fatih

semangat mengikuti kisah perjalanannya Nina....

2024-01-28

0

lihat semua
Episodes
1 1 : Kehidupan Nina yang Kejam
2 2 : Dinikahkan Paksa
3 3 : Rencana Para Ibli*s
4 4 : Kehidupan Baru Nina dan Rencana Balas Dendam
5 5 : Excel Lucas Dan Peran Pentingnya
6 6 : Melarikan Diri
7 7 : Memulai Balas Dendam
8 8 : Sera-ngan Balik
9 9 : Akhir Dari Pelarian Dan Bertemu Akala
10 10 : Langsung Diurus
11 11 : Kebenaran dan Hukuman yang Mulai Berbicara
12 12 : Kabar Terbaru Cinta
13 MOHON PERHATIAN
14 13 : Silakan Jelaskan!
15 14 : Kecewa dan Menyakitkan
16 15 : Hukuman yang Pantas
17 16 : Motivasi Untuk Nina
18 17 : Cinta yang Membuat Semuanya Lelah, Menyerah
19 18 : Kabar yang Mulai Menyebar
20 19 : Teguran Keras
21 20 : Tak Mau Buruk Rupa
22 21 : Fitnah dan Tawaran
23 22 : Bantuan Dan Termotivasi
24 23 : Mencari Cinta
25 24 : Kabar yang Menghancurkan
26 25 : Sambal
27 26 : Tetap Belum Bisa Memaafkan
28 27 : Niat Untuk Menikahi Nina
29 28 : Senyum Pertama
30 29 : Gaji Pertama
31 30 : Akala, Pria yang Sangat Baik
32 31 : Ser*angan Tiba-Tiba
33 32 : Kebahagiaan Nyaris Sempurna
34 33 : Begitu Dekat
35 34 : Kikuk
36 35 : Langsung Gugup
37 36 : Hukuman yang Sudah Ada Di Depan Mata
38 37 : Telanjur Kecewa
39 38 : Merinding ....
40 39 : Antara Lega, Takut, Tapi Juga Tak Tega
41 40 : Berharap Semuanya Hanya Mimpi
42 41 : Mendadak Restu
43 42 : Sebelum Direbut Ojan
44 43 : Ajakan Nikah
45 44 : Ini, ... Beneran?
46 45 : Antara Malu, Mau, Tapi Juga Takut
47 46 : Merasa Cocok
48 47 : Enggak Ada Tegang-Tegangnya
49 48 : Dukungan Untuk Nina
50 49 : Anca-man dan Pak-saan
51 50 : Mertua Kedaluwarsa dan Ailapyu
52 51 : Mulai Posesif
53 52 : Si Paling Bikin Geregetan
54 53 : Perjalanan Cinta Pertama
55 54 : Jadi Ge-nit
56 55 : Rencana Meresmikan Hubungan
57 56 : Trauma Nina
58 57 : Semuanya Baik-Baik Saja, Nin!
59 58 : 4 Menit 47 Detik
60 59 : Menjadi Pribadi Tanggung Jawab Menuju Kehidupan yang Bahagia
61 60 : Wisata Rasa Kencan
62 61: Berhak Bahagia
63 62 : Hari Pernikahan yang Sudah Ditentukan
64 63 : Balas Dendam Elegan
65 64 : Persiapan Syukuran Sebelum Pernikahan
66 65 : Sebelum Ijab Kabul
67 66 : Benar-Benar Berdamai Dengan Kenyataan
68 67 : SAH!
69 68 : Kondangan dan Kado
70 69 : Peluk Aku
71 Novel Baru : Saling Cinta Setelah Menikah
72 70 : Pacaran Setelah Menikah
73 71 : Belajar Menjadi Pasangan yang Baik
74 72 : Bersayap, Berekor, Atau Bertaring?
75 73 : Perubahan Luar Biasa
76 74 : Rezeki
77 75 : Nyaman
78 76 : Surat Cinta Untuk Suamiku
79 77 : Deep Talk
80 78 : Bulan Madu
81 79 : Tidak Bisa Memaafkan
82 80 : Rezeki yang Terus Berdatangan
83 81 : Kembar
84 82 : Malini
85 83 : Kembar Perempuan
86 84 : Alina dan Akina
87 85 : LDR Pertama
88 86 : Penuh Suka Cita
89 87 : Kedatangan Bapak Dan Mamak Nina
90 88 : Kebahagiaan Keluarga Besar
91 89 : Ijab Kabul Papah Azzam
92 90 : Menjadi Pengantin Lagi
93 Novel : Anak Genius Dari Istri yang Tak Perawan (Novel Baru)
94 AKHIR YANG SANGAT MANIS
95 Novel OJAN dan novel Aqwa
96 Novel : Kisah Kita Belum Usai (Tuan Muda yang Dianggap Miskin)
97 Novel : Serangan Balik Dokter Terbaik
98 Novel : Mendadak Menikahi Mantan
99 Novel Cinta dan Syam
100 Novel Wanita Kuat : Serangan Balik Dokter Terhebat (Season 1-2)
101 Promo Novel : Dituduh Mandul Dan Dicerai, Tapi Anak Bos
102 Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa
Episodes

Updated 102 Episodes

1
1 : Kehidupan Nina yang Kejam
2
2 : Dinikahkan Paksa
3
3 : Rencana Para Ibli*s
4
4 : Kehidupan Baru Nina dan Rencana Balas Dendam
5
5 : Excel Lucas Dan Peran Pentingnya
6
6 : Melarikan Diri
7
7 : Memulai Balas Dendam
8
8 : Sera-ngan Balik
9
9 : Akhir Dari Pelarian Dan Bertemu Akala
10
10 : Langsung Diurus
11
11 : Kebenaran dan Hukuman yang Mulai Berbicara
12
12 : Kabar Terbaru Cinta
13
MOHON PERHATIAN
14
13 : Silakan Jelaskan!
15
14 : Kecewa dan Menyakitkan
16
15 : Hukuman yang Pantas
17
16 : Motivasi Untuk Nina
18
17 : Cinta yang Membuat Semuanya Lelah, Menyerah
19
18 : Kabar yang Mulai Menyebar
20
19 : Teguran Keras
21
20 : Tak Mau Buruk Rupa
22
21 : Fitnah dan Tawaran
23
22 : Bantuan Dan Termotivasi
24
23 : Mencari Cinta
25
24 : Kabar yang Menghancurkan
26
25 : Sambal
27
26 : Tetap Belum Bisa Memaafkan
28
27 : Niat Untuk Menikahi Nina
29
28 : Senyum Pertama
30
29 : Gaji Pertama
31
30 : Akala, Pria yang Sangat Baik
32
31 : Ser*angan Tiba-Tiba
33
32 : Kebahagiaan Nyaris Sempurna
34
33 : Begitu Dekat
35
34 : Kikuk
36
35 : Langsung Gugup
37
36 : Hukuman yang Sudah Ada Di Depan Mata
38
37 : Telanjur Kecewa
39
38 : Merinding ....
40
39 : Antara Lega, Takut, Tapi Juga Tak Tega
41
40 : Berharap Semuanya Hanya Mimpi
42
41 : Mendadak Restu
43
42 : Sebelum Direbut Ojan
44
43 : Ajakan Nikah
45
44 : Ini, ... Beneran?
46
45 : Antara Malu, Mau, Tapi Juga Takut
47
46 : Merasa Cocok
48
47 : Enggak Ada Tegang-Tegangnya
49
48 : Dukungan Untuk Nina
50
49 : Anca-man dan Pak-saan
51
50 : Mertua Kedaluwarsa dan Ailapyu
52
51 : Mulai Posesif
53
52 : Si Paling Bikin Geregetan
54
53 : Perjalanan Cinta Pertama
55
54 : Jadi Ge-nit
56
55 : Rencana Meresmikan Hubungan
57
56 : Trauma Nina
58
57 : Semuanya Baik-Baik Saja, Nin!
59
58 : 4 Menit 47 Detik
60
59 : Menjadi Pribadi Tanggung Jawab Menuju Kehidupan yang Bahagia
61
60 : Wisata Rasa Kencan
62
61: Berhak Bahagia
63
62 : Hari Pernikahan yang Sudah Ditentukan
64
63 : Balas Dendam Elegan
65
64 : Persiapan Syukuran Sebelum Pernikahan
66
65 : Sebelum Ijab Kabul
67
66 : Benar-Benar Berdamai Dengan Kenyataan
68
67 : SAH!
69
68 : Kondangan dan Kado
70
69 : Peluk Aku
71
Novel Baru : Saling Cinta Setelah Menikah
72
70 : Pacaran Setelah Menikah
73
71 : Belajar Menjadi Pasangan yang Baik
74
72 : Bersayap, Berekor, Atau Bertaring?
75
73 : Perubahan Luar Biasa
76
74 : Rezeki
77
75 : Nyaman
78
76 : Surat Cinta Untuk Suamiku
79
77 : Deep Talk
80
78 : Bulan Madu
81
79 : Tidak Bisa Memaafkan
82
80 : Rezeki yang Terus Berdatangan
83
81 : Kembar
84
82 : Malini
85
83 : Kembar Perempuan
86
84 : Alina dan Akina
87
85 : LDR Pertama
88
86 : Penuh Suka Cita
89
87 : Kedatangan Bapak Dan Mamak Nina
90
88 : Kebahagiaan Keluarga Besar
91
89 : Ijab Kabul Papah Azzam
92
90 : Menjadi Pengantin Lagi
93
Novel : Anak Genius Dari Istri yang Tak Perawan (Novel Baru)
94
AKHIR YANG SANGAT MANIS
95
Novel OJAN dan novel Aqwa
96
Novel : Kisah Kita Belum Usai (Tuan Muda yang Dianggap Miskin)
97
Novel : Serangan Balik Dokter Terbaik
98
Novel : Mendadak Menikahi Mantan
99
Novel Cinta dan Syam
100
Novel Wanita Kuat : Serangan Balik Dokter Terhebat (Season 1-2)
101
Promo Novel : Dituduh Mandul Dan Dicerai, Tapi Anak Bos
102
Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!