11 : Kebenaran dan Hukuman yang Mulai Berbicara

Nina kritis akibat luka-luka di tubuhnya yang fatal. Akala menjadi satu-satunya yang terjaga di depan ruang ICU. Pria itu tidak bisa tenang dan terus melongok keadaan Nina dari balik pintu yang sengaja sedikit ia buka.

Sementara di kantor polisi, Reno langsung ditahan meski beberapa kali, pria itu menjanjikan akan memberi polisi di sana banyak uang.

Sehari satu malam, Reno tahan. Namun karena tahanan yang ia alami terus berlanjut, Reno sengaja menyeret ibu Sulastri dan juga pak Surat.

Polisi yang mendapatkan kabar tersebut langsung melakukan olah TKP. Hanya saja, alamat yang mereka datangi justru berupa puing-puing bekas kebakaran. Namun warga setempat sudah langsung mengabarkan bahwa ibu Sulastri dan pak Surat tengah dirawat di RS akibat luka bakar yang keduanya alami.

“Kemarin kan rumahnya kebakaran, Pak. Dibawalah mereka ke puskesmas, tapi karena luka bakarnya terbilang serius, dirujuklah ke rumah sakit,” jelas seorang pria di sana dengan sangat santun.

Pria tersebut tidak hanya menjelaskan sendiri. Karena beberapa tetangga yang ada, juga membagikan informasi yang mereka ketahui. Termasuk itu, fakta Malini yang selamat dan kini dirawat oleh salah satu tetangga.

“Malini masih sekolah, Pak.”

Yang warga tahu, kebakaran di rumah orang tua Nina, murni kecelakaan. Hingga ketika polisi menanyakan kabar Nina yang menjadi korban rudapak*sa pak Surat dan diketahui oleh ibu Sulastri, warga langsung heboh. Terjadilah cocok logi dadakan. Sebab dulu saat Nina pulang, mereka memang hanya melihat gadis itu di hari pertama Nina pulang. Setelahnya, Nina tidak terlihat lagi. Yang mana di setiap tetangga menanyakan kabar Nina, ibu Sulastri dan pak Surat kompak mengabarkan bahwa Nina sudah kembali ke Bandung untuk kembali bekerja.

“Ya Alloh, masa gitu? Kasihan banget si Nina. Padahal bu Sulastri saja sampai bawa suami baru ke rumah. Ibaratnya kan mereka numpang. Bukan hanya numpang tinggal, tapi juga menumpang hidup! Kan Nina juga yang jadi tulang punggung, kerja di Bandung!”

Kini, semuanya memang iba kepada Nina. Semuanya mengutuk apa yang telah pak Surat maupun ibu Sulastri lakukan. Namun, apa yang menimpa Nina dan itu tak beda dengan tragedi, juga telah sepenuhnya meno*dai Nina di mata mereka. Bahkan walau mereka sadar, Nina korban. Korban rudapaksa layaknya Nina juga akan mereka anggap kot*or sekaligus jij*ik. Memang ironi, tapi juga seolah sudah jadi hukum alam di masyarakat kita.

***

Setelah polisi mengumpulkan sederet informasi, mereka memang menemukan pak Surat dan ibu Sulastri. Keduanya masih bisa berbicara bahkan makan walau sebagian besar wajah, kedua tangan, kedua kaki, dan juga punggung keduanya mengalami luka bakar serius. Bisa kalian banyangkan betapa mirisnya keadaan kedua orang itu. Malahan sebagian tetangga yang ikut menyaksikan proses tindak lanjut pak Surat dan ibu Sulastri, takut. Bagi mereka, tampang pasangan itu sangat mengerikan, mirip dengan kelakuannya.

“Pantas kalian dipanggang hidup-hidup! Kelakuan kalian saja mirip dakjal!” ucap para ibu-ibu tetangga ibu Sulastri benar-benar sinis. Kemudian, mereka juga kompak berbicara, “Itu dirujak saja anu*nya si pak Surat. Diiris tipis-tipis dibikin dendeng juga boleh terus kasih ke kucing, mana tahu ada yang doyan!”

Sampai detik ini, baik ibu Sulastri maupun pak Surat belum ada yang mengetahui bahwa alasan mereka didatangi polisi karena apa yang telah mereka lakukan kepada Nina. Mungkin karena efek mereka terbiasa menganggap dosa sebagai hal biasa, hingga mereka tak lagi memiliki rasa takut apalagi rasa bersalah.

“Syukurlah mereka ke sini. Pasti mereka mau kasih bantuan karena rumah kebakaran dan aku sama Ayankbeb kebakar gini,” batin ibu Sulastri yang memang kembali rasa ABG hanya karena hubungannya dengan suami berondongnya. Tak peduli meski pak Surat sudah biasa celap-ce*lup di banyak rahim, asal pak Surat tetap kembali kepadanya, ia tetap butjin!

Tanpa direncanakan, pak Surat dan ibu Sulastri yang berbaring di ranjang berbeda, tapi posisinya bersebelahan, refleks bertukar lirikan. Dalam hitungan detik, ekspresi keduanya langsung melas. Ibu Siti berangsur batuk-batuk kemudian menunduk. Gelas di tangan kanannya pun ia letakan di meja kecil yang ada di sebelahnya.

“Sabar, Bu. Sabar. Rumah kita memang sudah ditakdirkan terbakar. Sabar, nanti pasti ada rezeki lagi buat bangun,” ucap pak Surat sudah langsung melanjutkan sandiwara sang istri. Mereka sudah terbiasa begitu, jadi tanpa harus membuat skenario dadakan, ia sudah langsung bisa menarik simpati orang-orang melalui sandiwaranya.

“Alaaaah, sudah breeeesss, bawa saja ke kandang, Pak!” ucap ibu-ibu di sana dan memang bermaksud mengawal jalannya hukuman untuk pak Surat dan ibu Warisem.

“Tenggelamkan di Nusakambang juga bukan ide yang salah, Pak!” usul ibu-ibu yang masih memenuhi pintu ruang rawat pak Surat dan ibu Sulastri. Mereka yang jumlahnya ada sebelas orang dan berdiri berjejer, juga kompak meminta oak Surat untuk disunat sampai habis.

Lain dengan para ibu-ibu, bapak-bapak di sana justru hanya menjadi penonton baik. Mereka hanya sesekali menggeleng, mengangguk, dan terus begitu mirip tim hore yang sengaja puasa bicara.

Beberapa saat kemudian setelah tiga polisi yang datang ke sana akhirnya menjelaskan maksud kedatangan mereka, kenyataan tersebut langsung membuat pak Surat dan ibu Sulastri ketar-ketir. Mimpi akan mendapat bantuan hidup bahkan dibangunkan rumah baru, raib seketika.

Keduanya digiring keluar walau luka-luka di kaki dan juga bagian lainnya membuat mereka melangkah terseok-seok. Layaknya artis papan atas, setiap langkah dan gerak mereka tak luput dari kamera ponsel yang mengabadikan. Ibu-ibu tetangga Nina pelakunya.

Akala menyaksikan itu, dan langsung menanyakannya kepada polisi yang juga menghampirinya. Itu polisi yang menangani masalah Nina dan Reno. Betapa kagetnya Akala ketika mendengar cerita runtutnya dan itu menyeret Nina sekaligus Cinta.

“Cinta ...?”

Akala sampai tak bisa berkata-kata. Segera ia menghubungi nomor ponsel Cinta tanpa berpikir status wanita itu sekarang dan Akala yakin sudah menjadi istri Helios.

“Nggak aktif!” lirih Akala. Napasnya memburu, dan ia terlalu emosi. Ia terlalu syok, tak menyangka Cinta bisa begitu. Namun sebanyak ia mencoba, sebanyak itu pula telepon suaranya tidak terhubung.

Karena walau nasih dugaan, Akala sudah langsung menemukan motif dari yang dituduhkan kepada Cinta.

“Kenapa kamu jadi gini, Ta? Kenapa kamu menyakiti orang dengan sangat keji? Benarkah kamu melakukan semua ini demi aku?” Akala sudah langsung kacau. Air matanya berlinang dan ia menerobos masuk menghampiri Nina yang sampai detik ini masih kritis. Nina belum sadarkan diri dengan sederet luka yang wanita itu miliki.

Sudah menjadi korban kekejian orang tua tiri, Nina juga sampai dijual oleh sang suami dan berakhir kehilangan jati diri karena wajahnya dioperasi mirip orang lain. Mirip.Cinta!

Hati Akala yang sangat lembut sudah langsung remuk redam. Akala merasa sangat terluka. Dan Akala menyalahkan dirinya sendiri karena alasan Cinta melakukan semua itu memang karena dirinya.

Terpopuler

Comments

Kamiem sag

Kamiem sag

duuuuhhh... Akala si hati lembut jadi bingung

2025-01-11

0

Nendah Wenda

Nendah Wenda

semoga Nina cepat sembuh

2024-11-16

0

himawatidewi satyawira

himawatidewi satyawira

syukurlah malini selamat

2024-10-20

0

lihat semua
Episodes
1 1 : Kehidupan Nina yang Kejam
2 2 : Dinikahkan Paksa
3 3 : Rencana Para Ibli*s
4 4 : Kehidupan Baru Nina dan Rencana Balas Dendam
5 5 : Excel Lucas Dan Peran Pentingnya
6 6 : Melarikan Diri
7 7 : Memulai Balas Dendam
8 8 : Sera-ngan Balik
9 9 : Akhir Dari Pelarian Dan Bertemu Akala
10 10 : Langsung Diurus
11 11 : Kebenaran dan Hukuman yang Mulai Berbicara
12 12 : Kabar Terbaru Cinta
13 MOHON PERHATIAN
14 13 : Silakan Jelaskan!
15 14 : Kecewa dan Menyakitkan
16 15 : Hukuman yang Pantas
17 16 : Motivasi Untuk Nina
18 17 : Cinta yang Membuat Semuanya Lelah, Menyerah
19 18 : Kabar yang Mulai Menyebar
20 19 : Teguran Keras
21 20 : Tak Mau Buruk Rupa
22 21 : Fitnah dan Tawaran
23 22 : Bantuan Dan Termotivasi
24 23 : Mencari Cinta
25 24 : Kabar yang Menghancurkan
26 25 : Sambal
27 26 : Tetap Belum Bisa Memaafkan
28 27 : Niat Untuk Menikahi Nina
29 28 : Senyum Pertama
30 29 : Gaji Pertama
31 30 : Akala, Pria yang Sangat Baik
32 31 : Ser*angan Tiba-Tiba
33 32 : Kebahagiaan Nyaris Sempurna
34 33 : Begitu Dekat
35 34 : Kikuk
36 35 : Langsung Gugup
37 36 : Hukuman yang Sudah Ada Di Depan Mata
38 37 : Telanjur Kecewa
39 38 : Merinding ....
40 39 : Antara Lega, Takut, Tapi Juga Tak Tega
41 40 : Berharap Semuanya Hanya Mimpi
42 41 : Mendadak Restu
43 42 : Sebelum Direbut Ojan
44 43 : Ajakan Nikah
45 44 : Ini, ... Beneran?
46 45 : Antara Malu, Mau, Tapi Juga Takut
47 46 : Merasa Cocok
48 47 : Enggak Ada Tegang-Tegangnya
49 48 : Dukungan Untuk Nina
50 49 : Anca-man dan Pak-saan
51 50 : Mertua Kedaluwarsa dan Ailapyu
52 51 : Mulai Posesif
53 52 : Si Paling Bikin Geregetan
54 53 : Perjalanan Cinta Pertama
55 54 : Jadi Ge-nit
56 55 : Rencana Meresmikan Hubungan
57 56 : Trauma Nina
58 57 : Semuanya Baik-Baik Saja, Nin!
59 58 : 4 Menit 47 Detik
60 59 : Menjadi Pribadi Tanggung Jawab Menuju Kehidupan yang Bahagia
61 60 : Wisata Rasa Kencan
62 61: Berhak Bahagia
63 62 : Hari Pernikahan yang Sudah Ditentukan
64 63 : Balas Dendam Elegan
65 64 : Persiapan Syukuran Sebelum Pernikahan
66 65 : Sebelum Ijab Kabul
67 66 : Benar-Benar Berdamai Dengan Kenyataan
68 67 : SAH!
69 68 : Kondangan dan Kado
70 69 : Peluk Aku
71 Novel Baru : Saling Cinta Setelah Menikah
72 70 : Pacaran Setelah Menikah
73 71 : Belajar Menjadi Pasangan yang Baik
74 72 : Bersayap, Berekor, Atau Bertaring?
75 73 : Perubahan Luar Biasa
76 74 : Rezeki
77 75 : Nyaman
78 76 : Surat Cinta Untuk Suamiku
79 77 : Deep Talk
80 78 : Bulan Madu
81 79 : Tidak Bisa Memaafkan
82 80 : Rezeki yang Terus Berdatangan
83 81 : Kembar
84 82 : Malini
85 83 : Kembar Perempuan
86 84 : Alina dan Akina
87 85 : LDR Pertama
88 86 : Penuh Suka Cita
89 87 : Kedatangan Bapak Dan Mamak Nina
90 88 : Kebahagiaan Keluarga Besar
91 89 : Ijab Kabul Papah Azzam
92 90 : Menjadi Pengantin Lagi
93 Novel : Anak Genius Dari Istri yang Tak Perawan (Novel Baru)
94 AKHIR YANG SANGAT MANIS
95 Novel OJAN dan novel Aqwa
96 Novel : Kisah Kita Belum Usai (Tuan Muda yang Dianggap Miskin)
97 Novel : Serangan Balik Dokter Terbaik
98 Novel : Mendadak Menikahi Mantan
99 Novel Cinta dan Syam
100 Novel Wanita Kuat : Serangan Balik Dokter Terhebat (Season 1-2)
101 Promo Novel : Dituduh Mandul Dan Dicerai, Tapi Anak Bos
102 Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa
Episodes

Updated 102 Episodes

1
1 : Kehidupan Nina yang Kejam
2
2 : Dinikahkan Paksa
3
3 : Rencana Para Ibli*s
4
4 : Kehidupan Baru Nina dan Rencana Balas Dendam
5
5 : Excel Lucas Dan Peran Pentingnya
6
6 : Melarikan Diri
7
7 : Memulai Balas Dendam
8
8 : Sera-ngan Balik
9
9 : Akhir Dari Pelarian Dan Bertemu Akala
10
10 : Langsung Diurus
11
11 : Kebenaran dan Hukuman yang Mulai Berbicara
12
12 : Kabar Terbaru Cinta
13
MOHON PERHATIAN
14
13 : Silakan Jelaskan!
15
14 : Kecewa dan Menyakitkan
16
15 : Hukuman yang Pantas
17
16 : Motivasi Untuk Nina
18
17 : Cinta yang Membuat Semuanya Lelah, Menyerah
19
18 : Kabar yang Mulai Menyebar
20
19 : Teguran Keras
21
20 : Tak Mau Buruk Rupa
22
21 : Fitnah dan Tawaran
23
22 : Bantuan Dan Termotivasi
24
23 : Mencari Cinta
25
24 : Kabar yang Menghancurkan
26
25 : Sambal
27
26 : Tetap Belum Bisa Memaafkan
28
27 : Niat Untuk Menikahi Nina
29
28 : Senyum Pertama
30
29 : Gaji Pertama
31
30 : Akala, Pria yang Sangat Baik
32
31 : Ser*angan Tiba-Tiba
33
32 : Kebahagiaan Nyaris Sempurna
34
33 : Begitu Dekat
35
34 : Kikuk
36
35 : Langsung Gugup
37
36 : Hukuman yang Sudah Ada Di Depan Mata
38
37 : Telanjur Kecewa
39
38 : Merinding ....
40
39 : Antara Lega, Takut, Tapi Juga Tak Tega
41
40 : Berharap Semuanya Hanya Mimpi
42
41 : Mendadak Restu
43
42 : Sebelum Direbut Ojan
44
43 : Ajakan Nikah
45
44 : Ini, ... Beneran?
46
45 : Antara Malu, Mau, Tapi Juga Takut
47
46 : Merasa Cocok
48
47 : Enggak Ada Tegang-Tegangnya
49
48 : Dukungan Untuk Nina
50
49 : Anca-man dan Pak-saan
51
50 : Mertua Kedaluwarsa dan Ailapyu
52
51 : Mulai Posesif
53
52 : Si Paling Bikin Geregetan
54
53 : Perjalanan Cinta Pertama
55
54 : Jadi Ge-nit
56
55 : Rencana Meresmikan Hubungan
57
56 : Trauma Nina
58
57 : Semuanya Baik-Baik Saja, Nin!
59
58 : 4 Menit 47 Detik
60
59 : Menjadi Pribadi Tanggung Jawab Menuju Kehidupan yang Bahagia
61
60 : Wisata Rasa Kencan
62
61: Berhak Bahagia
63
62 : Hari Pernikahan yang Sudah Ditentukan
64
63 : Balas Dendam Elegan
65
64 : Persiapan Syukuran Sebelum Pernikahan
66
65 : Sebelum Ijab Kabul
67
66 : Benar-Benar Berdamai Dengan Kenyataan
68
67 : SAH!
69
68 : Kondangan dan Kado
70
69 : Peluk Aku
71
Novel Baru : Saling Cinta Setelah Menikah
72
70 : Pacaran Setelah Menikah
73
71 : Belajar Menjadi Pasangan yang Baik
74
72 : Bersayap, Berekor, Atau Bertaring?
75
73 : Perubahan Luar Biasa
76
74 : Rezeki
77
75 : Nyaman
78
76 : Surat Cinta Untuk Suamiku
79
77 : Deep Talk
80
78 : Bulan Madu
81
79 : Tidak Bisa Memaafkan
82
80 : Rezeki yang Terus Berdatangan
83
81 : Kembar
84
82 : Malini
85
83 : Kembar Perempuan
86
84 : Alina dan Akina
87
85 : LDR Pertama
88
86 : Penuh Suka Cita
89
87 : Kedatangan Bapak Dan Mamak Nina
90
88 : Kebahagiaan Keluarga Besar
91
89 : Ijab Kabul Papah Azzam
92
90 : Menjadi Pengantin Lagi
93
Novel : Anak Genius Dari Istri yang Tak Perawan (Novel Baru)
94
AKHIR YANG SANGAT MANIS
95
Novel OJAN dan novel Aqwa
96
Novel : Kisah Kita Belum Usai (Tuan Muda yang Dianggap Miskin)
97
Novel : Serangan Balik Dokter Terbaik
98
Novel : Mendadak Menikahi Mantan
99
Novel Cinta dan Syam
100
Novel Wanita Kuat : Serangan Balik Dokter Terhebat (Season 1-2)
101
Promo Novel : Dituduh Mandul Dan Dicerai, Tapi Anak Bos
102
Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!