10 : Langsung Diurus

“Mas Akala, tolong aku!” Nina nekat mendekap kedua kaki Akala. “Aku mohon, ... aku mohon tolong aku!” Nina nyaris tidak bisa bersuara, ia terlalu lelah, dan semuanya benar-benar sakit. Tenggorokannya pun terasa sangat kering hingga makin ia berbicara, makin sakit juga bagian di sana.

“Ini kenapa begini? Ini pasti ada yang enggak beres!” yakin Akala masih menunduk kebingungan. Bertemu Nina yang wajahnya sangat mirip Cinta benar-benar membuatnya bingung. Namun, ia juga langsung syok ketika Reno yang baru datang justru langsung menjam*bak Nina sekuat tenaga, sebelum pria itu juga berakhir menghantamkan sekuat tenaga wajah Nina ke tanah.

“Jangan kasar!” marah Akala sambil melayangkan bogem mentahnya ke wajah Reno.

Hanya karena satu bogeman Akala saja, Reno sudah langsung sempoyongan dan berakhir tersungkur. Dada Akala sudah bergemuruh, baru kali ini ia merasa sangat marah. Bukan karena wajah Nina terlalu mirip dengan wajah mantan kekasihnya. Ini kenyataan Nina yang sudah babak belur dan bahkan nyaris sekarat, tapi masih dihaj*ar dengan sangat kejam.

“Baj*ingan kamu yah!” maki Reno setelah mengusap sudut bibir sebelah kanannya yang berdarah karena bogem Akala.

Walau Reno memiliki tubuh tegap, kebiasaannya meminum alkoh*ol dan juga obat terlar*ang lainnya, ditambah lagi gaya hidup Reno juga jauh dari kata sehat, pria itu sama sekali tidak sebanding dengan Akala. Terlebih, Akala yang dulunya sangat gendut sudah menjadi sosok berotot yang juga terbiasa hidup sehat. Semacam ketahanan tubuh, dan juga ilmu bela diri juga sudah Akala pelajari dari Excel—baca novel : Muslimah Tangguh Untuk Sang Mafia. Juga novel : Talak Di Malam Pertama (Kesucian yang Diragukan).

Jadi, walau Reno ngotot berusaha menyer*ang, dengan cekatan juga Akala menghindar. Malahan walau hanya dengan gerakan pelan, Akala sudah bisa memit*ing Reno, dan berakhir memban*tingnya. Reno meraung-raung, meringis kesakitan tanpa henti hingga mengundang perhatian orang-orang di sana. Termasuk juga Azzam kakak Akala yang awalnya ada di dalam mobil.

“Apa pun alasannya, bahkan andai wanita ini yang salah, apa yang kamu lakukan beneran enggak bisa dibiarkan!” tegas Akala lirih karena terlalu marah. Apalagi di sebelahnya, Nina sudah tak lagi merintih maupun bergerak. Akala yakin ulah Reno membuat wanita itu sekarat. Hingga ia tanpa pikir panjang langsung menghubungi nomor polisi terdekat untuk memperkarakan Reno.

“Ada apa, Dek? Itu orang bikin gara-gara ke kamu?” marah Azzam sambil terus mendekat di tengah kesibukannya bersendawa.

Azzam yang kerap membekap mulutnya karena ia memang tengah mab*uk kendaraan, memilih berhenti di sebelah Akala, menjadi sekat antara sang adik dengan Reno yang masih menggeliat kesakitan di tanah. “Uuuuuuuuuweeeeee!” Azzam sadar, kenyataannya yang malah muntah di atas wajah Reno dan sebagiannya sampai tertelan oleh pria itu merupakan hal paling kejam sekaligus memalukan yang pernah ia perlakukan. Namun, Azzam sendiri tidak bisa mengontrol diri karena jika sudah mab*uk kendaraan layaknya sekarang, semacam mual, pusing, dan juga muntah berulang-ulang memang bukan hal yang aneh.

“Uuuuuwwwwweeeeee!” Azzam kembali muntah.

“Anj*ing ini orang! Baji*ngan! Ngapain muntah terus di wajah gue!” batin Reno benar-benar tersiksa. Ia bahkan batuk-batuk karena muntahan Azzam yang tertelan dan rasanya sangat miris untuk ia jelaskan.

“Allhamdullillah ... legaaaaa. Eh, maap, ya. Ini beneran enggak sengaja. Dimaapin, kan?” tanya Azzam nyaris muntah lagi dan pria itu masih akan melakukannya di atas wajah Reno.

Reno yang tak mungkin membuka mulut walau sekadar bersuara memberi Azzam peringatan, hanya geleng-geleng sambil dadah-dadah di depan wajah. Maksudnya tentu melarang Azzam kembali muntah di wajahnya dan sia*lnya sampai tertelan terbilang banyak.

Sekelas Akala yang pendiam dan tadi sedang sangat emosi sampai mesem dan perlahan menahan tawanya. “Enggak usah ditolongin. Biarin saja!” tegasnya ketika Azzam hendak menolong Reno.

Azzam menatap heran sang adik. Karena tumben, adiknya yang sangat baik melarangnya menolong orang?

“Aku sudah telepon polisi buat urus dia. Lihat wanita itu, dihaj*ar sampai sekarat sama dia, Mas!” balas Akala yang juga bersiap membopong Nina.

“Emang dasar ya kamu. Laki-laki kok enggak punya harga diri. Pantes sekelas muntahan saja pengin nyiram kamu. Curiga, jangan-jangan kamu gengnya ibu Siti!” omel Azzam buru-buru mengambil dua ember yang sempat Akala jatuhkan.

Walau merasa sangat gemas kepada Reno yang sudah semena-mena kepada Nina, Azzam yang tidak mau berurusan dengan pihak berwajib, hanya mampu meluapkan emosinya dengan menghanta*m-hant*amkan embernya tepat du atas wajah maupun telinga Reno. Terus begitu hingga polisi datang dan Reno sudah mirip cacing kepanasan.

“Kawal saya, agar wanita ini bisa secepatnya mendapat penanganan sekaligus keadilan!” tegas Akala yang masih membopong Nina.

Salah satu dari polisi yang datang sudah langsung mengangguk. “Baik Mas Akala. Tadi mas Aidan juga sudah telepon, katanya suruh langsung proses saja dan beliau akan pantau secara online karena katanya, beliau ada di Jakarta.”

“Padahal mas Aidan lebih muda, tapi saking hebatnya, dipanggilnya jadi beliau-beliau,” batin Azzam yang sampai detik ini belum melihat wajah Nina. Karena selain wajah Nina penuh luka sekaligus darah, posisi wajah Nina meringkuk nyaris terbenam ke perut Akala. Selain itu, wajah yang kini sangat mirip wajah Cinta juga tertutup sebagian rambut Nina yang basah.

“Ya sudah yah, Mas. Mas bisa urus beli ikannya, kan?” tanya Akala memastikan.

“Ya sudah, ya sudah. Beneran langsung lega setelah muntah!” balas Azzam menyanggupi.

“Mas juga jangan lupa, ibu masih di mobil!” balas Akala mengingatkan.

Azzam yang terlihat jauh lebih sehat, langsung menggunakan tangan kanannya untuk menepuk jidat. “Innalillahi, hampir saja lupa!” Tak mau membuang-buang waktu, ia memutuskan pergi dari sana. Agar Akala juga segera menolong Nina, dan polisi juga segera mengurus Reno.

“Jangan sampai dilepaskan tanpa persetujuan saya maupun mas Aidan, Pak. Kami baru akan memberikan putusan setelah kami ke sana langsung. Kita bahkan enggak tahu mengenai apa yang telah terjadi, hingga dia dengan begitu tega membuat wanita ini babak belur semuanya penuh darah begini!” tegas Akala sengaja.

Dikawal seorang polisi, Akala memasuki ambulance yang juga sengaja ia undang untuk mengangkutnya yang akan mendampingi Nina. Iya, walau ia bukan pengacara layaknya mas Aidan sang kakak, kenyataan wajah Nina yang sangat mirip wajah Cinta benar-benar membuatnya ingin tahu. Apa yang sebenarnya terjadi?

Reno dengan wajahnya yang masih dihiasi muntahan Azzam juga digiring. Kedua tangannya diborgol di depan tubuh. “Orang kamp*ung saja gayanya so-oye. Kita lihat saja apa yang nanti terjadi! Aku, apa aku yang bakalan nangis darah!” batin Reno mengecam keputusan sekaligus cara Akala ikut campur urusannya dan Nina. Termasuk kepada Azzam yang sudah muntah di wajahnya dan sampai tertelan, Reno juga sangat dendam. Reno bersumpah akan membalas Azzam.

Bubarnya sumber keramaian di sana membuat warga yang sempat menolong dan sampai mengabadikan momen Azzam muntah di atas wajah Reno, juga ikut bubar. Tampak sebagian dari mereka yang akan tertawa sekaligus jijik di setiap mereka memutar video Azzam muntah di atas wajah Reno. Video yang juga sengaja mereka unggah ke media sosialnya. Niatnya buat lucu-lucu, iseng. Tapi pelan tapi pasti, walau masih di hari yang sama, penonton video tersebut makin lama makin banyak.

Terpopuler

Comments

Kamiem sag

Kamiem sag

Azzam ya sepupunya pak haji Ojan mabuk aja bisa buat mak ketawa

2025-01-11

0

Nendah Wenda

Nendah Wenda

viral nih Azzam jadi selebritis

2024-11-16

0

himawatidewi satyawira

himawatidewi satyawira

loe mah sok oye..yng lain sok iyee no

2024-10-20

0

lihat semua
Episodes
1 1 : Kehidupan Nina yang Kejam
2 2 : Dinikahkan Paksa
3 3 : Rencana Para Ibli*s
4 4 : Kehidupan Baru Nina dan Rencana Balas Dendam
5 5 : Excel Lucas Dan Peran Pentingnya
6 6 : Melarikan Diri
7 7 : Memulai Balas Dendam
8 8 : Sera-ngan Balik
9 9 : Akhir Dari Pelarian Dan Bertemu Akala
10 10 : Langsung Diurus
11 11 : Kebenaran dan Hukuman yang Mulai Berbicara
12 12 : Kabar Terbaru Cinta
13 MOHON PERHATIAN
14 13 : Silakan Jelaskan!
15 14 : Kecewa dan Menyakitkan
16 15 : Hukuman yang Pantas
17 16 : Motivasi Untuk Nina
18 17 : Cinta yang Membuat Semuanya Lelah, Menyerah
19 18 : Kabar yang Mulai Menyebar
20 19 : Teguran Keras
21 20 : Tak Mau Buruk Rupa
22 21 : Fitnah dan Tawaran
23 22 : Bantuan Dan Termotivasi
24 23 : Mencari Cinta
25 24 : Kabar yang Menghancurkan
26 25 : Sambal
27 26 : Tetap Belum Bisa Memaafkan
28 27 : Niat Untuk Menikahi Nina
29 28 : Senyum Pertama
30 29 : Gaji Pertama
31 30 : Akala, Pria yang Sangat Baik
32 31 : Ser*angan Tiba-Tiba
33 32 : Kebahagiaan Nyaris Sempurna
34 33 : Begitu Dekat
35 34 : Kikuk
36 35 : Langsung Gugup
37 36 : Hukuman yang Sudah Ada Di Depan Mata
38 37 : Telanjur Kecewa
39 38 : Merinding ....
40 39 : Antara Lega, Takut, Tapi Juga Tak Tega
41 40 : Berharap Semuanya Hanya Mimpi
42 41 : Mendadak Restu
43 42 : Sebelum Direbut Ojan
44 43 : Ajakan Nikah
45 44 : Ini, ... Beneran?
46 45 : Antara Malu, Mau, Tapi Juga Takut
47 46 : Merasa Cocok
48 47 : Enggak Ada Tegang-Tegangnya
49 48 : Dukungan Untuk Nina
50 49 : Anca-man dan Pak-saan
51 50 : Mertua Kedaluwarsa dan Ailapyu
52 51 : Mulai Posesif
53 52 : Si Paling Bikin Geregetan
54 53 : Perjalanan Cinta Pertama
55 54 : Jadi Ge-nit
56 55 : Rencana Meresmikan Hubungan
57 56 : Trauma Nina
58 57 : Semuanya Baik-Baik Saja, Nin!
59 58 : 4 Menit 47 Detik
60 59 : Menjadi Pribadi Tanggung Jawab Menuju Kehidupan yang Bahagia
61 60 : Wisata Rasa Kencan
62 61: Berhak Bahagia
63 62 : Hari Pernikahan yang Sudah Ditentukan
64 63 : Balas Dendam Elegan
65 64 : Persiapan Syukuran Sebelum Pernikahan
66 65 : Sebelum Ijab Kabul
67 66 : Benar-Benar Berdamai Dengan Kenyataan
68 67 : SAH!
69 68 : Kondangan dan Kado
70 69 : Peluk Aku
71 Novel Baru : Saling Cinta Setelah Menikah
72 70 : Pacaran Setelah Menikah
73 71 : Belajar Menjadi Pasangan yang Baik
74 72 : Bersayap, Berekor, Atau Bertaring?
75 73 : Perubahan Luar Biasa
76 74 : Rezeki
77 75 : Nyaman
78 76 : Surat Cinta Untuk Suamiku
79 77 : Deep Talk
80 78 : Bulan Madu
81 79 : Tidak Bisa Memaafkan
82 80 : Rezeki yang Terus Berdatangan
83 81 : Kembar
84 82 : Malini
85 83 : Kembar Perempuan
86 84 : Alina dan Akina
87 85 : LDR Pertama
88 86 : Penuh Suka Cita
89 87 : Kedatangan Bapak Dan Mamak Nina
90 88 : Kebahagiaan Keluarga Besar
91 89 : Ijab Kabul Papah Azzam
92 90 : Menjadi Pengantin Lagi
93 Novel : Anak Genius Dari Istri yang Tak Perawan (Novel Baru)
94 AKHIR YANG SANGAT MANIS
95 Novel OJAN dan novel Aqwa
96 Novel : Kisah Kita Belum Usai (Tuan Muda yang Dianggap Miskin)
97 Novel : Serangan Balik Dokter Terbaik
98 Novel : Mendadak Menikahi Mantan
99 Novel Cinta dan Syam
100 Novel Wanita Kuat : Serangan Balik Dokter Terhebat (Season 1-2)
101 Promo Novel : Dituduh Mandul Dan Dicerai, Tapi Anak Bos
102 Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa
Episodes

Updated 102 Episodes

1
1 : Kehidupan Nina yang Kejam
2
2 : Dinikahkan Paksa
3
3 : Rencana Para Ibli*s
4
4 : Kehidupan Baru Nina dan Rencana Balas Dendam
5
5 : Excel Lucas Dan Peran Pentingnya
6
6 : Melarikan Diri
7
7 : Memulai Balas Dendam
8
8 : Sera-ngan Balik
9
9 : Akhir Dari Pelarian Dan Bertemu Akala
10
10 : Langsung Diurus
11
11 : Kebenaran dan Hukuman yang Mulai Berbicara
12
12 : Kabar Terbaru Cinta
13
MOHON PERHATIAN
14
13 : Silakan Jelaskan!
15
14 : Kecewa dan Menyakitkan
16
15 : Hukuman yang Pantas
17
16 : Motivasi Untuk Nina
18
17 : Cinta yang Membuat Semuanya Lelah, Menyerah
19
18 : Kabar yang Mulai Menyebar
20
19 : Teguran Keras
21
20 : Tak Mau Buruk Rupa
22
21 : Fitnah dan Tawaran
23
22 : Bantuan Dan Termotivasi
24
23 : Mencari Cinta
25
24 : Kabar yang Menghancurkan
26
25 : Sambal
27
26 : Tetap Belum Bisa Memaafkan
28
27 : Niat Untuk Menikahi Nina
29
28 : Senyum Pertama
30
29 : Gaji Pertama
31
30 : Akala, Pria yang Sangat Baik
32
31 : Ser*angan Tiba-Tiba
33
32 : Kebahagiaan Nyaris Sempurna
34
33 : Begitu Dekat
35
34 : Kikuk
36
35 : Langsung Gugup
37
36 : Hukuman yang Sudah Ada Di Depan Mata
38
37 : Telanjur Kecewa
39
38 : Merinding ....
40
39 : Antara Lega, Takut, Tapi Juga Tak Tega
41
40 : Berharap Semuanya Hanya Mimpi
42
41 : Mendadak Restu
43
42 : Sebelum Direbut Ojan
44
43 : Ajakan Nikah
45
44 : Ini, ... Beneran?
46
45 : Antara Malu, Mau, Tapi Juga Takut
47
46 : Merasa Cocok
48
47 : Enggak Ada Tegang-Tegangnya
49
48 : Dukungan Untuk Nina
50
49 : Anca-man dan Pak-saan
51
50 : Mertua Kedaluwarsa dan Ailapyu
52
51 : Mulai Posesif
53
52 : Si Paling Bikin Geregetan
54
53 : Perjalanan Cinta Pertama
55
54 : Jadi Ge-nit
56
55 : Rencana Meresmikan Hubungan
57
56 : Trauma Nina
58
57 : Semuanya Baik-Baik Saja, Nin!
59
58 : 4 Menit 47 Detik
60
59 : Menjadi Pribadi Tanggung Jawab Menuju Kehidupan yang Bahagia
61
60 : Wisata Rasa Kencan
62
61: Berhak Bahagia
63
62 : Hari Pernikahan yang Sudah Ditentukan
64
63 : Balas Dendam Elegan
65
64 : Persiapan Syukuran Sebelum Pernikahan
66
65 : Sebelum Ijab Kabul
67
66 : Benar-Benar Berdamai Dengan Kenyataan
68
67 : SAH!
69
68 : Kondangan dan Kado
70
69 : Peluk Aku
71
Novel Baru : Saling Cinta Setelah Menikah
72
70 : Pacaran Setelah Menikah
73
71 : Belajar Menjadi Pasangan yang Baik
74
72 : Bersayap, Berekor, Atau Bertaring?
75
73 : Perubahan Luar Biasa
76
74 : Rezeki
77
75 : Nyaman
78
76 : Surat Cinta Untuk Suamiku
79
77 : Deep Talk
80
78 : Bulan Madu
81
79 : Tidak Bisa Memaafkan
82
80 : Rezeki yang Terus Berdatangan
83
81 : Kembar
84
82 : Malini
85
83 : Kembar Perempuan
86
84 : Alina dan Akina
87
85 : LDR Pertama
88
86 : Penuh Suka Cita
89
87 : Kedatangan Bapak Dan Mamak Nina
90
88 : Kebahagiaan Keluarga Besar
91
89 : Ijab Kabul Papah Azzam
92
90 : Menjadi Pengantin Lagi
93
Novel : Anak Genius Dari Istri yang Tak Perawan (Novel Baru)
94
AKHIR YANG SANGAT MANIS
95
Novel OJAN dan novel Aqwa
96
Novel : Kisah Kita Belum Usai (Tuan Muda yang Dianggap Miskin)
97
Novel : Serangan Balik Dokter Terbaik
98
Novel : Mendadak Menikahi Mantan
99
Novel Cinta dan Syam
100
Novel Wanita Kuat : Serangan Balik Dokter Terhebat (Season 1-2)
101
Promo Novel : Dituduh Mandul Dan Dicerai, Tapi Anak Bos
102
Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!