18 : Kabar yang Mulai Menyebar

Kabar mengenai kas*us Nina sudah langsung menyebar melalui jejaringan sosial. Unggahan yang Akala lakukan langsung dibanjiri komentar prihatin. Tak sedikit pula yang mengutu*k ulah keji orang tua tiri Nina, maupun ulah Reno yang dengan tega menjual Nina. Tak kalah menjadi sorotan, ulah keji Cinta yang telah membuat Nina kehilangan jati diri.

Publik dibuat makin penasaran, siapa sebenarnya sosok-sosok yang dimaksud?

Selain berkomentar, sebagian besar yang membaca unggahan tersebut juga tak segan membagikannya. Hingga kabar tersebut sampai mulai dilirik penyebar gosip.

Untuk saat ini, semuanya memang masih serba disamarkan. Membuat Cinta yang mengetahui hal tersebut, menganggapnya tak ubahnya angin lalu. Cinta yakin, semuanya hanya tentang waktu. Karena meski sekarang kas*usnya menjadi ramai sekaligus perbincangan panas, diyakini Cinta semuanya akan usai pada waktunya.

Cinta yang ada di RSJ dan diam-diam membawa ponsel, sengaja mengabari Chole.

Cinta : Chole, bagaimana? Sini, biar Kakak saja yang jadi istri Helios. Kamu pasti sangat tersiksa. Sudah, jangan dilanjutkan karena memang tak seharusnya kita bertukar posisi. Sekarang kamu cukup diam dan pergilah. Nanti biar kakak yang bilang ke Helios.

Belum lama setelah mengirim pesan tersebut, Cinta mendapati perubahan tanda pesannya mejadi dua centang biru. Menandakan pesannya sudah dibaca. Cinta berpikir, tanda tersebut akan menjadi akhir dari kesulitannya. Sebab bersama Helios diyakini Cinta akan membuatnya menjadi Ratu lagi. Cinta berniat kembali kepada Helios, dan otomatis sebelum itu ia harus membuat Chole pergi dari Helios.

“Helios sayang banget ke aku. Helios juga enggak suka Chole! Helios benci banget ke Chole. Helios pasti akan melakukan apa pun asal aku bahagia. Dan dia akan selalu membelaku!” yakin cinta dalam hatinya. Hanya saja, pesan yang harusnya sudah dibaca itu justru tak kunjung mendapat balasan.

Malahan, Cinta kedatangan tamu. Seorang petugas laki-laki datang memimpin kehadiran Akala. Cinta sempat terpana menatap Akala. Apalagi Akala yang sekarang beda dengan Akala saat menjadi kekasihnya. Karena dulu saat Akala masih menjadi kekasih Cinta, Akala masih sangat gendut. Namun sekarang, tubuh Akala terlihat sangat atletis. Lengan pendek yang kerap Akala pakai, membuat otot-otot di lengan Akala tampak sangat gagah—sempurna.

“Ayo ikut kami ke rutan,” ucap Akala.

Karena pada kenyataannya, Akala tak datang sendiri. Ada Nina yang menemani. Nina meminta secara langsung, ingin melihat pertemuan antara Cinta dengan ibu Sulastri maupun pak Surat. Atau, pertemuan Cinta dengan Reno, dan sampai saat ini, ketiganya masih di rutan.

Sekitar satu jam kemudian, Cinta sengaja diminta masuk ke ruang besuk. Sosok pertama yang harus Cinta temui adalah ibu Sulastri. Cinta langsung diamuk oleh wanita yang bagi Cinta bau bu*suk. Aroma bus*uk tersebut Cinta yakini keluar dari luka bakar yang dibiarkan tanpa perawatan.

“Aku bukan Nina, aku Cinta!” tegas Cinta sengaja memberontak. Namun, sebanyak apa pun ia melakukannya, ibu Sulastri tetap lebih cekatan dalam mengani*ayanya. Malahan kini, setelah menja*mbak Cinta sekuat tenaga menggunakan kedua tangannya, ibu Sulastri nekat memben*turkan kepala Cinta ke meja.

“Dasar wanita kampu*ng gilllllaaa!” cibir Cinta.

Diam-diam, Nina yang menyaksikan itu dari balik pintu ruang besuk berharap, Cinta tinggal dengan ibu Sulastri cukup lama. Siapa tahu karena itu juga, karena berulang kali diamu*k, Cinta jadi berubah menjadi sosok lebih baik lagi.

“Si Nina memang kurang aj*ar! Bisa-bisanya dia punya ide gil*a seperti ini!” uring Cinta dalam hatinya.

Cinta merasa wajahnya sudah langsung bengkak. Tulang hidungnya seolah langsung patah gara-gara wajahnya dibenturkan ke meja sekuat tenaga sekaligus terus berulang oleh ibu Sulastri.

Pemandangan tak kalah mengenaskan juga terjadi ketika akhirnya Cinta bertemu pak Surat. Aroma busu*k dari setiap luka bakar dan kadang dihinggapi lalat. Yang membuat Cinta terkejut, pria itu sungguh kurang aj@r. Bisa-bisanya pak Surat dengan sengaja menghampirinya kemudian tak segan *******-***** bagian int*im di tubuh Cinta. Cinta yang muak sengaja memit*ing pak Surat dan berakhir membant*ingnya.

“Aku tegaskan, aku bukan Nina. Jadi jangan menyentuhku sembarangan!” tegas Cinta tak segan mengin*jak punggung pak Surat. Pria itu sudah langsung tumbang, tetap tengkurap tanpa sedikit pun perubahan. Padahal, Cinta hanya melakukan dua gerangan perlawanan.

“Cuuuuuiiih! Dasar laki-laki cabu*l enggak berguna!” gerutu Cinta tak segan meluda*hi kepala pak Surat. Dan sebelum ia benar-benar pergi dari sana, ia sengaja menenda*ng pak Surat beberapa kali dan ia melakukannya masih sekuat tenaga.

Keluar dari ruang besuk, Cinta kembali berpapasan dengan Nina. Selain masih menunggu, Nina yang wajahnya masih babak belur, juga masih ditemani Akala. Kedua sejoli itu masih berdiri tanpa kata sambil menatapnya dengan tatapan yang sulit diartikan.

“Kamu pikir, aku wanita lemah sepertimu yang dengan mudah dilece*hkan pria tak berguna sepertinya? Sekarang aku tanya ke kamu, kenapa hal semacam itu bisa terjadi sampai berulang kali?” tanya Cinta sengaja menantang.

“IKAT TANGAN DAN JUGA KEDUA KAKI KAMU. LALU SUMPAL MULUT KAMU. JANGAN LUPA, MINUM OBAT PERANG*SANG! DALAM KEADAAN SEPERTI ITU, ... DIA MELAKUKANNYA DIBANTU SULASTRI. SELAMA ITU JUGA AKU SAMA SEKALI ENGGAK DIKASIH MAKAN. HANYA AIR MINUM DAN ITU SAJA JIKA AKU HARUS MINUM OBAT PERANGSA*NG!” lirih Nina teramat geregetan kepada Cinta. Detik itu juga wanita di hadapannya dan wajahnya jadi dihiasi lebam, khususnya hidung Cinta yang sangat merah, diam.

“Di mataku yang bukan orang berpendidikan, kamu enggak hebat. Kamu enggak lebih dari orang congkak yang haus pengakuan. Apalagi kamu tipikal yang selalu merasa benar. Kamu lebih nyaring dari tong kosong!” tegas Nina yang kemudian melipir mundur, memberi Cinta jalan.

Mendengar itu, Cinta jadi merasa sangat malu. Apalagi, ia mendapatkannya tepat di hadapan Akala. Ditambah lagi, Akala tampak tidak sudi untuk sekadar meliriknya.

Pertemuan selanjutnya, Cinta harus menghadapi Reno. Belum sempat berucap, tampa*ran panas Reno sudah mendarat di pipi kiri Cinta. Cinta yang baru akan berdiri langsung syok apalagi Reno melakukannya berulang kali.

“Gara-gara kamu, ‘burungku’ jadi enggak pernah bangun lagi!” tentu yang Reno maksud ulah Nina yang tak segan mengha*jar alat vit*alnya dan itu tidak sekali dua kali, tapi berulang.

Karena di sana kebetulan tidak ada yang mengawasi, Reno nekat mence*kik Cinta menggunakan kedua tangannya. Tubuh Cinta perlahan terangkat.

“I-ini ... a-aku ... Cin-ta ....!” ucap Cinta tidak jelas. Karena jangankan berucap, bernapas saja, ia jadi kesulitan bernapas.

Terpopuler

Comments

Kamiem sag

Kamiem sag

kasihan juga Cinta dihajar mereka bertiga

2025-01-11

0

himawatidewi satyawira

himawatidewi satyawira

🤣🤣temenan ma burung kkk tua aja no..cukup hinggap dijendela sambil nyanyi

2024-10-21

0

himawatidewi satyawira

himawatidewi satyawira

lha kan elu yng maksa nina brubah wujud..piye tho iki

2024-10-21

0

lihat semua
Episodes
1 1 : Kehidupan Nina yang Kejam
2 2 : Dinikahkan Paksa
3 3 : Rencana Para Ibli*s
4 4 : Kehidupan Baru Nina dan Rencana Balas Dendam
5 5 : Excel Lucas Dan Peran Pentingnya
6 6 : Melarikan Diri
7 7 : Memulai Balas Dendam
8 8 : Sera-ngan Balik
9 9 : Akhir Dari Pelarian Dan Bertemu Akala
10 10 : Langsung Diurus
11 11 : Kebenaran dan Hukuman yang Mulai Berbicara
12 12 : Kabar Terbaru Cinta
13 MOHON PERHATIAN
14 13 : Silakan Jelaskan!
15 14 : Kecewa dan Menyakitkan
16 15 : Hukuman yang Pantas
17 16 : Motivasi Untuk Nina
18 17 : Cinta yang Membuat Semuanya Lelah, Menyerah
19 18 : Kabar yang Mulai Menyebar
20 19 : Teguran Keras
21 20 : Tak Mau Buruk Rupa
22 21 : Fitnah dan Tawaran
23 22 : Bantuan Dan Termotivasi
24 23 : Mencari Cinta
25 24 : Kabar yang Menghancurkan
26 25 : Sambal
27 26 : Tetap Belum Bisa Memaafkan
28 27 : Niat Untuk Menikahi Nina
29 28 : Senyum Pertama
30 29 : Gaji Pertama
31 30 : Akala, Pria yang Sangat Baik
32 31 : Ser*angan Tiba-Tiba
33 32 : Kebahagiaan Nyaris Sempurna
34 33 : Begitu Dekat
35 34 : Kikuk
36 35 : Langsung Gugup
37 36 : Hukuman yang Sudah Ada Di Depan Mata
38 37 : Telanjur Kecewa
39 38 : Merinding ....
40 39 : Antara Lega, Takut, Tapi Juga Tak Tega
41 40 : Berharap Semuanya Hanya Mimpi
42 41 : Mendadak Restu
43 42 : Sebelum Direbut Ojan
44 43 : Ajakan Nikah
45 44 : Ini, ... Beneran?
46 45 : Antara Malu, Mau, Tapi Juga Takut
47 46 : Merasa Cocok
48 47 : Enggak Ada Tegang-Tegangnya
49 48 : Dukungan Untuk Nina
50 49 : Anca-man dan Pak-saan
51 50 : Mertua Kedaluwarsa dan Ailapyu
52 51 : Mulai Posesif
53 52 : Si Paling Bikin Geregetan
54 53 : Perjalanan Cinta Pertama
55 54 : Jadi Ge-nit
56 55 : Rencana Meresmikan Hubungan
57 56 : Trauma Nina
58 57 : Semuanya Baik-Baik Saja, Nin!
59 58 : 4 Menit 47 Detik
60 59 : Menjadi Pribadi Tanggung Jawab Menuju Kehidupan yang Bahagia
61 60 : Wisata Rasa Kencan
62 61: Berhak Bahagia
63 62 : Hari Pernikahan yang Sudah Ditentukan
64 63 : Balas Dendam Elegan
65 64 : Persiapan Syukuran Sebelum Pernikahan
66 65 : Sebelum Ijab Kabul
67 66 : Benar-Benar Berdamai Dengan Kenyataan
68 67 : SAH!
69 68 : Kondangan dan Kado
70 69 : Peluk Aku
71 Novel Baru : Saling Cinta Setelah Menikah
72 70 : Pacaran Setelah Menikah
73 71 : Belajar Menjadi Pasangan yang Baik
74 72 : Bersayap, Berekor, Atau Bertaring?
75 73 : Perubahan Luar Biasa
76 74 : Rezeki
77 75 : Nyaman
78 76 : Surat Cinta Untuk Suamiku
79 77 : Deep Talk
80 78 : Bulan Madu
81 79 : Tidak Bisa Memaafkan
82 80 : Rezeki yang Terus Berdatangan
83 81 : Kembar
84 82 : Malini
85 83 : Kembar Perempuan
86 84 : Alina dan Akina
87 85 : LDR Pertama
88 86 : Penuh Suka Cita
89 87 : Kedatangan Bapak Dan Mamak Nina
90 88 : Kebahagiaan Keluarga Besar
91 89 : Ijab Kabul Papah Azzam
92 90 : Menjadi Pengantin Lagi
93 Novel : Anak Genius Dari Istri yang Tak Perawan (Novel Baru)
94 AKHIR YANG SANGAT MANIS
95 Novel OJAN dan novel Aqwa
96 Novel : Kisah Kita Belum Usai (Tuan Muda yang Dianggap Miskin)
97 Novel : Serangan Balik Dokter Terbaik
98 Novel : Mendadak Menikahi Mantan
99 Novel Cinta dan Syam
100 Novel Wanita Kuat : Serangan Balik Dokter Terhebat (Season 1-2)
101 Promo Novel : Dituduh Mandul Dan Dicerai, Tapi Anak Bos
102 Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa
Episodes

Updated 102 Episodes

1
1 : Kehidupan Nina yang Kejam
2
2 : Dinikahkan Paksa
3
3 : Rencana Para Ibli*s
4
4 : Kehidupan Baru Nina dan Rencana Balas Dendam
5
5 : Excel Lucas Dan Peran Pentingnya
6
6 : Melarikan Diri
7
7 : Memulai Balas Dendam
8
8 : Sera-ngan Balik
9
9 : Akhir Dari Pelarian Dan Bertemu Akala
10
10 : Langsung Diurus
11
11 : Kebenaran dan Hukuman yang Mulai Berbicara
12
12 : Kabar Terbaru Cinta
13
MOHON PERHATIAN
14
13 : Silakan Jelaskan!
15
14 : Kecewa dan Menyakitkan
16
15 : Hukuman yang Pantas
17
16 : Motivasi Untuk Nina
18
17 : Cinta yang Membuat Semuanya Lelah, Menyerah
19
18 : Kabar yang Mulai Menyebar
20
19 : Teguran Keras
21
20 : Tak Mau Buruk Rupa
22
21 : Fitnah dan Tawaran
23
22 : Bantuan Dan Termotivasi
24
23 : Mencari Cinta
25
24 : Kabar yang Menghancurkan
26
25 : Sambal
27
26 : Tetap Belum Bisa Memaafkan
28
27 : Niat Untuk Menikahi Nina
29
28 : Senyum Pertama
30
29 : Gaji Pertama
31
30 : Akala, Pria yang Sangat Baik
32
31 : Ser*angan Tiba-Tiba
33
32 : Kebahagiaan Nyaris Sempurna
34
33 : Begitu Dekat
35
34 : Kikuk
36
35 : Langsung Gugup
37
36 : Hukuman yang Sudah Ada Di Depan Mata
38
37 : Telanjur Kecewa
39
38 : Merinding ....
40
39 : Antara Lega, Takut, Tapi Juga Tak Tega
41
40 : Berharap Semuanya Hanya Mimpi
42
41 : Mendadak Restu
43
42 : Sebelum Direbut Ojan
44
43 : Ajakan Nikah
45
44 : Ini, ... Beneran?
46
45 : Antara Malu, Mau, Tapi Juga Takut
47
46 : Merasa Cocok
48
47 : Enggak Ada Tegang-Tegangnya
49
48 : Dukungan Untuk Nina
50
49 : Anca-man dan Pak-saan
51
50 : Mertua Kedaluwarsa dan Ailapyu
52
51 : Mulai Posesif
53
52 : Si Paling Bikin Geregetan
54
53 : Perjalanan Cinta Pertama
55
54 : Jadi Ge-nit
56
55 : Rencana Meresmikan Hubungan
57
56 : Trauma Nina
58
57 : Semuanya Baik-Baik Saja, Nin!
59
58 : 4 Menit 47 Detik
60
59 : Menjadi Pribadi Tanggung Jawab Menuju Kehidupan yang Bahagia
61
60 : Wisata Rasa Kencan
62
61: Berhak Bahagia
63
62 : Hari Pernikahan yang Sudah Ditentukan
64
63 : Balas Dendam Elegan
65
64 : Persiapan Syukuran Sebelum Pernikahan
66
65 : Sebelum Ijab Kabul
67
66 : Benar-Benar Berdamai Dengan Kenyataan
68
67 : SAH!
69
68 : Kondangan dan Kado
70
69 : Peluk Aku
71
Novel Baru : Saling Cinta Setelah Menikah
72
70 : Pacaran Setelah Menikah
73
71 : Belajar Menjadi Pasangan yang Baik
74
72 : Bersayap, Berekor, Atau Bertaring?
75
73 : Perubahan Luar Biasa
76
74 : Rezeki
77
75 : Nyaman
78
76 : Surat Cinta Untuk Suamiku
79
77 : Deep Talk
80
78 : Bulan Madu
81
79 : Tidak Bisa Memaafkan
82
80 : Rezeki yang Terus Berdatangan
83
81 : Kembar
84
82 : Malini
85
83 : Kembar Perempuan
86
84 : Alina dan Akina
87
85 : LDR Pertama
88
86 : Penuh Suka Cita
89
87 : Kedatangan Bapak Dan Mamak Nina
90
88 : Kebahagiaan Keluarga Besar
91
89 : Ijab Kabul Papah Azzam
92
90 : Menjadi Pengantin Lagi
93
Novel : Anak Genius Dari Istri yang Tak Perawan (Novel Baru)
94
AKHIR YANG SANGAT MANIS
95
Novel OJAN dan novel Aqwa
96
Novel : Kisah Kita Belum Usai (Tuan Muda yang Dianggap Miskin)
97
Novel : Serangan Balik Dokter Terbaik
98
Novel : Mendadak Menikahi Mantan
99
Novel Cinta dan Syam
100
Novel Wanita Kuat : Serangan Balik Dokter Terhebat (Season 1-2)
101
Promo Novel : Dituduh Mandul Dan Dicerai, Tapi Anak Bos
102
Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!