Bab 6 Menahan Emosi

Sudah beberapa hari terakhir, Alana berubah. Dia benar-benar menjalankan kewajibannya sebagai seorang istri. Dan hal itu membuat Bara merasa senang, karena perubahan Alana membawa dampak positif untuknya.

Tidak hanya menghemat biaya, perubahan Alana juga membuatnya tidak perlu capek mengurus rumah sendiri. Jika dia ingin makan, Alana akan memasak. Jika dia menginginkan sesuatu, Alana akan membuatkan untuknya, rumah bersih, baju bersih dan tersusun rapi.

Tidak hanya itu, perubahan Alana juga membawa dampak baik di sekolah. Dia tidak lagi di hukum oleh guru, pr juga dia kerjakan dengan baik. Bahkan Alana tidak lagi berbuat ulah seperti biasanya, sampai-sampai para guru merasa heran.

Begitu juga dengan Duo keong racun. Mereka tidak percaya jika seorang Alana berubah menjadi baik. Untuk itu mereka ingin membuktikannya. Mereka mencari Alana dan membuat masalah dengan gadis itu.

"Alana, aku mencarimu. Ternyata kau ada di sini." Agnes dan Erika duduk di depan Alana yang sedang menikmati makan siangnya di kantin.

"Aku dengar, kau banyak berubah. Kau tidak lagi berbuat ulah dan sekarang justru lebih rajin dari yang lainnya, apa itu benar?" seru Ericka dengan nada mengejek. Tapi lagi-lagi Alana hanya diam saja. Dia seolah enggan untuk merespon keduanya.

"Wah, ternyata semua benar. Tidak hanya berubah baik, tapi kau juga menjadi pendiam, ya." sahut Agnes.

Interaksi ketiganya di saksikan seluruh siswa yang juga makan di kantin. Mereka berbisik-bisik, karena tidak biasanya Alana akan diam saja saat diganggu oleh Agnes dan Ericka. Karena yang mereka tahu, Alana akan langsung membalas mereka berdua dan membuatnya jera agar tidak mengganggunya lagi. Tapi sekarang?

"Baiklah!! Kita lihat apakah kau benar-benar berubah atau tidak." Agnes menuangkan minuman kedalam makanan Alana. "Upss... Sorry!!" ejek Agnes

"Woah..." Semua siswa yang ada di sana, mengeluarkan ponsel mereka dan merekam ketiganya. Mereka yakin, setelah ini akan terjadi adegan menarik. Mereka akan mengunggahnya ke grup sekolah, dan hal itu akan menjadi berita besar.

Tapi yang mereka lihat, Alana hanya diam saja. Mereka tidak tahu saja, jika Alana berusaha keras untuk tidak terpancing emosi. Dia sangat ingin menyiram makanan itu ke kepala duo keong racun di depannya, tapi jika dia melakukan hal itu, maka usahanya untuk terlihat baik di depan Bara akan sia-sia. Walaupun dia hanya berniat membela diri, tapi tetap saja dia akan mendapat hukuman.

"Sepertinya ini masih kurang Nes," Ericka mengambil minuman milik siswa lain dan menyiramnya di atas kepala Alana.

"Wah..." semua siswa terkejut. Kali ini, Ericka dan Agnes akan tamat.

"Ha ha ha.. Bagaimana Alana? Apa itu membantu mendinginkan otakmu?" ejek Ericka. Dia ber tos ria dengan Agnes dan tertawa senang karena bisa mengerjai Alana sepuasnya.

Sedangkan Alana, jangan di tanya lagi. Dia mengepalkan tangannya geram. Dan menggebrak meja keras.

Brakh

Semua siswa tersentak kaget, begitu juga dengan duo keong racun. Baru saja Alana ingin membalas keduanya, tapi ekor matanya melihat bayangan Bara dan beberapa guru yang melewati kantin.

Alana berdehem pelan dan menarik kerah keduanya agar mendekat, "kali ini kalian lolos. Tapi tidak untuk lain kali." Alana menyeringai dan mendorong keduanya hingga terduduk kembali di kursi. Dia menatap satu persatu siswa dan mengacungkan jari tengah. Baru setelahnya dia pergi ke toilet untuk membersihkan rambutnya.

"Sial!! Jika bukan karena ingin mengambil hati Mr. Bara, aku tidak akan mengalami hal seperti ini." Alana melepas ikat rambutnya dan menunduk di wastafel untuk mencuci rambutnya.

"Argh... Benar-benar sialan mereka berdua. Rambutku jadi lengket seperti ini. Awas saja, aku akan membalas mereka berdua." geram Alana

Episodes
1 Bab 1 Dijodohkan
2 Bab 2 Menikah
3 Bab 3 Di Hukum
4 Bab 4 Selingkuh?
5 Bab 5 Menjadi Istri Yang Baik
6 Bab 6 Menahan Emosi
7 Bab 7 Kedatangan Orang Tua
8 Bab 8 Menginap
9 Bab 9 Sandiwara Di Pagi Hari
10 Bab 10 Makan Malam Yang Gagal
11 Bab 11 Perasaan Aneh
12 Bab 12 Guru Baru
13 Bab 13 Meminta Penjelasan
14 Bab 14 Kegelisahan Bara
15 Bab 15 Aku Membencimu, Mr.
16 Bab 16 Dia Adalah Istri ku
17 Bab 17 Ciuman Pertama
18 Bab 18 Penjelasan Alana
19 Bab 19 Syarat
20 Bab 20 Peringatan
21 Bab 21 Percobaan Penculikan
22 Bab 22 Maaf Mr.
23 Bab 23 Rencana Lain Amanda
24 Bab 24 Balasan Alana
25 Bab 25 Balasan Alana 2
26 Bab 26 Aku Yang Menyebarkan Video Itu
27 Bab 27 Pengakuan Alana
28 Bab 28 Sakit
29 Bab 29 Jangan Baik Padaku, Mr.
30 Bab 30 Pamer
31 Bab 31 Bahaya Mengintai
32 Bab 32 Di Culik
33 Bab 33 Di Culik 2
34 Bab 34 Rencana Kabur
35 Bab 35 Pura-pura Kerasukan Hantu
36 Bab 36 Petunjuk
37 Bab 37 Kemarahan Bara
38 Bab 38 Pingsan
39 Bab 39 Rencana Bara Dan Rayhan
40 Bab 40 Tertangkap Lagi
41 Bab 41 Keberadaan Alana
42 Bab 42 Terluka
43 Bab 43 Membaik
44 Bab 44 Apa Benar Kau Mencintaiku?
45 Bab 45 Pertanyaan Yang Sama
46 Bab 46 Ketahuan
47 Bab 47 Menyesal
48 Bab 48 Sama-sama Gengsi
49 Bab 49 Pengakuan
50 Bab 50 Gagal
51 Bab 51 Keputusan
52 Bab 52 Mulai Bucin
53 Bab 53 Gosip
54 Bab 54 Pengumuman
Episodes

Updated 54 Episodes

1
Bab 1 Dijodohkan
2
Bab 2 Menikah
3
Bab 3 Di Hukum
4
Bab 4 Selingkuh?
5
Bab 5 Menjadi Istri Yang Baik
6
Bab 6 Menahan Emosi
7
Bab 7 Kedatangan Orang Tua
8
Bab 8 Menginap
9
Bab 9 Sandiwara Di Pagi Hari
10
Bab 10 Makan Malam Yang Gagal
11
Bab 11 Perasaan Aneh
12
Bab 12 Guru Baru
13
Bab 13 Meminta Penjelasan
14
Bab 14 Kegelisahan Bara
15
Bab 15 Aku Membencimu, Mr.
16
Bab 16 Dia Adalah Istri ku
17
Bab 17 Ciuman Pertama
18
Bab 18 Penjelasan Alana
19
Bab 19 Syarat
20
Bab 20 Peringatan
21
Bab 21 Percobaan Penculikan
22
Bab 22 Maaf Mr.
23
Bab 23 Rencana Lain Amanda
24
Bab 24 Balasan Alana
25
Bab 25 Balasan Alana 2
26
Bab 26 Aku Yang Menyebarkan Video Itu
27
Bab 27 Pengakuan Alana
28
Bab 28 Sakit
29
Bab 29 Jangan Baik Padaku, Mr.
30
Bab 30 Pamer
31
Bab 31 Bahaya Mengintai
32
Bab 32 Di Culik
33
Bab 33 Di Culik 2
34
Bab 34 Rencana Kabur
35
Bab 35 Pura-pura Kerasukan Hantu
36
Bab 36 Petunjuk
37
Bab 37 Kemarahan Bara
38
Bab 38 Pingsan
39
Bab 39 Rencana Bara Dan Rayhan
40
Bab 40 Tertangkap Lagi
41
Bab 41 Keberadaan Alana
42
Bab 42 Terluka
43
Bab 43 Membaik
44
Bab 44 Apa Benar Kau Mencintaiku?
45
Bab 45 Pertanyaan Yang Sama
46
Bab 46 Ketahuan
47
Bab 47 Menyesal
48
Bab 48 Sama-sama Gengsi
49
Bab 49 Pengakuan
50
Bab 50 Gagal
51
Bab 51 Keputusan
52
Bab 52 Mulai Bucin
53
Bab 53 Gosip
54
Bab 54 Pengumuman

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!