Si Penyamar ?

Anezaki menghabiskan waktunya dengan melamun di dalam kamarnya dengan duduk meringkuk di atas pembaringan. Disaat seperti ini hanya sosok ibunya lah yang selalu dirindukan. Terlebih sebuah pelukan dari sang ibu.

Saking rindunya, hingga akhirnya dia memutuskan untuk menghidupkan laptopnya untuk melihat beberapa foto bersama sang ibu yang pernah dia dapatkan dari USB Flash Drive milik sang ayah di ruang bekerja ayahnya.

Satu persatu foto bersama di masa lalu mulai dia lihat. Bahkan juga ada beberapa foto pernikahan kedua orang tuanya yang digelar dengan sangat sederhana. Ada juga foto ketika sang ayah menggendongnya dengan raut penuh kebahagiaan dengan salah satu tangan yang memeluk ibunya.

Keluarga kecil yang terlihat begitu hangat dan harmonis, tidak seperti saat ini. Tanpa sadar lelehan air mata hangat kembali membasahi pipinya.

"Andai ibu masih ada, ayah pasti tidak akan berubah. Andai kecelakaan itu tidak pernah terjadi, aku pasti masih memiliki kalian dan keluarga yang hangat. Hiks ... sekarang aku harus bagaimana, Ibu? Aku bahkan sudah menghancurkan impian kalian. Aku sangat bodoh dan tidak bisa diandalkan."

Ucapnya parau dan kembali menangis.

[ Nona, bukankah nona bisa mengungkap semua masalah ini dengan sangat mudah? Sistem telah memberikan sebuah kemampuan untuk menyelesaikan masalah ini. Kehidupan nona akan berubah setelah kehadiran sistem. Nona bisa berdiri di puncak dengan sangat mudah. ]

Ucap Angela tiba-tiba.

Mendengar ucapan Angela, kini Anezaki mulai berhenti menangis. Anezaki mulai mengingat sesuatu yang hampir saja terlupakan. Dengan cepat Anezaki segera menyeka air matanya dan mulai menutup folder yang baru saja dilihatnya.

"Aku memiliki kemampuan untuk meretas apapun tanpa batas. Mengapa aku bisa melupakannya? Terima kasih karena sudah mengingatkanku, Angela!" ucapnya segera menggunakan kemampuannya.

Beberapa koding mulai dimasukkannya untuk melakukan peretasan. Jemarinya menari dengan begitu lincah di atas papan keybord yang menyala itu. Terlihat seperti seorang gadia peretas profesional yang sudah terbiasa melakukan hal-hal peretasan.

Anezaki meretas seluruh rekaman di SMU Gakkuen saat detik-detik jam tangan super mewah milik Rukia menghilang. Sebagian rekaman CCTV masih sama, yaitu memperlihatkan sosok yang sangat mirip dengan dirinya memasuki kelas 2 jurusan Seni masih dengan mengenakan pakaian olahraga.

Panjang dan warna rambut, wajah, postur tubuh, tinggi tubuh ... semuanya begitu mirip dengan sosok Anezaki.

Hingga akhirnya sosok itu mulai meninggalkan kelas dan menuju ke sebuah ruang ganti wanita yang sedang kosong dan tidak ada siapapun. Setelah 15 menit terlihat sosok gadis lainnya yang keluar meninggalkan ruangan ganti wanita itu.

Namun dia bukanlah sosok yang menyerupai Anezaki, penampilannya sudah berbeda. Dan dia adalah salah satu temannya yang menyamar menjadi dirinya dengan wig serta topeng silikon. Dan semua peralatan penyamaran itu dibawanya di dalam sebuah totebag.

Dan sebenarnya video ini juga sudah dihapus oleh seseorang yang bekerja sama dengan pelaku.

Karena masih belum merasa puas, akhirnya Anezaki kembali meretas beberapa rekaman CCTV untuk mengikuti gadis yang menyamar sebagai dirinya.

Gadis itu membuang totebag yang berisi alat penyamaran di gudang sekolahan yang sudah lama tak terpakai. Dan dia segera menemui seorang guru untuk meminta menghapus beberapa rekaman CCTV sekolah. Termasuk lorong menuju ruang ganti wanita, maupun ruangan medis.

Yeap! Bahkan rekaman CCTV yang berada di ruangan medis ternyata juga dihapus oleh seseorang, dan dia sengaja memutus salah satu koneksi dan membuat seolah-olah alat perekam yang berada di ruangan medis itu seolah-olah rusak. Padahal tidak seperti itu! Dan semua itu dilakukan oleh Guru yang dipekerjakan oleh gadis yang menyamar menjadi dirinya saat itu.

Anezaki sungguh sangat tidak menyangka ternyata semua sudah dipersiapkan sedemikian rupa untuk menjebak dan menjatuhkan dirinya hingga membuatnya mendapat hukuman dikeluarkan dari sekolahan.

Sebuah seringai manis dengan aura kelam mulai menghiasi wajahnya.

"Kita lihat! Siapa yang akan dikeluarkan dari sekolah hari ini! Kalian semua akan membayarnya!"

Geramnya masih berusaha untuk memasukkan beberapa koding untuk mencari sesuatu untuk menyerang balik mereka yang sudah berusaha untuk menjatuhkannya.

.

.

.

Saat ini adalah masih pagi, dan Anezaki berniat untuk segera pergi ke sekolahannya untuk mengungkap semua itu, karena hari ini seharusnya adalah menjadi hari pengeluaran Anezaki dari sekolahnya.

Setelah bersiap dan berganti dengan pakaian seragam sekolah, akhirnya Anezaki mulai meninggalkan rumahnya. Tak lupa dia juga membawa sebuah USB Flash drive yang sudah dia siapkan sebelumnya untuk salinan dari beberapa rekaman CCTV di sekolahannya yang baru saja dia dapatkan kembali.

Namun ketika mau meninggalkan halaman rumahnya, dia malah berpapasan dengan Yuru yang rupanya malah datang ke rumahnya. Hal ini tentu saja sangat mengejutkan Anezaki.

"Yuru? Apa yang kamu lakukan disini? Dan mengapa kamu tau aku tinggal disini?" tanya Anezaki keheranan.

Bukannya menjawab, Yuru malah mengulurkan sebuah gelang berwarna silver dengan sebuah liontin bunga sakura. Ada juga sebuah simbol ukiran dari brand ternama, yang berarti gelang itu bukanlah sembarang gelang yang bisa dimiliki oleh sembarang orang. Dan bisa dikatakan series itu adalah limited edition.

"Gelang ini ..." ucap Anezaki menimang gelang itu dengan kening berkerut.

"Gelang ini adalah milik orang yang menyamar menjadi dirimu saat itu. Sebenarnya saat itu tidak sengaja aku melihat kamu yang memasuki kelas dan melakukan semua itu. Karena merasa ada yang tidak beres, aku mengikutinya. Namun rupanya dia malah memasuki ruang ganti wanita. Jadi aku tidak bisa mengikutinya lagi. Namun ... sebelum dia memasuki ruang ganti wanita itu aku melihat dia menjatuhkan gelang ini. Mungkin hal ini bisa sedikit membantumu."

Ucap Yuru menjelaskan.

Mendengar perkataan Yuru membuat Anezaki mengukir sebuah senyuma tipis, "Jadi ... kamu percaya padaku?"

Yuru merasa kikuk dan dia mengusap tengkuknya.

"Aku tidak percaya jika kamu akan melakukan hal seperti itu. Selama ini Shirin selalu memiliki sedikit teman. Karena biasanya dia cukup pemilih dalam berteman. Dan biasanya Shirin hanya akan menyukai orang yang baik. Dan instingnya selalu kuat dan benar. Aku yakin kali ini juga tidak akan salah." ucap Yuru seadanya.

Senyuman Anezaki semakin terukir jelas. Dia baru saja mengenal Shirin, namun Shirin malah lebih mempercayai dirinya daripada teman-teman sekelasnya ataupun ayahnya sendiri. Tentu saja hal ini sangat tidak dia sangka sebelumnya.

"Terima kasih, Yuru. Ini akan sangat berguna untukku! Ayo kita pergi ke sekolahan! Dan saksikan sebuah pertunjukan yang seru dan menarik!" seru Anezaki kembali berbinar dan mulai melewati Yuru begitu saja meninggalkan halaman rumahnya.

Yuru segera mengekorinya dan akhirnya mereka berangkat ke sekolahan bersama dengan menaiki busway. Karena Yuru sengaja turun di jalan sebelumnya ketika sopir keluarganya berniat mengantarkannya ke sekolahannya. Dan dia malah menaiki taxi untuk pergi ke rumah Anezaki.

...🍁🍁🍁...

Terpopuler

Comments

❤️⃟Wᵃf🍁Ꮮιͣҽᷠαͥnᷝαͣ❣️🌻͜͡ᴀs

❤️⃟Wᵃf🍁Ꮮιͣҽᷠαͥnᷝαͣ❣️🌻͜͡ᴀs

jadi emang ada yang sengaja jebak anez dong ini , yuk bisa anez bongkar siapa yang udah jebak kamu

2023-08-21

2

𝐩𝐫𝐚𝐬𝐬𝐞𝐭𝐲𝐨 𝟏

𝐩𝐫𝐚𝐬𝐬𝐞𝐭𝐲𝐨 𝟏

malah yuru sama shirin yang percaya sama anezaki dari pada ayah nya sendiri🤣🤣

2023-08-01

1

@⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔Tika✰͜͡w⃠🦊⃫🥀⃞🦈

@⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔Tika✰͜͡w⃠🦊⃫🥀⃞🦈

asyik ternyata Yuru diam" membantu Anez buktinya tambah kuat lagi ni untuk mengungkap semuanya

2023-07-23

0

lihat semua
Episodes
1 Gadis Pembawa Sial
2 Mendapatkan Beauty And Candy System
3 Mendapatkan Salep Ajaib
4 Wajah Baru
5 Mendapatkan Parfum Ajaib
6 Rencana Licik Cho
7 Sang Penyelamat
8 Mengungkap Kecelakaan Di Labolatorium
9 Sang Pelaku
10 Menjenguk Yuru
11 Menerima Tawaran Dari Moon Entertaiment
12 Kehadiran Cho Yang Tidak Terduga
13 Dua Calon Bintang Yang Akan Bersinar
14 Menghadapi Berandalan
15 Teknik Mematikan Anezaki
16 Ajakan Bertemu
17 Meja Culun Dipenuhi Anak Populer
18 Jam Tangan Yang Hilang
19 Impian Dari Mendiang Ibu
20 Si Penyamar ?
21 Kembali Ke Sekolah Bersama Yuru
22 Menjungkir Balikkan Keadaan
23 Kejutan Untuk Cho
24 Tantangan Dari Mitzuru
25 Pria Panggilan Untuk Anezaki
26 Menghadiri Pesta Perayaan
27 Seorang Idol Besar ?
28 Kegeraman Mitzuru
29 Mereka Sangat Mirip
30 Hancurnya Hati Mitzuru
31 Pelangi Setelah Hujan
32 Kemurkaan Sang Ayah
33 Mendapatkan Aset Baru
34 Menemui Sang Bos ?
35 Prasangka Yuru
36 Misi Menyelamatkan Seorang Gadis
37 Harapan Anezaki
38 Ayah Yang Berubah
39 Mengunjungi SMU Nada
40 Menyelamatkan Yuru ?
41 Kehangatan Dan Kebahagiaan Yang Lama Dirindukan
42 Bersiap Untuk Makan Malam Bersama
43 Kenyataan Yang Mengejutkan
44 Kekecewaan Anezaki
45 Mitzuru Yang Berbeda
46 Hot News
47 Menyingkap Sang Pelaku
48 Yuru, Terima Kasih
49 Sebuah Dendam
50 Masalah Di Star Make Up
51 Ternyata Berguna
52 Mitzuru Yang Aneh
53 Makan Malam Bersama
54 Menghadiri Pesta Ulang Tahun
55 Pengakuan Mitzuru Dan Keputusan Anezaki
56 Saling Melindungi
57 Es Krim Lucu
58 Membalas Seseorang Yang Tulus
59 Sang Malaikat ?
60 Gantungan Kunci ?
61 Pengakuan Yuru
62 Kamu Cantik
63 Mencari Rumah Baru
64 Mitzuru Dalam Bahaya
65 Suzu Yang Ketakutan
66 Pengakuan Suzu
67 Memaafkan
68 Tidak Pernah Akur
69 Gejolak Hati Mitzuru
70 Bersama Formula Kecantikan Ajaib
71 Kabar Buruk
72 Tiba Di London
73 Perpisahan Abadi
74 Sebuah Rencana Jahat ?
75 Dibalik Kematian Ishikawa
76 Kejutan Besar
77 Berkumpul Kembali
78 Pernyataan Yuru
79 Sebuah Akhir
Episodes

Updated 79 Episodes

1
Gadis Pembawa Sial
2
Mendapatkan Beauty And Candy System
3
Mendapatkan Salep Ajaib
4
Wajah Baru
5
Mendapatkan Parfum Ajaib
6
Rencana Licik Cho
7
Sang Penyelamat
8
Mengungkap Kecelakaan Di Labolatorium
9
Sang Pelaku
10
Menjenguk Yuru
11
Menerima Tawaran Dari Moon Entertaiment
12
Kehadiran Cho Yang Tidak Terduga
13
Dua Calon Bintang Yang Akan Bersinar
14
Menghadapi Berandalan
15
Teknik Mematikan Anezaki
16
Ajakan Bertemu
17
Meja Culun Dipenuhi Anak Populer
18
Jam Tangan Yang Hilang
19
Impian Dari Mendiang Ibu
20
Si Penyamar ?
21
Kembali Ke Sekolah Bersama Yuru
22
Menjungkir Balikkan Keadaan
23
Kejutan Untuk Cho
24
Tantangan Dari Mitzuru
25
Pria Panggilan Untuk Anezaki
26
Menghadiri Pesta Perayaan
27
Seorang Idol Besar ?
28
Kegeraman Mitzuru
29
Mereka Sangat Mirip
30
Hancurnya Hati Mitzuru
31
Pelangi Setelah Hujan
32
Kemurkaan Sang Ayah
33
Mendapatkan Aset Baru
34
Menemui Sang Bos ?
35
Prasangka Yuru
36
Misi Menyelamatkan Seorang Gadis
37
Harapan Anezaki
38
Ayah Yang Berubah
39
Mengunjungi SMU Nada
40
Menyelamatkan Yuru ?
41
Kehangatan Dan Kebahagiaan Yang Lama Dirindukan
42
Bersiap Untuk Makan Malam Bersama
43
Kenyataan Yang Mengejutkan
44
Kekecewaan Anezaki
45
Mitzuru Yang Berbeda
46
Hot News
47
Menyingkap Sang Pelaku
48
Yuru, Terima Kasih
49
Sebuah Dendam
50
Masalah Di Star Make Up
51
Ternyata Berguna
52
Mitzuru Yang Aneh
53
Makan Malam Bersama
54
Menghadiri Pesta Ulang Tahun
55
Pengakuan Mitzuru Dan Keputusan Anezaki
56
Saling Melindungi
57
Es Krim Lucu
58
Membalas Seseorang Yang Tulus
59
Sang Malaikat ?
60
Gantungan Kunci ?
61
Pengakuan Yuru
62
Kamu Cantik
63
Mencari Rumah Baru
64
Mitzuru Dalam Bahaya
65
Suzu Yang Ketakutan
66
Pengakuan Suzu
67
Memaafkan
68
Tidak Pernah Akur
69
Gejolak Hati Mitzuru
70
Bersama Formula Kecantikan Ajaib
71
Kabar Buruk
72
Tiba Di London
73
Perpisahan Abadi
74
Sebuah Rencana Jahat ?
75
Dibalik Kematian Ishikawa
76
Kejutan Besar
77
Berkumpul Kembali
78
Pernyataan Yuru
79
Sebuah Akhir

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!