Orang ini mengapa begitu membenciku? Padahal selama ini aku sama sekali tidak pernah mengusiknya sama sekali. Parfum ajaib yang aku kenakan juga tidak berpengaruh sedikitpun padanya.
Batin Anezaki tak mengerti tentang Cho.
[ Itu artinya nona Cho sangat membenci nona. Dan kebenciannya sudah mencapai tingkat dewa. ]
Sahut Angela.
Belum sempat Cho kembali memojokkan serta merendahkan Anezaki, kini beberapa tim penguji dari Moon Entertaiment sudah memasuki ruangan. Dan salah satu dari mereka adalah Jia. Mereka semua terlihat cantik dan tampan, namun juga terlihat judes. Hanya Jia yang terlihat ramah.
"Selamat sore semuanya! Selamat datang di agensi Moon Entertaiment! Agensi besar dan cukup berpengaruh dan memegang kendali di dunia hiburan negri ini." ucap seorang pria berpakaian kasual namun tetap terlihat cool dan keren.
"Sore, Senior ..." sahut para trainee serempak.
"Sebelum itu kami akan memperkenalkan diri terlebih dulu. Aku adalah adalah Ruki. Di sampingku ini adalah Uruha, dan Jia. Sebelum itu kami ingin lebih mengenal kalian. Dan kami akan kembali menguji kalian, apakah kalian layak untuk bergabung bersama dengan kami atau tidak." imbuh pelatih sekaligus penguji Ruki.
Disaat Ruki mengatakan hal itu, Cho melirik Anezaki dengan ekor matanya dengan ekspresi meremehkan.
"Persiapkan dirimu untuk segera ditendang dari tempat ini! Selama ini kamu tak lebih dari seorang sampah yang selalu dikucilkan dan tak pernah dianggap!" bisik Cho tersenyum miring.
Meskipun pada awalnya Anezaki cukup menahan diri. Namun lama kelamaan dia juga merasa kesal, terlebih saat mengingat kondisi Yuru saat itu yang mengalami luka cukup parah karena perbuatan Cho dan teman-temannya.
"Huft, sampah sampah sampah. Apa tidak ada kosa kata lain selain kata sampah yang bisa kau katakan?" balas Anezaki memberanikan diri untuk melawan Cho, karena dia juga tidak mau lagi untuk selalu ditindas dan diremehkan.
"Kau! Beraninya kau menjawabku!" geram Cho terkejut bukan main, karena selama ini Anezaki tak pernah melawannya ketika diperlakukan buruk olehnya.
Anezaki tak menjawabnya, dia hanya menarik salah satu sudut bibirnya dan tersenyum samar. Belum sempat Cho melampiaskan kekesalannya salah satu pelatih sudah kembali berbicara.
"Satu persatu tolong perkenalkan diri dan sebutkan talenta serta kelebihan kalian masing-masimg. Kami harus memutuskan untuk menempatkan kalian dimana dan mengasah kemampuan kalian lagi. Namun jika masih ada yang tidak memenuhi persyaratan, maka dengan sangat terpaksa kalian harus mundur kembali. Baiklah, adakah yang mau mengawalinya?" ucap pelatih Uruha yang berpenampilan lebih rapi.
Cho dengan penuh percaya diri mulai mengangkat tangannya dan berdiri dengan tegap.
"Baiklah. Gadis cantik, ayo perkenalkan dirimu!" ucap pelatih Jia dengan ramah.
"Namaku adalah Cho Hayato. Usia 17 tahun. Kelebihanku adalah menari dan menyanyi. Aku juga bisa menjadi foto model. Saat kecil aku pernah menjadi seorang foto model cilik dan memenangkan beberapa kontes." ucap Cho dengan bangga.
"Baiklah. Bisa menyanyi, menari, dan berbakat dalam menjadi seorang foto model. Setelah ini kami akan mengujimu dengan beberapa hal. Ikutlah bersama dengan pelatih Jia setelah ini. Okay selanjutnya!" ucap pelatih Ruki sambil memasukkan data ke dalam tabletnya.
Satu persatu trainee baru memperkenalkan diri mereka. Dan Anezaki adalah trainee baru terakhir yang memeperkenalkan diri.
"Namaku adalah Anezaki Mamori. Usia 17 tahun dan seorang pelajar kelas 2 SMU Gakkuen jurusan seni. Kelebihan yang aku miliki adalah ..." ucap Anezaki menggantung ucapannya karena seingatnya dia tidak memiliki kelebihan apapun kecuali memasak.
"Cckk ... mampus! Tidak punya kelebihan tapi terlalu percaya diri untuk datang! Dasar tidak tau malu!" cibir Cho meremehkan setengah berbisik.
Namun akhirnya Anezaki kembali mengingat beberapa skill yang baru saja dia dapatkan dari sistem.
"Kelebihanku adalah memiliki teknik bela diri aikido dan juga judo." ucap Anezaki melanjutkan ucapannya.
Sontak saja ucapannya membuat seisi ruangan terkejut hingga mereka menahan tawa. Bahkan Cho tak merasa sungkan untuk benar-benar tertawa.
"Kamu pikir dunia hiburan dan agensi besar ini adalah tempat untuk adu kekuatan?! Ckkk ... dasar bodoh!" ucap Cho mencibir meremehkan.
"Anezaki Mamori, apa kamu tidak memiliki kemampuan lain seperti menyanyi? Menari? Atau apapun itu?" tanya pelatih Jia.
Anezaki berusaha untuk mengingat-ingat kembali kemampuan yang telah diberikan oleh sistem beberapa hari yang lalu.
"Oh iya. Aku bisa menjadi seorang foto model, Kak." sahut Anezaki berbinar.
Apa?! Mana mungkin dia bisa menjadi seorang foto model?! Sementara selama ini dia selalu jalan menunduk dengan bahu dan tubuh yang membungkuk untuk menyembunyikan wajah jeleknya! Dasar pembohong dan mulut besar! Kita lihat! Seberapa bisa dia melakukan semua itu!
Batin Cho merasa sangat kesal.
Akhirnya para trainee baru dipisah-pisahkan menurut talenta yang mereka miliki. Jia membawa 10 trainee baru termasuk Cho dan Anezaki ke dalam sebuah ruangan berlatih. Dia akan menguji kesepuluh trainee baru tersebut.
"Dunia modeling pastinya didominasi dengan wajah-wajah indah cantik dan tampan. Namun bukan hanya karena kalian cantik atau tampan, bukan berarti kalian akan sukses sebagai seorang model. Bisnis modeling tidak hanya tentang penampilan yang hebat dan memukau. Modeling hanya untuk orang-orang yang serius dan mempunyai penampilan dan karakteristik yang unik. Dengan banyaknya orang yang mencoba untuk menjadi seorang model, sangat sulit untuk menerobos masuk ke dalam dunia bisnis ini. Keberhasilan hanya akan datang dengan kesabaran dan ketekunan kalian! Kalian harus berusaha sebaik mungkin!"
Ucap pelatih Jia menatap lekat ke sepuluh trainee baru tersebut secara bergantian.
"Kali ini aku ingin melihat kalian berjalan dan berpose. Anggap saja kalian sedang berada di atas cat walk! Maju satu persatu dan tunjukkan bakan kalian!" ucap Jia lagi.
"Baik, Pelatih Jia." sahut kesepuluh trainee tersebut serempak.
Cho mengawali dengan sangat bagus dan penuh percaya diri. Dan dia terlihat sangat berbakat. Berlanjut pada 8 trainee lainnya yang juga cukup bagus melakukannya. Dan diakhiri oleh Anezaki yang melakukannya dengan sangat luar biasa. Bahkan terlihat seorang model profesional.
Kemampuan yang diberikan Angela sangat luar biasa! Aku malah terlihat seperti seorang model profesional. Hehe ...
Batin Anezaki merasa cukup bahagia dan puas.
Bagaimana mungkin dia bisa melakukannya? Dia bahkan sudah hampir menyamai kemampuanku! Tidak bisa dibiarkan!
Batin Cho kesal.
Namun tiba-tiba saja seseorang datang memasuki ruangan dan terlihat terburu-buru.
"Jia, gawat! Dua model wanita kita mengalami kecelakaan saat dalam perjalanan ke agensi. Padahal seorang tata busana profesional sudah datang dengan membawa desain pakaian terbaru mereka. Bagaimana ini? Jika mengulur waktu itu akan sangat menyinggungnya. Kamu tau bukan jika nyonya Yu sangat galak dan menakutkan?" ucap wanita itu terlihat sangat panik.
Jia terdiam dan juga merasa cukup kebingungan. Namun pada akhirnya wahahnya mulai berbinar karena dia memiliki sebuah ide.
"Aku memiliki 2 kandidat pengganti. Dan aku rasa mereka cukup bagus. Meskipun wajah mereka masih sangat baru, tapi aku sangat yakin mereka akan bersinar di masa depan!" ucap Jia berbinar.
Bersambung ...
...🍁🍁🍁...
Bonus visual Anezaki hari ini saat jadi foto model.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 79 Episodes
Comments
Quen
Berubah totol jangan mau mau ajah terus di hina hina jangan jadi beban orang dan nunggu orang lain buat bela lu, ga akan semua orang mau nolong lu harus ngandelin diri sendiri jangan apa apa harus nunggu di tolong orang dan jangan diem ajah di hina hina kaya patung bisu ajah
2024-11-19
0
𝐩𝐫𝐚𝐬𝐬𝐞𝐭𝐲𝐨 𝟏
kayanya tuh entar model Dada kan nya anezaki sama cho yak🤔 kan hanya mereka berdua yg luar binasa jadi model nya🤣🤣
2023-08-01
1
@⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔Tika✰͜͡w⃠🦊⃫🥀⃞🦈
kesempatan Anezaki mengalahkan Cho ini... persaingan ketat
2023-07-22
1